Di paksa menikah dengan pilihan ayah nya membuat Vivian kabur dari rumah untuk menemui sang kekasih tetapi bukan tempat perlindungan yang di dapatkan Vivian dia justru melihat pengkhianat sang kekasih dan adik tirinya.
Vivian pergi meninggalkan apartemen Dika sang kekasih tapi karena berlari terlalu cepat Vivian menabrak mobil seseorang dan dia meminta pertolongan agar bisa membawa nya pergi.
Siapa yang sudah menyelamatkan Vivian?
Lalu bagaimana dengan nasib Vivian selanjutnya yuk baca cerita nya di novel terbaru ku Nikah Dadakan hanya di Nt
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Alvaro zian, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Hamil
"Siapa perempuan itu,baru kali ini aku melihat nya" gumam Sinta penasaran.
"Apa dia calon istri pak Bagas" lanjut Sinta bermonolog sendiri.
****
"Mas bagaimana kalau aku ikut kamu ke kantor tiap hari" ucap Vivian tiba-tiba membuat Bagas mengerutkan keningnya.
"Maksud ku ikut kerja mas,aku bisa jadi OB di sini bukan nya kalau kerja di kantoran seperti ini lebih aman tidak mungkin Dika dan Olivia mencari ku sampai ke sini Mas" jelas Vivian lagi.
"Tujuan kamu kerja untuk apa?" tanya Bagas
"Ya untuk da-pat uang mas,kalau aku punya uang aku tidak bergantung hidup sama kamu terus"jawab Vivian membuat Bagas berdiri dari kursi nya dan mendekat ke arah Vivian.
"Kamu ingin pergi meninggalkan ku?"
"Bu-kan begitu mas,kalau aku kerja setidaknya aku bisa beli makeup sendiri tidak harus minta sama kamu terus mas"
Bagas menghela nafas panjang lalu mengeluarkan dompet nya.
"Ambil ini" ucap Bagas memberikan kartu ATM.
"Buat apa?"tanya Vivian tak mengerti.
"Kamu bisa ambil gaji mu di sini, berapa pun yang kamu mau dan beli apapun yang kamu suka"
"Maksud nya aku tidak mengerti mas,aku di terima kerja di sini?" tanya Vivian dengan menarik sudut bibir nya kecil.
"Hmmmm....."
"Yes.... terimakasih mas,aku janji akan rajin bekerja,aku akan berperilaku baik agar tidak merepotkan kamu mas"
"Bagus...." sahut Bagas ikut tersenyum manis.
****
"Deal......"
"Deal......"
"Seperti kesepakatan kita tak ada satu barang pun yang boleh kalian bawa dari rumah ini kecuali barang kalian bertiga"ujar si pembeli
"Tapi ada barang-barang anak saya" ucap pak Rudi
"Sesuai kesepakatan tak ada yang bisa keluar dan untuk pembayaran nya sudah saya transfer"
"Tapi pak-"
"Sudah lah yah barang-barang Vivian juga jelek-jelek nggak akan berguna untuk mereka paling juga di buang atau di bakar nanti dari pada merepotkan kita biarkan saja"
"Tapi bu jika Vivian datang dan bertanya bagaimana?"
"Banyak tapi-tapi nya kamu! Sudah uang nya sudah dapat dan sekarang kita juga sudah aman dari pak Sobirin,ayo kita pergi"ajak Erika menarik tangan sang suami.
Tiba-tiba saat mereka hendak berjalan Olivia mendadak pingsan.
"Brugk....."
"Oliv" teriak bu Erika
"Olivia kamu kenapa?" tanya pak Rudi
"Pak ayo kita bawa Olivia ke rumah sakit pak"
"Iya bu" sahut pak Rudi yang ikut cemas.
****
"Sinta jika ada yang mencari saya katakan saya kelapangan bersama Pak Ibrahim"
"Baik pak" sahut Sinta sopan
"Ayo,kamu ada yang mau di beli dulu?" tanya Bagas sambil menggenggam tangan Vivian.
"Nggak ada mas langsung berangkat saja takut nya pulang terlalu malam"
"Kalau kamu lelah tidur saja di mobil nanti aku yang gendong ke kamar seperti tempo hari" ucap Bagas membuat Vivian tertunduk malu, ucapan mereka di dengar oleh Sinta membuat nya kaget ternyata sang atasan benar-benar sudah move on dari masa lalu nya dan mendapatkan tambatan yang baru.
"Jadi perempuan itu tinggal bersama pak Bagas dan ternyata benar bukan Sarah calon istri pak Bagas,kalau Sarah tau bisa gila sendiri dia" gumam Sinta
****
"Seperti nya anak anda tengah mengandung" ujar sang dokter membuat Erika dan pak Rudi terdiam,bak di sambar petir mereka mendengar kabar buruk ini bagaimana tidak Olivia tak memiliki suami tapi bisa hamil.
"Dok anda salah prediksi" jawab Erika cepat
"Untuk lebih jelas nya kita akan lakukan tes darah bu, sebentar lagi pegawai laboratorium akan datang untuk mengambil darah nya"
"Pak Bagaimana ini? Jika benar Olivia hamil kita harus apa pak?"bisik Erika
"Cari lelaki nya Bu minta dia bertanggung jawab pada Olivia kalau tidak ayah yang akan bertindak menghajar nya"
"Jika dia menolak bagaimana pak?"
"Nanti saja kita bahas itu bu, sekarang yang terpenting kondisi Olivia baik-baik saja"
"Ibu malu pak, bagaimana cara menjelaskan ke keluarga ibu"
"Tak bisa di pungkiri lagi bu ini sudah terjadi mau tidak mau kita hadapi,kamu tanya pada nya siapa lelaki itu?"
kacau...saling tuduh...
padahal biang keroknya dari Karina
lagian yang menafkahi tugas bapak elo,bukan abg lo😆😆😆
Ngadi Ngadi nih Leo
biar semua orang juga tau klo sekarang kamu sudah punya istri,Vivian istrimu
yang di perebutkan malah sudah jadi suami orang ,suami Vivian
udah jelas itu mantan istri dan Bagas udah dekat ma cewe lain,masa masih make Anita .blom lagi ntar Sarah bakalan marah karena kamu depak ,siap2 kmu bakalan dibelit ular mu sendiri
orang jahat akan selalu mendapatkan balasan nya