Plakkkkkk
Suara tamparan tampak menggema di sebuah ruangan gelap dimana semua orang menatapnya dengan ekspresi terkejut diwajah mereka.
Daxia, Atau kini namanya telah berubah Yu Chaoyin, Gadis yang seharusnya melakukan rutinitas belanjanya di hari pekan kini berubah sempurna kala dirinya berada didunia yang dia anggap mengerikan.
"Ku perintahkan keluar, Atau ku hancurkan wajah sialanmu itu dengan kuku ku"
Ucapnya dengan kasar, Menatap marah pada sosok gadis muda di hadapannya.
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon pio21, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Selir Rong hamil?
keesokan harinya
Saat Chaoyin yang tadinya masih tertidur kini perlahan membuka matanya seketika tersentak kaget ketika melihat Lan yang tepat berada dihadapan wajahnya.
Chaoyin jelas saja terkejut setengah mati
"Lan kau ini kenapa?"
Tanya gadis itu dengan syok
Lan lantas segera menjauhkan wajahnya beberapa membungkuk meminta maaf karna telah mengejutkan Chaoyin.
"Maafkan saya putri"
Sahut Lan cepat dengan penuh sesal
"Tapi Putri, Ada berita yang akan membuat anda syok hari ini"
Lanjut Lan yang terdengar cukup serius kali ini.
Chaoyin dengan perlahan bangun dari posisinya, Bersandar pada punggung tempat tidur lantas menatap Lan dengan tatapan malas.
"Ini masih pagi Lan, Kenapa mengajakku bergosip, Kita bisa bergosip saat aku sarapan"
Sahut Chaoyin dengan malas.
"Tapi putri ini berita cukup penting, Sangat tidak mungkin menundanya"
Timpal Lan kemudian
Chaoyin mengangkat ujung alisnya mendengar hal tersebut.
"Berita apa?"
Tanya Chaoyin yang juga kini merasa penasaran.
"Selir Rong hamil, Dan hukumannya dicabut oleh yang mulia kaisar"
Jelas Lan cepat.
Ini benar-benar berita yang mengguncang kekaisaran utara, terutama bagian inti istana. Berita besar itu menyebar dengan cepat membuat nama selir Rong kini menjadi topik perbincangan hangat di kekaisaran.
Banyak rakyat yang mengatakan jika lahirnya anak dari selir Rong yang jika berjenis kelamin laki-laki maka itu bisa melengserkan posisi putri Chaoyin yang saat ini merupakan putri mahkota.
Namun alih-alih terkejut Chaoyin terlihat diam dari posisinya seolah berita itu tidak berarti banyak untuknya.
"Putri, Anda tidak terkejut dengan berita ini?"
Tanya Lan dengan penasaran.
"Apakah yang mulia kaisar pernah tidur dengan selir Rong?"
"Yang mulia kaisar tidak pernah melakukannya saat sadar, Namun pernah saat perayaan istana yang mulia kaisar mabuk dan bermalam di paviliun milik selir Rong"
Jelas Lan dengan cepat, Itu adalah informasi yang dia dapatkan juga dipagi ini.
Chaoyin menganggukkan kepalanya pelan, Sebenarnya trik trik seperti ini sudah tidak asing lagi bagi dirinya. Mengingat jika di kehidupan modern trik ini sudah sering digunakan para wanita untuk menjebak para pria incaran mereka.
Dan untuk seseorang seperti selir Rong hal ini bisa dilakukan oleh wanita paruh baya itu mengingat bagaimana wanita itu cukup ambisius pada sebuah posisi tertinggi di istana.
Lan yang melihat ketenangan junjungannya benar-benar dilanda rasa penasaran yang teramat besar.
"Putri anda tidak khawatir, Bisa saja posisi anda tergantikan oleh bayi dalam kandungan selir Rong jika berjenis kelamin laki-laki"
Sahut Lan lagi, Kini gadis itu yang Tampak begitu panik, Berjalan mondar mandir dengan memegang kepalanya yang terasa penuh oleh kekhwatiran tentang hidup junjungannya.
"Lan, Kenapa harus khawatir seperti itu? Kau lupa statusku? Dan kau lupa siapa keluarga ibuku? Menurutmu apakah mereka akan membiarkan aku terlengserkan dari posisiku?"
Tanya Chaoyin dengan santai membuat Lan seketika terdiam.
Yahhh sepertinya dia cukup khawatir secara berlebihan, Apa yang dikatakan sang putri benar adanya, Keluarga mendiang permaisuri tidak bisa di anggap remeh, Mereka adalah keluarga terpandang yang bahkan kaisar terdahulu juga menghormati keluarga mereka.
Dan tentu saja mereka tidak akan menerima jika keturunan mereka di lengserkan dari posisinya oleh seorang anak selir. Itu jelas sebuah penghinaan!
"Lagi pula, Apa aku terlihat akan kalah dengan mereka? Ini urusan yang sangat kecil Lan"
Sahut Chaoyin kembali yang terkekeh renyah di akhir kalimatnya.
...****************...
Di tempat yang berbeda
Seorang wanita paruh baya tampak duduk didepan meja rias, Merapikan rambutnya dengan jemarinya sembari menatap pantulan dirinya dari cermin yang ada dihadapannya.
"Bocah sialan itu pikir bisa menghalangi jalanku"
Ucapnya dengan tenang
Kemudian
"HAHAHAHAHAHAHHAHA"
Tawa Selir Rong menggelegar didalam Paviliun miliknya. Ya, Dia adalah selir Rong yang telah kembali ke paviliunnya atas perintah kaisar Yu karna di nyatakan hamil oleh tabib setelah pemeriksaan saat dirinya jatuh tidak sadarkan diri.
Wanita paruh baya itu tertawa senang, Kini dia yakin jika saat ini Chaoyin pasti stres memikirkan dirinya, Berpikir jika posisinya sedang terancam oleh bayi dalam perutnya.
Dan jika saja selir Rong tau jika Chaoyin tampak tidak terpengaruh oleh berita ini mungkinkah wanita paruh baya itu muntah darah karna emosinya.
"Dia terlalu meremehkan anda, Nyonya"
Sang pelayan pribadi wanita itu tampak menimpali dengan cepat, Perkataannya berhasil membuat sang majikan kembali besar kepala.
"Itu benar, Harusnya dia cukup diam seperti dulu, Mengikuti segala perintahku dan menyembah diriku seolah aku adalah ibu yang baik untuknya"
Timpal selir Rong yang tersenyum miring, Dia merasa mengasihani sikap gadis itu yang bertindak gegabah melawan dirinya.
"Tapi, Karna kecerobohannya dia memilih menentangku, Bukankah gadis itu terlalu naif?"
"Hahahahahahha"
Lagi dan Lagi selir Rong tertawa keras.
"Ibu"
Suara Meiyin membuat selir Rong mengalihkan perhatiannya, Di tatapnya Meiyin yang kini berjalan memeluknya dengan penuh kebahagiaan.
"Aku yakin ibu pasti akan kembali, Tempat kumuh itu sangat tidak cocok untuk ibu"
Sahut Meiyin ketika pelukan mereka terlepas.
Selir Rong tersenyum senang, Lantas menganggukkan kepalanya setuju dengan perkataan putri angkatnya itu.
"Tentu saja, Perkataan mu semuanya benar"
Timpal selir Rong kemudian.
"Bagaimana kabar gadis itu?"
Tanya selir Rong penasaran, Dia ingin tau selama 3 hari ini apa hal yang dia lewatkan tentang Chaoyin.
"Hal yang paling mengejutkan dia memulai berkultivasi dan kini telah menginjak alam mortal tingkat 5, Ibu"
Jelas Meiyin cepat, Sebenarnya dia enggan percaya dengan ini, Karna dia tidak bisa melihat tingkat pencapaian Chaoyin, Namun setelah memastikannya lada kaisar Yu kemarin, Rupanya itu benar bukan sekedar rumor semata.
"Kau yakin? Itu terdengar mustahil"
Selir Rong bertanya dengan nada tidak percaya, Dia mengerutkan keningnya dalam meragukan informasi yang diberikan putri angkatnya itu.
"Itu benar ibu, Yang mulia kaisar yang mengatakannya sendiri padaku"
Jawab Meiyin dengan yakin
Mendengar itu membuat selir Rong menjadi tidak senang, Ini adalah berita buruk, Sebab dia tidak ingin kultivasi Chaoyin meningkat hingga memantaskan gadis itu menduduki posisi putri mahkota. Karna bagi wanita itu hanya keturunan dirinya yang pantas.
"Ini sangat aneh, Bukankah racun yang telah dikonsumsi selama bertahun-tahun harusnya menyempitkan meridiannya, Lalu kenapa saat ini gadis itu bisa melakukan terobosan dalam waktu yang singkat"
Selir Rong semakin tidak mengerti dengan apa yang terjadi saat ini pada gadis sialan itu
"Lakukan rencana terdahulu, Kirim orang orang kita yang menyiapkan makanan untuknya, Kita tidak boleh membiarkan gadis itu meningkat lebih pesat"
Sahut selir Rong kembali, Yang segera di angguki oleh para pelayan miliknya.
Chaoyin adalah ancaman besar yang bisa merusak seluruh rencananya, Kini dia benar-benar menyesal karna tidak melenyapkan gadis itu lebih awal.
thanks teh 💪😍🙏
biasanya gua skip,tapi iseng2 baca dulu Ng tau bagus banget.
thanks teh 🙏💪😍
di tunggu double up ny thor