NovelToon NovelToon
Cinta Anak SMA

Cinta Anak SMA

Status: tamat
Genre:Romantis / Cintamanis / Contest / Tamat
Popularitas:39.3k
Nilai: 5
Nama Author: Dwi Lestaa_

Persahabatan dan cinta. Ketika seorang fifi berpacaran dengan ega, ia sangat terbuka dengan sahabatnya, nami. mereka bersahabat sedari kecil dan saling melindungi dan mendukung satu sama lainnya.

Jika seorang nami di kabar kan menjalin hubungan dekat dengan ega juga. Apa fifi akan percaya itu? dan disitulah hubungannya dengan ega dipertanyakan.

Tentang kekuatan cinta dan kekuatan persahabatan. Apapun yang terjadi akan menguatkan hubungan itu.

Tentang Cerita di masa SMA. Pertemanan dan persahabatan.


Baca kisahnya disini, di Cinta Anak SMA (FEN)

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Dwi Lestaa_, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Ultah day 4

maaf telah membuat kalian menunggu lama🥺🙏🏻

...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...

...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...

...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...

Gadis itu tau bahwa orang yang dikaguminya itu menjaga jarak dengannya. Tidak ada respon baik saat ia menyapanya. Hanya ada ucapan yang dingin saat menjawabnya. Ia hanya ingin tau kenapa begitu? Apa ia sudah tau akan perasaan dirinya padanya. Ataukah hal lain?

Gadis yang tak lain adalah Ara itu sekali lagi mengamati dari kejahuan. Ia belum memiirkn cara untuk kembali dekat pada nya. Dengan mendekati nami pun tak akan mendekatkanya pada Ega. Bahkan Nami mungkin telah sadar akan perasaannya pada Ega.

Tidak ada yang menarik dihari ini. Hanya pertandingn bulu tangkis dan tenis meja. Namun Ara tak mengikuti keduanya juga. Ia hanya berdiam disisi lapangan bersama beberapa teman sekelasnya. Tapi tatapannya tidak berada di lapangan. Melainkan sisi lain lapangan, dimana disana terdapat kakaknya dan teman-teman segrupnya yang tak haya 6 orang disana, ada lebih dari itu. Mungkin juga teman-temam yang tak ikut bertanding nanti.

Mereka memang tidak memperhatikan permainan di lapangan depan mereka, tapi mereka sibuk bercanda ria tak menghiraukan apapun. Ara yang melihat di kejauhan ikut tersenyum saat Ega tertawa lepas disana. Ia terpesona dengan sosoknya.

"Kamu liat apa sih ra?" tanya sesil teman barunya disini. Sontak saja ia kaget karena seorang membuyarkan lamunannya.

"Eh, apa sil?" tanyanya balik karena tadi ia tak fokus.

"lo liatin apa sih? kok kayaknya gak nonton badminton?" tanyanya lagi.

"Hehe, sorry," jawabnya sambil menggaruk kepalanya yang tak gatal.

"Lo liat orang-orang di eskul volly ya?" tebak sesil.

"Eh kok tau?" jawab ara dengan kaget.

"Ya taulah, kan yang menarik di lapangan itu mereka. Hehe, ya kan?" ucap sesil dengan cengengesan dan mencari pembenaran dari ucapannya.

"Hehe, emang bener kok kamu," balas ara lagi.

"Ngomong-ngomng ada yang lo suka ya ra?" tanya sesil kembali.

"Ada kok," balasya tanpa mengalihkan pandangannya ke arah lain.

"Siapa ra? Mau gue bantu gak? Tapi nanti bantu gue juga pdkt ma kak mark ya," bisik sesil karena tak ingin ada yang mendengarkan percakapan mereka.

"Beneran, lo mau?" balas gadis ity dengan berbinar.

"Iya, tapi lo juga harus bantu gue ya," ucap sesil tak kalah berbinar juga.

"Oke setuju," lalu keduanya berjabat tangan dan berpelukan. "Kak Mark itu kakak gue, lo tenang aja nanti gue usahain" ucap ara lagi.

Hingga kegiatan hari ini usai, gadis itu mengikuti kepergian Mark dan Ega.

"Gue duluan ya sil," pamitnya pada sesil dan berlari sambil menyambar tasnya. Ia tak ingin kehilangan kesempatannya hari ini. Sambil celingak-celinguk ia memastikan tidak ada nami ataupun fifi. Setelah ia pastikan tidak ada keduanya ia melanjutkan langkahnya mengikuti mark dan ega yang kini di parkiran. Rupanya disana cuma tersisa ega saja, tidak ada mark sang kakak. Mungkin kakaknya itu duluan, batinnya.

Karena keadaan aman, dan tempat parkir yang mulai sepi sebab sebagian siswanya telah pulang sedari tadi. Ara pun mendekati ega. Ia ingin bertanya sesuatu dan memastikannya. Disana ega masih sibuk dengan ponselnya, dan sesekali tersenyum kecil.

"Halo kak ega," sapa gadis itu, Ara. Ega pun menoleh.

"iya," ucapnya sambil kembali memandang ponselnya.

"Aku mau tanya sesuatu boleh kak?" tanya Ara.

"Boleh," ucap ega lagi tanpa memandang ara.

"Kak, kakak apa ngejauhin aku? Aku ngerasa kakak seperti menjaga jarak denganku, dan kakak selalu menjawab singkat pertanyaanku. Apa aku ada salah ya kak? Maafkan aku jika aku punya salah kak, Ara mohon jangan cuekin ara ya kak," ucapny dengan menunduk tanpa melihat kearah ega.

"Maaf jika nyinggung kamu ra. Aku cma gak mau ada kesalah pahaman dengan pacar aku, dengan aku yang dekat dengan wanita. Aku ingin menjaga perasaannya," balas ega akhirnya dengan kalimat yang cukup panjang. Sambil menoleh kearah ara, ia sebenarnya merasa sedikit bersalah karena tiba-tiba bersiwat dingin pada adik sahabatnya itu. Tapi ia juga bingung harus berkata apa.

Ara akhinya mendongakkan kepalanya menatap ega yang ini menatapnya. Ia sebenarnya sudah tau alasannya hanya saja ia masih ingin didekat pria itu dan sedikit diperhatikan olehnya.

"Kalo gitu, Ara bakalan jaga jarak kak mulai sekarang. Tapi ara pengen kak kalo kakak main ke rumah kak mark jangan cuekin ara lagi ya kak," ucapnya dengan sedih lagi.

"Iya," balas ega.

"kak Nami pacar kak ega beneran?" tanyanya mencoba sedikit lebih akrab lagi pada ega.

"Bukan, fifi pacar kakak," jawab ega dan kembali melihat ponselnya karena sempat bergetar. "Kamu balik aja ra, pacar kakak mau kesini, kaka gk mau dia salah paham lagi," lanjutnya mengusir halus Ara. Dengan lesu ara mencoba tersenyum karna ega menegaskan tentng pacarnya lagi.

"Aku balik ya kak," pamitnya.

"hmm," balas ega tak melihat kepergian Ara.

"Dah nunggu lama," sapa seorang gadis tak lama setelah kepergiann ara. Ega menoleh dengan senyum mengembang.

"Udah yank," balas ega sambil mengambil dan memakaikan helm kepada orang yang tadi menyapanya, yang tak lain adalah fifi.

Fifi dengan tersenyum malu dan berkata, "masih disekolah tau ga, malu kalo ada yang denger." Sambil mencubit gemas pinggang ega.

"Au sakit yank, jangan main cubit," ringis ega pura-pura kesakitan.

"ishh, lebai ga," ketus Fifi dengan cemberut.

"Kamu lucu tau yank kalo ngambek," goda ega lagi.

"Ayo gih pulang, keburu sore," ucap fifi mengalihkan pembicaraan yang membuatnya tersipu malu.

"Siap my princes," ucap ega dengan hormat dan sekali lagi dihadiahi cubitan oleh fifi. "Ayo naik," lanjutnya setelah naik ke motornya. Fifi pun naik tanpa berpegangan pada ega. Ega tak hilang akal karena fifi tak berpegangan padanya. Setelah cukup jauh dari sekolah ia mengerem mendadak yang membuat tubuh fifi membentur punggung Ega.

"Modus ya ga," ucap fifi gemas karena tiba-tiba ega mengerem mendadak.

"Makanya kamu pegangan yank," ucap ega sambil membenarkan letak tangan fifi melingkari pinggangnya. Fifi tak menolak itu karena rasanya jarak dengan sekolahan sudah cukup jauh. Merekapun melanjutkan laju motornya dengan fifi yang memeluk ega.

tbc.

...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...

...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...

...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...

^^^Terima kasih telah setia menanti FEN, terus dukung author dengan like dan komen ya. Jangan lupa vote dan juga rate. ^^^

^^^Sampai jumpa di episod berikutnya.^^^

^^^salam cinta,^^^

^^^@lestaa_dwi09^^^

😍😍😍😍😍😍

🤩🤩🤩🤩🤩🤩

1
Alriani Hespiapi
lanjut
Alriani Hespiapi
saya mampir thor
Melody💜
next thor😍
Melody💜
🤬
Dhina ♑
#45

6
Dhina ♑
#44
5
Dhina ♑
#43

4
Dhina ♑
#42

3
Dhina ♑
#41

2
Dhina ♑
#1
Dhina ♑
Ada apa kammu kesini?

Ada apa kamu kesini?
Dhina ♑
Kacau anak anak mah, kalau disekolah malah ngurusin masalah pribadi
Dhina ♑
bingung thor
bingun
Dhina ♑
Permintaan Hati
Dhina ♑
Bersama mengerjakan tugas, lebih asik, daripada sendiri sendiri
Dhina ♑
Fifi
Sesil
Ara
Mark
......
Dhina ♑
Hhuaaaa.....materi ya nge game ya,,
Dhina ♑
Ayo anak anak, belajar dan kuasai materi, jangan malah menguasai kantin, eh cinta
Dhina ♑
Penjelasan yang lebih saei.....itu artinya apa ya Thor, saei ?
Dhina ♑
Author mah typo kayak reader nya, hubungan......🤣🤣 hubungan ya Thor
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!