Setelah meninggalkan Planet Vermilion, Zhao Xuan, Long Chen & Gu Tianxue menginjakkan kaki di Planet Shenzue sebuah dunia yang menjadi pusat dari Tiga Puluh Tiga alam Immortal Kuno.
Planet Shenzue terbagi menjadi Empat Benua Utama (Timur, Barat, Selatan, dan Utara) yang dikuasai oleh berbagai sekte tingkat puncak, klan kuno, dan kekaisaran raksasa. Lautan Shenzue yang tak berujung dikuasai oleh Ras Laut yang arogan dan tertutup, dipimpin oleh Kaisar Laut dan para keturunan naga airnya. Permusuhan antara kultivator daratan yang serakah dan Ras Laut yang kejam telah berlangsung selama ribuan tahun, menciptakan batas wilayah yang dipenuhi peperangan dan intrik.
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Sang_Imajinasi, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Bab 16: Domain Lautan Darah
Angin Benua Utara berhenti berhembus. Salju yang tadinya turun lebat kini melayang diam di udara, tertahan oleh tekanan gravitasi dari Kuali Lautan Darah.
Di langit Puncak Gerhana, Avatar Patriark Iblis Darah tertawa dengan kegilaan yang memekakkan telinga. Pengorbanan puluhan ribu pasukannya sendiri ke dalam Kuali Lautan Darah telah membuahkan hasil. Fluktuasi auranya telah menembus batas God King Puncak, menginjakkan satu kakinya ke ranah Setengah Langkah God Emperor.
Hanya setengah langkah, namun di dunia kultivasi, jarak antara God King dan God Emperor lebih luas daripada jarak antara manusia fana dan langit.
"Dunia ini... Hukum di tempat ini... semuanya kini berlutut di hadapanku!" raung Avatar Patriark. Langit di atasnya tidak lagi kelabu, melainkan merah pekat, menciptakan sebuah Domain Lautan Darah seluas seratus mil.
Di daratan, Gu Tianxue yang baru saja mencabut jantung Gu Ming, menatap langit dengan dada yang sesak. Tekanan Setengah Langkah God Emperor itu membuat Formasi Tirai Esensi Kutub Utara miliknya berderit ngeri. Jika ia tidak menyalurkan seluruh sisa nyawanya untuk menahan pelindung benteng, ribuan loyalis di belakangnya akan hancur menjadi genangan darah hanya karena tekanan aura Sang Patriark!
Sementara itu, Zhao Xuan masih melayang di udara. Di dalam Domain merah pekat tersebut, ia tampak seperti setitik tinta hitam di lautan darah.
Seringai Asura di wajah Zhao Xuan tidak luntur, namun untuk pertama kalinya sejak ia tiba di Planet Shenzue, mata hitam legamnya memancarkan keseriusan yang mutlak. Tangannya perlahan memanifestasikan gagang Pedang Kaisar Ketiadaan.
"Sebuah cangkang kosong yang meminjam kekuatan dari karma kematian," ucap Zhao Xuan dingin, suaranya membelah tawa sang Patriark. "Apakah kau pikir dengan menggembungkan tubuhmu seperti lintah yang kenyang, kau bisa menyentuh takhta Surga?"
Mata Patriark Iblis Darah menyala merah. "Mulut yang sangat besar untuk seorang fana! Di dalam Domainku, Hukum Iblis Darah adalah satu-satunya kebenaran. Ketiadaanmu akan tenggelam dalam lautan karmaku!"
Sang Patriark mengangkat sebelah tangannya, menunjuk ke arah Zhao Xuan.
"Teknik Kaisar Darah: Seribu Rantai Karma Penelan Jiwa!"
Permukaan lautan darah yang melayang di udara mendidih. Ribuan rantai merah setebal batang pohon melesat dari segala arah, mengunci setiap inci ruang spasial di sekitar Zhao Xuan. Rantai ini tidak hanya mengikat fisik, melainkan menyerap Qi dan jiwa siapa pun yang tersentuh olehnya.
Zhao Xuan tidak berdiri diam. Sembilan Roda Bintang di Dantiannya berputar ke arah sebaliknya.
ZRAASH!
Ia menggunakan Langkah Ketiadaan, menghilang dari posisinya dan bermanifestasi ratusan tombak di atasnya. Namun, di ranah Setengah Langkah God Emperor, sang Patriark bisa membaca riak ruang dengan jelas.
"Kau tidak bisa bersembunyi di dalam duniaku!"
Rantai-rantai itu berbelok di udara dengan sudut yang tidak masuk akal, mengejar Zhao Xuan seperti ular berbisa yang mencium bau mangsa.
Zhao Xuan menghunus pedangnya. Niat Ketiadaan murni meledak dari bilah bergerigi tersebut.
"Teknik Kaisar Asura: Tarian Pedang!"
Dalam satu tarikan napas, Zhao Xuan mengayunkan pedangnya sebanyak tiga ribu kali! Ribuan tebasan ruang hitam pekat bertabrakan dengan rentetan rantai darah. Dentuman ledakan berturut-turut menghancurkan awan di atas Puncak Gerhana.
TRANG! TRANG! KRAAAAK!
Setiap kali pedang Zhao Xuan menyentuh rantai darah, rantai itu terhapus. Namun, Kuali Lautan Darah terus memuntahkan esensi kehidupan dari jutaan jiwa yang dikorbankannya, membuat rantai yang terputus langsung tumbuh kembali dalam hitungan detik!
Perlahan, ruang gerak Zhao Xuan semakin menyempit. Domain darah ini luar biasa kental, menekan kecepatan fisik milik Sang Tiran.
SLAAASH!
Satu rantai lolos dari tebasan dan menggores lengan jubah hitam Zhao Xuan. Meskipun kulit fisiknya sekeras baja bintang, racun korosi darah tingkat God Emperor langsung mencoba menyusup ke dalam pori-porinya.
Mata Zhao Xuan menyipit. Petir ungu meletik dari lengannya, seketika membakar racun itu menjadi uap sebelum bisa menembus urat nadinya.
"Kau berdarah!" tawa Patriark menggelegar bangga. "Hukum Ketiadaanmu memiliki batas kapasitas! Ia tidak bisa menghapus duniaku lebih cepat dari kemampuan Kualiku menciptakannya! Berlututlah, dan aku akan menjadikanmu salah satu Jenderal Boneka Darahku!"
Zhao Xuan melesat mundur, menendang udara untuk menciptakan jarak. Ia menatap goresan kecil di jubahnya. Sebuah tawa pelan yang tiranik dan rendah lolos dari bibirnya.
"Kau salah paham, Iblis Tua," ucap Zhao Xuan. Bayangan pedang Kaisar Ketiadaan menghilang.
Patriark mengernyit. "Menyerah? Pilihan yang cerdas."
"Bukan menyerah. Ketiadaan tidak cocok untuk melawan sesuatu yang bisa terus beregenerasi dari kematian," Zhao Xuan menggerakkan lehernya ke kiri dan ke kanan. Otot-otot di tubuhnya mulai mengembang, dan sisik naga ilusi berwarna ungu mulai merambat di kedua lengannya. "Untuk membunuh kecoak yang terus berlipat ganda... seseorang tidak menggunakan pedang. Ia harus menginjaknya sampai hancur tak bersisa."
Mata kanan Zhao Xuan menyala dengan Petir Surgawi Ungu, sementara Niat Tirani Fisik murni meledak dari dalam tubuhnya. Ini bukan lagi sekadar Hukum Ketiadaan. Zhao Xuan memutuskan untuk mengadu daya tahan, tenaga, dan kekerasan fisik dengan energi tak terbatas dari Kuali Lautan Darah!
"Jika kau ingin bermain panjang," Seringai Zhao Xuan melebar menjadi senyum monster purba. "Mari kita lihat, apakah jutaan jiwamu itu cukup untuk menahan pukulanku berhari-hari!"
BOOOOOOOOOOOOOOM!
Zhao Xuan tidak menghindar lagi. Ia melesat lurus seperti komet ungu, membelah lautan rantai darah dengan tubuh fisiknya, dan menerjang langsung ke arah Avatar Patriark Iblis Darah!
Jika Kalian Suka dengan cerita ini mohon bantuan untuk beri rating bintang dan vote nya.. 🙏 Penilaian kalian sangat berharga bagi author tetap semangat untuk update cerita ini. TERIMA KASIH.... ✌️