Ray... Seorang pria dengan masa lalu percintaan yang kelam karena harus ditinggalkan oleh wanita yang dicintainya untuk selama-lamanya, karena demi melindunginya, Bella kekasihnya rela mengorbankan nyawa sendiri untuk melindunginya, dan kini hadir Anna, wanita cantik yatim-piatu yang dijodohkan dengan nya oleh orang tuanya... bagaimana perjalanan kisah cinta mereka, dan bagaimana Anna menarik Ray dari kegelapan hati Ray yang sudah menguasai seluruh dunianya...?
Yuk ikuti kisahnya...😘
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Wachid Tiara, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
bab 19
19
Anna melepaskan gaun pengantin nya yang terasa berat dan segera mengguyur tubuhnya dengan air hangat dari shower yang menenangkan.
Setelah dirasa bersih Anna mengambil handuk nya dan mengeringkan tubuhnya dengan itu.
"Lha... Mana baju ganti ku?" Tanya Anna saat dia ternyata lupa membawa baju ganti.
Anna melilitkan handuk di tubuhnya dan membuka pintu kamar mandi dia mengeluarkan kepalanya dan melihat jika Ray tidak ada di sana.
Anna keluar dengan berjinjit agar tidak menimbulkan suara, Anna berjalan perlahan mencari baju yang bahkan dia tidak sempat membawa nya.
"Apa tidak ada pakaian disini?" Tanya Anna pada dirinya sendiri saat tidak menemukan satu pun pakaian disana.
"Kamu sedang apa?" Tanya Ray yang tiba-tiba muncul di sana
"Aaahh...!!" Anna terlonjak hingga handuknya terlepas dan melorot ke lantai hingga tubuh polosnya terpampang jelas.
Ray membelalakkan matanya melihat pemandangan didepannya, detik berikutnya dia membalikkan badannya membelakangi Anna yang kini berjongkok untuk mengambil handuknya lagi.
"Mas Ray, aku tidak menemukan satu pakaian pun disini, bisakah kamu membawakannya untukku?" Pinta Anna pada Ray.
"Iya" jawab Ray yang kemudian melangkahkan kakinya untuk keluar dari sana dan mencarikan Anna pakaian, namun tiba-tiba pintu di ketuk dan Ray segera membukanya.
"Maaf tuan, ini ada titipan pakaian untuk anda dan istri anda dari keluarga anda" kata seorang pekerja di hotel miliknya.
"Iya" jawab Ray sembari menerima paper bag nya
Ray kembali menutup pintunya kemudian memberikan paper bag pada Anna.
"Pakailah" ucapnya dengan wajah yang terlihat memerah karena berhadapan dengan Anna yang hanya memakai handuk kecil yang menutupi bagian penting dari tubuhnya.
"Iya" jawab Anna menerima paper bag dari Ray.
Anna melihat isinya yang memang pakaian untuk Ray dan satunya untuk nya.
"Mas Ray? Ini apa? Bagaimana memakai nya?" Tanya Anna saat melihat pakaian apa yang ada di dalam paper bag itu.
Ray kembali membalikkan badannya menghadap Anna dan melihat apa yang Anna tunjukkan, wajahnya kembali memerah.
"Pakai yang lain saja" jawab Ray saat melihat lingerie seksi yang Anna tunjukkan padanya.
"Pakai apa mas Ray? Enggak ada pakaian lain, ada juga cuman celana pendek sama kaos yang kayaknya buat mas Ray, apa ini boleh Anna pakai mas? Lalu nanti mas Ray pakai apa?" Tanya Anna.
"Pakai saja, jangan pikirkan aku" jawab Ray. Setelah mengatakan itu Ray memutuskan untuk keluar mencari pakaian untuknya, karena handphone dan laptopnya disita oleh Luna sampai tiga hari kedepan, begitu juga dengan Anna, jadi dia harus pergi sendiri untuk mencari keperluannya.
"Mas Ray.... Emmm... Itu.... disini tidak ada pakaian dalamnya..." Ucap Anna malu-malu sambil menggaruk kepalanya yang tidak gatal.
Lagi-lagi wajah Ray kembali memerah mendengar ucapan Anna yang menurutnya sangat vulgar.
'mommy benar-benar kelewatan bahkan baju ganti saja dia yang menentukan' gerutu Ray dalam hati
"Anna, pakai saja yang ada!" Ucap Ray kesal karena dirinya harus merasakan kembali jantungnya yang berdetak dengan kencang.
Anna tidak lagi mengatakan apapun, dia terlalu kesal pada Ray yang masih saja ketus di saat keadaan seperti itu.
Anna kembali ke kamar mandi untuk mengganti pakaiannya, sementara Ray tidak bisa keluar karena pintunya dikunci dari luar.
"Menyebalkan, kenapa juga mereka harus mengunci pintunya" gerutu Ray kesal.
Anna keluar masih menutupi tubuhnya dengan handuk membuat Ray kembali harus merasakan detak jantungnya yang berdetak sangat kencang.
"Kenapa masih memakai handuk?!" Tanya Ray kesal
"Anna sudah memakai pakaian tadi, tapi terlalu terbuka jadi Anna tutupi pakai handuk ini mas Ray" Anna membuka lilitan handuk yang ada di tubuhnya dan terlihat lingerie seksi yang tadi Anna tunjukkan padanya sudah dipakai olehnya.
Ray mengalihkan pandangannya ke arah lain, karena jantungnya terasa mau copot saat melihat tubuh Anna dibalut lingerie tipis dan terbuka di sana-sini
"Kenapa kamu tidak memakai kaos ku saja? Itu terlalu tipis, kamu akan masuk angin" kata Ray yang kini terdengar agak panjang tidak seperti biasanya.
"Tapi mas Ray, kalau nanti saya pakai kaos mas Ray, terus mas Ray pakai apa?" Tanya Anna yang kembali menutupi tubuhnya dengan handuk.
"Terserah kamu Anna, tidurlah" jawab Ray yang sudah tidak ingin melihat pada Anna lagi, karena jantungnya serasa mau lepas saat melihat tubuh Anna yang dibalut dengan lingerie tipis dan begitu sexy.
-------------
tap jempolnya dulu ya 😘
MATAMU🤣
Rey...rey