NovelToon NovelToon
The Prince and I

The Prince and I

Status: tamat
Genre:Romantis / Cintapertama / Cintamanis / Tamat
Popularitas:656.9k
Nilai: 5
Nama Author: Hana Reeves

Zinnia Hadiyanto Schumacher adalah putri angkat keluarga Al Jordan Schumacher, salah satu anggota keluarga klan Pratomo. Zee, biasa dirinya dipanggil, memilih terbang ke Swiss untuk kuliah dan bekerja disana.

Sean Léopold, pewaris kedua kerajaan Belgia ternyata juga berada di Swiss untuk menghindari ketatnya protokoler kerajaan.

Tanpa sengaja dirinya bertemu dengan Zee, gadis cilik yang pernah bertemu dengannya. Keduanya bagaikan Bugs Bunny dan Daffy Duck yang tidak pernah akur.

Hingga suatu hari, Zee meninggalkan Sean dan pria itu harus kembali ke kerajaannya namun situasi membuatnya harus mencari Zee karena hanya gadis itu yang bisa menolongnya.


Generasi keenam keluarga gesrek dan absurd, klan Pratomo

Follow grupchat aku di NT grup klan Pratomo untuk update dan info serta ngobrol seru disana.
Follow IG aku @hana_reeves_nt

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Hana Reeves, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Satu Januari

Geneva Switzerland, 5 tahun lalu...

Sean masih Melu*mat bibir seksih Zinnia dan hatinya menghangat ketika sepasang lengan feminin melingkar di leher kokohnya. Pria itu semakin mengetatkan pelukannya dan merasakan aset gadis itu menempel dada bidangnya.

Ya ampun! Aku bisa gila dan kebablasan kalau begini! Sean melepaskan pa**gutannya dari bibir Zinnia. "Maaf Zee, aku terbawa suasana."

Zinnia hanya mengangguk lalu mengusap bibirnya sedikit kasar. "Jangan diulangi lagi."

"Tidak bisa Zee, kamu terlalu manis untuk tidak aku cium."

Zinnia hanya melengos lalu berjalan menuju sofa namun tangannya ditarik oleh Sean dan gadis itu masuk dalam pelukannya.

"I'm so in love with you Zee" bisiknya sambil meletakkan kepalanya di ceruk leher Zinnia. Badan Sean harus sedikit membungkuk karena gadis itu lebih pendek 20 Senti darinya dan Zinnia hanya memakai sandal rumah yang berbulu.

"Hhhmmm" gumam Zinnia biasa saja.

"You don't believe me?" tanya Sean.

"Nope." Zinnia mencoba melepaskan diri dari pelukan Sean namun sia-sia karena pria itu memeluknya erat. "Ini sudah lewat tengah malam dan aku minta agar Greg kemari menjemput kamu."

"Aku akan tinggal disini Zee. Greg pasti juga sudah tidur."

Zinnia hanya mendengus kasar. "Alasan! Dan sekarang lepaskan aku!"

"Nope. Aku suka baumu... Aduuuhh!" Sean melepaskan pelukannya setelah sikut Zinnia bersarang di perutnya.

"Lama-lama kamu ngelunjak ya!" hardik Zinnia yang langsung masuk kamar tidurnya dengan membanting pintunya. Tak lama Sean mendengar suara kunci diputar.

Pria itu tersenyum dan berjalan menuju sofa lalu merebahkan tubuhnya disana usai menutup jendela apartemen yang tadi dibuka Zinnia. Suara kembang api masih bersautan di luar dan Sean melirik ke arah pintu kamar Zinnia.

Have a nice dream, baby.

***

Di dalam kamarnya, Zinnia merenungkan kejadian tadi dan bagaimana sikap Sean yang menunjukkan dominasinya sebagai pria yang sedang mengejar wanitanya. Zinnia bukannya tidak paham tanda - tanda pria yang tertarik dan jatuh cinta tapi dirinya lah yang menutup membentengi diri sendiri.

Semenjak tahu dirinya lahir dari kasus apa dan bagaimana kedua orangtua angkatnya begitu melindungi dirinya, Zinnia bagaikan memiliki kecemasan tersendiri meskipun tidak dia perlihatkan. Gadis itu sangat takut bagaimana masa lalunya menjadi masalah untuk urusan bibit bebet bobot yang tanpa sadar masih banyak pihak yang mengagungkan.

Bahkan keluarga nya sendiri meskipun mereka lebih rasional dan obyektif dalam menscreening siapa saja yang dekat dengan mereka. Zinnia sangat beruntung sang mama dan almarhum Opa dan Oma dari pihak papanya mendidik dengan baik namun tetap saja, rasa insecure itu tetap ada.

Zinnia memilih masuk psikologi demi meningkatkan self esteem nya namun tetap saja rasa ketidaknyamanan yang sebenarnya tidak perlu muncul, tetap saja hadir tanpa disadarinya.

Dan sekarang Sean Léopold terang-terangan tertarik dengannya dan Zinnia mati-matian membuat pria itu untuk berpaling namun sepertinya Sean yang sekarang berbeda dengan Sean kecil yang sombong. Dan Zinnia lebih nyaman jika Sean kembali menjadi pria songong seperti dulu.

Suara ponselnya berbunyi dan wajah Zinnia tersenyum.

"Assalamualaikum Luke" sapanya. "Sudah pagi kan di Tokyo?"

"Wa'alaikum salam. Iya sini sudah jam delapan pagi dan aku baru tidur dua jam ini tapi okāsan sudah membangunkan aku karena jam sembilan kita semua akan dihukum" keluh Luke.

Zinnia tertawa. "Kasihan anak mbarep."

"Trio kampret memang tidak ada akhlak semua! Brengseeekkk! Mana malam tahun baru dihabiskan di kantor polisi pula! Astagaaa... Pokoknya mereka bertiga jadi satu, disana musibah terjadi!" omel Luke.

"Oom Hideo dan Tante Fayza akan ke Tokyo kah hari ini?"

"Tampaknya tidak. Kata okāsan, mereka semua menyerahkan hukuman trio kampret ke kami. Dan aku yakin tiga monyet itu hanya tertawa selama dihukum."

Zinnia cekikikan membayangkan trio durjana itu dihukum pun santuy sekali.

"Zee..."

"Ya Luke?"

"Dimana Sean?"

"Di ruang tengah, aku tinggal disana."

"Dia tidak pulang?' tanya Luke. "Oh Geneva baru jam satu atau dua malam ya?"

"Iya. Eh Luke..."

"Dia jatuh cinta padamu kan Zee?" Luke bisa menebak apa yang hendak Zinnia sampaikan.

"Iya..."

"Apakah kamu jatuh cinta dengan pangeran brengsek itu Zee? Sebab jika belum, hapus perasaan kamu. Bukankah kamu ingin hidup bebas? Andaikan kamu menerima Sean, ada besar kemungkinannya kamu harus tinggal di istana Belgia yang sudah pasti kamu akan merasa terpenjara Zee."

Inilah yang membuat Zinnia dekat dengan Luke Bianchi. Pria itu mampu menjadi kakak yang baik dan tak heran jika Zinnia bisa bercerita apa saja kepada Luke. Bukan berarti dengan Leia tidak dekat tapi Luke memiliki pola pikir khas pria yang semuanya diukur dengan logika dan nalar.

"Terkadang aku merasa insecure, Luke" ucap Zinnia.

"Oh please, honey. Kamu tuh cantik, cerdas, seksih dan menarik, putri Al Jordan, anak psikologi... Bagaimana kamu merasa insecure? Don't be Zee. Kamu memiliki banyak saudara yang menyayangi kamu secara tulus. Be positive, Zee dan ingat kata-kata ku. Jika pada akhirnya kamu bersama si Sean dan dia menyakitimu, kami semua akan membalasnya dengan lebih sadis dari yang dia lakukan!"

Zinnia sedikit bergidik mendengar ucapan Luke. "Oh Luke Skywalker Bianchi, kenapa kamu menyeberang ke Dark Side? Jangan mentang-mentang ayahmu Darth Vader, sekarang kamu jadi Kylo Ren."

Luke terbahak. "Aku sayang kamu Zee. Leia juga sayang kamu, Dira, Bee, trio kampret, Jules, duo G adikmu... semuanya keluarga besar kita sayang semua anggota keluarga jadi janganlah merasa insecure. Okay?"

"Thanks Luke. Aku tidur dulu ya" pamit Zinnia.

"Oke cantik. Aku harus menemani Okāsan menghukum trio kampret."

Zinnia tertawa. "Good luck! Assalamualaikum."

"Wa'alaikum salam. Pintu kamarmu sudah dikunci kan?" tanya Luke.

"Of course. Bye Luke."

***

Pagi harinya Zinnia terbangun disaat matahari sudah mulai hadir dan diliriknya jam digital diatas nakas sebelah tempat tidurnya yang menunjukkan pukul tujuh.

Gadis itu pun bangun menuju kamar mandi dan membersihkan diri. Lalu setelah rapih, dirinya membuka pintu kamarnya.

Dilihatnya Sean masih terlelap dengan sweater tebal dan berselimutkan jaket dan quilt yang memang tersedia disana.

Perlahan gadis itu mulai menyiapkan kopi dan sarapan pagi dengan memanaskan beef stew semalam yang masih sisa satu panci dan menanak nasi.

Perlahan mata biru Sean terbuka setelah hidungnya mencium bau kopi dan masakan. Pria itu mendongak dan melihat pemandangan indah disana, Zinnia sibuk di dapur dengan sweater dan celana leging plus apron yang menurutnya sangat seksih.

"Good morning Zee... Selamat hari satu Januari" sapanya dengan suara serak.

"Morning Sean. Kopi?"

"Yes, please. Thank you" jawabnya sambil memejamkan matanya lagi.

***

Yuhuuuu Up Malam Yaaaa

Thank you for reading and support author

Don't forget to like vote and gift

Tararengkyu ❤️🙂❤️

1
jenny winduria
⭐⭐⭐⭐⭐
Hana Reeves: mamaciihhh 🙏🙏🙏
total 1 replies
Sativa Kyu
👍👍👍
Hana Reeves: mamaciihhh 🙏🙏🙏
total 1 replies
imay humairoh
Nadira kenapa kak?
Henny Saraswati
dan itu menjadi kenyataan di masa yg akan datang,,,
Henny Saraswati
dan akhirnya Sean melupakan semua itu, dan itu awal Sean akan kehilangan Zee dan anaknya
Diyan Lestari
Thor aku harus baca yg judulnya apa dulu ini jujur aku baru pertama baca karyanya author 🙏
Diyan Lestari: ok Thor makasih infonya
total 2 replies
Ani
duh kenapa menunya enak enak gitu sih jadi ingat waktu kerja di resto masakan cina halal... nasi goreng biasa dan udang goreng tepungnya itu loh yang bikin kangen..
Kalau nasi gorengnya sering sih bikin sendiri..😊😊😊😊
Ani
padahal mau dapatkan hati Zee sulit ya tapi kok ya tega ketika Zee difitnah kok yo gak ada pembelaan.. kata Abi otakmu kuwalek
Hana Reeves
anaknya Enzo dan Georgina Al Jordan
Ndo0
ini ken dan kalia adik kembarnya asher al kordan kah? aku lupa di cerita yg mana ditulis anaknya enzo georgina kazuo namanya asher
Ndo0: tapi kan disini sakura + alesandro moretti belum nikah..
total 2 replies
Ndo0
ken dan kalila keturunannya siapa ya?
Salasiah family berkembang dalam family pramoto di mulai Hadyo
ǝs
derita mu luke punya adik2 kampret 😂
ǝs
Luar biasa
Hana Reeves: mamaciihhh 🙏🏻🙏🏻🙏🏻
total 1 replies
ǝs
doa sinchan dikabul ya ada yg ngajak gelut
ǝs
lada pisan eta cariosan gasendra
oh Gini ya garisan protamo ada kaitan dgn kerajaan belgia
𝓡𝓲𝓪𝓷𝓲 ☆ミ
♡ sean & zee ♡
Hana Reeves: mamaciihhh 🙏🏻🙏🏻🙏🏻
total 1 replies
muhammad ibnuarfan
aku tu penasaran...kisah nya Vivien ada gak sih...kalau ada...apa judul nya Thor...
muhammad ibnuarfan: ok...
total 2 replies
muhammad ibnuarfan
ya Alloh arka....papa nya sendiri di durjanain🤣🤣🤣🤦🤦
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!