NovelToon NovelToon
Sistem Dewa

Sistem Dewa

Status: sedang berlangsung
Genre:Identitas Tersembunyi / Sistem / Balas Dendam
Popularitas:4.3k
Nilai: 5
Nama Author: Irfan Sajilie

Raka terlahir dengan tubuh lemah, namun suatu hari ia menemukan sebuah bola berwarna putih didalam hutan terlarang yang ternyata adalah sebuah sistem yang bernama sistem dewa.
sejak saat itulah Raka menjadi seorang ahli bela diri yang akan menggemparkan seluruh daratan.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Irfan Sajilie, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab 20. Perebutan pemuda berbakat

''terima kasih tuan muda'' jawab mereka serempak.

Karena kursi yang tersedia hanya sedikit jadi hanya Raka dan para orang terkuat yang duduk sedangkan para tuan muda, nona muda dan yang lainnya berdiri.

Malik, Mina dan Lina juga berdiri dibelakang kursi Raka dengan sikap yang masih siaga dan semua orang memakluminya sebab pemuda berbakat seperti Raka sangatlah berharga.

''apa tuan muda berasal dari keluarga kerajaan di wilayah timur?'' tanya salah satu kepala keluarga yang ada di wilayah timur sebab seingatnya tak ada keluarga besar dengan marga Tama kecuali keluarga kerajaan yang bermarga Wiratama.

'sepertinya hal ini memang tak bisa disembunyikan tapi ini ada bagusnya juga karena keluargaku bakalan aman setelah ini' batin Raka.

''hahaha ternyata tetap ketahuan juga'' tawa raka.

''hahaha maafkan saya yang sudah membongkar identitas tuan muda, saya harap tuan muda memaafkan saya'' ucap si kepala keluarga dengan tertawa canggung sebab sudah menggali lubang kuburannya sendiri.

''hahaha tak apa-apa, sebelumnya aku menyembunyikan identitasku karena sudah bosan dengan hal yang sering menimpa diriku saat ditempat umum. Aku hanya ingin merasakan kehidupan seorang murid akademi biasa saja'' jawab Raka hingga membuat semua orang mengerti meskipun para tuan muda dan nona muda sedikit merasa tersindir sebab selama ini mereka malahan haus akan yang namanya penghormatan dari orang lain.

''hahaha tuan muda memang orang yang sangat berbeda, saya tak pernah melihat pemuda berbudi luhur seperti tuan muda Raka'' tawa Wiliam sekaligus menyindir para tuan muda dan nona muda yang sering bersikap angkuh dan sombong, bahkan banyak diantara mereka suka melakukan hal semena-mena.

''apa kamu kakaknya putri Diana?'' tanya sebuah suara perempuan.

''ohh ternyata kamu mengenal adikku'' balas Raka.

''aku...'' belum selesai ia berkata namun sudah mendapat tatapan tajam dari tetua keluarganya.

''emmm.... saya sangat mengenal putri Diana, bahkan kami sering berlatih bersama. Saya Amelia Wijaya, salam kenal tuan muda... eh maksudnya pangeran Raka'' ucapnya dengan lemah lembut setelah mengoreksi panggilannya pada Raka.

Mendengar koreksian Amelia dalam penyebutan nama Raka membuat semua orang terkejut sebab sebelumnya mereka memanggil Raka dengan panggilan tuan muda.

BRUK

Tiba-tiba Wisnu berlutut kehadapan Raka.

''maafkan saya yang sebelumnya tak mengetahui kalau anda adalah seorang pangeran, saya pantas di hukum''

''bangunlah tak apa-apa, memang sejak awal aku yang menyembunyikan identitasku karena ingin menjadi murid akademi saja jadi jangan panggil pangeran lagi'' ucap Raka.

''terima kasih atas kebaikan hati tuan muda'' senang Wisnu.

''tuan muda bilang ingin menjadi murid akademi saja, kalau boleh tau tuan muda belajar di akademi mana?" tanya orang suci satunya yang ternyata adalah pemimpin akademi pedang surgawi.

Ia berharap Raka adalah salah satu siswa akademinya mengingat putri Diana juga salah satu murid di akademinya.

'kalau dia memang murid akademiku maka aku harus memperhatikannya, entah kemana aku selama ini sehingga tak melihat pemuda seberbakat dirinya' batin pemimpin akademi pedang surgawi.

Mendengar perkataan pemimpin pedang surgawi membuat dua orang suci lainnya saling berpandangan, mereka adalah pemimpin akademi lima elemen dan pemimpin akademi api abadi.

''apa dia murid akademimu?'' tanya pemimpin akademi lima elemen pada pemimpin akademi api abadi sebab mengerti arti dari pertanyaan yang dilontarkan pemimpin akademi pedang surgawi.

''aku berharap iya tapi sayang bukan'' jawab pemimpin akademi api abadi cemberut sebab juga menginginkan murid berbakat seperti raka.

''kami adalah murid akademi bintang langit'' jawab Raka yang ingin melihat kegaduhan didepan matanya, hidupnya sudah terlalu membosankan selama ini jadi ia ingin melihat bagaiamana reaksi mereka saat melihat pemuda berbakat sepertinya malah memilih akademi terlemah.

''APAAAAAA?'' semua orang berteriak bahkan yang sedari tadi duduk menjadi berdiri juga.

''tuan muda tolong pindah ke akademiku saja, aku jamin akan memberikan sumber daya terbaik untuk tuan muda'' mohon pemimpin akademi lima elemen.

''jangan tuan muda, lebih baik anda pindah ke akademi pedang surgawi sebab kakak dan adik anda juga ada disana. Bukankah akan lebih enak kalau dekat dengan saudara'' pemimpin akademi pedang surgawi mengingkatkan Raka bahwa para saudara dan saudarinya ada di akademinya.

''lebih baik ke akademi api abadi saja tuan muda, disana tuan muda memiliki keuntungan untuk mendapatkan api abadi diperingkat pertama. Kalau anda bisa mendapatkan api abadi maka bakat meramu obat anda semakin melambung tinggi'' rayu pemimpin akademi api abadi hingga membuat kedua pemimpin akademi lainnya panik sebab tawaran itu sangatlah menggiurkan.

''terima kasih atas tawaran para pemimpin akademi tapi saya sudah sangat menyukai belajar di akademi bintang langit'' tolak Raka.

Mendengar penolakan Raka membuat ketiganya lesu namun itu lebih daripada ia menerima salah satunya hingga membuat dua akademi lainnya tidak puas dan marah.

''tuan muda sangat berbakat, kalau boleh tau siapa guru tuan muda?"' tanya kepala keluarga yang sebelumnya membongkar identitas Raka.

''mungkin kalian tak akan tau siapa guruku sebab dia tidak terlalu terkenal karena suka menyembunyikan keberadaannya, bahkan aku sendiri tak terlalu mengenal siapa guruku. Dia hanya terus mengajariku tanpa menjawab pertanyaanku'' jawab Raka dengan sangat natural seolah-olah ia mengatakan yang sejujurnya.

Sebenarnya Raka tak sepenuhnya berbohong sebab mereka juga tak akan tau tentang sistem dan tato bola merah yang ada ditangannya karena di dunia ini belum pernah ada yang namanya sistem.

Semua orang hanya mengangguk dan tak memaksa Raka memberitahu mereka sebab semua orang memiliki rahasianya tersendiri.

Setelah perbincangan ringan selesai, semua orang pamit karena tau Raka perlu istirahat, mereka bertekad akan mengantar kepergian Raka besok pagi menuju akademi bintang langit. Bahkan ada beberapa orang yang berpikir akan berangkat bersama sebab beberapa diantaranya searah.

Malam semakin larut, saat Raka hampir memejamkan matanya tiba-tiba sesosok bayangan hitam memasuki kamarnya lalu berlutut kepadanya detik berikutnya.

''salam hormat tuan muda''

''siapa?'' tanya Raka santai sebab tau orang yang datang tak memiliki niat jahat sedikitpun.

''saya adalah tangan kanan tuan Aprilio Arkana, ayah tuan muda'' jawabnya hingga membuat mata Raka terbelalak.

''apa kau datang kesini untuk membawaku ke keluarga Arkana dan membunuhku?'' tanya Raka dingin.

''tidak tuan muda, bagaimana mungkin saya melakukan itu pada anda. Bahkan saya sendiri yang membawa nyonya Laura Quinn bersembunyi ke wilayah timur ini'' jawabnya.

''lalu kemana kamu saat ibuku menderita, bukankah kamu dikirim ayahku untuk melindunginya?'' tanya Raka.

''hamba mengalihkan perhatian para pengejar dan berhasil kabur dengan berpindah-pindah tempat selama bertahun-tahun. Saat saya berhasil kabur dan kembali ke wilayah timur ini, ternyata nyonya Laura sudah wafat karena racun yang ada di tubuhnya. Sejak itulah hamba menjaga tuan muda dari kejauhan'' jelasnya.

''apa kamu tau bagaimana keadaan ayahku?'' tanya Raka setelah berhasil menstabilkan amarahnya.

''tuan Aprilio saat ini di kurung di penjara bawah tanah keluarga Arkana, saya ingin menyelamatkannya namun saya tau hal itu tak mungkin berhasil sebab dengan saya sendiri tak akan bisa menang melawan sebuah keluarga kuno'' jawabnya.

''kalau begitu ikut aku mencari kekuatan, kita akan menyelamatkan ayah dan membalaskan semua penderitaan keluarga Quinn'' putus Raka.

''siap laksanakan tuan muda'' jawabnya senang.

''bagus, siapa namamu?'' tanya Raka.

''tuan Aprilio memberikan saya nama Zeo'' jawab sosok itu.

''baiklah mulai sekarang aku akan memanggilmu paman Zeo'' putus Raka.

1
aria
lanjut
Sumitro van Persie
Thor kok g dilanjutin
aria
lanjut
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!