NovelToon NovelToon
Ketika Pamanmu Menjadi Pengantin Pengganti

Ketika Pamanmu Menjadi Pengantin Pengganti

Status: tamat
Genre:Romantis / Perjodohan / Konflik Rumah Tangga-Konflik Etika / Duda / Tamat
Popularitas:2.5M
Nilai: 4.7
Nama Author: Bae Lla

Dua hari sebelum pernikahan, kabar menyakitkan datang untuk Dera. Calon suami yang dia anggap baik dan begitu setia, kabur setelah meniduri anak orang.

Dia terpuruk, tetapi takdir berkata lain. Dera harus menikah dengan paman calon suaminya, demi menutupi aib keluarga. Ingin kabur, tetapi dia tidak bisa.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Bae Lla, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab 20. Cium Pagi

Dera masih berusaha untuk memejamkan mata, tetapi bayangan berciuman dengan Daren terus mengganggu pikiran gadis itu. Hingga membuat Dera gelisah, bolak-balik mengubah posisi tidurnya.

Bukan hanya karena itu, tetapi juga khawatir pada keadaan ayah Pandu. Dera memang sudah mengetahui riwayat penyakit jantung ayah mantan pacarnya. Sebab, dulu Pandu pernah memberitahu dia ketika pria itu drop.

Merasa haus, Dera beranjak dari tidur. Gadis itu berjalan ke arah dispenser yang berada di sudut kamar. Menenggak hingga tandas, Dera berniat untuk kembali tidur. Meski matanya sangat sulit untuk dia kendalikan.

Getar ponsel mengagetkan Dera. Segera dia meraih ponsel di meja samping ranjang, menatap layar dengan tatapan sayu. Daren meneleponnya.

Ragu-ragu Dera mengangkat, takut ada sesuatu yang penting.

“Halo, Om?” sapa Dera duluan. Tentunya dengan gugup.

“Hmm, iya. Kamu belum tidur?”

“Belum, Om. Soalnya Dera tidak ngantuk,” jawab Dera jujur.

“Apa ... karena tadi?”

Pertanyaan Daren membuat Dera terdiam. Otaknya tidak bisa mencerna ucapan itu, yang ada malah pikiran liar yang membuat Dera memukul pelan kepalanya.

“Nggak! Dera memang sudah tidur malam. Kalau tidak ada yang ingin disampaikan lagi, Dera matiiin.”

“Maaf. Aku cuma mau bilang, kalau aku nggak pulang malam ini. Kamu segeralah tidur, nggak baik begadang,” ucap Daren.

“Baiklah.”

Tanpa menunggu lama lagi, Dera langsung memutus sambungan secara sepihak. Dia memeluk ponselnya erat, entah mengapa perasaannya bahagia hanya mendengar suara Daren.

Tidak. Tidak mungkin Dera sudah jatuh cinta dengan pria berstatus suaminya itu. Meskipun sah-sah saja jika benar dia memiliki rasa, hanya saja Dera pikir ini terlalu cepat untuknya.

Lelah berperang dengan pikiran dan hati, Dera mencoba kembali memejamkan mata. Dia sangat berharap bisa segera menyelam ke alam mimpi, karena kenyataan tak seindah khayalan dia.

**

Pukul 08.30, Dera baru bangun. Semalam dia tidur jam satu malam, jadi masih mengantuk bila harus bangun pagi-pagi. Saat Dera turun ke dapur, dia melihat punggung kekar tengah berdiri di depan penggoreng. Tangannya dengan lihai memainkan spatula, membolak-balikkan nasi goreng di dalam wajan.

Harum nasi goreng menggelitik indera penciuman Dera. Dia memilih duduk di meja makan, meneliti punggung yang belum berbalik. Dera tahu siapa si pemilik punggung yang kekar nan kokoh itu. Dari wangi parfum, dia sudah tanda.

“Dera? Kamu sudah bangun?” tanya Daren. Ya, pria itu adalah Daren.

“Menurut, Om?” tanya Dera balik. Pura-pura kesal dengan membuang wajah ke samping.

Daren gemas melihat tingkah Dera, ingin dia kecup pipi gembul itu. Apalagi dengan bibir merah muda, yang kini dilapisi dengan lipblam tipis, menambah pesona di sana.

“Ayo makan,” ajak Daren setelah meletakkan dua piring nasi goreng di meja.

Lalu, Daren menyodorkan satu piring pada Dera. Awalnya gadis itu hanya diam, Daren pun enggan memaksa. Dia sibuk dengan nasi goreng buatannya sendiri, melahap hingga hampir habis.

Melihat Daren yang makan dengan lahap, Dera meneguk ludah kasar. Cacing-cacing di perut pun sudah meronta, ingin mencicipi masakan itu juga, tetapi sang pemilik tubuh gengsi untuk mengambil.

“Nasi gorengnya nggak aku racuni, kok. Jadi, kamu jangan khawatir.” Daren membuka suara, mengagetkan Dera yang tengah melamun.

Dera meringis, segan dengan Daren. Namun, dia juga tidak bisa menerima begitu saja. Malu, lah, masa iya pria itu yang memasak.

“Kalau memang kamu tidak lapar, biar untuk aku saja nasgornya,” kata Daren sambil menarik piring Dera.

“Jangan! Aku lapar!” teriak Dera menghentikan gerakan Daren. Pria itu tersenyum geli melihat wajah malu Dera.

Akhirnya pasangan suami-istri itu makan dengan sangat lahap. Setelah merasai masakan Daren, mulut Dera tidak mau berhenti untuk mengunyah. Bahkan tak sampai lama dia menghabiskan sepiring nasi goreng.

“Emm, kurasa aku akan kembali telat hari ini. Soalnya aku harus ke rumah sakit lagi, untuk melihat keadaan ayah Pandu,” ucap Daren.

“Iya, nggak apa. Apa boleh aku menjenguk siang ini?”

“Tapi, apa kamu tidak keberatan?”

“Nggaklah.”

“Baiklah kalau begitu, nanti aku serlok lokasinya,” kata Daren seraya bangkit dari duduk.

Daren bersiap untuk pergi, tetapi tangannya dicengkal oleh Dera. Gadis itu menatap dengan sayu, membuat Daren bingung.

“Salim.” Dera mengagetkan Daren. Segera pria itu mengangsurkan tangannya untuk dikecup Dera.

Saat Daren ingin melangkah kembali, tetapi lagi-lagi Dera menghentikannya.

“Biasanya cium kening. Pagi ini, kok, nggak?”

“Hah?”

 ##

Jangan lupa hadiah dan votenya man teman.

1
Nur Syamsi
😭😭😭😭😭 sesak bacanya thor
Nur Syamsi
klaw kita berbuat dg hati yg tulus maka hasilnya jg berbuah manis ....menang Zakiranya
Nur Syamsi
beda mmang klaw niat yg tulus dpda niat yg tulus....
Nur Syamsi
iya sebaiknya dijelasin semua ke Zakiranya spya dia Tdk salah faham, ap lagi ttg perjodohan yg papamu inginkan
Nur Syamsi
Arfannya jg hubungin Zakira dg kata" begitu pdhal sudah nikah, knpa bukan pd waktu belum tunangan,
Nur Syamsi
author jga bikin cerita anak kembarnya jatuh cinta ma lelaki yg sama, kita yg baca jdi sedih untuk Kiranya 😥😥😥
Nur Syamsi
ni ortu Arfan jga, Tdk nanya Arfannya siapa yg disukai anaknya...
Nur Syamsi
mencintai bukan berarti memiliki Dera, baiknya Krn Befannya cepat terus terang padamu droda terlalu berharap
Nur Syamsi
beda dg Pandu, liat Vera dorong motor langsung bantuin, si Bafennta cuma kesal diatas mobil
Nur Syamsi
si Elena jangan" dianya bibit pelakor hingga menkompori istri bosnya ...
Nur Syamsi
kasih Faren bahwa dia ngirim pesan padamu....
Nur Syamsi
judes bangat, nggak mikir apa siapa yg menolongnya dr rasa malu....Krn ditinggal calon mmpelai yg kabur
Okta Liska
dera kenapa karakternya kayak sombong blagu gitu
Ari Peny
thor dera kok gitu
Ari Peny
klo gk mau bilg aja gk usah nikah beres toh yg malu jg kamu dw knp malah nyakitin yg nolong sok kecantikan sombong amat jd gadis
Ari Peny
dero gk tau trimakasih pingin nabok aja
Syahril Ramadhan
Luar biasa
Sumarni Tina
selamat datang baby twins
R'vina
Luar biasa
Hera Dita
sumpah malunya luar binasa..../Chuckle/
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!