Update: 2x Seminggu
Dunia Fantasy!
Dunia yang penuh dengan Sihir dan Pedang.
Hal yang mustahil menjadi tak mustahil.
Yang mana Hukum Rimba masih berlaku.
Claude seorang pemuda tampan yang tak sengaja menyeberang ke dunia fantasy.
Tapi bagaimana jadinya kalau Claude yang menyeberang ke dunia fantasy bukan terlahir menjadi bayi atau anak-anak, tapi menjadi seorang Pangeran.
Kalau menyebut tentang Pangeran pasti pikiran pertama kalian adalah tentang Istana yang mewah,Harta yang berlimpah,dan Tunangan yang cantik.
Memang itu tak salah, tapi bagaimana ceritanya kalau Claude berinkarnasi menjadi Pangeran Sampah?
Kalau kalian penasaran langsung aja baca novelnya.
Note: Ini novel pertama aku jadi mohon maaf kalau banyak kata-kata yang salah dan jujur aku baru aja belajar bikin novel, jadi mohon saran dan kritiknya 😊
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Shaquille, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Misi Yang Merepotkan
Di depan gerbang kota terlihat Alfred berdiri dengan pasukan elite-nya yang berjumlah 50 orang.
"Maaf membuat Tuan Alfred menunggu"ucap Lucas.
"Tidak apa-apa dan ngomong-ngomong mana anggota party Tuan Zero yang lain"tanya Alfred tidak melihat siapa pun di belakang Lucas.
"Party?"ucap Lucas bingung.
"Iya,bukankah di misinya tertulis untuk party"ucap Alfred.
" Sepertinya Tuan Alfred salah paham"
"Salah paham tentang apa?"
"Bukankah kemarin aku bilang sendirian dan aku tidak pernah memberitahu Tuan Alfred kalau aku punya party"
"Jadi maksud Tuan Zero...."ucap Alfred seakan paham akan maksud Lucas
"Ya,aku sendirian mengerjakan misi ini"ucap Lucas
"Tuan Zero lebih baik kita batalkan misi ini dan jujur aku tidak yakin bisa menang dengan 50 prajurit elite ku"ucap Alfred tidak yakin akan kemenangan mereka.
Alfred tahu kalau Lucas lebih kuat dari dia dan kalau yang mereka hadapi satu atau dua Beast Rank D itu tidak masalah,namun yang mereka hadapi ratusan bahkan bisa ribuan.
Itu sebabnya Alfred menuliskan kalau misi ini untuk party dan sudah dia jelaskan kalau misi ini kemungkinan akan menghadapi segerombolan Beast yang akan menyerang Kota Derius.
"Yang perlu Tuan Alfred lakukan hanya tunjukkan jalannya,masalah menghadapi kumpulan Beast itu tidak perlu khawatir karena aku memiliki cara ku sendiri"ucap Lucas acuh tak acuh.
Alfred menghela nafas pelan karena dia tidak bisa membujuk Lucas.
Alfred bukannya takut mati, tapi dia memikirkan nasib penduduk Kota Derius.Kalau mereka gagal menahan serangan para Beast, itu bisa mengakibatkan kematian penduduk Kota Derius.
"Baik.Mari ikuti saya Tuan Zero" ucap Alfred menguatkan tekadnya dengan memimpin Lucas menuju Hutan Cruss.
Tak butuh lama bagi mereka untuk sampai ke tempat tujuan.Mereka tidak istirahat setelah sampai dan terus masuk lebih dalam ke Hutan Cruss.
Sampai mereka sampai di padang rumput yang di katakan Alfred.
Sama dengan pertama kali Alfred menemukan padang rumput tersebut, di sana masih ada segerombolan Beast.
Lucas yang melihat kumpulan Beast itu mencoba mencari tahu jumlah mereka.
"System hitung berapa jumlah mereka"ucap Lucas
[Jumlah Beast yang kini ada di padang rumput adalah 10.000]
Seketika ekspresi Lucas berubah jelek.Tentu Alfred dan pasukan prajurit elite-nya tidak bisa melihat perubahan ekspresi Lucas di balik topengnya.
'Kenapa jumlah mereka 10x lebih besar?' batin Lucas.
Lucas tersadar dari lamunannya saat dia mendengar suara salah satu prajurit elite Alfred
"Kemana Flying Devil Pythonnya?"tanya salah satu prajurit elite yang tidak melihat keberadaan Flying Devil Python.
"Mungkin dia lagi cari makan"jawab salah satu prajurit elite yang lain.
Mereka menunggu Flying Devil Python selama beberapa jam,namun Demon Beast itu tak kunjung datang.
"Tuan Zero apa rencana anda untuk menangani kumpulan Beast itu?"tanya Alfred memecah keheningan di saat mereka menunggu kedatangan Flying Devil Python.
"Kalian tunggu di sini dan jangan ada yang ikut campur"ucap Lucas.
"Bukankah itu terlalu beresiko Tuan Zero untuk menangani mereka sendirian"ucap Alfred.
Lucas tidak menjawab pertanyaan Alfred, dia keluar dari persembunyian mereka.
Melihat Lucas tak menghiraukannya Alfred tidak marah dan dia hanya memerhatikan.Apa yang akan di lakukan Lucas.
Dan Alfred tahu kalau kumpulan Beast itu lebih banyak saat pertama kali dia menemukan mereka.
Lucas terus berjalan ke depan dan dia berhenti ketika jaraknya dan Beast 100 meter.
"System beli Array Rank A yang bisa mengurung kumpulan Beast ini"
[Ding! Membeli Array Sealing Rank A seharga 1.000.000]
'Apa! Kenapa Array Rank A lebih mahal dari Array Rank B'
Lucas terkejut mendengar harga dari Array yang di beli System.
[Itu wajar Host semakin tinggi tingkatan Array harganya juga akan semakin mahal]
[Apa Host ingin memasang Array Sealing Rank A]
[Ya/tidak]
"Ya"
Tiba-tiba sebuah lingkaran sihir berwarna merah muncul di bawah kaki Lucas.Lingkaran sihir tersebut awalnya hanya berdiameter 2 meter,namun lingkaran sihir tersebut terus membesar sampai mencakup gerombolan Beast.Para Beast yang tiba-tiba melihat kemunculan lingkaran sihir langsung waspada.
Kemunculan lingkaran sihir tersebut juga membuat Alfred dan pasukan elite-nya waspada.
Tak sampai di situ, Array yang semula berhenti membesar kemudian membentuk kurungan setengah lingkaran yang membuat para Beast tidak bisa lari sedangkan Alfred yang berada di luar Array terkejut karena tiba-tiba dia tidak bisa melihat keadaan dalam dari Array tersebut.Karena dia khawatir akan keselamatan Lucas.Alfred menyuruh pasukan elite-nya menyerang Array yang ada di depannya.
Namun,bagaimana pun mereka menyerang itu sia-sia karena Array yang ada di depannya tak meninggalkan bekas apa pun.
"Tuan bagaimana pun kami menyerang Array tersebut, kami bisa tidak meninggalkan bekas apa pun"ucap pemimpin dari prajurit elite.
'Bukankah Array hanya bisa di ciptakan oleh Penyihir Rank S ke atas? Apa Tuan Zero memiliki Core mana yang luas?' batin Alfred.
Note: Anggap aja Core mana itu seperti Dantian dalam bahasa dunia Kultivator.Di sini Author sengaja menggunakan kata "Core" untuk menyebut penyimpanan mana biar enak nyebutnya.
Setahu Alfred Hanya Penyihir Rank S ke atas yang bisa membuat Array.Hal utama yang perlu di perhatikan saat membuat Array adalah mana yang banyak.
Berbagai spekulasi muncul di dalam kepala Alfred untuk menemukan jawaban, bagaimana Lucas bisa membuat Array.Sampai Alfred menemukan satu kesimpulan.
'Apa jangan-jangan Tuan Zero memiliki bakat warna ungu? Ya,pasti itu untuk bisa menjelaskan bagaimana Tuan Zero membuat Array'
Ya,hanya orang-orang yang memiliki bakat warna ungu yang bisa membuat Array sebelum mencapai Penyihir Rank S karena mereka dapat berkah dari dewa, salah satunya adalah berupa Core mana yang berlimpah.
Alfred yang menduga Lucas memiliki bakat warna ungu semakin menghormati Lucas.
Perbandingan orang yang terlahir memiliki bakat ungu adalah 1:1.000.000.
Dan orang-orang yang memiliki bakat warna ungu pasti akan menjadi orang-orang hebat di masa depan.
"Kalian boleh istirahat sebentar untuk memulihkan mana dan ingat tetap waspada"perintah Alfred.
"Tapi Tuan...."ucap pemimpin prajurit elite yang khawatir akan Lucas yang masih berada dalam Array.
"Tak perlu mengkhawatirkan keselamatan Tuan Zero"ucap Alfred.
Lalu pemimpin itu kembali ke kelompoknya untuk menyuruh bawahannya istirahat untuk memulihkan mana mereka.
Alfred masih memandangi Array yang ada di depannya.
Di dalam Array.
Lucas memandangi sejenak gerombolan Beast yang ada di depannya.
"System kamu tidak sedang bercanda kan?"tanya Lucas.
[System tidak bercanda Host]
Lucas hanya bisa tersenyum kecut saat mendengar jawaban dari System.
Apa yang membuat Lucas tersenyum kecut bukan lah jawaban dari System, tapi panel transparan berbentuk persegi yang ada di depannya.
Isi dari panel transparan berbentuk persegi adalah Quest dari System.
[Ding! Mendapatkan Quest]
Kalahkan semua Beast yang ada di depan Host
Hadiah : Box Epic
Hukuman : Kehilangan nyawa
'Misi yang merepotkan' batin Lucas
Aneh?
ga gentle bgt host nya