NovelToon NovelToon
KONTRAK CINTA SANG MEKANIK

KONTRAK CINTA SANG MEKANIK

Status: sedang berlangsung
Genre:Cinta Seiring Waktu
Popularitas:1.8k
Nilai: 5
Nama Author: Olshop sukses Jaya

Arga Pratama, seorang mekanik tangguh yang hidupnya sederhana namun penuh prinsip, tak sengaja bertemu dengan Clara, wanita cantik pewaris perusahaan besar yang sedang lari dari perjodohan. Karena suatu keadaan terpaksa, mereka harus terikat perjanjian kontrak palsu. Siapa sangka, dari bau oli dan mesin, tumbuhlah benih cinta yang tak pernah disangka-sangka.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Olshop sukses Jaya, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Malam yang Bertakdir

Hujan deras mengguyur kota, membasahi aspal jalanan yang mulai mengkilap. Di sebuah bengkel kecil yang masih menyisakan cahaya lampu kuning, Arga Pratama sedang mengelap tangannya yang kotor terkena oli dan debu mesin.

Pria itu tersenyum tipis menatap hasil kerjanya. Sebuah motor tua yang tadinya rusak parah, kini kembali bersuara halus. Bagi Arga, mesin adalah dunia yang paling jujur. Kalau ada yang rusak, tinggal diperbaiki. Tidak ada drama, tidak ada kebohongan. Berbeda dengan manusia.

"Sudah selesai, Bang Arga?" tanya asistennya sambil mematikan lampu utama.

"Sudah. Tutup saja," jawab Arga datar. Ia melepas sarung tangan kerjanya, menampakkan lengan yang berotot dan bekas-bekas luka kecil yang justru menambah kesan gagah pada dirinya.

Arga bukan pria kaya. Ia hanya pemilik bengkel kecil yang bekerja keras setiap hari. Tapi ada satu hal yang dimilikinya yang tidak dimiliki orang kaya: harga diri dan ketampanan alami yang memikat.

Baru saja ia melangkah keluar, sebuah mobil sport mewah melaju dengan kencang dan berhenti mendadak tepat di depan pintu bengkelnya. Suara klakson berbunyi panjang, memecah kesunyian malam.

Kaca mobil turun perlahan, menampakkan wajah seorang wanita yang sangat cantik namun terlihat panik dan ketakutan. Matanya yang indah itu berkaca-kaca, menatap lurus ke arah Arga.

"Tolong... tolong saya!" seru wanita itu dengan suara gemetar.

Arga mengerutkan kening. Ia melangkah mendekat. "Ada apa, Nona? Mobilnya mogok?"

Wanita itu menggeleng cepat. Ia langsung turun dari mobil dan berlari kecil menghampiri Arga. Tanpa aba-aba, wanita itu langsung memegang lengan Arga yang masih sedikit kotor.

"Bukan mobil saya yang rusak... tapi nyawa saya! Tolong sembunyikan saya! Mereka mengejar saya!"

Arga tertegun. Ia bisa mencium wangi parfum mahal yang bercampur dengan ketakutan dari wanita di hadapannya. Jauh berbeda dengan dunia Arga yang penuh bau oli dan bensin.

"Siapa Anda? Dan siapa yang mengejar Anda?" tanya Arga waspada.

Wanita itu menatap mata Arga dalam-dalam, lalu berkata dengan tegas namun bergetar,

"Nama saya Clara... Dan saya bersedia melakukan apa saja asal Bapak mau menolong saya sekarang. Termasuk... menjadi istri palsu Bapak!"

Arga terdiam sesaat, matanya menatap tajam ke arah jalanan yang gelap di belakang mobil wanita itu. Ia bisa melihat bayangan beberapa mobil lain yang berhenti tidak jauh dari sana, lampu sorotnya menyala terang seolah sedang mencari sesuatu. Atau lebih tepatnya... mencari seseorang.

"Kau gila, Nona? Menjadi istri bukan mainan," jawab Arga dingin, meski tangannya refleks menarik tubuh wanita itu masuk lebih dalam ke area bengkel agar tidak terlihat dari jalan raya.

"Aku tahu ini terdengar gila, tapi aku tidak punya pilihan lain!" Clara memeluk tubuhnya sendiri, suaranya bergetar hebat. "Mereka orang-orang jahat, Pak. Mereka mau membawaku pergi paksa untuk dijodohkan dengan pria yang tidak aku cintai demi kepentingan bisnis keluargaku. Kalau aku tertangkap, hidupku akan hancur!"

Air mata mulai menetes di pipi mulusnya. Di mata Arga, wanita ini terlihat seperti boneka porselen yang rapuh, namun ada tekad kuat yang terpancar dari sorot matanya.

Arga menghela napas panjang. Ia bukan tipe orang yang suka ikut campur urusan orang lain, apalagi urusan orang kaya yang penuh drama. Tapi melihat ketakutan yang begitu nyata di hadapannya, entah mengapa hati kasarnya tergerak.

"Baiklah," ucap Arga akhirnya dengan nada berat. "Kau boleh sembunyi di sini malam ini. Tapi soal jadi istri palsu itu... lupakan. Aku tidak mau terlibat masalah rumit."

Clara mengangkat wajahnya, matanya berbinar penuh harap. "Terima kasih! Terima kasih banyak, Pak! Aku janji tidak akan merepotkan Bapak lama-lama!"

"Namaku Arga," sahut pria itu singkat. "Panggil saja Arga."

"Baik, Mas Arga," panggil Clara pelan. Nama itu terdengar begitu asing namun anehnya terasa hangat di telinganya.

Arga membawa Clara masuk ke ruangan kecil di bagian belakang bengkel, tempat ia biasa beristirahat. Ruangan itu sederhana, hanya berisi kasur tipis, meja kayu, dan rak-rak penuh dengan buku manual mesin. Bau oli dan bensin masih sangat terasa, jauh dari kenyamanan kamar mewah yang biasa Clara tempati. Namun bagi Clara saat ini, tempat sekecil dan sesederhana ini terasa seperti istana yang paling aman di dunia.

"Tidurlah di sini. Kunci pintunya dari dalam. Jangan keluar sampai aku bilang aman," perintah Arga tegas. "Aku akan berjaga di luar."

"Mas Arga tidak tidur?" tanya Clara bingung.

"Aku biasa begadang. Lagipula... lebih aman kalau ada yang menjaga," jawab Arga sebelum akhirnya menutup pintu dan meninggalkan wanita itu sendirian.

Di luar, hujan semakin deras memukul atap seng. Arga duduk di bangku kayu tua, menyalakan sebatang rokok (meski sebenarnya ia jarang merokok, tapi malam ini pikirannya terlalu kalut). Ia menatap pintu tertutup di belakangnya.

Siapa sangka, malam yang seharusnya biasa saja berubah menjadi begitu rumit hanya karena kedatangan seorang wanita asing. Arga tidak tahu, bahwa keputusannya untuk menolong malam ini bukan hanya akan menyelamatkan nyawa Clara, tapi juga akan mengubah seluruh jalan hidupnya selamanya.

Dunia mereka yang berbeda—satu di atas awan kemewahan, satu lagi di tanah keras kenyataan—kini telah tersambung oleh sebuah pertemuan yang tak direncanakan. Dan benih-benih cinta itu, perlahan mulai tumbuh di tengah bau oli dan suara gemuruh hujan.

 

BERSAMBUNG... ➡️

1
Susana Sari Sari
menarik Ceritanya yg penting dibuat simple Jln Ceritanya Jgn yg ber tele²
rindu_takdir: "Terima kasih banyak Bu Susana sudah membaca dan memberi like ❤️. Senang sekali ceritanya dianggap menarik dan simple. Tenang saja Bu, alurnya akan kami jaga agar tetap seru, lancar, dan tidak bertele-tele sampai tamat. Mohon dukungannya terus ya Bu 🥰🙏"
total 1 replies
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!