NovelToon NovelToon
Berondong Pilihan Single Mom

Berondong Pilihan Single Mom

Status: tamat
Genre:Single Mom / Anak Genius / CEO / Janda / Berondong / Tamat
Popularitas:15M
Nilai: 4.8
Nama Author: kenz....567

Ceo duda dengan gadis sudah biasa, tapi Ceo janda dengan berondong baru luar biasa.

Zayn Albert, seorang pria tampan dengan segala kesederhanaannya. Ia harus membiayai sang nenek yang menjadi penderita kanker. Zayn membutuhkan banyak biaya, sehingga dia memutuskan untuk mencari pekerjaan dengan gaji yang lebih tinggi.

Tak di sangka, ia justru malah bertemu dengan Shea Lexix Wiratama. Seorang Ceo cantik yang merupakan janda anak dua. Zayn niatnya ingin melamar kerja, tetapi salah satu anak dari wanita itu justru menawarkan sang mommy padanya.

"Angkel, Angkel mau nda cama Mommy Kai? Mommy kai Janda." Ujar Kai dengan mata bulat menggemaskan.

"Om disini mau lamar kerja, bukan lamar jadi bapakmu Cil." Ringis Zayn.

Zayn akui, ibu dari anak kecil itu sangat cantik. Tapi, Zayn tahu diri. Dia datang hanya untuk melamar kerja. Namun, tak di sangka. Ceo cantik itu justru mengatakan sesuatu padanya.

"Kamu di terima."

"Terima kasih Bu! Terima ka ...,"

"Jadi suami saya."

"Hah?!"

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon kenz....567, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Pasar

Shea tengah menyuapi Azriel sarapannya, anak itu tampak makan dengan lambat. Sedari tadi dia mengeluh lidahnya terasa pahit, tetapi anak itu harus mengisi perutnya agar bisa meminum obat. Namun, di suapan kedua Azriel menyerah. Dia tak lagi membuka mulutnya dan menatap sang mommy dengan tatapan sendu.

"Lidah Azriel pahit Mommy, sudah yah makannya." Bujuk anak itu dengan memelas.

Shea tak bisa lagi memaksanya, ia meletakkan piring itu ke atas nakas. Lalu, ia beralih menatap putranya dengan tatapan pasrah. "Azriel mau makan apa? Kalau makannya sedikit, nanti lama sembuhnya. Azriel mau cepat sehat lagi kan?"

Mendengar itu, Azriel hanya terdiam. Lidahnya pahit, nafsu makannya tidak ada. Untungnya, demamnya mulai turun. Tapi, tetap saja tubuhnya masih terasa lemas.

"Azriel mau soto ayam," ujar anak itu yang mana membuat Shea tersenyum lebar.

"Soto ayam? Mommy pesankan yah!" Seru Shea dengan semangat.

"No! Azriel gak mau beli, gak suka. Soto ayam buatan oma sangat enak, Azriel mau soto buatan rumah bukan resto." Tolak Azriel.

Shea terdiam, dia menggaruk pelipisnya yang tak gatal. Baru saja sang mommy berpamitan untuk menghadiri acara kelahiran cucu temannya. Apalagi, hari ini para pembantu rumahnya sedang libur. Sedangkan dirinya sendiri, tidak biasa memasak.

"Eum ...beli saja yah, nanti Mommy carikan soto yang paling enak. Bagaimana?" Shea mencoba membujuk putranya itu.

"Yasudah, enggak usah." Balas Azriel dengan suara yang lirih.

"Hais, baiklah. Mommy coba membuatnya, kamu tunggu disini." Shea memutuskan untuk membuatnya sendiri, walaupun ia tidak tahu apakah dirinya bisa atau enggak. Sekelas resto saja tidak masuk di lidah putranya, apalagi masakannya. Dia berharap semoga ada yang bisa ia mintai tolong saat ini.

"Shea? Ngapain di dapur?" Zayn mendapati Shea tengah mencari sesuatu di kulkas, tampaknya wanita itu sedang kesulitan mencari sesuatu.

"Aku mencari bahan untuk membuat soto." Jawab Shea dengan menoleh ke arah Zayn.

"Soto?" Zayn berjalan mendekati Shea, dia turut memperhatikan apa yang Shea lakukan. Tampaknya, wanita itu sedang memegang ponselnya yang menunjukkan bahan-bahan apa saja yang di butuhkan ketika membuat soto.

"Yah, ayamnya enggak ada. Bibi sepertinya belum belanja bulanan." Gumam Shea.

"Kalau gitu, biar aku beli saja di pasar. Kebetulan, aku mau foto copy tugas kuliah." Penawaran Zayn tentu saja Shea tal menolak, wanita itu segera menganggukkan kepalanya.

Zayn hanya melempar senyum pada Shea, entah mengapa keduanya mendadak canggung apabila ingat kejadian semalam tadi. Zayn yang merasa kikuk, segera beranjak pergi dari sana, meninggalkan Shea yang menghela nafas pelan seraya mengusap d4d4nya yang berdebar tak karuan.

"Semalam, dia sudah mulai berani. Sedikit-sedikit, polosnya mulai hilang. Tapi, kenapa aku yang deg degan gini." Batin Shea memandang kepergian Zayn.

Sementara itu, Kai yang mendengar suara motor sang daddy bergegas keluar. Raut wajahnya tampak panik, ia semaksimal mungkin berlari sebelum suara motor itu hilang dari pendengarannya. Sedangkan Zayn berada di atas motornya, pria itu sejenak memanaskan motornya itu sebelum menjalankan.

"DADDY! DADDYYY!!" Teriakan Kai mengundang perhatian Zayn. Pria itu menatap bocah menggemaskan yang sedang berlari ke arahnya dengan tatapan terkejut.

"Ikut! ikut!" Seru Kai dengan semangat.

"Ikut? Daddy mau ke pasar loh, bukan ke mall. Gak ada uang bawa kamu ke mall." Sahut Zayn.

"Mau ke pacal, ke bulan, ke julang cekalian, Kai pokokna mau ikut!" Zayn menyipitkan matanya, dia berusaha berpikir keras sekarang. Jika mengajak Kai ke pasar, apa anak itu nantinya tidak akan rewel? Namun, melihat ke antusiasan Kai, membuat akhirnya Zayn luluh juga.

"Yasudah, ayo. Tapi di sana janji, jangan rewel." Kai menganggukkan kepalanya setuju, ia segera merentangkan tangannya dengan senyuman lebar.

.

.

.

"Ini ... pacal?" Kai memandang pias ke arah pasar di hadapannya. Banyak sekali penjual sayur dan orang yang berlalu lalang. Belum lagi jalanannya sangat kotor, karena bukan di dalam gedungnya.

"Iya, ayo." Ajak Zayn seraya menggandeng tangan anak itu.

"Daddy, gendong ekheee!!" Kai mulai merengek, kakinya menjijit agar tak terkena genangan air kotor di pasar.

"Daddy bilang apa tadi? Jangan rewel, ayo jalan saja." Zayn sengaja mengerjai anak itu, ia ingin melihat Kai kesal saat ini.

Kai beralih menatap penjual ayam yang sedang memotong ayam jualan miliknya. Anak itu meringis pelan saat melihat pemotongan ayam itu. "Celem kali, picauna becak kali itu." Gumamnya. Tatapan matanya pun kembali menatap Zayn yang sudah berjalan jauh darinya.

"DADDY!! EKHEEE!! TUNGGUUIIN!" Seru Kai seraya menarik celananya ke atas dan segera berlari menyusul sang daddy yang berjalan di depannya.

Zayn menghentikan langkahnya di depan penjual bawang, ia membeli beberapa perbawangan dan juga bumbu lainnya. Sementara Kai, anak itu memegang erat celana Zayn karena khawatir ia hilang. Matanya sedari tadi terus memandang ke arah sekitar, banyak hal yang tidak dia ketahui sebelumnya tentang pasar. Tatapan matanya jatuh pada seorang pria yang tengah menjual mainan kapal yang bisa mengapung di atas air.

"Kai, jangan kemana-mana. Nanti kalau hilang Daddy susah nya ... eh? Mana Kai?" Baru saja di tinggal belanja sebentar, Kai sudah tak lagi memegang celananya. Tatapan pria itu mengarah pada sosok bocah menggemaskan yang sedang berjongkok di depan seorang penjual mainan. melihat itu, Zayn langsung buru-buru membayar belanjaannya dan menghampiri bocah menggemaskan itu.

"Kai, ngapain?" Tanya Zayn memperhatikan putranya itu.

"Daddy, Kai mau! Mau kapal keletek na!" Seru Kai dengan semangat.

Zayn menatap ke arah penjual kapal itu, "Berapa pak?" Tanyanya.

"Tiga puluh aja Mas." Sahut penjual itu.

"Mahal banget pak, biasanya juga dua lima dua." Protes Zayn, ia sering kali mendapati mainan itu di jual di pasar. Namun, dia tak mengira harganya semahal itu.

"Dimana ada yang jual dua lima dua dek, biasa tiga lima. Ini saya jualnya udah murah loh!" Zayn tetap tak terima, dia minta agar di turunkan harganya. Namun, penjual itu juga tidak mau mengalah. Akhirnya, keduanya sibuk berdebat tentang harga yang mana membuat Kai bingung.

"Gak jadi deh, mahal." Zayn segera menggandeng tangan Kai dan membawanya pergi, ia menulikan pendengarannya saat penjual tadi terus memanggilnya untuk membujuknya kembali.

"Kai, beli ayam aja noh! Tiga puluh udah dapet tujuh! Bisa berenang, bisa lompat, bisa ngomong juga. Ayo!" Kai pasrah saja, dia menghentikan langkahnya setibanya di depan penjual ayam warna-warni. Melihat ayam yang banyak sekali macam warnanya, membuat matanya berbinar terang.

"Mau gak?" Tanya Zayn.

"Mau! mau!" Seru Kai dengan semangat.

Zayn akhirnya membelikan Kai satu ayam yang berwarna merah. Kai terlihat amat teramat senang, ia dia terus berdecak kagum melihat ayam yang masih kecil itu.Setelah memastikan Kai anteng, Zayn segera membawanya ke penjual ayam potong.

"Beli berapa yah, sekilo atau dua kilo? Sekalian lima kilo aja kali yah buat stok." Gumam Zayn.

"Mas nya mau beli berapa kilo?" Tanya ibu-ibu penjual ayam itu.

"Lima kilo aja deh bu, d4d4 sama paha aja yah." Pesan Zayn.

Kai melihat ibu-ibu penjual ayam itu dengan seksama Sejenak, ia baru tersadar. Pandangannya mengarah pada ayam yang telah mati itu dengan tatapan polosnya, lalu pandangan turun ke arah ayamnya yang berada di pelukannya.

"Kok milip yah." Gumam Kai dengan tatapan bingung.

___

1
Eli Elieboy Eboy
𝑝𝑎𝑠𝑡𝑖 𝑡𝑎𝑡𝑎𝑝𝑎𝑛 𝑝𝑜𝑙𝑜𝑠 𝑧𝑎𝑦𝑛 𝑝𝑒𝑟𝑠𝑖𝑠 𝑘𝑒𝑘 𝑘𝑎𝑖 🤣🤣🤣
Eli Elieboy Eboy
𝑒𝑙𝑒ℎ 𝑢𝑑ℎ 𝑙𝑖𝑎𝑡 𝑣𝑖𝑑𝑒𝑜 𝑛𝑦𝑎 𝑑𝑎𝑛 𝑡𝑎𝑛𝑑𝑎 𝑡𝑎𝑛𝑔𝑎𝑛 𝑠𝑢𝑟𝑎𝑡 𝑐𝑒𝑟𝑎𝑖 𝑏𝑎𝑟𝑢 𝑛𝑔𝑒ℎ 𝑘𝑎𝑙𝑜 𝑙𝑖𝑜𝑛𝑒𝑙 𝑑𝑖 𝑗𝑒𝑏𝑎𝑘 𝑚𝑎𝑛𝑡𝑎𝑛 𝑚𝑢 𝑑𝑎𝑛 𝑘𝑒𝑚𝑎𝑟𝑒𝑛2 𝑘𝑚𝑛 𝑎𝑗ℎ𝑎 𝑘𝑜𝑘 𝑔𝑎𝑘 𝑠𝑎𝑑𝑎𝑟 😡😡😡
Eli Elieboy Eboy
𝑏𝑖𝑠𝑎 𝑔𝑎𝑘 𝑝𝑒𝑟𝑎𝑛 𝑛𝑦𝑎 𝑠𝑖 𝑣𝑎𝑛𝑦𝑎 𝑖𝑙𝑎𝑛𝑔𝑘𝑎𝑛 𝑎𝑗ℎ𝑎
𝑔𝑒𝑑𝑒𝑘 𝑏𝑎𝑐𝑎𝑛𝑦𝑎
𝑠𝑜𝑘 𝑦𝑔 𝑚𝑒𝑟𝑎𝑠𝑎 𝑝𝑎𝑙𝑖𝑛𝑔 𝑡𝑒𝑟𝑠𝑎𝑘𝑖𝑡𝑖 𝑒ℎ 𝑢𝑗𝑢𝑛𝑔2𝑛𝑦𝑎 𝑚𝑛𝑡𝑎 𝑏𝑎𝑙𝑖𝑘
Eli Elieboy Eboy
𝑚𝑎𝑛𝑡𝑎𝑝 𝑧𝑎𝑦𝑛 😍😍😍
𝑏𝑎𝑙𝑎𝑠 𝑘𝑎𝑡𝑎2 𝑣𝑎𝑛𝑦𝑎 𝑦𝑔 𝑠𝑙𝑎𝑙𝑢 𝑚𝑎𝑢 𝑚𝑒𝑛𝑎𝑛𝑔 𝑠𝑒𝑛𝑑𝑖𝑟𝑖 𝑑𝑎𝑛 𝑦𝑔 𝑝𝑎𝑙𝑖𝑛𝑔 𝑚𝑒𝑟𝑎𝑠𝑎 𝑡𝑒𝑟𝑠𝑎𝑘𝑖𝑡𝑖
Eli Elieboy Eboy
𝑢𝑑ℎ 𝑏𝑖𝑎𝑟𝑖𝑛 𝑎𝑗ℎ𝑎 𝑘𝑎𝑙𝑜 𝑣𝑎𝑛𝑦𝑎 𝑚𝑎𝑢 𝑐𝑒𝑟𝑎𝑖...
Eli Elieboy Eboy
𝑘𝑎𝑔𝑒𝑡 𝑘𝑎𝑛 𝑙𝑜 𝑘𝑎𝑙𝑜 𝑧𝑎𝑦𝑛 𝑚𝑎𝑢 𝑑𝑖 𝑗𝑎𝑑𝑖𝑘𝑎𝑛 𝑝𝑒𝑤𝑎𝑟𝑖𝑠 𝑑𝑖 𝑘𝑙𝑢𝑎𝑟𝑔𝑎 𝑠𝑎𝑙𝑣𝑎𝑡𝑜𝑟𝑒 🤣🤣🤣
Eli Elieboy Eboy
𝑔𝑒𝑑𝑒𝑘 𝑎𝑘𝑢 𝑙𝑎𝑚𝑎2 𝑠𝑎𝑚𝑎 𝑠𝑖 𝑣𝑎𝑛𝑦𝑎😡😡😡
𝑒𝑚𝑎𝑛𝑔𝑛𝑦𝑎 𝑤𝑎𝑘𝑡𝑢 𝑙𝑖𝑜𝑛𝑒𝑙 𝑑𝑖 𝑘𝑎𝑠𝑖ℎ 𝑜𝑏𝑎𝑡 𝑝𝑒𝑟𝑎𝑛𝑔𝑠𝑎𝑛𝑔 𝑠𝑎𝑚𝑎 𝑚𝑎𝑛𝑡𝑎𝑛 𝑡𝑢𝑛𝑎𝑛𝑔𝑎𝑛 𝑚𝑢 𝑚𝑎𝑠𝑖ℎ 𝑏𝑖𝑠𝑎 𝑏𝑒𝑟𝑓𝑖𝑘𝑖𝑟 𝑡𝑒𝑛𝑡𝑎𝑛𝑔 𝑘𝑤 𝑦𝑎 𝑘𝑎𝑔𝑎𝑘 𝑙𝑎
Eli Elieboy Eboy
𝑎𝑘𝑢 𝑠𝑒𝑡𝑢𝑗𝑢 𝑑𝑛𝑔 𝑚𝑢 𝑝𝑎𝑘 𝑡𝑢𝑎 𝑘𝑎𝑙𝑜 𝑧𝑎𝑦𝑛 𝑠𝑎𝑡𝑢2𝑛𝑦𝑎 𝑝𝑒𝑛𝑒𝑟𝑢𝑠 𝑘𝑙𝑢𝑎𝑟𝑔𝑎 𝑠𝑎𝑙𝑣𝑎𝑡𝑜𝑟
Eli Elieboy Eboy
𝑝𝑑 ℎ𝑎𝑙 𝑙𝑖𝑜𝑛𝑒𝑙 𝑘𝑜𝑟𝑏𝑎𝑛 𝑑𝑖 𝑠𝑖𝑛𝑖 𝑘𝑎𝑟𝑛𝑎 𝑚𝑎𝑛𝑡𝑎𝑛 𝑚𝑢
Eli Elieboy Eboy
ℎ𝑎𝑟𝑢𝑠𝑛𝑦𝑎 𝑣𝑎𝑛𝑦𝑎 𝑠𝑎𝑑𝑎𝑟 𝑑𝑖𝑟𝑖 𝑗𝑛𝑔 𝑐𝑢𝑚𝑎 𝑛𝑦𝑎𝑙𝑎ℎ𝑖𝑛 𝑙𝑖𝑜𝑛𝑒𝑙 𝑑𝑜𝑎𝑛𝑘
𝑘𝑎𝑛 𝑔𝑎𝑟𝑎2 𝑚𝑎𝑛𝑡𝑎𝑛 𝑡𝑢𝑛𝑎𝑛𝑔𝑎𝑛 𝑚𝑢 𝑚𝑎𝑘𝑎𝑛𝑦𝑎 𝑙𝑖𝑜𝑛𝑒𝑙 𝑏𝑖𝑠𝑎 𝑡𝑑𝑜𝑟 𝑑𝑛𝑔 𝑤𝑎𝑛𝑖𝑡𝑎 𝑙𝑎𝑒𝑛
𝑗𝑛𝑔 𝑐𝑢𝑚𝑎 𝑚𝑒𝑛𝑦𝑎𝑙𝑎ℎ𝑘𝑎𝑛 𝑑𝑜𝑎𝑛𝑘 𝑑𝑎𝑛 𝑚𝑒𝑟𝑎𝑠𝑎 𝑦𝑔 𝑝𝑎𝑙𝑖𝑛𝑔 𝑡𝑒𝑟𝑠𝑎𝑘𝑖𝑡𝑖 😡😡😡
Ati Ati
🤣🤣🤣🤣🤣🤣🤣🤣🤣
Eli Elieboy Eboy
𝑦𝑎 𝑎𝑚𝑝𝑢𝑛 𝑎𝑧𝑟𝑖𝑒𝑙 𝑠𝑎𝑚𝑝𝑒𝑘 𝑔𝑎𝑘 𝑘𝑒𝑙𝑖𝑎𝑡𝑎𝑛 𝑔𝑡𝑢 🤣🤣🤣
Ati Ati
hiburan nya Emak2 si buntelan 🤣🤣🤣
Ati Ati
ujung2 nya nanti kakeknya minta ginjalnya Zyan diminta didonorkan buat cucu perempuan nya si Jenna🤔😞
Ati Ati
jangan2 Shea Hamidun , Zyan kena sindrom kehamilan simpatik
Ati Ati
puasnya aku ..... BPK kandung dipermalukan anak sendiri didepan publik 🤣🤣🤣🤣 jingkrak2 akuuu , jadi pada tau deh orang2 🤪🤪🤪
Ati Ati
aku nyengir terus kadang ngakak thor 🤣🤣🤣🤣🤣 tanggung jawab udah bikin bengek karena ngakak & nyengir2 terus astaga othor bener2 gak ada obat 👍👍👍👍👍
Eli Elieboy Eboy
𝑦𝑎 𝑎𝑙𝑙𝑎ℎ 𝑘𝑎𝑖 𝑐𝑎𝑙𝑜𝑛 𝑑𝑎𝑑𝑑𝑦 𝑚𝑢 𝑖𝑡𝑢 𝑚𝑎𝑛𝑢𝑠𝑖𝑎 𝑙𝑜ℎ 𝑏𝑢𝑘𝑎𝑛 𝑠𝑒𝑗𝑒𝑛𝑖𝑠 ℎ𝑒𝑤𝑎𝑛 𝑡𝑎𝑜 𝑚𝑎𝑘𝑎𝑛𝑎𝑛 𝑡𝑎𝑜 𝑡𝑢𝑚𝑏𝑢ℎ2𝑎𝑛 𝑦𝑔 𝑏𝑖𝑠𝑎 𝑑𝑖 𝑜𝑟𝑑𝑒𝑟 🤣🤣🤣
Eli Elieboy Eboy
𝑦𝑎 𝑎𝑙𝑙𝑎ℎ 𝑘𝑎𝑖 𝑚𝑜𝑚𝑚𝑦 𝑚𝑢 𝑙𝑒𝑏𝑖ℎ 𝑏𝑎𝑖𝑘 𝑛𝑔𝑎𝑠𝑖ℎ 𝑚𝑎𝑟𝑡𝑎𝑏𝑎𝑘 𝑑𝑟 𝑝𝑑 𝑛𝑦𝑎𝑟𝑖 𝑑𝑎𝑑𝑑𝑦 𝑏𝑎𝑟𝑢 𝑏𝑢𝑎𝑡 𝑚𝑢 😂😂😂
Eli Elieboy Eboy
𝑦𝑎 𝑎𝑚𝑝𝑢𝑛 𝑠ℎ𝑒𝑎 𝑛𝑜ℎ 𝑎𝑛𝑎𝑘 𝑚𝑢 𝑙𝑎𝑔𝑖 𝑝𝑟𝑜𝑚𝑜𝑠𝑖𝑖𝑛 𝑘𝑎𝑚𝑢 𝑦𝑔 𝑗𝑎𝑛𝑑𝑎 𝑠𝑎𝑚𝑎 𝑝𝑎𝑝𝑎 𝑏𝑎𝑟𝑢 🤣🤣🤣
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!