masih ingatkah dengan anak angkat doni dan keyna?..
kini kenzo telah berumur 20 tahun, dibesarkan di keluarga yang sangat bahagia, mempunyai sosok mama dan papa yang benar benar menyanginya seperti anak kandung. walaupun statusnya sekarang sudah sah menjadi anak kandung tapi tetap saja kenzo masih berfikir jika hanya seorang anak angkat.
walaupun begitu, kenzo sama sekali tidak pernah merasa diasingkan dikeluarganya, kaka perempuannya yang berna adel tetap menyanginya dan menganggapnya anak kecil.
kalian masih ingat kan dengan adel dan juga varo. sepasang suami istri itu sudah dikaruniai 2 anak... yang pertama bernama lardo zevhan sanjaya ,dan yang ke dua Arbian zevhan sanjaya usia merwka terpaut cukup jauh, bian yang masih berumur 7 tahun dan lardo yang sudah menginjak remaja, 15 tahun.
disinilah kisah gue akan dimulai... bagi yang penasaran kalian bisa baca guys... next
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Vera Ferdina, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
makan malam kelaurga
Drrtttt...drttttt
Mendengar ponselnya bergetar kanaya langsung mengambilnya dna melihat notifikasi pesan. Dan ternyata dari kenzo. Seilas senyum terpancar di kedua sudut bibir naya...
Playboy kampus
💬 hai nay... Lagi apa lo..?
~tidur
💬yakin tidur nay..?
~iya... Ada apaan emang..?
💬Gak ada apa apa, cuma kangen calon istri doang kok 😋
~ck... Preeeetttttt, dasar playboy kampus
💬😓😓😓 kata siapa gue playboy???
~kata guelah
💬Gue playboy tapi yang jadi istri gue tetap lo kok 😛
~gak usah ngegombal sama gue deh zo.. Gak bakal mempan
💬gue serius.. Serah lo dah mau anggap gombal atau apa, cewek selalu benar, dan cowok selalu kalah
~bodo
💬Huhh 😓 ,ya udah gue mau istirahat, nanti malam ada acara keluarga... See you kanaya 💗
Kanaya senyum senyum sendiri melihat chatnya dengan kenzo... Sampai chat terakhir kenzo hanya dibaca oleh naya tanpa membalas
Acara keluarga????. /naya
Kanaya tak mau ambil pusing dengan pemikirannya.. Dia juga butuh istirahat sekarang..setelah lelah dengan aktifitasnya di kampus dan di rumah.
•••
"Lagi apa boy..., kenapa kamu sendiri disini?" tanya varo yang baru saja memasuki kediaman orang tuanya.
"Abang dolar lagi sibuk pacaran pa... Aku di tinggal sendiri" ketus bian bersidekap dada
"Dolar????... Siapa dolar?" ucap varo bingung dengan ucapan sang anak.
"Anak pertama papa... Masa anak sendiri gak tau sih pa" ucap bian
"Anak papa namanya lardo bukan dolar.. Kamu ini nama kaka sendiri saja lupa" ucap varo
"Itu kalau dibalik jado dolar pa..." ucap bian yang malas meladeni papanya bicara.
Adel yang melihat itu cekikikan sendiri melihat kelakuan anaknya itu..
Gue kok bisa oon gini ya... Lardo?? Jadi dolar. /varo
"Kelamaan mikir yangg... Mending kamu mandi sana" ucap adel
"Anak kamu aneh semua sayang..." kata varo
"Anak kamu juga kali.." ucap adel
"Anak kita sayangku.." varo langsung mencium bibir adel.
"Udah sana mandi... Aku mau bantu mama di dapur" ucap adel
"Siap bosku..."
Varo dengan cepat melangkah ke kamarnya untuk membersihkan diri.. Karna badan yang juga lengket akibat keringat.
•••
Makan malam pun tiba... Semua keluarga sudah berkumpul ,hanya ada varo adel dan anak anak mereka, sedangkan vania tidak hadir karna tinggal di luar negri...
"Ayo kita mulai acara makannya... Aku sudah sangat lapar" ucap vano pada besannya sekaligus sahabatnya.
"Mari key.. Kak doni, kita makan dulu, nanti kita lanjutin ngobrolnya" ucpa kinar
"Siap..... Kebetulan aku laper banget ini" kata doni
"Pa... Jaga sikap kenapa sih" tegur keyna pada sang suami
"Gpp kok ma... Di rumah vano anggap aja rumah sendiri, dulu papa gitu juga kok waktu masih muda" ucap doni
"Emang opa sering main ke rumah pa vano?" tanya bian cucu doni dan vano
"Jelas dong... Opa kan sahabat opa vano, dulu sering kerja bareng kemana mana" ucap doni
"Terus gantengan mana.. Opa vano apa opa doni..?" tanya bian polos
Keyna dan kinar saling melirik.. Dan mereka juga menahan tawa karna mendengar ucapan cucu kesayangannya itu.
"Tentu gantengan opa vano dong... Secara opa vano lebih dulu nikah" ucap vano pada bian cucunya
"Masa...?" tanya bian memicingkan matanya
"Opa doni ganteng kok... Lebih dulu menikah bukan berarti lebih ganteng.. Hanya saja masih mencari yang pasti... Mangkanya opa doni ketemu sama oma keyna" ucap doni
Kenzo dan lardo hanya diam melihat kedua paruh baya itu berdebat karna ulah anak kecil yang sengaja membuat keduanya tak mau kalah satu sama lain.
"Bian..... " tegur adel
"Hehehe... Maaf mama" ucap bian tersenyum dengan memperlihatkan deretan giginya.
Adel benar benar tidak bisa marah dengan anaknya jika sudah menunjukan wajah lucu menggemaskan.
"Duhhhh anak mama bikin gemes aja sihh nak" ucap adel mencubit pipi bian
"Kapan makannya kalau kalian berdebat..." tegur kinar
Semua langsung diam melihat ke arah kinar yanh sudah menampakam wajah garangnya.
Dengan melupakan perdebatannya doni dan vano mulai dengan ritual doa... Dan para istri menyiapkan makanan untuk suami dan juga anak anaknya.
"Pasti masakan mama..." ucap lardo
"Kok kamu tau..?" tanya varo
"Karna ada kesukaan lardo lah" sahut lardo
"Pantesan tau" ucap varo
Mereka makan dengan begitu lahap, semua makanan yang disajikan adel dan kinar sangat enak ,karna merupakam kesukaan keluarganya.
Adel dan kinar sengaja membuat masakan kesukaan keluarganya agar mereka makan dengan lahap. Tak lupa juga makanan penutup seperti buah buahan kesukaan masing masing.
Selesai makan mereka duduk di ruang keluarga untuk membahas pernikahan kenzo dan juga kanaya.
"Kapan pernikahan mereka dilaksanakan?" tanya vano pada doni
"Entahlah... Aku mau bicara soal ini pada ardian dan vani nantinya ,kalau mereka siap.. Secepatnya aku ingin mereka nikah agar rumah ramai dan istriku tidak kesepian" ucap doni
"Kamu udah siap zo... Kamu bakal jadi suami loh" ucap varo pada adik iparnya itu
"Siap kok kak... " ucap kenzo pasti
"Emangnya kamu suka sama naya?" tanya adel yang penasaran dengan hubungan adiknya. Pasalnya mereka dijodohkan.
"Emmm.... Itu rahasia hehe" ucap kenzo
"Gayamu rahasia rahasia... Jangan jangan kamu udah ngebet ya" ucap vano menggoda kenzo
"Negebet apa om..?" tanya kenzo
"Ngebet ena enalah..."
"Jangan racuni otak cucu cucuku dengan ucapanmu itu vano" ucap doni melempar bantal sofa pada vano karna di ruangan itu masih ada lardo dan juga bian.
"Lardo bian... Kalian bisa ke kamar istirahat" ucap varo
"Gak mau... Bian mau disini sama oma opa" ucap bian
"Emang ena ena itu apa opa?" tanya bian lagi
"Bian.... Papa bilang ke kamar sekarang, besok lamu sekolah" ucap varo menatap tajam bian.
"Iya iya pa... Abang ayo" ajak bian pada lardo
Lardo langsung merangkul adiknya itu ke kamar. Karna ia tau arah bicara para orang dewasa itu.
"Jangan terlalu galak sama anak yangg... Kasian" ucap adel
"Gak galak sayang.. Aku cuma tegur doang... Lagian bian paling susah kalau di suruh nurut" ucap varo
"Lardo kenapa dingin banget... Tuh anak kaya gak ada senyum senyuman dari tadi" ucap kenzo
"Kamu kaya gak tau ponakanmu aja, es kutub dia itu" ucap varo
"Yangg... Anak sendiri kok dikatain sih... Dia juga anak kamu tau" ucap adel kesal
"Maaf maaf sayang"
"Kembali ke topik..." ucap vano
"Kapan kalian akan ketemu dengan keluarga calon besan?" tanya kinar
"Mungkin 3 hari lagi ,karna aku harus ke luar kota besok" ucap doni
"Oke... Kalau tanggal pernikahan udah di tentukan, aku siap membantu kalian kok" ucap kinar
"Makasih nar... Aku pasti sangat butuh bantuanmu" ucap keyna
"Adel juga bakal bantu mama kok" ucap adel
"Udah malam... Mending kita pulang sekarang" ucap doni
"Kenapa gak nginap saja" kata vano
"Aku gak mau rumahku sepi van... Kapan kapan aja deh" ucap doni
"Ya sudah kalau gitu... Hati hati dijalan..." ucap vano pada doni
"Mama sama papa pulang dulu ya del.." ucap keyna
"Iya ma.. Hati hati ya" ucap adel
Soalnya sesusah itu nemu novel yang bagus dan rapi.
Sekalian aja mau kasih rekomen biar yang senasib kaya aku bisa menemukan kebahagiaan haha. Coba aja cari guys judul novelnya (Siapa) Aku Tanpamu, wajib search pakek tanda kurung yaa
Brangkat ke kantor naik motor pulang naik mobil😎
dr awal gue dah suka ama elooooo
elo itu wlu playboy yaa harus tegas donk jadi laki
Apa lagi sekrg anak kenzo juga para sahabatnya thor gmna?