NovelToon NovelToon
Mahar Kebebasan

Mahar Kebebasan

Status: sedang berlangsung
Genre:Balas Dendam / CEO / Nikah Kontrak
Popularitas:18.7k
Nilai: 5
Nama Author: Salsabilah

Setelah 8 tahun mendekam dalam penjara, selama
8 tahun juga tidak pernah ada yang datang menjenguknya. Arlan, pria penuh kuasa yang haus akan balas dendam, tiba-tiba datang menjemputnya.

Bukan untuk menyelamatkan, melainkan untuk menjadikan Adira tawanan dalam ikatan suci pernikahan.

Arlan bersumpah akan menghancurkan hidup Adira hingga ayahnya muncul untuk menyerahkan diri. Dalam istana kemegahan yang dingin, Adira menyadari bahwa "Mahar Kebebasan" yang diberikan Arlan hanyalah awal dari hukuman mati yang berjalan perlahan.

Apakah cinta bisa tumbuh di atas tanah yang disirami kebencian?

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Salsabilah, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Byuuurrr!

"Beritahu lokasinya, atau tanganmu ini tidak akan pernah bisa memegang senjata lagi," ancam Zo dengan nada sedingin liang lahat.

Nyali penjahat itu ciut seketika. "I-ikut denganku... akan kutunjukkan lokasinya."

Zo mencengkeram kerah baju pria itu, menyeretnya dengan kasar menuju mobil yang tadi dipakai penjahat itu untuk menyerangnya. Ia memaksa sang penjahat duduk di kursi pengemudi di bawah todongan senjata hasil rampasannya.

"Jalan. Jika kau berbelok sedikit saja dari tujuanku, peluru ini akan bersarang di kepalamu," perintah Zo. Mobil itu pun melaju kencang meninggalkan jejak darah di aspal, menuju tempat di mana Adira disekap.

FLASHBACK

Kejadian siang tadi dirumah sakit...

Setelah menyelesaikan urusannya dengan Dokter Cindy, Adira melangkah keluar dari lobi rumah sakit. Hatinya terasa sedikit lebih lega, karena prosedur yang dijalani ternyata tidak berhasil—yang berarti dia tidak hamil. Sesungguhnya, dia belum siap mengandung anak dari pria yang hanya menjadikannya alat balas dendam semata.

Langkahnya mantap menyusuri area parkir yang cukup sepi siang itu. Namun, tepat saat ia baru saja melewati pilar beton besar di pekarangan rumah sakit, sebuah bayangan muncul dari belakangnya dengan sangat cepat.

Sebelum Adira sempat menoleh, sebuah sapu tangan yang sudah dibasahi cairan kimia menyengat, membekap mulut dan hidungnya dengan erat.

"Tolo---hmmmm!"

Adira berusaha memberontak, tangannya mencakar udara, namun bius itu bekerja terlalu cepat. Pandangannya mengabur, detak jantungnya melemah, dan dalam hitungan detik, seluruh tubuhnya lemas. Wanita itu jatuh pingsan, tak sadarkan diri di pelukan orang asing tersebut.

Sementara itu, supir pribadi yang diutus Arlan masih menunggu dengan tenang di dalam mobil yang terparkir beberapa meter dari sana. Ia terus menatap pintu keluar lobi, sama sekali tidak menyadari bahwa nyonyanya telah ditarik paksa masuk ke dalam sebuah mobil boks tua yang langsung melesat pergi meninggalkan area rumah sakit.

SELESAI FLASHBACK

Ternyata saat akan pulang tadi dari rumah sakit, Adira diculik oleh sekelompok orang tidak di kenal. Dan saat malam hari tiba, Zo juga tiba-tiba mendapat serangan mendadak dari kelompok yang sama.

Dan di sinilah dia, di sebuah gedung tua terbengkalai penuh debu, suasana terasa sangat mencekam. Di tengah ruangan luas itu, Adira tampak terikat kuat di atas sebuah kursi kayu sudah rapuh. Kedua tangannya terbelenggu ke belakang, membuatnya tak berdaya.

Melihat wanita itu masih tak sadarkan diri akibat efek bius, salah satu penjahat mendengus kasar. Ia mengambil seember air dingin keruh, lalu tanpa peringatan langsung menyiramkannya tepat ke wajah Adira.

Byuuurrr!

Ia tersentak hebat, tubuhnya menegang saat air itu membasahi seluruh wajah dan pakaiannya hingga basah kuyup. "Ah! Uhukk... uhukk!" Adira mengerang kesakitan sekaligus terkejut. Dinginnya air itu seketika memicu kesadarannya kembali.

Ia perlahan membuka mata yang terasa berat, mencoba menghalau tetesan air yang menghalangi pandangannya. Saat penglihatannya mulai jelas, Adira mendapati beberapa pria berwajah sangar sedang berdiri mengelilinginya.

Tepat di hadapannya, seorang pria duduk dengan gaya yang sangat angkuh. Ia menyilangkan kakinya dengan santai, menatap Adira seolah-olah wanita itu adalah mangsa yang sudah tidak punya jalan keluar.

"Adira Anasya, putri tunggal Sutra Santoso," ucap pria itu dengan suara berat dan senyum yang sangat mengerikan. Ia memajukan tubuhnya, menatap lekat ke arah wanita itu yang masih menggigil kedinginan. "Kau semakin cantik saja, Adira."

Wanita itu berusaha sekuat tenaga menggoyangkan tubuhnya, mencoba melonggarkan ikatan tali yang melilit erat di kursi kayu tersebut. Namun, usahanya sia-sia; lilitan itu terlalu kuat dan kasar, hingga mulai menggores kulit pergelangan tangannya.

Menyadari perlawanan fisiknya tidak berguna, Adira menarik napas dalam-dalam. Dengan sisa keberanian yang ada, ia mulai menatap pria di hadapannya dengan sorot mata tajam. Ketakutan yang tadi sempat muncul kini ia tekan dalam-dalam, digantikan oleh ketenangan.

"Aku tidak mengenalmu. Untuk apa kau menculikku?" tanya Adira dengan suara yang stabil, tanpa ada getaran sedikit pun. "Aku bukan lagi anak orang kaya yang bisa kau mintai uang tebusan. Kau salah sasaran."

Mendengar ucapan itu, pria di depannya justru tertawa terbahak-bahak.

"Buahahahahahaha." Suara tawanya menggema di ruangan luas dan kosong itu, terdengar sangat menyebalkan di telinga Adira. Dengan gerakan perlahan namun mengancam, pria itu mengulurkan tangan, mencoba menyentuh dagu Adira.

Sret!

1
Sayekti 0519
malas LG bc nya JD ribet , Emos
made suarti
lanjutin dong kak
Damlina 1995
kok gak up2 lagi episode selanjutnya
Emi Sudiarni
iya jdi ngah hebat. akan jdi rumit..
Salsabilah: makasih udah mampir 🥰
total 2 replies
Damlina 1995
lanjut lagi dong up nya
Damlina 1995
up lagi dong eps berikut nya, kalau bis a up sebanyak nya
Damlina 1995
kok belum up lagi cerita nya udah gak sabar ini baca bab selanjutnya
Sari ati
jangan biarkan prosesnya berhasil thor, masak jadinyan anak pras thor
Salsabilah: 😅😅😅 mudah2han nggak jadi🤧
total 1 replies
partini
dasar Arlan PA lebih enk secara alami lebih aman pula ga plus pakai drama murahan pakai ganti oleh musuh-musuh mu aduhh lan lan🤦
partini
busettt dah karena harta Ampe kaya gitu,,nyata ada sih saling bunuh gara" harta. masa di obok" laki"lain Thor menjijikan dong
partini: iya tau Thor ,yg wanita sel telur juga bisa
total 5 replies
partini
jangan di bikin methong sutra dong Thor
Salsabilah: sungguh terlalu 🤧🤧🤧
total 3 replies
Azka Putra
kenapa upnya sekarang lama thorrrr. sedikit pula. nggk kyak pertama kali
Salsabilah: lagi sibuk banget say🤧 insyaallah, malam lagi baru ada kelanjutannya.
total 1 replies
kartini aritonang
yaaa tuhaan. ternyata sutra juga jadi korban . semoga arlan bisa membongkar misteri kematuan anisa , agar dendamnya tidak salah alamat. lanjut thor
Salsabilah: ok say😊😊😊😊
total 1 replies
partini
ahhh sperti itu,,aihhh ini orang pintar sekali Arlan aja ga atau kalau dia itu musuh yg asli Weh Weh
Salsabilah: 🤧🤧🤧🤧 bener
total 1 replies
kartini aritonang
jadi penasaran, siapakah sebenarnya yang dudah membunuh anisa, sutra atau sebastian
Salsabilah: part berikutnya kak🥰 jangan lupa support ya kak 🥰
total 1 replies
Rahayu Ayu
Ternyata di balik kematian Anisa ada seorang saudara tiri yg licik
Salsabilah: 😥😥😥 benar kak
total 1 replies
Damlina 1995
lanjut lagi dong 🙏
Salsabilah: sudah update say🥰🥰🥰🥰
total 1 replies
partini
ohh di tahan toh, kapan flashback nya Thor
Salsabilah: update berikutnya say
total 1 replies
partini
tuh berani ga kamu ar,,
Salsabilah: dia mah cemen 😆
total 1 replies
Salsabilah
Terima kasih pada semua yang mampir di novel author ya🥰🙏🙏😊 salam hormat pada kalian semua🥰
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!