Bai Qing membuka mata dan mendapati bahawa dirinya telah kembali ke sebulan sebelum bencana alam dan kiamat datang,saat ia berfikir untuk mengumpulkan persediaan malah ia mendapatkan sistem Ruang Super market tanpa batas,setelah sebulan ia mendapati dirinya hamil dan sekarang bukan hanya dia perlu makan tapi bayi yang ia kandung saat ini juga memerlukan nya.
Perkenalan nya dengan beberapa teman membuat kehidupan nya dikehidupan kali ini berubah,apa dirinya bisa bertahan hidup di kehidupan kali ini yang telah banyak berubah dari kehidupan terakhir kali?Siapa saja teman yang bersama dengannya menghadapi dunia yang telah berubah ini?
Di tengah-tengah kiamat akan kah ia dapat membesarkan bayinya dengan baik?sistem kiamat Ruang Super Market akankah dapat membawa keberuntungan buatnya?
Jangan lupa untuk Like dan komentar Author ya..(θ‿θ)
Yuk penasan lanjut ya Like and komentar Author selalu jika mahu Author terus update..hanya itu pinta Author..maaf jika ada tersalah ketik makl
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Shuhajar@24, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Chapter 29
Sesaat setelah kedua nya usai makan,keduanya langsung duduk berdua bersantai di sofa hingga bunyi bel apartment terdengar.
"mereka mungkin sudah sampai"jelas Bai Qing,Cheng Lei langsung bangkit menuju pintu.
saat pintu dibuka,saat ia fikir yang tiba mungkin adik perempuan nya malah yang langsung tiba bukanlah Sosok yang ia tunggu melainkan kedua teman laknatnya.
"Kejutan!..A Lei kami datang ingin bertemu isteri mu"jelas Shui Feng dan sosok seorang pria berkaca mata di samping nya ikut mengangguk sekilas.
"Yo..kau tidak bilang pada kami ya"jelas solk pria berkaca mata usia mereka bertiga sama kerna berasal dari SMA yang sama.
"Siapa yang datang?oh apa kalian teman Cheng Lei?"jelas Bai Qing lebih dulu membuka bicara membuat Cheng Lei tidak sempat untuk mengusir keduanya.
Keduanya apa lagi, dengan senyum kemenangan langsung masuk dengan wajah ramah.
"Nyonya Cheng..silakan..maaf kami menganggu waktu kalian pengantin baru..huft..maklum A Lei tidak memberitahu kami jika kami tidak datang maka kami mungkin tidak akan bisa bertemu dengan anda"jelas Shui Feng betah bicara begitu panjang lebar sekali.
Manakala sosok pria berkaca mata itu menata rapi meja dan menghidangkna dessert yang mereka bawa sebelumnya.
"Adik ipar jemput makan"jelas pria berkaca mata itu langsung menyerahkan dessert yang telah ia hidangkan itu dengan teliti.
Cheng Lei yang ditinggalkan oleh mereka di pintu sebelumnya datang denagn wajah cemberut dan kesal terhadap keduanya,saat Bai Qing ingin menatap kearah Cheng Lei reaksinya langsung berubah cepat hingga kedua temanya cukup teruja dan tertawa di dalam hati mereka.
'Dasar teman laknat'batin Cheng Lei memaki Kerna mereka datang tanpa memberitahu nya terlebih dahulu.
Keduanya saling bertukar pandang jelas tengah mentertawakan Cheng Lei di dalam hati mereka.
"oh iya..sejak kapan kalian mengenal Cheng Lei apa aku boleh tahu"jelas Bai Qing saat ini kebetulan ia merasa bosan dan cukup penasaran dengan perkenalan mereka.
Keduanya apa lagi saling bertukar pandang lagi,pria berkaca mata itu terbatuk pelan seraya Shui Feng berbicara pantas.
"Adik ipar apa kamu tahu saat pertama kali kami berkenalan itu saat tanpa sengaja terpergok bolos di gudang belakang sekolah"jelas Shui Feng tertawa sendiri.
"oh..siapa yang memergoki kalian..Guru?"jelas Bai Qing bertanya ia sangat penasaran dengan perkenalan mereka.
Keduanya langsung menatap kearah Cheng Lei,hal itu membuat Bai Qing hairan dan ikut memandang kearah Cheng Lei juga.
"huft..aku saat itu memegang jawatan sebagai ketua osis sekolah makanya saat aku memergoki mereka berdua yang sering bolos dan terkadang kami.."jelas Cheng Lei kata-kata nya langsung di potong oleh Shui Feng dengan ligat.
"terus..kami jadi sering bersama dan dia juga jadi ikutan bolos..dikeranakan A Lei merupakan anak emas sekolah maka sekolah juga tidak menghukum berat dirinya"jelas Shui Feng itu langsung mendapatkan tatapan tajam dari Cheng Lei.
"padahal kalian juga anak emas makanya selalu bisa lolos.."jelas Cheng Lei duduk di samping Bai Qing dengan wajah kesal.
Bai Qing yang mendengar ini cukup kagum dan penasaran.
"Hei kalian sendiri terlihat tidak seperti yang kalian gambarkan oh..aku belum tahu nama kalian lagi?"jelas Bai Qing pada mereka berdua.
Bersambung...
Jangan lupa untuk Like dan komentar Author ya Tunggu di next chapter ya guys Makasih semua