NovelToon NovelToon
WAJAH BERBAYAR: KONTRAK KEMBARAN

WAJAH BERBAYAR: KONTRAK KEMBARAN

Status: sedang berlangsung
Genre:Sistem / Cinta Seiring Waktu
Popularitas:1.5k
Nilai: 5
Nama Author: Ai_Li

Terjerat utang ratusan juta dan ancaman pernikahan paksa, Alisha kehilangan segalanya termasuk kenangan dari kekasihnya. Di tengah keputusasaan, ia bertemu Aruna, wanita kaya berwajah identik yang menawarkan kontrak gila: Bertukar hidup demi pelunasan utang.

Alisha terjun ke dunia mewah yang palsu, namun tantangan sesungguhnya adalah kakak laki-laki Aruna. Pria dingin namun sangat penyayang itu mulai mencurigai perubahan pada "adiknya" sosok yang kini tampak lebih lembut dan tulus. Di balik kemegahan yang dingin, Alisha menyadari bahwa menjadi orang lain jauh lebih berbahaya daripada menjadi miskin saat ia mulai mempertaruhkan hatinya pada pria yang kini menjadi pelindungnya.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Ai_Li, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab 20: Sentuhan yang Menggetarkan

​Elena baru saja hendak membuka suara untuk melontarkan pertanyaan investigasinya, namun Alisha bergerak lebih cepat. Ia memejamkan mata erat, memegang pelipisnya, dan sedikit menyempoyongkan tubuhnya.

​"Kepalaku... sakit sekali," rintih Alisha lirih.

​Tepat saat itu, Sari datang membawa baki dengan wajah panik yang sangat dramatis.

"Aduh, Nona! Kan sudah Sari bilang jangan terlalu banyak berdiri dulu!" Sari segera meletakkan baki dan menuntun Alisha duduk di kursi gazebo.

"Minum susunya dulu, Nona. Pelan-pelan."

​Elena mendengus kesal, melipat kipasnya dengan suara tak yang keras. Ia menatap Alisha dengan mata menyipit, berusaha mencari setitik kebohongan di sana.

Sebenarnya, Elena lebih suka jika Aruna tidak pernah bangun lagi dari komanya. Gadis itu terlalu cerdas, terlalu banyak tahu, dan keberadaannya adalah ancaman nyata bagi posisi Elena di rumah ini.

​"Ya sudah, istirahatlah. Mama tidak mau disalahkan Gathan kalau kondisimu memburuk," ucap Elena dingin sebelum berbalik pergi dengan langkah angkuh.

​Begitu sosok Elena menjauh, Pak Tejo mendekat dan berbisik, "Biasalah sayang, Mak Lampir lagi investigasi. Kaget dia Nona Aruna sudah pulang secepat ini."

​Alisha tersenyum tipis melihat kekompakan pasangan ini. Ia menyadari satu hal, di rumah ini, Elena tidak memiliki sekutu di kalangan pelayan lama. Semua orang tetap menghormatinya hanya karena tuntutan pekerjaan dan statusnya sebagai nyonya rumah.

​Siang hari berlalu dengan tenang. Setelah makan siang dan tidur siang yang dipaksakan, Alisha terbangun. Ia beranjak dari ranjang, menyusuri meja kerja Aruna yang sangat rapi. Di sebelahnya, terdapat perpustakaan mini yang menakjubkan. Ada puluhan buku di sana dari sejarah, sains, teknologi, hingga novel-novel sastra klasik. Aruna memang seorang jenius yang haus ilmu.

​Cklek.

​Pintu kamar terbuka. Sosok Gathan muncul dengan penampilan yang lebih santai. Rambutnya masih sedikit basah dan aromanya sangat segar, sepertinya ia baru saja selesai mandi setelah pulang kantor lebih awal.

​"Kamu selalu betah di sini," ucap Gathan lembut. Ia berjalan mendekat dan menuntun Alisha untuk duduk di kursi kerjanya, sementara tangannya tetap bertengger di bahu Alisha dengan penuh kasih sayang.

"Semua buku ini sudah pernah kamu lahap. Apa kamu ingat sesuatu, Na? Kamu melarang keras ada debu di sini, itu sebabnya pelayan membersihkannya setiap hari."

​Alisha menghela napas, menundukkan kepalanya dalam-dalam untuk menutupi kegugupannya.

"Maaf, Kak... tapi aku belum ingat satu pun dari buku-buku ini," ucapnya dengan nada menyesal yang sangat meyakinkan.

​Gathan menggeleng pelan. Ia tiba-tiba menundukkan kepalanya, mendekatkan wajahnya ke samping wajah Alisha hingga pipi mereka hampir bersentuhan. Tubuh Alisha seketika menegang. Ia bisa merasakan hangatnya kulit Gathan dan deru napas pria itu di permukaan kulitnya. Jantungnya berdebar liar, jauh di atas frekuensi normal.

​"Tidak apa-apa, Na. Kakak yakin ingatan itu akan kembali. Jangan dipaksa," bisik Gathan tepat di telinganya. Suaranya yang rendah dan hangat terasa seperti sihir yang berbahaya bagi pertahanan Alisha.

​Gathan kembali berdiri tegak dan meraih tangan Alisha, menuntunnya berdiri.

"Ayo, kita mulai berkeliling rumah sesuai janji Kakak."

​Alisha hanya bisa mengekor di belakang Gathan. Dalam hati, ia merutuki dirinya sendiri. Mati aku. Kalau setiap hari diperlakukan seperti ini, aku tidak yakin bisa mengendalikan perasaanku, batinnya gelisah. Pesona Gathan benar-benar tidak tertandingi, dan itu adalah ancaman terbesar bagi profesionalitas perannya. Benar kata Aruna, kakaknya jauh lebih berbahaya dibandingkan kalau Aruna memiliki kekasih.

​Sementara itu, di sisi lain yang jauh lebih sederhana...

​Aruna asli sedang duduk di sebuah warung makan tenda bersama Rendy. Aroma asap sate dan bising suara kendaraan menjadi latar belakang makan siang mereka. Bagi Aruna yang terbiasa dengan restoran bintang lima, tempat ini sangat asing. Namun, sebagai seorang profesional, ia mampu beradaptasi dengan sangat cepat.

​Ia menyuap nasi dengan tenang, menanggapi cerita Rendy dengan senyum manis yang proporsional persis seperti yang biasa dilakukan Alisha. Tidak ada sedikit pun kecurigaan yang muncul di mata Rendy.

​Aruna berbeda dengan Alisha. Jika Alisha mulai terjebak dalam perasaan di rumah mewah itu, Aruna tetaplah Aruna. Ia menjalankan perannya dengan presisi robotik. Baginya, Rendy hanyalah bagian dari properti panggung yang harus ia kelola agar sandiwaranya tidak terbongkar. Ia melakukan segalanya dengan sempurna, namun tanpa menggunakan setetes pun perasaan.

1
Anisa Muliana
🔥🔥
Anisa Muliana
seru banget thor🔥🔥
Ai_Li: Terima kasih kak
Semoga betah bacanya yaa hehehe
total 1 replies
Rania Venus Aurora
Hallo..👋🏻
Ai_Li: Mohon saran dan kritikannya ya kak
Supaya bisa jadi lebih baik
total 3 replies
Anisa Muliana
domisili Jember kak..😊
Ai_Li: Masya Allah jauh ya
Salam dari Medan ya😇
total 1 replies
Ai_Li
Yukk komen para daerah asal kalian dimana 🤭🥰
Anisa Muliana
seruuuuu banget ceritanya thor😍
semoga bisa bertahan sampai akhir ceritanya y thor..
semangat ✊✊
Ai_Li: Oiya kak, terima kasih sarannya 🥰
total 3 replies
Ai_Li
Jangan lupa like yaa dan tinggalkan komentar
Ai_Li
🥰🥰
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!