NovelToon NovelToon
Pengorbanan Istri Yang Tak Dihargai

Pengorbanan Istri Yang Tak Dihargai

Status: sedang berlangsung
Genre:Nikahmuda / Cintapertama
Popularitas:39.8k
Nilai: 5
Nama Author: Permata Biru

Seorang pria buta terpaksa dipaksa menikahi pengasuhnya sendiri atas paksaan kedua orang tuanya.

Sejak kecelakaan yang mengakibatkan kebutaan membuatnya sama sekali menjadi pria yang tidak bisa berbuat apa-apa, bahkan tunangannya pun membatalkan pernikahan mereka yang akan terlaksana tiga bulan lagi.

Hal tersebut tidak hanya mengecewakannya tetapi juga kedua orang tuanya. Hingga pada suatu saat, papa dan mamanya sepakat menikahkannya dengan seorang gadis yang selama ini mengurusnya hampir setahun sejak ia buta. Ada sedikit paksaan, gadis itu terpaksa menerima tawaran tersebut.

Suatu ketika perusahaan mengalami goncangan dan hal itu mengakibatkan kerugian sehingga perushaan hampir bangkrut. Melihat hal itu, secara diam-diam, istrinya merencanakan hal lain untuk suaminya dengan mengorbankan kedua matanya agar suaminya bisa melihat kembali dan bisa mengatasi masalah perusahaan.

Bagaimana kelanjutannya? ikuti terus Novel ini!

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Permata Biru, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Sudah Menikah

Seorang pria tiba di kantor itu dan membawa serta sebuah map coklat yang entah apa isinya namun dengan bantuan resepsionis mampu mengarahkannya untuk tiba di ruangan Liem.

Tok tok tok

"Masuk" ucap Liem. Seorang pria berpakaian rapih masuk dan membawa sebuah amplop coklat dan meletakkan di atas meja Liem. Pria itu menatap gadis yang berstatus istri tuannya itu dan gadis itu hanya mengangguk tanpa menjawab karena dia yakin bahwa Liem sudah mengerti karena dia sudah menjelaskan sebelumnya.

Liem membuka berkas itu dengan perasaan tidak menentu. Ia merasa ada dalam sebuah pilihan yang berat. Jika ia melakukan apa yang diperintahkan Joi maka otomatis dia telah berkhianat terhadap majikannya. Jika dia tidak melakukan, dia akan membuat gadis itu terus menderita.

"Apa kamu yakin dengan keputusanmu?" tanya Liem memastikan.

"Sangat yakin" jawab Joi mantap.

"Kamu tahu? perbuatan ini memaksa aku untuk berkhianat kepada atasanku terkususnya bapak dan ibu. Tapi aku juga tahu betapa menderitanya kamu selama ini" ucapnya.

"Terimakasih Liem, hanya kamu yang bisa aku andalkan. Jika kamu memiliki seorang saudara perempuan, aku yakin jika kamu akan bertindak seperti yang aku minta" ucap Joi membuat Liem diam.

"Kalau begitu aku pamit ya?" ucap gadis itu dan pergi bersama pria tadi.

"Nona, apakah kita akan kembali ke mansion tuan Matthew?" tanya pria itu kepada Joi.

"Iya Pak Aris. Memang itu masihbtemoat aku tinggal" jawabnya sebelum mereka keluar dari ruangan Liem.

Setelah kepergian mereka, Liem tidak punya pilihan, ia harus memberitahukan kepada papa Matthew tentang kejadian hari ini tapi bukan soal surat gugatan cerai.

Ia mulai menceritakan tentang kedatangan Joi ke kantor dan menangkap basa Harvey dan Valen dan hal itu membuat papa Matthew sangat marah dan pria itu langsung bertindak untuk mendatangi kantor dan lebih tepat mendatangi putranya.

Beruntung Liem menahannya.

📞Pak, sebaiknya kita melakukan rencana kita sekarang.

📞Maksudmu?

📞Rencana soal manipulasi data proyek yang ditangani Valen dan mengakibatkan kebangktutan perusahaan.

📞Lakukan sekarang

Perbincangan Liem dan atasannya berakhir dan Liem pun mulai melakukan tindakannya. Dalam hitungan setengah jam berikut, berita tentang goyahnya perusahaan besar itu sampai ke telinga Harvey karena kebisingan yang terjadi di luar ruangan bertepatan dengan Harvey yang mendatanginya.

"Siapa?" tanya Harvey saat mendengar ada suara orang masuk ke ruangannya.

"Saya tuan" jawab Liem.

"Ada apa di luar sana? kenapa ribut sekali?" tanya Harvey.

"Perusahaan dalam keadaan tidak baik-baik saja" ucap Liem.

"Hah, maksudmu?" tanya Harvey.

"Proyek yang sedang berjalan mengakibatkan kerugian besar dan semua investor kita menarik kembali dana mereka" jelas Liem.

"Lalu kamu diam saja?" tanya Harvey.

"Apa yang harus aku perbuat? pembangunan itu saja aku tidak mengetahuinya sama sekali. Kali ini aku juga akan mengundurkan diri karena aku tidak mau disalahkan oleh pak Matthew atas apa yang bukan tanggung jawabku" ucap Liem tegas dan seperti penuh amarah.

"Panggil Valen ke sini" ucapnya tegas. Liem keluar dan memberitahukan kepada sekretaris Harvey untuk masuk.

Gadis itu masuk dan mulai menyalakan televisi yang sedang membahas tentang masalah pembangunan dan dana yang dikeluarkan oleh perusahaan sangatlah besar. Hal itu membuat Harvey geram.

"Apakah berita itu benar?" tanya Harvey.

"Benar pak, dana yang dikeluarkan ditandatangani oleh tuan dan juga nona Valen sebagai penanggung jawab pembangunan.

" Panggil Valen ke sini" teriaknya.

Sang sekretaris langsung menghubungi bagian devisi keuangan untuk memerintahkan Valen datang ke ruangan Harvey.

 Baru saja mereka menikmati kenikmatan bersama namun kini masalah besar telah ada di depan mata mereka.

....

Di bagian devisi keuangan, Valen tengah panik saat berita tentang perusahaan mulai terkuak.

"Bu Valen, ada panggilan dari pak Harvey" ucap ketua devisi keuangan setelah mendapat telepon dari sekretaris CEO.

Deg

Dengan perasaan tak menentu gadis itu melangkah pergi ke ruangan CEO. Sang sekretaris yang sudah menunggu langsung membukakan pintu untuk gadis itu.

"Apa kamu perlu dengan aku?" tanya Valen lembut.

"Jelaskan sekarang juga, kenapa proyek yang kamu tangani berakhir dengan kerugian sebesar ini" tanya Harvey penuh penekanan.

"Maksudnya?" tanya Valen berusaha menyangkalinya.

"Aku rasa kamu tidak bodoh Valen? masalah ini sudah mengancam perusahaan ini" ucapnya tegas.

"Tapi aku benar tidak mengerti Harvey" jawab Valen.

"Jangan membuat hubungan kita jadi rumit. Karena tidak becusnya kamu membuat perusahaan ada diambang kehancuran" ucap pria itu. Apa yang harus dia lakukan, saat ini matanya buta dan Liem bahkan menghindar dari masalah yang bukan ulahnya.

"Maksud kamu apa? jangan membawa masalah pribadi masuk dalam dunia pekerjaan Harvey" ucapnya juga mulai meninggi.

"Bagaimana aku tidak mengaitkan? kamu meyakinkan aku untuk melimpahkan semua proyek kepadamu sampai aku tidak percaya dengan asistenku dan ini balasanmu?" ucap Harvey yang ikut marah dan terjadilah perdebatan.

Brakkkk

Pintu di dobrak dengan sangat kasar oleh seseorang dari luar.

"Apa yang kamu lakukan untuk perusahaanku Harvey?" ucap papa Matthew penuh penekanan. Saat ini dia sudah tidak peduli dengan posisi putranya sampai dia menyebut perusahaan itu miliknya bukan milik putranya.

"Papa" ucapnya lirih. Tamatlah sudah riwayatnya jika papanya sudah mengetahuinya.

"Cepat katakan! apa yang kamu lakukan?" bentaknya kasar membuat Harvey dan Valen terkejut.

Dengan diam-diam Valen melangkah keluar.

"Mau ke mana kamu? bukannya kamu dalang dari semua masalah ini? papamu sudah mengancam bahkan kamu sudah tidak mau berhubungan lagi Harvey tapi kenapa kamu datang lagi? jadi ini maksudmu? memanfaatkan kelemahan Harvey untuk mencapai tujuanmu?" ucap papa Matthew.

Deg

Harvey terpukul dengan ucapan sang papa.

"Apa maksud om?" tanya Valen merasa terpojok.

"Jangan pernah menyebutku om dengan mulutmu" ucapnya tenang dan penuh penekanan.

"Pa?" ucap Harvey berusaha membela sang kekasih.

"Jangan membelanya. Jangan harap kamu mau membuat perusahaanku runtuh begitu saja. Kau akan tetap membayarnya baru kau bisa dilepaskan dari tahanan" ucap papa Matthew.

"Om aku benar-benar tidak tahu" ucapnya berusaha membela diri.

"Tidak tahu kamu bilang? kamu masuk ke perusahaanku tanpa sepengetahuan untuk merampok?" ucapnya membuat gadis itu meneteskan air mata.

"Papa, Valen be..." ucapnya terpotong.

"Harvey, kamu itu sudah menikah tapi kamu malah membawa wanita lain masuk ke perusahaanku untuk menghancurkannya. Aku tidak akan segan-segan mengeluarkanmu dari daftar ahli waris" ucap pria itu membuat Harvey dan Valen kembali terkejut. Jika Harvey terkejut karena ucapan papanya soal ahli waris maka Valen terkejut soal status kekasih gelapnya itu.

Setelah mengatakan hal itu, papa Matthew keluar dan menuju ke ruangan Liem.

"Menikah? jadi gadis itu bukan pembantu tapi istrimu?" ucap Valen.

Bersambung

1
Ira Sulastri
Di lanjut kak author 👍👍
Ira Sulastri
Kak author di lanjut lagi banyak UP nya ya☺️👍👍
charis@ŕŕa
lanjut top markotop
Ira Sulastri
Joi semoga setelah nanti kamu melahirkan ada pendonor mata yg cocok untuk mu, ga rela ya kl kamu buta selama nya
Ira Sulastri
Papa Matthew buat lah warisan semua aset di atas namakan Joi karena dr awal menikah dia sdh menderita dan anakmu jg secara tidak langsung sdh berselingkuh
Ira Sulastri
Jangan Joi, suami sampah mu itu tak berhak pengorbanan mu sebesar itu apalagi sedang hamil. Cukup kamu bercerai dan menjauh jg menghilang dr calon mantan suamimu itu. Ga rela deh kl sampai mata kamu yg di donorkan, toh itu semua bukan kesalahan mu tp kesalahan pelakor jg suamimu sendiri
Ira Sulastri
Kak author kemana saja lama ga UP karyanya, di lanjut ya kak jangan gantung bikin penasaran

Joi cinta boleh, bodoh jangan. Kalau mmg dia ga cinta lepaskan saja
Leni Ani
ni kelanjutan nya mana thor
Nefsa Ekasari
suka ceritanya tapi ga ad kelanjutannya
Yati Cublek
buruan up to thoooorrr
Dưa Putra Jr.
lanjut
Dellya
greget
Dellya
Bagus jalan ceritanya. Rapih tulisannya
Hikaru Ichijyo
Gempar
yukio_gchs
Bukan hanya cerita yang membuatku senang, tapi juga cara penulisan yang luar biasa! 🤩
Re Creators
Wah, seru banget thor! Lanjutkan karya kreatifmu!
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!