NovelToon NovelToon
Mas Bule Kekasihku

Mas Bule Kekasihku

Status: sedang berlangsung
Genre:Balas Dendam / Diam-Diam Cinta / Cinta Seiring Waktu
Popularitas:2.1k
Nilai: 5
Nama Author: xeynica_10

Merasa kesal karena ada yang mengatakan bahwa dirinya tidak akan laku bahkan akan terus menjomblo seumur hidup, tidak ada satu pun pria yang tertarik padanya.

"Enak aja dia bilang begitu padaku! Awas saja kau! Akan aku buktikan diriku ini bisa memiliki seorang kekasih dan layak untuk dicintai!" geramnya wanita cantik itu.

Ia bersumpah pada dirinya sendiri, setelah mendapatkan kekasih justru ia akan langsung memamerkan kemesraannya terhadap orang yang telah berani berkata seperti itu.

"Tapi tunggu! Dari mana aku akan mendapatkan seorang kekasih!?" ia gelisah dan mondar-mandir.

"Astaga..." dirinya mengusap wajah dengan kasar.

"Hah, semoga dapat ya?" batinnya berdoa.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon xeynica_10, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Episode Duapuluhtujuh

Kini posisi duduk ketiganya berubah, wanita itu menjadi dihadapannya seorang diri sementara remaja lelaki dengan kekasih bule yang tampannya itu berduaan saling bersebelahan.

"Jadi, kamu tidak menemukannya?" Cellsyia bertanya pada sepupu tampannya.

"...." gelengan kepala sebagai jawabannya.

"Hm..." wanita itu bersandar ke sandaran kursi seraya bersidekap dada.

"Lalu?"

"Tadi disana, di lantai 2 kamu melakukan apa saja?" tanya Cellsyia tanpa ekspresi.

"Mencari buku kesana dan kemari, tapi tidak ada satu pun yang akan dicarinya. Aku melupakannya, seharusnya membeli di toko buku yang berada di Belanda, dan sungguh aku minta maaf Kak, karena telah merepotkanmu untuk mengantarkanku kesini" ujar Aleix tanpa berani menatap sepupu cantiknya.

"Yang berlalu lupakan saja, kamu tidak perlu meminta maaf padaku, dan ada untungnya juga jika aku pergi ke toko buku ini" celetuk wanita itu.

Mendengar hal tersebut, remaja lelaki itu mengangkat kepalanya, dahinya tampak mengernyit kebingungan.

"Lantas mengapa sepupu cantiknya itu terlihat respons nya agak berbeda?" pikirnya Aleix, secara tak sengaja dirinya melihat Cellsyia, sepupunya tersenyum manis.

"Kak Cell, sepertinya ada hal yang membuat suasana hatimu menyenangkan, ya?" tanya Aleix.

"Betul sekali, kalian tahu apa yang buat aku senang?"

Remaja lelaki itu serta pria bule itu saling pandang, kemudian keduanya menatap Cellsyia.

"....." lalu Aleix dan Aren menggelengkan kepala dengan bersamaan.

"Aku akhirnya mendapatkan buku novel, waw luar biasa, dan bahkan aku membelinya 14 novel" kata Cellsyia dengan semangatnya.

"Hahaha, senang sekali diriku" wanita itu tertawa pelan seraya menopangkan wajahnya dengan kedua tangannya.

"Waw..." decak kagum remaja lelaki itu.

"Banyak sekali Kak buku novel yang kamu beli" kata Aleix, dan Aren pun ikut nimbrung sembari menganggukkan kepala.

"Novel bergenre apa saja itu, Kak?" Aleix bertanya, segera Cellsyia menjawabnya.

"Romance, fantasy, fiksi remaja, dan horor"

"Wih, romance nggak tuh?" remaja lelaki itu menggodanya sambil menaikan turunkan alisnya.

"Penasaran banget nih aku, Kak. Judul buku novelnya semua itu, apa saja?" Aleix bertanya lagi pada dirinya.

"Rahasia" jawab Cellsyia.

"Ih, Kak Cell, sama sepupu sendiri kok begitu sih!" ucap Aleix, lalu remaja lelaki itu menggembungkan pipinya sedikit agak manyun, sangat menggemaskan.

"....." wanita itu melihat tingkah Aleix hanya tersenyum tipis.

"Sayang" kekasih bule tampannya memanggil Cellsyia.

"Kenapa ada, apa?" wanita itu menatap ke arah dirinya.

"Boleh nggak, hm aku minum ini lagi?" rupanya Aren ingin lagi minuman milkshake miliknya yang masih tersisa.

"Silakan, habiskan saja" Cellsyia berkata.

"Terima kasih, Sayang" lalu pria itu langsung meminum milkshake rasa stoberi.

"Kak Cell" Aleix berbisik dan kini berpindah tempat dekatnya.

"Apa?" tanya wanita itu

"Sudah berapa lama?" Cellsyia mengangkat satu alisnya ke atas.

"Apanya?" rupanya sepupunya itu tidak mengerti apa maksud dari pertanyaannya.

"Hubungan Kak Cell dengan pria bule itu" bisik Aleix sambil melirik ke arah kekasih sepupunya.

"Belum berapa hari juga, karena baru saja jadian" Cellsyia berbisik, tangannya merangkul pundak remaja lelaki itu.

"Oh, ceritanya pasangan kekasih baru?" pikirnya Aleix.

"Lalu Kak Cell, dapat pria bule itu dari mana? Karena jika bule banyaknya di luar negeri" Aleix menatap intens sepupunya.

"Aku mendapatkannya dari suatu tempat" jawab Cellsyia.

"Tempat sampah?" celetuk Aleix, seketika wanita itu membulatkan mata lalu memukul pahanya.

Plak

"Sembarangan"

"Aduh! Sakit, Kak!"

1
bila la
bagus ceritanya menarikkk, rekomendasi guys untuk dibaca🥰🥰🥰
xeynica_10: terima kasih sudah mampir☺️...
total 1 replies
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!