NovelToon NovelToon
Ternyata Istriku Selingkuh

Ternyata Istriku Selingkuh

Status: tamat
Genre:Konflik Rumah Tangga-Pernikahan Angst / Cinta Seiring Waktu / Tamat
Popularitas:249.5k
Nilai: 5
Nama Author: Amallia

Elvan begitu mencintai istrinya. Begitu juga istrinya yang sangat mencintainya. Namun, setelah menikah tiga tahun lamanya, Clara yang merupakan istri Elvan mulai berubah sikap. Di sela-sela rumah tangganya yang tak baik-baik saja, Elvan terjebak satu malam bersama Rania yang merupakan office girl yang bekerja di kantornya.

Akankah Elvan mempertanggung jawabkan perbuatannya? Ataukah dia tetap pada pendiriannya untuk tetap setia dengan istrinya?

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Amallia, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Episode.20

Elvan tidak langsung pergi mencari Rania. Namun terlebih dahulu dia pulang ke rumahnya. Elvan yang baru sampai di rumah, dia berteriak-teriak memanggil istrinya.

''Clara ... Clara ... '' Elvan masuk begitu saja ke dalam rumahnya.

Clara yang sedang bersantai, dia heran karena suaminya yang baru datang tiba-tiba berteriak seperti itu.

''Ada apa sih panggil-panggil aku?'' tanya Clara tanpa beranjak dari duduknya.

Elvan mendekati Clara, lalu dia berdiri di hadapannya.

''Apa yang kamu lakukan, Cla? Beraninya kamu mengusir Rania,'' Elvan terlihat marah sekali. Itu terlihat dari raut wajahnya dan tatapan matanya.

''Memangnya ada hubungan apa antara kamu dan pembantu kampungan itu? Kenapa terlihat marah sekali?''

''Itu tidak penting untukmu,'' ucapnya.

''Yang menyangkut urusanmu, itu juga urusanku, Mas. Lagian lebih baik pembantu so kecantikan itu memang pergi. Dari pada disana hanya menggodamu saja. Aku tidak terima kalau suamiku di goda apalagi di rebut oleh wanita rendahan seperti dia,'' ucap Clara.

Plak

Elvan menampar pipi Clara. Untuk pertama kalinya dia berbuat kasar terhadap istrinya. Sudah cukup bersabar dia menghadapi sikap Clara yang semaunya sendiri. Jika dirinya yang di hina, dia tak apa. Tapi ini ibu dari anaknya yang di hina bahkan di usir. Itu membuatnya marah besar. Dia saja tidak berani mengusirnya, malah mau mempertanggung jawabkan perbuatannya, tapi dengan seenaknya Clara malah mengusirnya.

''Pergi dari sini! Aku malu punya istri yang tak punya perasaan sepertimu,'' entah kenapa Elvan berani mengusir istrinya.

''Mas Elvan mengusirku demi wanita itu? Apa spesialnya dia dari pada aku?''

''Banyak, dan aku malas menjelaskannya kepadamu.''

''Jangan seperti ini, Mas! Sadarlah! Pasti kamu terkena guna-guna sama perempuan itu,'' Clara memegang lengan suaminya, dan menatap wajahnya dengan tatapan serius.

''Aku baik-baik saja, aku sadar.'' sejenak Elvan menghela napasnya. ''Kamu tenang saja dengan anak itu, jika memang itu anakku, aku akan merawatnya. Tapi tidak dengan hubungan kita. Aku rasa hubungan kita cukup sampai disini saja. Aku akan menalakmu setelah kamu lahiran nanti. Aku cape dengan semua ini,'' setelah mengatakan itu Elvan berlalu pergi menuju ke kamarnya.

Karena keterkejutannya, Clara diam membisu di tempatnya. Dia masih belum percaya dengan kata-kata yang di lontarkan oleh suaminya. Hinga pada akhirnya dia tersadar jika kata-kata itu nyata, bukan halu.

''Mas ... '' Clara memanggil suaminya, namun suaminya sudah pergi dari hadapannya. Clara melihat suaminya yang sedang melangkah menaiki tangga. Dia mengejarnya, hingga kini mereka sudah berada di kamar.

Elvan mengambil koper milik istrinya, lalu dia membuka lemari tempat pakaian istrinya.

''Mas, kenapa kamu keluarin pakaianku?''

Elvan menoleh ke belakang menatap istrinya.

''Apa kamu tidak mendengar jika tadi aku mengusirmu? Ah sudahlah, sekarang kamu bereskan sendiri saja. Aku mau pergi. Ingat ya, setelah aku pulang nanti kamu sudah harus pergi dari rumah ini,'' ucapnya kepada istrinya. Elvan mengambil kunci mobilnya yang tadi dia taruh di atas nakas.

''Mas, kamu jahat. Kamu lebih membela wanita murahan itu dari pada aku,'' Clara berteriak kepada suaminya, namun suaminya mengabaikannya.

Elvan terus saja melanjutkan langkahnya tanpa memedulikan istrinya yang terus memanggilnya.

''Awas saja pelakor, aku tidak akan membiarkanmu bersatu dengan Mas Elvan,'' gumam Clara sambil mengepalkan satu tangannya.

Clara mengemasi pakaiannya. Mungkin untuk saat ini dia pergi. Namun dia pergi untuk kembali. Clara sudah sangat yakin jika dia bisa kembali meyakinkan suamiya agar tidak menceraikannya.

Tiba-tiba terlintas pemikiran untuk dia mengadukannya kepada Bu Rosma. Mungkin saja dengan begitu Bu Rosma akan berpihak kepadanya. Karena Bu Rosma tidak mungkin menyetujui jika anaknya bersanding dengan pembantu rendahan.

Clara melangkah pergi keluar dari rumah itu dengan membawa kopernya. Niatnya dia akan pulang ke rumah orang tuanya. Namun sebelum itu, terlebih dahulu dia akan mampir ke rumah Bu Rosma.

Saat ini Clara berada di taxi. Taxi itu sedang menuju ke rumah Bu Rosma.

Sesampainya di rumah Bu Rosma, dia melihat Bu Rosma yang baru keluar dari rumah. Sepertinya Bu Rosma hendak pergi.

''Mah, saya mau bicara penting sama Mamah,'' ucap Clara.

''Aduh saya harus cepat-cepat nih pergi arisan,'' ucapnya, sambil menutup kembali pintu rumahnya.

''Ini menyangkut Mas Elvan dan pelakor itu.''

Mendengar penuturan Clara, tentu Bu Rosma merasa penasaran.

''Siapa yang kamu sebut pelakor?''

''Memangnya Mamah tidak tahu jika sekarang Mas Elvan dekat dengan pembantunya yang bekerja di apartemennya.

''Pembantu?'' jujur saja Bu Rosma kaget saat tahu anaknya dekat dengan seorang pembantu. Selera anaknya tak kalah dari sebelumnya yang memilih Clara.

''Benar, wanita yang dekat dengan Mas Elvan itu pembantu. Bahkan sekarang Mas Elvan mengusirku yang merupakan istrinya sendiri. Aku ini lagi hamil loh, tapi Mas Elvan lebih memilih wanita itu,'' ucap Clara.

'Astaga, apa yang di pikirkan oleh Elvan? Kenapa dia selalu tidak becus dalam memilih pasangan,' batin Bu Rosma.

''Mah, tolong mamah nasihati Mas Elvan biar tidak meninggalkanku demi wanita itu,'' pinta Clara dengan tampak memohon.

''Baiklah, setidaknya derajat kamu lebih tinggi dari seorang pembantu,'' ucapnya.

Clara merasa senang saat tahu jika Bu Rosma lebih menyetujui jika anaknya bersanding dengannya dari pada pembantu itu. Karena inilah yang dia harapkan.

.........

Elvan yang sedang mengemudikan mobil, tiba-tiba dia menghentikannya di pinggir jalan saat dia mendengar ponselnya berdering. Elvan langsung mengambil ponsel miliknya. Dengan cepat dia mengangkat panggilan itu, karena ibunya yang menghubunginya

''Hallo, Mah.'' ucap Elvan

''Van, dimana kamu?''

''Aku ada di jalan, memangnya kenapa.

''Cepat datang ke rumah mamah! Ada hal yang ingin mamah tanyakan sama kamu,'' ucapnya.

''Kalu mau tanya sesuatu itu bisa lewat telepon kan? Bicara saja apa yang mamah ingin katakan.''

''Ini tidak bisa mamah katakan lewat telepon. Bahkan mamah juga sampai membatalkan acara mamah demi menunggu kamu.''

'''Baiklah, saat ini juga aku akan pergi ke rumah mamah.''

Padahal niatnya Elvan akan pergi mencari Rania. Namun sepertinya dia harus menundanya, karena ibunya memintanya untuk datang sekarang juga ke rumahnya.

Satu jam kemudian, Elvan baru sampai di rumah ibunya. Dia memarkirkan mobilnya di halaman rumah. Elvan yang baru turun dari mobil, dia melihat ibunya yang sedang berdiri di depan rumah.

"Mah, ayo masuk! Memangnya apa yang mau mamah katakan kepadaku?" Tanya Elvan.

"Kita bicara di dalam saja. Malu kalau sampai terdengar oleh tetangga," Bu Rosma melangkah memasuki rumah. Sedangkan Elvan mengikuti di belakangnya.

Kini keduanya sudah duduk saling berhadap-hadapan. Bu Rosma menatap anaknya yang duduk di depannya, lalu Bu Rosma mulai angkat bicara.

"Apa benar kalau kamu berselingkuh dengan seorang pembantu?"

"Apa maksud mamah?"

"Jawab saja, Van! Tadi Clara datang dan memberitahukan semuanya."

'Dasar Clara mulut ember,' batin Elvan.

Elvan masih diam, dia belum mengatakan apa pun.

"Cepat jawab!"

"Jangan terpancing omongan Clara, Mah. Mamah tahu kan kalau dia itu tidak jujur?"

"Kali ini mamah percaya sama dia. Cepat jawab, Van! Apa benar kalau kamu berselingkuh dengan pembantu?"

"Bukan berselingkuh, Mah. Tapi aku ... " ucapan Elvan terhenti saat memdengar ponsel milik ibunya berdering.

"Siapa sih? Mengganggu saja," gumam Bu Rosma, lalu mulai mengangkat panggilan telepon itu.

Saat ibunya lengah, Elvan langsung pergi dari sana.

1
Selamet Turipno
WOI AUTHOR ANJING KATANYA JUDUL ISTR YG SELINGKUH INI MALAH BANYAK CERITA ELVAN DAN RANIA BENAR BENAR AUTHOR ANJING
Aldi ana
trs di genjot
Aldi ana
di genjot trs
hellena jsn
novel pertama Yang aku baca watak lelaki nya bodoh cam elvan...bkin malas baca Kalo watak kelewat bodoh
Aan Darian
Roy sama Clara... di rantau bareng wkwkkwkwk
Aan Darian
nak Tek tok nya... elvan tegas, Clara antagonis yg ngegemesin, Rania wanita yg polos tapi ga lebay, Bu Rosma pendukung yg baik...
Tokoh2nya kuat karakternya...
Aan Darian
enak Tek tok nya... elvan tegas, Clara antagonis yg ngegemesin, Rania wanita yg polos tapi ga lebay, Bu Rosma pendukung yg baik...
Tokoh2nya kuat karakternya...
Simon Tambun
Rania hamil lagi ya pasti dong...wong digenjot terus sama Elvan koq
Simon Tambun
Itu aja jadi pembahasan ya
Simon Tambun
Pasti biar sekalian ya maksud si Elvan
Simon Tambun
Diajak berhubungan badan aja biar mulut nya mendesah nggak diam terus seperti itu
Simon Tambun
Dasar Reno tukang ngadu dia itu...dulu sewaktu mau didekatkan sama Ningsih sok jual mahal
Simon Tambun
Asal aja bukan didasari sifat licik nya si Roy
Simon Tambun
Emang nya kenapa dengan status pembantu ya???
Simon Tambun
Ada-ada aja Ibu mertua dan menantu nya ini
Simon Tambun
Bingung si Reno nya ya..... Tapi si Ningsih cantik kagak menurut kamu Reno😂😂😂
Simon Tambun
Dengan anak mu apa dengan Rania istri mu😂😂😂
Simon Tambun
Gimana sih Bu Rosma ini...kalo sama Elvan anak nya nggak mungkin lah😁😁😁 pasti nya ke si Reno dong
Simon Tambun
Ningsih apakah akan sementara bekerja pada keluarga Elvan atau untuk selama nya yaaa
Simon Tambun
Terlalu betul kalau Elvian macam-macam ya Thor...karna semua tau kan bagian itu pasti ada jahitan nya😂😂😂
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!