NovelToon NovelToon
Script Of Love: The Secret Identity

Script Of Love: The Secret Identity

Status: sedang berlangsung
Genre:Romansa Fantasi / Time Travel / Cinta Seiring Waktu
Popularitas:691
Nilai: 5
Nama Author: Veline ll

"Dalam permainan naskah ini, siapa yang sedang berakting dan siapa yang benar-benar jatuh cinta?"

Lin Xia hanyalah seorang penulis naskah mystery game yang hidup tenang, sampai suatu malam ia diundang dalam sebuah permainan peran (Script Killing) bertema Era Republik China yang sangat nyata. Di sana, ia bertemu dengan Gu Yan, pria misterius berdarah dingin yang berperan sebagai Kepala Militer.

Masalahnya, Gu Yan bukan sekadar pemain biasa. Ia memiliki identitas rahasia di dunia nyata. Hingga alur permainan tiba-tiba diubah oleh Penulis bayangan yang ternyata Adik Gu jingshen yaitu "Gu Yanran. Saat garis antara naskah dan realita mulai kabur, Lin Xia harus memilih: Mengikuti skenario untuk selamat, atau menulis ulang takdirnya?

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Veline ll, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

BAB 20: Kejujuran dalam Mabuk

[Waktu: Senin, 27 April, Pukul 18.00 PM]

[Lokasi: Apartemen Lin Xia, Lantai 12, Shenzhen]

Gelas ketiga baru saja dikosongkan. Tuan Lin tertawa terbahak-bahak, merasa telah menemukan lawan bicara yang "tahan banting"—atau setidaknya, yang punya nyali besar. Namun, bagi Lin Xia, pemandangan di depannya adalah sebuah bencana nasional.

Wajah Gu Jingshen yang biasanya seputih porselen kini telah berubah menjadi merah padam hingga ke telinga. Matanya yang tajam mulai terlihat sayu dan berair. Ia duduk tegak, mencoba mempertahankan harga dirinya, namun tubuhnya mulai bergoyang pelan seperti pohon tertiup angin.

"Nak Jingshen, kau tahu? Banyak pria kota yang datang ke sini hanya pamer harta," ujar Tuan Lin sambil menepuk bahu Jingshen dengan keras. "Tapi kau... kau berani minum bersamaku meski tanganmu gemetar."

Jingshen tersenyum—sebuah senyum yang terlalu lebar dan tidak seperti dirinya. Ia menoleh ke arah Lin Xia yang duduk di sampingnya dengan wajah penuh kecemasan.

"Paman..." suara Jingshen mulai serak dan melantur. "Lin Xia... dia bukan sekadar penulis. Dia... dia adalah cahaya di dalam naskahku yang gelap. Dia menyelamatkanku di Suzhou... dan aku... aku sangat bodoh karena memecatnya."

Lin Xia tersentak. Ia mencoba menutup mulut Jingshen dengan tangannya. "Tuan Gu, Anda sudah mabuk! Hentikan bicaranya!"

Namun Jingshen justru menangkap tangan Lin Xia dan menggenggamnya erat di depan mata kedua orang tuanya. Ia mencium punggung tangan Lin Xia dengan lembut, matanya menatap Lin Xia dengan penuh kasih sayang yang tak pernah ia tunjukkan sebelumnya.

"Xia... jangan pergi ke Yanran," gumam Jingshen, suaranya terdengar seperti rengekan anak kecil. "Yanran itu nakal. Aku yang akan menjagamu. Aku akan membelikan mu seluruh toko kopi di Shenzhen agar kau tidak perlu capek bekerja."

Papa Lin terdiam, menatap tangan mereka yang bertautan. Mama Lin hanya bisa menutup mulut sambil menahan tawa, merasa bahwa adegan ini jauh lebih seru daripada drama televisi pukul tujuh malam.

"Paman," Jingshen kembali menoleh ke Papa Lin dengan mata berkaca-kaca. "Bolehkan aku... menjaga anakmu? Aku punya banyak uang, tapi aku tidak punya hati sebelum bertemu dia."

Lin Xia ingin sekali menghilang dari muka bumi saat itu juga. Wajahnya terasa lebih panas daripada alkohol yang diminum Jingshen. "Papa, jangan dengarkan dia! Dia benar-benar sudah kehilangan kesadaran!"

[Waktu: Senin, 27 April, Pukul 18.30 PM]

[Lokasi: Cafe Moonlight Script, Distrik Bao'an, Shenzhen]

Sementara kekacauan terjadi di apartemen, suasana di cafe mulai sepi. Cahaya senja Shenzhen masuk melalui jendela besar, menyinari Xiao Li yang sedang mengelap meja bar dengan wajah lelah.

"Oke, sudah jam setengah tujuh. Waktunya tutup," gumam Xiao Li.

Tiba-tiba, Lin Feng berdiri dari kursi pojoknya. Ia tidak langsung pulang seperti biasanya. Ia menggulung lengan kemeja mahalnya dan mulai mengangkat kursi-kursi ke atas meja.

"Sini, biar aku bantu. Tenaga wanita sepertimu harus dihemat untuk membuat kopi besok pagi," ucap Lin Feng dengan nada santai.

Xiao Li mengernyitkan dahi. "Lin Feng, apa yang kau lakukan? Kau itu tamu, bukan pelayan. Dan jaket mu itu harganya pasti mahal, jangan kena debu."

"Harta bisa dicari, tapi membantu wanita idaman itu langka," balas Lin Feng sambil mengedipkan mata. Ia mencoba menyapu lantai dengan gerakan yang agak kaku, menunjukkan bahwa ia sebenarnya tidak pernah memegang sapu seumur hidupnya.

Xiao Li hanya menggelengkan kepala, sama sekali tidak menangkap sinyal romantis dari Lin Feng. "Kau aneh sekali hari ini. Apa kau juga habis minum Baijiu di Club mu? Cepat selesaikan, aku ingin pulang dan istirahat."

Lin Feng menghela napas. Susah sekali mendekati wanita yang hanya punya kopi di pikirannya, batinnya miris.

[Waktu: Senin, 27 April, Pukul 19.15 PM]

[Lokasi: Koridor Apartemen Lin Xia, Shenzhen]

Kembali di apartemen, kondisi Jingshen sudah mencapai titik kritis. Ia mulai mencoba mengajak Papa Lin bernyanyi lagu kebangsaan. Gu Yanran akhirnya berdiri, menyadari bahwa jika ini diteruskan, kakaknya bisa saja membocorkan rahasia negara (atau rahasia perusahaan).

"Paman, Bibi, sepertinya kakakku sudah mencapai batas kemampuannya. Saya harus membawanya pulang sebelum dia mulai mencoba terbang dari balkon," ucap Yanran sambil memapah Jingshen yang mulai lemas.

"Paman... besok kita main catur lagi..." racau Jingshen saat diseret keluar. "Xia... jangan lupa naskah bab dua puluh satu... aku mencintaimu..."

Pintu tertutup. Lin Xia berdiri mematung di ruang tamu, sementara Papa Lin menatap pintu dengan pandangan menyelidik. "Pria itu... meski mabuknya memalukan, tapi tatapan matanya jujur."

[Waktu: Senin, 27 April, Pukul 19.45 PM]

[Lokasi: Lobi Apartemen, Shenzhen]

Di bawah, Ah Cheng yang sudah menunggu selama berjam-jam langsung waspada saat melihat pintu lift terbuka. Ia terkejut melihat CEO-nya yang agung kini dipapah oleh Yanran dengan kepala terkulai lemas.

"Tuan Jingshen! Apa yang terjadi?" Ah Cheng segera mengambil alih tubuh Jingshen yang berat. Aroma alkohol yang menyengat langsung menusuk hidungnya.

"Dia mencoba menjadi pahlawan di depan calon mertuanya," jawab Yanran sambil mengelap keringat di dahinya. "Bawa dia ke kediaman utama. Aku akan mengikuti mu dari belakang dengan mobilku. Kita harus memastikan Mama tidak jantungan melihat ini."

[Waktu: Senin, 27 April, Pukul 20.30 PM]

[Lokasi: Kediaman Utama Keluarga Gu, Shenzhen]

Mobil Rolls-Royce hitam masuk ke halaman rumah mewah keluarga Gu, disusul oleh mobil biru Yanran. Ah Cheng dan seorang pelayan membantu memapah Jingshen masuk ke dalam rumah.

Nyonya Gu (Mama Jingshen) yang sedang membaca buku di ruang tengah langsung berdiri dengan wajah pucat. Ia mencium bau arak yang sangat kuat bahkan sebelum mereka sampai di dekatnya.

"Jingshen?! Ya ampun, apa yang terjadi?" Nyonya Gu mendekat, memegangi wajah anaknya yang panas. "Dia tidak pernah minum sebanyak ini! Apakah dia sedang stres karena pekerjaan?"

"Dia tidak stres, Ma," sahut Yanran yang baru masuk sambil memasukkan tangan ke saku celana. "Dia hanya sedang berjuang mendapatkan restu. Dia minum Baijiu dengan ayah Lin Xia."

Nyonya Gu tertegun, lalu menatap anaknya yang sedang meracau pelan menyebut nama "Lin Xia" berkali-kali dalam tidurnya. Seorang ibu tahu arti dari igauan itu.

"Jadi... wanita itu benar-benar mengubahnya," bisik Nyonya Gu pelan. Ada rasa khawatir, namun juga sedikit kelegaan melihat anaknya yang kaku bisa menjadi begitu "hidup" karena cinta, meskipun harus berakhir dengan mabuk berat.

Sementara itu, di kamar pribadinya yang luas, Jingshen dibaringkan di tempat tidur. Dalam ketidaksadarannya, ia masih menggenggam seolah-olah tangan Lin Xia masih ada di sana. Malam itu, di bawah pengaruh alkohol, dinding es yang ia bangun bertahun-tahun telah runtuh sepenuhnya, menyisakan seorang pria yang hanya menginginkan satu orang wanita di sisinya.

...****************...

1
Celine
Keren Author
Ika Anggriani
serem juga😭
Agry
/Hey/
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!