NovelToon NovelToon
Janda Kesayangan Tuan Mafia

Janda Kesayangan Tuan Mafia

Status: sedang berlangsung
Genre:Balas Dendam / Cintapertama / Mafia
Popularitas:1.9k
Nilai: 5
Nama Author: Ummu Umar

Ini merupakan Novel Sekuel dari Melepas para Benalu,

Wina tak pernah menyangka kisah hidupnya yang tragis membuatnya akhirnya bisa bertemu dengan lelaki yang sangat kejam tapi sangat mencintai dan menyayangi dirinya yaitu Alexander

Alexander adalah seorang Mafia kelas kakap yang bahkan polisi juga sangat segan kepadanya.

Pertemuan tidak sengaja itu pun menjadikan Tuan Mafia yang terkenal kejam dan tidak berperasaan itu akhirnya memiliki tempat pulang dan orang yang dia cintai.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Ummu Umar, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

BAB 13

Alex beserta rombongan pun akhirnya sampai, mereka semua turun dari pesawat dan masuk kedalam mobil, dia akan menemui para petinggi Mafia Jepang dengan tangan dan kehadirannya sendiri, sedangkan para pengawalnya sudah was-was sejak tadi.

"Apa bos yakin akan kesana dengan kami yang hanya beberapa orang? ". Tanyanya dengan penuh rasa khawatir.

Dia bukan takut kepada Mafia itu, hanya saja mereka terkenal dengan kelicikan nya dalam menghadapi lawan mereka dan dia khawatir jika terjadi sesuatu pada bos mereka.

"Tenang saja, mereka tidak akan bertindak Macam-macam, aku memegang karu As mereka ".

Alex sengaja mengatakannya agar para pengawalnya ini tidak khawatir kepadanya, dia sungguh beruntung dikelilingi oleh orang yang baik dan menyayangi dirinya.

"Baiklah bos, kami siap apapun yang terjadi nanti, kami tidak akan meninggalkan bos didalam sendirian, kami pasti akan menjaga bos dengan nyawa kami".

Mereka semua begitu menghormati dan menghargai bos mereka ini bahkan jika harus mengorbankan nyawa mereka pun mereka siap, bagi mereka Alex bukan hanya bos tetapi juga orang yang menyelamatkan nyawa mereka dan juga hidup keluarga mereka, tidak hanya dana tapi juga kehidupan mereka, hampir semua ornag yang bekerja pada bos muda itu adalah orang-orang yang berasal dari kalangan bawah sampai tak punya bahkan sebagian mereka adalah kriminal yang diberi kesempatan hidup dengan layak.

"Terima kasih, tapi kalian juga harus pastikan keselamatan kalian didalam sendiri, ingat kalian punya keluarga yang harus kalian urus". Ucapnya menepuk pundak mereka bergantian.

Inilah salah satu sikap Alex yang begitu diagungkan para anak buahnya, selain tegas dia juga sangat royal, baik dan sangat perhatian kepada mereka dan paling penting Alex membuat mereka merasa dihargai dan dihormati sekalipun mereka hanya pekerja dan bawahan.

"Iya bos". Kompak mereka semua

Mereka berjalan masuk dengan Alex berada di tengah mereka, pengawal berjumlah 10 orang itu membuat benteng mengelilingi sang bos, pengawal kalangan elit yang terbaik punya Alex ini selalu waspada.

"Mau apa kalian? ". Suara tegas menghentikan langkah mereka.

"Kami ingin bertemu dengan tuan Taici, kami sudah buat janji". Jawab salah satu pengawal itu mendekati mereka.

"Buat janji, kalian darimana dan siapa? ". Tanya mereka lagi.

Para anak buah Taici itu memandang mereka semua dengan tatapan tajam dan ingin membunuh.

"Kami dari Naga putih, bisa kalian sampaikan padanya".

Anak buah Taici itu langsung saling pandang dan menunduk, mereka pernah mendengar jelas bagaimana dan siapa Naga putih itu, mereka sungguh menghormatinya.

"Baiklah tuan, tunggu sebentar, saya akan masuk dulu untuk memberitahu tuan kami, silahkan duduk diruang tunggu". Jawabnya melembutkan dan lebih sopan.

Salah satu dari mereka masuk kedalam dan mempersilahkan para tamu mereka itu untuk duduk dan mengambilkan mereka minum, mereka memperlakukan Naga putih sangat baik.

"Apa ini bukan bagian dari sandiwara mereka? ". Salah satu anak buah Alex berbisik kepada temannya.

Mereka semua heran dengan sikap para anak buah Taici, padahal selama ini mereka mengenal mereka dengan pikiran buruk sangat berbeda dengan Alex yang sedang tenang tanpa terusik sama sekali.

"Kami sering mendengar nama kalian, bukan hanya Mafia disini tapi hampir semua kalangan Mafia diberbagai negara mengenal nama kalian dan kami sangat menghargai kalian". Ucap salah satu dari anak buah Taici itu.

Anak buah Alex kembali saling memandang dan tidak mengerti, mereka seakan tidak percaya dengan apa yang mereka dengar.

"Kalian akan tahu jika sudah bertemu dengan bos kami, dia yang akan memberi tahu kalian kenapa kami bisa menghormati dan menghargai kalian sebagai sesama Mafia".

Mereka semua mengangguk mengiyakan saja apa yang mereka ucapkan walaupun mereka sedang waspada akan sekitar

"Masuklah tuan, tuan Taici sedang menunggu Anda, maaf membuat anda menunggu lama". Ucap orang yang masuk kedalam tadi.

Mereka mengantar rombongan Alex kedalam dengan hormat bahkan mereka menundukkan pelan kepalanya dan sangat menghargai mereka.

Tok.. tok..

" Masuk". Seru orang dari dalam.

" Ini ruangannya tuan silahkan masuk ". Ucapnya setelah mengetuk pintu dengan sopan sambil membuka pintu untuk rombongan Alex.

Alex masuk kedalam dan mematung didepan pintu, dia tidak menyangka akan ada kejutan seperti ini didepan nya sekarang.

"Bunda? ". Cicitnya pelan.

Matanya melebar melihat sang ibu berada dihadapan dirinya sekarang, entah apa yang diperbuat ibunya sehingga bisa berada di tempat seperti ini.

Dia bisa melihat dengan jelas jika ibunya dan tuan Taici serta satu lagi perempuan parubayah seumuran sang bunda juga berada diruangan yang sama.

"Oh nak, bunda tidak menyangka kamu akan datang kesini hari ini". Ucap sang bunda menghampiri anak semata wayangnya itu.

Sang bunda bernama Nissa itu langsung memeluk Sang anak dengan rindu, mereka memang sudah lama tidak bertemu karena kesibukan mereka masing-masing.

"Apa yang bunda lakukan disini?". Tanya Alex dengan penasaran sambil membalas pelukan sang ibu.

" Bunda hanya bertemu teman lama nak, oh iya Mitsuki ini putraku Alex yang sering aku ceritakan". Bunda Nissa berbalik kemudian menatap perempuan parubayah itu dengan senyum tulus.

Perempuan parubayah bernama Mitsuki itu menghampiri Alex kemudian mengulurkan tangannya untuk bersalaman.

Aelx menyambut nya dengan hormat sambil mencium tangan itu dengan pelan walau dia kebingungan.

"Dia tampan kak dan sangat sopan". Puji Mitsuki sambil tersenyum lembut.

"Oh iya Alex, dia nak Taici, anak sulung dari sahabat bunda ini, kamu pasti tahu siapa dia kan? ".

Alex hanya bisa mengangguk kaku, sesungguhnya sejak tadi dia sangat bingung dengan kondisi saat ini tapi dia berusaha untuk tampil biasa saja dan itu tidak luput dari penglihatan sang bunda.

"Salam kenal saya Taici":

Taici yang tadinya duduk di kursi itupun menghampiri Alex kemudian mengulurkan tangannya untuk berjabat tangan, dan tentu saja Alex menyambutnya dengan waspada.

Dia tidak menyangka akan ada drama seperti ini, padahal sejak tadi dia membayangkan akan adanya peperangan senjata atau perang urat saraf antara dirinya dan Taici tapi kenyataannya meleset jauh.

"Duduklah nak, bunda akan ceritakan padamu". Ucap Nissa pelan sambil menuntun sang anak duduk disofa.

Dia sangat tahu anaknya sedang waspada dan kebingungan karena disambut seperti ini. Dia memang akan memberi kejutan pada sang anak saat tahu anaknya itu akan datang menemui anak dari sahabatnya itu

"Kami akan menjadi keluarga kalian setelah ini, jadi jangan sungkan yah nak". Ucap Mitsuki pelan sambil tersenyum lembut.

Alex mengkerut kan keningnya tidak mengerti, dia mengalihkan pandangannya menatap sang ibu meminta penjelasan atas ucapan perempuan parubayah itu.

"Itu benar nak, karena kami berencana menjodohkan kamu dengan putri dari Mitsuki secepatnya".

1
Ayudya
lah cari mati aja si Pras ma adeknya🤣🤣🤣🤣🤣
Ayudya
lanjut kak
I Love you,
aka😁😁😁🤣🤣🙏🙏
Ayudya
semoga Wina bisa bahagia
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!