NovelToon NovelToon
MY BROKEN WINGS

MY BROKEN WINGS

Status: sedang berlangsung
Genre:Balas Dendam / CEO / Penyesalan Suami
Popularitas:2.4k
Nilai: 5
Nama Author: my name si phoo

Ratri adalah potret perempuan sempurna: seorang istri yang berdedikasi sekaligus pilot sukses dengan jam terbang tinggi. Namun, dunianya runtuh dalam semalam ketika kejutan manis yang ia siapkan untuk suaminya, Indra, justru mengungkap pengkhianatan keji. Ratri memergoki Indra berselingkuh dengan sahabat karibnya sendiri, Imelda.
Rasa sakitnya kian menghujam ketika ia menyadari bahwa kedua anak mereka justru berpihak pada sang ayah. Diperlakukan layaknya mesin uang oleh keluarga parasit yang membodohinya, Ratri hanya bisa menangis dalam senyap di dalam lemari, sembari memahat sumpah untuk membalas setiap tetes air mata yang jatuh.
Setelah memutuskan pergi dengan hati yang hancur, Ratri jatuh pingsan di depan bandara karena guncangan hebat. Beruntung, seorang pria bernama Devandra datang menolongnya. Pertemuan tak terduga ini menjadi titik balik bagi Ratri untuk menyembuhkan luka, mengepakkan kembali sayapnya yang patah, dan memulai misi menuntut keadilan mutlak.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon my name si phoo, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab 1

...Di dalam kokpit yang sunyi sebelum gemuruh mesin dimulai, Ratri menatap selembar foto yang terselip di sudut panel instrumen....

...Foto keluarga yang selalu menjadi jimat keberuntungannya di setiap rute antarbenuanya....

...Di sana, ia tersenyum lebar diapit oleh Indra, suaminya, serta Tasya dan Gabriel, sepasang buah hati mereka....

...Hangat kerinduan mendadak menyergap hatinya, kontras dengan udara dingin Amsterdam yang menusuk di luar jendela kaca kokpit Bandara Schiphol....

..."Apakah kamu sudah memberi tahu mereka kalau jadwal kepulanganmu dimajukan hari ini, Rat?" tanya Vincent, first officer yang menjadi rekan terbangnya kali ini, sambil sibuk memeriksa lembar pre-flight checklist....

...Ratri menoleh, sebuah senyum misterius namun manis tersungging di bibirnya....

..."Tidak. Aku sengaja mengosongkan ponselku dari kabar. Aku ingin memberikan kejutan besar untuk mereka."...

...Vincent terkekeh pelan, menggeleng-gelengkan kepala melihat antusiasme sang kapten....

..."Indra pasti pria paling beruntung di dunia."...

...Tak berselang lama, ketukan pelan di pintu kokpit menandakan komunikasi terakhir dari purser....

...Pintu baja kokpit ditutup rapat dan dikunci secara elektronik....

...Pramugari di kabin belakang telah memastikan seluruh pintu pesawat mengunci sempurna (doors closed and armed), siap untuk menembus awan....

...Ratri menarik napas dalam-dalam, mengalihkan fokusnya total pada deretan tombol dan layar digital di hadapannya. Jiwa pilotnya langsung mengambil alih....

..."Vincent, before start checklist," komando Ratri tegas, suaranya berubah menjadi penuh otoritas....

...Setelah mendapat izin push back dan start engine dari menara pengawas (Air Traffic Control), Ratri mengaktifkan sistem bahan bakar dan memutar engine start selector....

...Perlahan, terdengar suara erangan rendah dari bawah sayap saat udara bertekanan tinggi mulai memutar turbin mesin jet turbofan Boeing 777 tersebut....

...Indikator di layar EICAS (Engine Indication and Crew Alerting System) mulai bergerak naik. Angka N2 meningkat, disusul dengan aliran bahan bakar yang memicu pembakaran sempurna....

...Suara erangan itu berubah menjadi raungan halus yang bertenaga saat kedua mesin raksasa itu menyala stabil pada posisi idle....

...Getaran halus terasa di bawah kursi kemudi Ratri, menyalurkan energi masif yang siap menerbangkan ratusan ton baja ke angkasa....

...Ratri melepaskan rem parkir. Pesawat mulai bergerak perlahan, membelah landasan pacu menuju titik lepas landas....

...Di dalam hatinya, Ratri tidak sabar untuk segera mendarat di Jakarta, tanpa pernah tahu bahwa kejutan yang ia siapkan justru akan menjadi awal dari mimpi buruk terhebat dalam hidupnya....

...Ratri melihat hamparan awan yang begitu memukau di luar jendela kokpit....

...Gugusan putih bagaikan hamparan kapas raksasa itu membentang tanpa batas di bawah langit biru pekat....

...Pada ketinggian jelajah 36.000 kaki, dunia di bawah sana seolah tidak memiliki masalah apa pun....

...Melalui balik kacamata hitamnya, ia melirik ke samping....

...Vincent tampak sedang meneguk air dingin dari botol minumnya, melepas dahaga setelah beberapa jam fokus mempertahankan posisi pesawat di jalur navigasi internasional....

..."Makanlah dulu, Rat, biar aku yang ambil alih kemudi," ucap Vincent setelah menurunkan botol minumnya, menawarkan giliran jaga dengan ramah....

...Ratri menganggukkan kepalanya tanda setuju. Ia mengulurkan tangan ke panel konsol tengah dan mengaktifkan sistem autopilot secara penuh, memastikan mode penahan ketinggian dan arah angin terkunci dengan aman di komputer penerbangan....

...Setelah yakin instrumen bekerja mendeteksi parameter dengan stabil, ia merilekskan sandaran kursinya....

...Ratri meraih tas kecilnya, lalu mengeluarkan sebuah waffle beraroma mentega gurih yang sempat ia beli di bandara Amsterdam tadi, lengkap dengan sirup maple kecil di dalam kemasannya....

...Baru saja ia hendak membukanya, Vincent menyodorkan secangkir kopi hangat yang baru saja diantarkan oleh pramugari....

..."Ini untukmu. Biar makin lengkap," ucap Vincent sambil tersenyum....

..."Terima kasih, Cent," sahut Ratri tulus....

...Sambil menikmati gigian demi gigian waffle manis berbalur sirup maple dan kehangatan kopi, tatapan Ratri kembali melempar jauh ke luar jendela....

...Bayangan wajah Indra dan anak-anaknya kembali melintas di benaknya....

...Ratri tersenyum kecil, membayangkan betapa hebohnya rumah mereka saat ia tiba-tiba muncul di depan pintu nanti malam....

...Ia benar-benar tidak sabar untuk memeluk mereka, tanpa sedikit pun menyadari bahwa badai paling dahsyat dalam hidupnya justru sedang menanti di daratan....

...Setelah selesai makan, Ratri kembali fokus ke panel instrumen di hadapannya....

...Ia merapikan sisa bungkus makanan, lalu memakai kembali headset-nya dengan gerakan cekatan....

...Jiwa profesionalismenya langsung kembali seratus persen....

..."Aku ambil alih kembali, Cent," ujar Ratri, memberi kode visual bahwa ia telah siap memegang kendali penuh....

...Vincent mengangguk dan melepaskan tangannya dari dekat tuas....

...Ratri memeriksa layar Primary Flight Display (PFD) dan Navigation Display (ND) untuk memastikan koordinat pesawat masih berada di jalur yang tepat....

...Pesawat mereka kini bersiap memasuki wilayah udara Asia, menembus sisa penerbangan panjang menuju Jakarta....

...Sambil mendengarkan suara statik dari radio komunikasi yang menghubungkan mereka dengan menara pengawas wilayah berikutnya, jemari Ratri bergerak lincah memeriksa sisa bahan bakar dan temperatur mesin. Setiap indikator menunjukkan angka normal....

...Sementara itu, di sebuah restoran premium di pusat kota Jakarta, suasana tampak hangat dan penuh tawa....

...Indra duduk berhadapan dengan kedua anaknya, Gabriel dan Tasya....

...Hidangan mewah tersaji di atas meja, dibayar dengan kartu kredit tanpa limit yang tagihannya selalu bermuara pada rekening Ratri....

..."Kapan wanita itu pulang?" tanya Gabriel tiba-tiba dengan nada malas, tanpa beban sedikit pun saat menyebut ibu kandungnya sendiri dengan sebutan 'wanita itu'....

...Mendengar sebutan sinis dari adiknya, Tasya justru tertawa terbahak-bahak....

...Baginya, sang ibu tak lebih dari sekadar mesin ATM berjalan yang bertugas memenuhi gaya hidup mewahnya....

...Indra ikut tersenyum tipis, sama sekali tidak berniat menegur ketidaksopanan anak-anaknya....

...Ia memotong daging steak di piringnya dengan santai....

..."Sepertinya masih lama," jawab Indra, ada nada lega yang terselip dalam suaranya....

...Pikirannya langsung melayang pada Imelda, selingkuhannya, yang rencananya akan ia bawa ke rumah malam ini karena mengira Ratri masih berada di Eropa....

...Indra kemudian mengibas-ngibaskan tangannya di udara, seolah ingin membuang atmosfer tidak menyenangkan dari meja makan....

..."Sudah, jangan bahas dia lagi. Merusak suasana saja. Sekarang, habiskan makanan kalian, setelah ini kita langsung nonton bioskop. Bagaimana?"...

..."Setuju, Pa! Pilih studio yang VIP ya!" seru Tasya antusias, yang langsung diangguki oleh Gabriel dengan seringai lebar....

...Mereka bertiga tenggelam dalam rencana bersenang-senang, benar-benar menikmati uang hasil jerih payah Ratri yang sedang bertaruh nyawa membelah langit antar benua....

...Mereka tidak tahu, bahwa 'wanita itu' saat ini sudah berada di atas langit Indonesia, membawa kejutan yang akan membalikkan dunia mereka dalam sekejap....

..."Mas..." sebuah suara manja tiba-tiba memecah obrolan mereka....

...Indra, Tasya, dan Gabriel serempak menoleh ke arah sumber suara....

...Imelda melangkah mendekat dengan percaya diri....

...Riasan wajahnya tampak menor dan mencolok, dengan sapuan lipstik merah menyala dan gaun ketat yang memamerkan kemewahan....

...Di bahunya, tersampir sebuah tas branded keluaran terbaru—yang lagi-lagi dibeli menggunakan uang pemberian Indra....

..."Apakah kalian sudah siap?" tanya Imelda dengan senyum manis yang dipaksakan, mencoba mengambil hati kedua anak kekasihnya itu....

..."Siap, Tante Imelda!" seru Tasya dan Gabriel hampir bersamaan....

...Wajah kedua remaja itu langsung berbinar ceria, tampak jauh lebih menghormati Imelda ketimbang ibu kandung mereka sendiri....

...Indra bangkit dari kursinya, merangkul pinggang Imelda dengan mesra di depan anak-anaknya tanpa rasa bersalah sedikit pun....

..."Yuk, kita berangkat sekarang sebelum filmnya mulai."...

...Keempat orang itu kemudian melangkah keluar dari restoran menuju area mal....

...Sepanjang jalan menuju bioskop, tawa mereka pecah saling bersahutan....

...Sesi menonton film VIP itu segera berlanjut dengan agenda berbelanja pakaian dan barang-barang mewah....

...Dengan tawa yang meledak-ledak, mereka menenteng belasan kantong belanjaan besar, sibuk menggesek kartu kredit tanpa tahu diri....

...Mereka begitu menikmati kebahagiaan semu di atas keringat Ratri yang saat ini sedang bersiap mendaratkan pesawatnya di landasan pacu Bandara Soekarno-Hatta....

1
Muft Smoker
kenyataan yg gx sesuai ekspetasii begitu menyakitkan bukan ,,
Muft Smoker
nah kan ,, harus ny mempermalukan Ratri ,, malah kalian yg malu sendiri karena kebusukan kalian terbongkar
Muft Smoker
udh cukup kalian ( indra , Imelda , Tasya dan Gabriel ) senang2 ny ,,
tinggal tunggu karmaa yg menghampiri kalian ,,
Muft Smoker
indra , Imelda , Tasya dan Gabriel emnk cocok jdi 1 keluarga ,,
sama2 gx punya maluu ,, sama2 gx tau diri ,, dan sama2 haus harta yg bukan milik ny ,, 😏😏😏😏
Muft Smoker
aduuuh aduuuuh ,, cari kerja atuh broo ,,
jgn hidup ngandelin keringat orang lain ,, apa lagi istri yg sbntar lgi jd mantan ,, gx maluu tuuh ma b*lalai ,,
😒😒😒😒😒😒😒😒
Muft Smoker
formasi Ratri udh lengkap ,, tinggal nunggu pengganti sang kepala keluarga ,,
Muft Smoker
lanjuuut kak ,,
Muft Smoker
akhirnya Ratri bisa ketemu dg kedua ank kembar nya ,,
tp tdk memungkinkan badai yg sebenarnya baru aj di mulai ,,
Muft Smoker
dmn2 org sirik akan melakukan apa pun untuk menjatuh kan rival ny ,, meski dg cara kotor sekali pun
Muft Smoker
kdg keserakahan bisa membuta kn segalanya ,,
😒😒😒
Muft Smoker
Akhirnya mereka ketemu juga ,, tinggal menemukan si kembar laki2 niih ,,
semoga cepat bisa di temukan ,
Muft Smoker
semoga Ratri mereka bisa segera bertemuu ,, dan Ratri juga bisa ketemu ma si kembar cowo ,, duuuuh
gregeet bangeet
Muft Smoker
org punya harta dan kuasa bisa dg mudah menemukan hal2 yg begitu mustahil buat org awam ,,
Muft Smoker
semangat ratriii ,, km hrus lebih kuat buat menemukan ank2 kandung mu ,, dan memberi pelajaran kpda mereka yg udh jahat kpda mu
Muft Smoker
si indra bnr2 bi*d*p ,, ank sndrii di tuker ank selingkuhan ,, pantes si Tasya ma Gabriel kurang ajar ma Ratri wong bukan ibu ny ,, udh bnr sih mereka di usir ,, 😒😒😒😒
Muft Smoker
udh salah Masih aj gx sadar diri ,,
😒😒😒😒
Muft Smoker
aduuh laki2 mokondo model km ndraa byk di pasar loak ,,
😒😒😒😒
Muft Smoker
tanpa istri Dan ibu kalian bisa apa ,,
udh numpang hidup tp gx tau diri ,,
jgn2 si indra juga gx kerja ,, hidup Dr uang istriny Selama ni ,,
dasar tak tau malu ,,
skraaang masa aktif ATM berjalan kalian sudah habis ,,
waktuny kerja keras sendri buat gaya hidup kalian ,,, 😒😒😒😒
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!