elena pradipta gadis cantik dan pintar, mahasiswa semester 6 di universitas ternama di Indonesia hari-harinya sangat monoton kuliah pulang dan belajar.
namun kejadian naas menimpa elena,saat menyebrang jalan truk muatan menghantam elena hingga dia terpental jauh dan darah terus mengalir dari kepalanya.
"bunda maafin elena,elena harus pergi"lirih elena dalam hati setelah semua gelap
haiiiii ini cerita perdana di platform ini yaaa!!
aku mohon saran yang mebangun dari kaliann, plisss jangan jahat-jahat komennya okeee!!
dan cerita tipe konflik yang sedang, jadi gak ada konflik yang berat. makasihhhhh
#ceo
#fantasi
#tranmigrasi
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon pilooon, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
20
Elena sedang mengotak Atik laptop,mencari informasi pekerjaan yang sedang dia butuhkan,tapi sudah satu jam dia mencari tapi tidak menemukan apapun,ternyata sesusah ini mencari pekerjaan.
"halo"
"halo len,gue udah nemu nih pekerjaan yang cocok buat Lo"
"beneran sya,apaan"
Elena sangat bahagia sekali mendengar jika Tasya sudah berhasil menemukan pekerjaan untuknya.
"tapi bukan di kantornya Jayden len"
"gak papa yang penting aman,halal gue kerjain"
"lowongan nya itu jadi sekretaris,gue yakin lo pasti bisa sih,secara kan Lo itu udah pernah juga dulu kan"
Elena bingung mungkin yang dimaksud oleh tasya elena yang dulu.
"ohh iya iya"
"ya udah besok Lo Dateng ke perusahaan steve group disana nanti lo bilang aja orang yang dikirim sama Jayden,gitu"
"jam berapa gue kesana nya?"
"jam 8 lo kesana,nanti Lo bakalan ketemu sama ceo nya langsung"
"oke,makasih ya sya udah bantuin gue"
"sama-sama, apa sih yang ngga buat sahabat gue ini"
"bisa aja Lo"
"ya udah gue tutup dulu ya,gue mau keluar dulu"
"oke bye"
"bye"
Bip,elena sangat senang sekali bisa mendapat pekerjaan,jadi dia bisa kegiatan di luar rumah dan juga dia bisa menyaingi sherin,awas kau ken permainan akan dimulai.
***************************************
sedangkan di sebuah cafe terlihat Ken yang sedang melakukan meeting dengan seorang klien,dia sangat serius mendengarkan presentasi dari kliennya ini,tapi lain dengan pikirannya yang sedang memikirkan hal lain,dia berpikir apa yang dilakukan nya ini salah pada elena,tapi dia hanya tidak terbiasa,tak bisa dipungkiri perkataan elen waktu di halaman belakang rumah memang sedikit mengusik pikirannya.
"bagaimana pak ken,apa anda setuju"
Kendrick kembali lagi dari alam bawah pikirannya.
"hm,biar sekretaris saya yang mengurus semuanya"
Andre yang mendengar hal itu melotot kan bola matanya, apa-apaan bos nya ini, pekerjaan yang diberikan kemarin saja masih belum tuntas.
"baiklah kalau begitu,senang bekerja sama dengan anda pak ken"
Klien itu berdiri dan menyalami kendrick dan Andre,pamit undur diri karena meeting sudah selesai.
"tuan,setelah ini masih ada meeting dengan perusahaan A"
"batalkan saja,saya mau pulang"
"em tapi tuan, meeting ini sudah ditunda dari beberapa hari yang lalu"
"kau urus saja,saya pusing"
"baik pak"
Andre pasrah saja dengan yang sudah diterimanya kali ini,terpaksa dia harus merekap ulang waktu tuannya itu,sabar Andre ini adalah sumber uangmu.
Kendrick melangkah keluar dari cafe itu,dia tiba-tiba merasa pusing,ingin istirahat mungkin karena dia terlalu banyak bekerja.
Dalam perjalanan Kendrick sambil memeriksa iPad nya,memeriksa kembali email yang datang dari klien,sampai tidak terasa dia sudah sampai dirumahnya.
Dia keluar dari mobil masuk kerumah,dan hal pertama yang dia lihat adalah elena yang sedang nonton televisi tanpa menoleh ke sekitarnya dia sangat fokus pada tv didepannya, kendrick terus melangkahkan kakinya berusaha tidak perduli pada hal yang dilakukan oleh elena,sampai dia mendengar elena memanggilnya.
"tunggu"
Seketika kendrick berhenti di tanjakan pertama tangga yang akan dia naiki,Kendrick berbalik tapi dia tidak mengucapkan sepatah katapun,hanya diam menunggu apa yang akan dikatakan oleh elena,sedangkan elena yang sudah paham pun memulai pembicaraan mereka
"aku ingin bekerja"
Kendrick yang mendengar pernyataan elena mengangkat sebelah alisnya,mengapa wanita yang selama ini hanya berporos pada dirinya tiba-tiba ingin bekerja.
"terserah"
"oke kamu sudah setuju kan,jadi gak usah larang-larang aku,kamu mau pernikahan ini gak berjalan semestinya kan,oke aku bantu,ingat gak boleh ngelarang apa-apa"
"hm"
Setelah mengatakan itu kendrick langsung pergi naik keatas menuju kamarnya,meninggalkan elena yang sudah mendapat izin untuk bekerja,meskipun ken tidak pernah menganggapnya tapi dia masih menghargai nya.