NovelToon NovelToon
Cinta Untuk Aurora

Cinta Untuk Aurora

Status: sedang berlangsung
Genre:Cinta pada Pandangan Pertama / Cinta Seiring Waktu
Popularitas:53.6k
Nilai: 5
Nama Author: Anna LA

Berawal dari sebuah pertemuan secara kebetulan dalam sebuah insiden, ternyata mereka telah dijodohkan oleh kakeknya sejak mereka masih belia. Dan sebuah insiden semalamlah yang menjadi awal pertemuan mereka.
Saling mengenal tetapi tidak sadar jika mereka yang telah dijodohkan. Dari sebuah keterpaksaan perjodohan hingga muncul benih cinta yang tak mereka sadari.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Anna LA, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

BAB 20

Semuanya sudah pergi bekerja, hanya ada dua kakek yang mendambakan kehadiran calon cucu mantunya yang sekarang sedang duduk santai di taman rumah keluarga Wijaya.

“Mengapa datang tidak memberi kabar dulu padaku Bung?” tanya kakek Wijaya.

“Karena jika aku memberi kabar dulu, namanya aku bukan sidak ke rumahmu.”

“Memangnya rumahku ini melakukan aktivitas ilegal begitu?”

“Hahaha bercanda Bung bercanda, bagaimana keadaanmu saat ini?” tanya kakek Sanders seraya meraih pundak kawan lamanya itu.

“Keadaanku saat ini akan lebih bagus jika ada yang menemaniku memainkan catur ini.”

“Ayo baiklah, terlalu lama juga aku tak mengalahkan cara bermainmu yang kurang ahli itu.” Kakek Sanders menantang.

“Tetap sombong rupanya orang tua ini.”

Sambil bermain catur, mereka berdua bertukar cerita, saling menceritakan kejadian-kejadian yang kemarin mereka lalui, menceritakan cucu-cucu mereka.

“Bung bagaimana jika minggu ini kita adakan makan malam, agar Ara dan Devan saling bertemu dan bisa saling mengenal?” usul kakek Wijaya.

“Sepertinya itu adalah ide yang tepat bung, Devan juga mengatakan jika Mayra pernah menyuruh untuk main kemari, tetapi dia selalu sibuk.”

“Jika nanti saat dia sudah meminang cucuku tetapi dia masih juga sibuk, akan kutarik itu telinganya sampai lepas.”

“Heeeii Bung jika nanti itu sampai terjadi akulah yang akan menendang dia dari perusahaan.” kata kakek Sanders tak mau kalah.

“Lalu cucuku akan diberi makan apa jika kau tendang cucumu dari perusahaannya?”

“Lahh iyaaa yaa. Eeeeiittss tenang keluarga kami hingga 7 tanjakan dan turunan juga tak akan pernah kelaparan jika Devan tidak bekerja juga.”

“Kambuh niih orang sombongnya.”

“Hahaha kita berpikir terlalu jauh Bung, yang penting semoga cucu-cucu kita bahagia dulu, dan kita harus mengusahakan semua itu.” Kata kakek Sanders.

“Yaa benar itu, jadi nanti Sabtu malam kita adakan makan malam saja ya.” Kakek memastikan.

“Ya, di mana kita akan makan malam, di restoran atau di rumah saja?” tanya kakek Sanders.

“Naah ini nanti dulu, aku harus berdiskusi dengan Mayra.”

“Oke jika begitu, kalau sudah ada kabar langsung hubungi aku!” pesan kakek Sanders.

Sampai siang mereka mengobrol, memainkan catur, berpindah-pindah tempat mereka mengobrol, terakhir mereka makan siang bersama. Karena sudah terlalu lama juga, akhirnya kakek Sanders berpamitan.

“Sering-sering main kemari bung, agar kita tak kesepian saat ditinggal mereka bekerja.”

“Jika aku sering kemari takutnya kamu akan bangkrut karena sering memberiku makan gratis.” canda kakek Sanders.

“Gampang nanti aku minta ganti rugi dengan cucumu.”

“Cucuku juga akhirnya akan menjadi cucumu juga kan. Hahahaha, ya sudah aku pamit pulang dulu, jika nanti sudah ada keputusan langsung beritahu aku.” ucap kakek Sanders sambil berjalan menuju mobilnya.

“Tentu saja, sampai jumpa saat makan malam!”

Matahari senja sudah menyilaukan mata, sang surya mulai beranjak ke peraduannya, sudah saatnya juga Mayra dan Ara pulang dari kantor. Sedangkan kakek duduk santai di depan televisi besarnya, ditemani dengan secangkir kopi ditangannya.

“Kakeeeekkk Ara pulang!” teriak Ara dari depan pintu.

“Astagaaaa Ara!! Kamu ini sudah mau menikah sayang masa iya tetap teriak-teriak seperti itu saat masuk rumah.” omel kakek pada Ara.

“Meski Ara sudah menikah nanti, Ara akan tetap menjadi Ara nya kakek yang selalu manja kepada kakek.” ucap Ara sambil memeluk kakeknya.

“Ya ya iyaaa kakek tahu itu sayang.” jawab kakek dengan mengusap ujung kepala Ara.

“Ara sudah cukup manja-manjanya, ayo kita segera bersih-bersih dulu, dan segera makan malam, baru nanti kamu manja-manja dengan kakek!” perintah mama.

Ara bergegas ke kamarnya untuk mandi, dan segera turun lagi untuk makan malam bersama kakek dan mamanya. Ara merasa sangat lelah hari ini, dia ingin segera merebahkan tubuhnya. Dan benar juga, selesai makan, Ara pun berpamitan untuk segera beristirahat.

“Kakek, mama, Ara pamit naik dulu ya, Ara merasa lelah sekali hari ini, ingin segera beristirahat.”

“Iya nak, silakan, selamat beristirahat sayang,” ucap kakek.

“Terima kasih kakek, selamat malam mama.” ucap Ara sambil mencium pipi mamanya, dan segera menaiki tangga.

“Selamat malam juga sayang.” sahut mamanya.

Setelah Ara benar-benar masuk kamar, kakek juga memulai obrolan dengan menantunya.

“Nak, tadi siang papa dan si tua Sanders, sudah sepakat akan membuat acara makan malam untuk segara mempertemukan Ara dengan Devan, tetapi papa bingung mau makan malam di rumah atau di restoran saja, bagaimana menurutmu?”

“Kalau makan malam, di mana saja sama pa, yang terpenting menyiapkan Ara dan Devan agar tidak kabur pa, karena mereka sebenarnya sudah saling kenal tetapi sepertinya belum tahu jika mereka dijodohkan.”

“Sebentar nak bagaimana maksudnya?” tanya kakek yang belum paham.

Akhirnya Mayra menjelaskan semuanya yang terjadi pada Ara dan Devan, mulai kejadian Ara saat itu hingga rapat tadi.

“Ooh jadi mereka sudah saling mengenal secara alami ya nak bahkan sebelum rencana kita untuk mempertemukan mereka, bagaimana reaksi mereka jika nanti tahu memang sudah dijodohkan ya?” tanya kakek.

“Entahlah pa, Mayra membayangkan saja sudah ingin tertawa terbahak-bahak.”

“Ya sudah, kita berikan mereka kejutan dengan makan malam nanti, jadi kita akan makan malam di rumah saja atau di restoran?” tanya kakek lagi.

“Bagaimana jika Mayra pesankan saja ruangan VIP di restoran langganan kita pa?”

“Boleh juga nak, tolong aturkan semuanya, papa akan memberi kabar si tua Sanders besok pagi.”

“Acaranya mau Sabtu malam atau Minggu malam pa?”

“Sabtu malam saja nak, dan buat makan malam keluarga saja jangan terlihat terlalu mewah, si tua Sanders tak akan suka itu.” ucap kakek mengingatkan.

“Baik pa, besok siang akan Mayra urus semuanya.”

“Terima kasih nak.”

“Untuk apa papa berterima kasih, ini kan juga untuk putri kesayangan keluarga ini pa.”

“Ya iya iya, papa minta maaf.” Kata kakek dengan sedikit tertawa.

“Pa Mayra pamit untuk istirahat juga ya, papa jangan tidur terlalu larut, jaga kesehatan papa untuk kita ya pa.”

“Iya papa ingat itu nak, beristirahatlah kamu sudah capek seharian di kantor.”

“Selamat malam Pa.”

“Selamat malam juga nak, selamat beristirahat.”

“Terima kasih pa.” Mayra pun segera beranjak menuju kamarnya.

Di keluarga ini Mayra hanya lah menantu, tetapi kasih sayang dari mertuanya sama sekali tak pernah membedakan dia dengan adik dari suaminya yang sekarang menetap di Sydney mengikuti suaminya. Bahkan Mayra merasa jika perhatian kedua mertuanya saat itu sangat banyak melebihi kasih sayang untuk adik iparnya.

Di kamar Ara, Ara yang hendak tidur teringat akan ponselnya. Ara segera mengambilnya dari dalam tas kerjanya hari ini. Saat dia buka ternyata ada pesan dari Devan.

“Eeehh!! ada pesan dari kak Devan, 10 menit yang lalu,” Ara mengerutkan dahinya.

Kak Devan

Hai Ra selamat malam, sedang apa nih?

Ara 🌼

Malam juga kak, ini baru saja selesai makan malam bersama kakek dan mama. Maaf jika lama untuk membalasnya kak.

Kak Devan

Tak apa Ra, bukan buru-buru ini kan. Ooh ya ini aku tidak mengganggumu bukan?

Ara 🌼

Aman kak, Ara tinggal beristirahat saja ini.

Kak Devan

Jadi sudah mau istirahat ya ini?

Ara 🌼

Maaf, tapi iya kakak benar, terlalu melelahkan pekerjaan hari ini.

Kak Devan

Ooh begitu, baiklah selamat malam dan selamat beristirahat juga Ara.

Ara 🌼

Terima kasih kak, malam juga dan selamat beristirahat juga untuk kakak.

Kak Devan

Terima kasih Ara cantik, oo ya apakah besok aku bisa menjemputmu Ara dan berangkat kerja sama-sama.

Ara 🌼

Maaf kak apa tidak merepotkan kak Devan itu? Dan juga Ara biasanya sudah berangkat bersama mama kak.

Kak Devan

Ooh baiklah, sudah tidur sana Ra, katanya lelah sekali tadi

Ara 🌼

Iya kak, sangat lelah. Ara pamit duluan ya.

Kak Devan

Baik Ra, good night Ara have a nice dream.

Dan Ara sudah tak membalas lagi pesan dari Devan, karena Ara sudah tertidur, dan sudah tidak memperhatikan ponselnya.

1
✿⃟‌⃟ᶜᶠᶻ❀∂я🤎AnitaPraditaM⃟3💋
🙈ya ampuuun emosi kok di pake si Devan gara2 cemburu ampe makan yg Ara bawa pun gk mau km sentuh🤭
jangan sampai emosi mu menghancurkan hati Ara ingat baru bertunsngsn loh bisa bubar apa kg yg udah nikah aja aja yg cerai
jangan sampai ego merusak segala2 y Devan🤭
✿⃟‌⃟ᶜᶠᶻ❀∂я🤎AnitaPraditaM⃟3💋
buat pesta pertunangan Devan ❤ Ara aja dah meriah mengundang para rekan kolegan apalg pesta pernikahannya bisa2 presiden n para pejabat nya banyak yg diundang semakin senang nya 🤭
༄⍟Mᷤbᷡah_Atta࿐
Kinerja yang membawa hasil, Ara punya talenta 👍👍
༄⍟Mᷤbᷡah_Atta࿐
Ara malu ketemu dengan Devan 😁
🍁Cliff❣️💋🅇'🄼🄰🅂-🅈🅆👻ᴸᴷ
percayalah km pasti akan mêndapat kejutan dr ayank🤭🥰
🍁Cliff❣️💋🅇'🄼🄰🅂-🅈🅆👻ᴸᴷ
makanan paling simple. n makanan sejuta umat🤭
🍁Cliff❣️💋🅇'🄼🄰🅂-🅈🅆👻ᴸᴷ
ada aura kasih eh auro jodoh nih🤭
🍁Cliff❣️💋🅇'🄼🄰🅂-🅈🅆👻ᴸᴷ
ketipu rudi.. dipikir py ayank yg lain🤭
🍁Cliff❣️💋🅇'🄼🄰🅂-🅈🅆👻ᴸᴷ
duh py kesayangan yg lain kah devan🤔
🍁Rina❣️💋🅽🅸🆃🅰️👻ᴸᴷ
tetap semangat kak
🔥⃞⃟ˢᶠᶻ🦂⃟ᴘɪᷤᴘᷤɪᷫᴛR⃟️𝕸y💞hiat
Momen sekamar berdua masih hadir dalam ingatan Devan ketika Aurora dalam pengaruh obat menabrak Devan saat di Cafe.. Sekarang mereka akan dijodohkan oleh para kakek.
Semoga berhasil dan lancar acaranya
🔥⃞⃟ˢᶠᶻ🦂⃟ᴘɪᷤᴘᷤɪᷫᴛR⃟️𝕸y💞hiat
belum jodoh mereka berdua tiap ada Devan bertemu Bu Mayra si Aurora malah di toilet
🔥⃞⃟ˢᶠᶻ🦂⃟ᴘɪᷤᴘᷤɪᷫᴛR⃟️𝕸y💞hiat
wahh terbayang-bayang di mata, dikasih uang jajan jadi keinget terus ama Ara
🔥⃞⃟ˢᶠᶻ🦂⃟ᴘɪᷤᴘᷤɪᷫᴛR⃟️𝕸y💞hiat
para kakek kolaborasi menjodohkan cucu-cucunya, pake modus nganter kue jahe lagi
🔥⃞⃟ˢᶠᶻ🦂⃟ᴘɪᷤᴘᷤɪᷫᴛR⃟️𝕸y💞hiat
kakek-kakek pada antusias menjodohkan cucunya, kalo ketemu kayaknya lucu nih
🔥⃞⃟ˢᶠᶻ🦂⃟ᴘɪᷤᴘᷤɪᷫᴛR⃟️𝕸y💞hiat
ohh ternyata emang dari kecil udah barengan dan dijodohin dari kecil
🔥⃞⃟ˢᶠᶻ🦂⃟ᴘɪᷤᴘᷤɪᷫᴛR⃟️𝕸y💞hiat
Ara ketemu terus sama Asistennya tapi sayangnya Ara gak ingat soalnya lagi mabuk
🔥⃞⃟ˢᶠᶻ🦂⃟ᴘɪᷤᴘᷤɪᷫᴛR⃟️𝕸y💞hiat
Salah pilih teman jadi jadi banyak teman yang hanya mengambil keuntungan dan memanfaatkan
🔥⃞⃟ˢᶠᶻ🦂⃟ᴘɪᷤᴘᷤɪᷫᴛR⃟️𝕸y💞hiat
nah kan disuruh cepat-cepat menikah.. usiamu emang udah matang buat menikah
🔥⃞⃟ˢᶠᶻ🦂⃟ᴘɪᷤᴘᷤɪᷫᴛR⃟️𝕸y💞hiat
untung ketemu lelaki baik coba kalo lelaki hidung belang udah digerayangin dia
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!