NovelToon NovelToon
Terjerat Kontrak Pernikahan

Terjerat Kontrak Pernikahan

Status: tamat
Genre:CEO / Romansa / Cinta Seiring Waktu / Nikah Kontrak / Tamat
Popularitas:251k
Nilai: 4.9
Nama Author: bucin fi sabilillah

Kaina Chandrina terpaksa harus menikah dengan seorang CEO perusahaan besar. Ia harus menjadi tumbal akibat perbuatan orang tua, yang tega menukar dirinya dengan saham perusahaan.

Kini ia harus terjebak dalam sebuah pernikahan kontrak dengan Haikal Kusumanegara, CEO yang begitu berkuasa dan juga kejam.

Keluar dari kandang singa, masuk ke kandang harimau. Bagitulah ungkapan kata yang cocok untuk gadis malang itu.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon bucin fi sabilillah, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bertemu Mertua

Pagi menjelang, Kaina masih terlelap dibawah selimut hangat, sementara Haikal sudah terbangun namun masih memeluk gadis cantik itu.

Ia tengah menghubungi along untuk meminta informasi terkait apa yang dilakukan oleh keluarga Kaina.

"Berkas-berkasnya sudah saya letakkan di atas meja anda, Tuan. Apa anda tidak ke kantor hari ini?" tanya Along.

"Iya, sebentar lagi. Kaina masih tertidur. Saya tidak tega membangunkannya," ucap Haikal.

"Baiklah, Tuan Muda. Hmm, Nyonya besar sudah sangat mendesak untuk membawa Nyonya ke rumah utama," ucap Along.

"Biarkan saja, nanti akan saya bawa jika sudah waktunya! lanjutkan pekerjamu!" ucap Haikal mematikan panggilan.

Tanpa ia ketahui, jika Kaina sudah terbangun dan mendengar pembicaraan mereka. Haikal tersentak dan salah tingkah ketika melihat tatapan Kaina yang penuh dengan tanda tanya.

"Saya tau, jika tidak ada orang yang benar-benar menepati janjinya," ucap Kaina lirih.

Haikal terdiam, tanpa berbicara ia segera menggendong Kaina ke kamar mandi dan membersihkan diri.

Ia masih tidak mengeluarkan sepatah katapun. Setelah siap, ia menggendong Kaina ke kamar gadis itu.

"Saya lapar, setelah ini buatkan sarapan!" ucap Haikal meninggalkan Kaina di sana sendiri.

Gadis itu hanya menghela nafas berat. Haikal memiliki emosi yang berubah-ubah, mudah marah terkadang juga bisa tenang namun terkesan dingin.

Ia berdiri dan berjalan dengan pelan, karena miliknya masih terasa sakit dan perih.

Setelah selesai memakai baju, ia melihat Haikal sudah duduk di depan televisi dan memangku laptop. Kaina berjalan dan membuatkan tuan muda itu sarapan yang berat untuk mengisi kembali tenaga mereka.

Aku yang terlalu berharap jika tuan muda ini benar-benar berjanji. Habislah aku setelah ini, terjadi sesuatu kepada ayah dan ibu. Mungkin bukan hanya cambukan, tetapi bisa jadi aku disiksa lebih parah setelah ini. Ya Tuhan, apa yang harus aku lakukan?. Batin Kaina sambil memasak nasi goreng.

Hanya ada udang dan nuget yang tersisa di dalam kulkas. Setelah ini ia harus kembali berbelanja bahan masakan lagi.

Tak berapa lama, dua piring nasi goreng udang telah selesai dimasak. Kaina segera memanggil Haikal yang masih bekerja di ruang tamu.

"Bawa ke sini dan suapi saya!" ucapnya tegas tanpa menoleh.

Kaina mengangguk dan menjalankan perintah tuan muda itu. Ia menyuapi Haikal dengan telaten, tanpa memikirkan dirinya yang juga belum sarapan.

Dering ponsel mengalihkan perhatian mereka. Haikal langsung mengangkatnya dan terkejut.

"Baiklah, saya ke sana sekarang!" ucap Haikal.

Ia berdiri dan menuju kamar, berdiap-siap untuk pergi ke kantor tanpa menghiraukan Kaina yang ingin membantu sedari tadi.

"Jangan kemana-mana dan tetap dirumah!" ucap Haikal tegas sambil membuka pintu.

Ia terus berjalan tanpa meninggalkan sebuah kecupan atau apapun kepada Kaina.

Sabarlah Kai, bukankah ini sudah menjadi sifatnya. Jangan sedih jika dia tidak menghiraukanmu!. Batin Kaina langsung menutup pintu.

Pagi ini pekerjaannya sangat banyak, karena ia harus membersihkan bekas pertempuran mereka semalam.

Ia melihat kamar Haikal yang sangat berantakan, sudah seperti kapal pecah. Baju berserakan dan juga bau khas tercium cukup semerbak.

Setidaknya, jika sewaktu dia menceraikan aku, statusku bukan lagi perawan rasa janda, tpi memang sudah menjadi seorang janda! Setelah itu, aku hanya perlu mencari cara bagaimana menghidupi diri sendiri. Batin Kaina.

Ia membersihkan kamar itu hingga rapi. Wajahnya memerah ketika bayangan peeraduan semalam kembali terlintas dalam pikirannya.

Jadi seperti itu rasanya. Pantas saja, banyak orang ketagihan dan menginginkannya lagi. Batin Kaina.

Sambil menunduk, ia keluar dari kamar dan terkejut ketika melihat kehadiran dua orang perempuan yang sama sekali tidak ia kenal.

"Siapa, kau?" tanya salah satu dari mereka.

"Sa-saya pembantu baru, Nyonya," ucap Kaina menunduk.

"Pembantu? Mana perempuan itu?" tanya Muzi menatap Kaina sambil mengernyit.

Gadis itu terdiam, ia mencoba untuk menerka siapa dia orang perempuan yang ada di hadapannya kali ini.

"Pe-perempuan yang mana, Nyonya?" tanya Kaina mulai merasa takut.

"Perempuan jalaang yang dinikahi anak saya!" ucap Muzi sedikit membentak.

Apa mereka orang tua dari tuan muda? Aku harus berbuat apa?. Batin Kaina.

"Mom, sepertinya dia istri mas Haikal!" ucap Meidina menatap bekas merah di leher putih Kaina.

Muzi terjejut menatap keadan Kaina yang memang pantas di sebagai seorang pembantu. Bajunya lusuh dan juga sudah kekecilan, tidak mencerminkan seorang Nyonya dari keluarga kusumanegara.

Plak!

Tamparan keras mendarat di pipi Kaina dan membuat gadis itu terkejut.

"Apa yang sudah kau lakukan kepada putra saya?" Teriak Muzi marah.

Kaina terdiam dan menyentuh pipinya yang terasa perih. Ini pertama kali ada orang lain yang berani menamparnya selain ibu dan ayah.

"Jawab! Kenapa kau bisa menikah dengan anak saya!" Bentak Muzi menarik rambut Kaina tanpa rasa kemanusiaan.

"Sakit, Nyonya!" ucapnya meringis sambil menahan tangan Muzi yang menjambak rambutnya.

"Kau jalaang tidak tau diri! Kau bisa menjadi pelacur tanpa harus meminta untuk dinikahi!" teriak Muzi tanpa melepaskan Kaina.

Bahkan gadis itu sudah terjatuh ke lantai. Dengan begitu tega, Muzi menyeret Kaina dan dibantu oleh Meidina hingga keluar dari apartemen itu tanpa perasaan.

"Pergi kau! Pergi kau sekarang juga jalaang tidak tau diri!" bentak Muzi dan membanting pintu.

Tubuh Kaina gemetaran karena takut dan menahan rasa sakit. Sebab, rambutnya juga terenggut paksa dalam jumlah yang tidak sedikit.

Ya Tuhan kenapa seperti ini. Sakit banget!. Batinnya meringkuk di atas lantai yang kotor itu.

Ia menangis sesegukan dan berusaha untuk berdiri. Ia ingin pergi sejauh mungkin agar tidak bertemu dengan wanita jahat itu lagi.

Namun tubuhnya terasa lemas dan tidak bertenaga, sebab ia belum sempat memakan sarapannya.

Hiks, aku tidak kuat lagi!. Batinnya tergeletak di depan pintu lift.

Tidak ada penghuni lagi di lantai itu, selain ia dan Haikal. Sementara dua wanita tadi masih meredam emosi yang tidak berkesudahan melihat Kaina yang sama sekali tidak pantas untuk bersanding dengan sang putra.

"Apa dia sudah gila? Menikahi perempuan seperti itu yang tidak ada pantas-pantasnya sama sekali!" ucap Muzi masih emosi.

"Pantas saja, Mas Haikal tidak mau membawa dia ke rumah, Mom. Bentukannya saja memang lebih pantas di sebebut sebagai pembantu!" Ucap Meidina kesal.

"Sekarang kita tunggu saja Haikal pulang!" ucap Muzi duduk di atas sofa dengan nafas yang masih memburu.

Ia mengibas-ngibaskan tangan karena masih ada rambut Kaina yang terlepas karena tarikannya yang terlalu kuat.

Ck, menyusahkan! Tanganku terasa sakit karena menyeret gadis itu!. Batinnya.

Hingga beberapa jam berlalu, Kaina masih tergeletak di sana dengan lemas. Rambut yang berantakan dan wajahnya sembab, membuat orang merasa iba ketika melihatnya.

Ia mengerjab, rasa sakit itu kembali terasa menjalar di tubuhnya. Kaina menangis terisak, meringkuk dan juga mengumpulkan tenaga agar ia bisa pergi dari sana dengan segera.

Sebelum tuan muda pulang, aku harus pergi sejauh mungkin. Mereka sangat kejam, bahkan sebelum mengetahui alasan aku menikah dengan putra mereka. Hiks, Tuhan sakit banget!. Batin Kaina menangis.

Ia mencoba untuk berdiri dan pergi dari sana dengan sisa tenaga yang ia miliki. Ini sudah ia lakukan sudah dari lama, namun kali ini ia tidak memiliki tenaga lagi karena perbuatan Haikal yang terus mengajaknya bermain sepanjang malam.

1
Linda Liddia
Ini kok gak dilanjut lg ceritanya kk..
Sayang bgt lho gak dilanjutin mana ceritanya bagus bgt..
Ayo kk semangat buat lanjutin lg ceritanya
Linda Liddia
Ya mati aja lo selena emang org kayak lo pantasnya mati aja gak ada gunanya org berhati busuk & jahat utk hidup lebih baik mati aja
Linda Liddia
Udah tau bokap lo mau dibunuh sama emak tiri lo bukan lo ajak bokap lo tinggal bareng buat keamanan bokap lo kaina katanya lo pinter
Hari Saktiawan
ini cerita nya bersambung ya
Adel Sahara
👍
Ana Natalia
lanjut baca.❤️
🎤K_Fris🎧: Hai kak, terimakasih sudah mampir ya🥰🥰
semoga suka😚
total 1 replies
Derma S
Luar biasa
🎤K_Fris🎧: terimakasih sudah mampir kakak😍
total 1 replies
kagome
gini klo punya suami sengklek🤣🤣🤣
b
Kecewa
🎤K_Fris🎧: ditinggal aja kak!! gak usah kasih rate rendah kalau jelek!! kakak kalau bikin krya belum tentu bagus juga😌
total 1 replies
b
Buruk
🎤K_Fris🎧: semoga nama kak di kabulkan allah ya, 'Ain
total 1 replies
Alifah Azzahra💙💙
Ayo semangat 💪💪 Kaina
Alifah Azzahra💙💙
Kayaknya tingkat kebucinan sudah mulai muncul nihh 🤣🤣🤣
Alifah Azzahra💙💙
Kita lihat sja nanti tuan arrogant siapa yang akan bucin duluan 🤣🤣
Alifah Azzahra💙💙
Izin hadir yah Thor 🥰
🎤K_Fris🎧: semangat baca ya kak😍
total 1 replies
𝓐𝔂⃝❥🍁●⑅⃝ᷟ◌ͩṠᷦụᷴfᷞi ⍣⃝కꫝ🎸❣️
Kenapa harus ke rumah utama lagi adeh, bukan ngak tahu sana ibu n adekmu memusuhi kaina jadi apa2 gmna haikal.
𝓐𝔂⃝❥🍁●⑅⃝ᷟ◌ͩṠᷦụᷴfᷞi ⍣⃝కꫝ🎸❣️
dengar kaina akhirnya haikal mengucapkan apa yg bermain difikiranmu, skg kau lah yang haikal cinta bukan "DIA"
𝓐𝔂⃝❥🍁●⑅⃝ᷟ◌ͩṠᷦụᷴfᷞi ⍣⃝కꫝ🎸❣️
kaina harus pandai bela diri dan jgn lemah harus kuat biarr ngak ada yg menindas lagi.
𝓐𝔂⃝❥🍁●⑅⃝ᷟ◌ͩṠᷦụᷴfᷞi ⍣⃝కꫝ🎸❣️
ku kira mertuanya baik ternyata 11/12 dgn ibu tirinya huh haikal liatlah kelakuan ibumu kasian kaina.
𝓐𝔂⃝❥🍁●⑅⃝ᷟ◌ͩṠᷦụᷴfᷞi ⍣⃝కꫝ🎸❣️
orang sabar lama2 jeenuh juga diancam gitu, kaina terlalu polos wkwk dikerjain tuan, semoga mertua dia baik yaa haish khawatir aku.
🎤K_Fris🎧: semangat baca kakak😍😍😍😍
total 1 replies
𝓐𝔂⃝❥🍁●⑅⃝ᷟ◌ͩṠᷦụᷴfᷞi ⍣⃝కꫝ🎸❣️
awas saja kau sisca berani buat berani tanggung ntar hurmm.
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!