Wang Ryu, seorang pria modern, tiba-tiba menemukan dirinya terlempar ke masa lampau, lengkap dengan status setengah dewa yang misterius.
Di dunia yang asing ini, di mana kelangsungan hidup adalah prioritas utama, Wang Ryu memutuskan untuk menggunakan pengetahuannya dari masa depan untuk membangun sebuah bisnis.
Dengan kecerdikan dan sedikit sentuhan magisnya sebagai setengah dewa, dia berusaha keras untuk tidak hanya bertahan hidup, tetapi juga menciptakan jejaknya sendiri di zaman kuno.
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Mooi Xyujin, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Membeli Tanah
Yg dibuat Wang Ryu adalah sup buah persik,juga kue lembut isi kacang hitam."...silahkan..."
Semua orang dengan sopan mengangkat sendok mereka untuk mencobanya,bau persik memenuhi hidung mereka dan rasa manis,segar terasa di tengorokan.
Mata semua orang melebar,sup buah ini sangat lezat!
Zhang Peng menghabiskan nya sekaligus,Melihat ini Wang Ryu merasa puas.dia menoleh pada para orang tua dan melihat mereka juga menikmati makan dan minuman mereka.
" Makanlah perlahan,saya membuat semuanya sendiri..."jelas Wang Ryu sambil melepaskan topinya.
Gelas Zhang zen jatuh ke meja melihatnya dengan bodoh,dan Zhang peng membeku,bahkan orang tua itu masih terkejut melihat wajah Tuan muda surgawi.
"......" Apa dia terlalu aneh.Wang Ryu ragu-ragu apa dia harus memakai topinya kembali.
" Tuan anda...anda..."jenderal masih sulit untuk tidak memanggilnya dengan sopan.
Wang Ryu menghentikannya."Kalian bisa memanggil ku Tuan Muda Wang jangan terlalu sopan..."
"Bagaimana itu bisa dilakukan...."tolak Jenderal tua dengan wajah cemas.
Dia menyentuh hidungnya."...pria tua tak masalah,lagi pula posisiku tak boleh terlalu mencolok..."
"Ah benar... maafkan kami..." Mereka Ingat bawa Dewa surgawi disini sedangkan menjalankan tugas.
"Okeh sudah cukup... bagaimana dengan bisnis kami?"dia mengalihkan topik pembicaraan.
Zhang Peng segera mengeluarkan akta yg dia bawa pada Wang Ryu dengan sopan." Ini silahkan...."
Wang Ryu menerimanya,dan melihatnya dengan sesama."...harga sesuai dengan yg disepakati jangan diam-diam melakukan kebaikan secara gratis padaku,itu hanya akan membuat bossku marah...."
"....." Jendral tua yg berniat memberikannya secara gratis."tentu saja..."
"Tuan anda akan terus mengenakan topi saat pergi keluar?bukankah itu agak merepotkan...?"tanya Zhang zen dengan penasaran.
"Anak ini kenapa mulutnya mirip sekali dengan keponakannya!"tegur Jendral tua dengan kesal.
wajah Zhang zan segera memerah malu.
"Tidak apa-apa dia hanya bertanya..." Wang Ryu melirik pada pria itu.".....masalahnya adalah Tuanku menyegel separuh kemampuanku jadi aku tak bisa berubah sekarang......."
"Kenapa...?" Tanyanya lagi.
"...Saya membuat kesalahan ,jadi harus dihukum...."jelas Wang Ryu dengan senyum kecut, nyatanya di sudah mencoba merubah nya tapi dia masih kesulitan untuk mengendalikan kemapuan nya.
dia merasa bahwa kemampuan berbohong semakin mahir ah!
Lalu Semua orang diam.ternyata dewa juga bisa membuat kesalahan.
Setelah menyelesaikan semuanya,mereka berlima mengobrol dengan leluasa,namun lebih banyak anak bungsu Zhang yg mengajukan pertanyaan.
Pada pukul 2 sore ,paman Feng kembali dari pasar ,saat masuk Dia segera memberi salam pada Jendral dan semua nya.
"Paman maaf merepotkan mu, tolong siapkan makan malam......"Wang Ryu memintanya untuk masak besar bagi Tamun nya.
"Baik tuan muda...." paman Feng mengangguk dan tak menunda lagi dia pergi ke belakang untuk membunuh ayam.
Pada pukul 6 malam semua orang berkumpul dimeja diruang makan yg terpisah dari bangunan utama.hidangan mewah yg tersaji diatas meja.
Wang Ryu meminta mereka untuk segera makan, namun Hakim daerah berkata bahwa dia lebih tua dari mereka.
"...."Wang Ryu.
Jadi dengan pasrah Dia mengerakkan sumpit nya,lalu disusul yg lainnya,semua orang dimeja menikmati makanan mereka.
Selesai makan,Wang Ryu menjamu mereka dengan buah-buahan segar,saat itu mereka belum Pernah melihat lentera yg menyala seterang milik keluarga Tuan muda Wang.
Suasana gelap tiba-tiba cerah dan terang.banyak obor diare halaman yg menyala dengan sendirinya. mereka semakin takjub dan menghormati Wang Ryu.
Kereta Milik Wang Ryu sangat luas,bisa menampung 5 orang dewasa. Saat mereka berada di kereta Jendral Tua dan lainnya melihat kearahnya rumah yg bersinar paling terang diarena itu.
Siapa kira mereka benar-benar pernah masuk ke dalam rumah Dewa surgawi.
Paman Feng mengantar Hakim daerah lebih dulu,setelah itu dia memberikan keranjang bambu dan berkata ini hadiah dari Tuan muda.
Hakim daerah menerimanya dengan senang hati.
Lalu mereka tak lama berhenti diruang keluarga Zhang.saat semua sudah turun paman Feng juga ikut turun,dia memberikan sekeranjang bambu yg tertutup rapat pada mereka.
Sama seperti Hakim daerah,Paman Feng berkata ini hadiah dari Tuan muda nya, sebelum dia berbalik pergi dengan kereta kudanya.
Jendral Tua segera memerintahkan mereka masuk kerumah dengan cepat takut seseorang akan mencuri keranjang bambu itu dari mereka.
"Kalian kembali?"Sapa wanita Tua yg duduk di aula tamu."...apa kalian sudah makan?"
" Kami sudah makan ibu..."balas Zhang Zen dengan senyum.Jendral tua juga mengangguk ringan.
Sampai Zhang Ling bertanya soal kotak bambu yg dibawa oleh anak pertama." Ayah apa itu....?"
"Hadiah dari Tuan muda..."Jawabannya dengan nada senang yg membuat istrinya melihatnya dengan heran kenapa pria tua ini bahagia sekali.
"Hadiah?coba aku liat!" Zhang xixi segera berlari ke arah pamannya,namun paman kecilnya segera menarik anak itu kembali."Tidak!"
"Kenapa!"protesnya kesal.namun Zhang zen tak mengatakan apapun.
" Kalian para pria berkumpul lah diruang kerja ku ..."jelas Jenderal tua pada cucu dan anak-anak yg lain sebelum pergi diikuti oleh Zhang peng dan Zhang Zen.
"Kenapa ayah kalian misterius sekali!"tanya Wanita itu itu benar-benar dibuat bingung.
Zhang Ling membujuk ibunya den lembut."....Ibu istirahat lah,aku dan yg lain akan keruang kerja ayah...."
"Baiklah terserah kalian...."Wanita tua Bu itu pergi ke ruangannya dengan wajah kesal. Zhang xixi,Zhang Fei dan Zhang ling segera bergegas ke ruang kerja Jendral tua
Mereka masuk dan menutup pintu dengan rapat, Bungkus bambu itu ditaruh dimeja dan belum dibuka ,saat melihat cucu dan anak-anak sudah duduk Jendral tua membuka bungkusan itu.
Saat bungkusan dibuka,bau haruma segar dan manis persik tercium diudara.dan terdapat 10 buah persik tersusun rapi diatas kertas lembut didalam Bambu.
"Orang ini mengunakan kertas sebagai bantalan buah persik!boros sekali...." Zhang xixi tak bisa tak berkomentar.
"....Ayah ini buah dari gerbang Persik!"Zhang Peng melihat ayah tak percaya.
Zhang Zen yg banyak bicara menanyakan Kenapa ada pohon persik dihalaman rumah,bukankah itu menganggu jika Pohon tumbang atau daunnya berjatuhan.
Wang Ryu tersenyum dan mengatakan bahwa itu bukan sekedar pohon persik, Yao dan Tao berasal dari cabang gerbang persik yg sama yg berada Dikediaman Dewa Cahaya.
Kedua pohon itu berasal dari 1 tangkai pohon persik yg dipatahkan menjadi dua oleh dewa Cahaya sendiri. Alasan kenapa pohon itu diberikan padanya,hanya satu jawabannya.
**_"Tuan berkata...buah pohon persik bisa membantu manusia tapi juga bisa menghukum mereka...jadi semua tergantung pada pahala dan dosa mu...."_**
Tuan muda juga mengatakan bahwa corak pada buah Yao dan Tao saling terbalik.Dua buah dari pohon persik berwarna sangat unik.
mereka memiliki warna sama satu sama lain tapi juga berbeda satu sama lainnya.
Jendral tua melihat dan benar saja 5 buah berwarna merah muda dibagian atas dan warna putih dibagian bawah adalah buah dari Zao dan sisanya berwarna putih diatas dan merah muda dibagian bawah buah milik Yao.
"....Tuan muda terlalu baik,dia bahkan memberi kita buah dari pohon YaoZao ...ini bahkan 10 buah....."
dipercaya buah persik yg dipelihara oleh Dewa Cahaya dibesarkan dengan pahala umatnya dan akan berbuah persik dengan khasiat luar biasa.
"Buah ini terlihat sangat segar....!"Zhang xixi merasa serakah,jadi dia mengulurkan tangannya dan paman kecill nya memukul tangannya dengan wajah gelap."...jangan serakah!"
"Kenapa! Bukankah ini untuk kita makan!" protesnya dengan lesu,kenapa dia tak bisa memakannya.
"Nak ini bukan buah biasa...." Jelas Zhang peng pada keponakannya dengan tak berdaya.
Ayah Xixi melihat saudara dengan penasaran."...kakak apa Tuan muda itu benar-benar dewa surgawi?"
"Aku tidak tau harus memulainya dari mana tapi saudara ku,jika kau disana mungkin kau akan pingsan...." Jelasnya sambil mengingat bahwa dia bahkan membeku didepan pintu rumah Tuan muda Wang.
"Apa terlalu buruk....?"alis Zhang xixi berkedut.Zhang Zen benar-benar ingin memukul kepala anak itu agar dia tak asal bicara.
Zhang Peng tertawa."Itu lebih mirip dengan surga kecil, semua makanan terasa lezat bahkan teh yg dibuat untuk kami oleh Tua muda sendiri.....dan rumah Dewa bersinar dengan ajaib....."
Beberapa orang segera merasa bahwa itu pasti sangat luar biasa.kecuali Zhang xixi yg masih agak tak percaya.
Pria tua itu mengangguk,dengan senyum bahagia diwajah nya."Kami pergi jam 11 siang tapi didalam halaman rumah Tuan muda terasa sejuk walaupun kami hanya berada dihalaman rumahnya...."
"Kenapa kalian tidak masuk?"tanya Zhang Ling dengan heran.
"Kami merasa tak pantas..."jelas Zhang Zen dengan senyum kecut. Zhang xixi terkejut mendengar perkataan paman kecilnya.
" Apa dia sama seperti dilukiskan itu?"Tanya Zhang Fei penasaran.ke tiga pria itu mengangguk.
Zhang Zen melihat pada keponakannya tuanya. Dengan tawa sombong."...dia lebih menawan dari pada lukisan itu,aku Bahkan menjatuhkan cangkirku karena terlalu gugup..."
"....." Kamu menjatuhkan cangkir mu kenapa begitu sombong paman! Seharusnya dia yg ikut!.
Zhang Fei merasa menyesal.
Jenderal tua menghitung keluarganya, 3 anak,3 menantu lalu 2 cucu dan dia serta istrinya. Ternyata pas 10 orang.
"......" Jendral yg berniat menyisihkan satu lebih untuk dirinya sendiri.
dia mendesah pasrah."....Seperti Tuan muda sudah tau bahwa keluarga kami 10 orang...."