xiaopong..
seorang selir penakut yang mudah ditindas
kini berubah menjadi singa betina yang sangat garang yang mampu membuat musuh nya ketakutan dan koncar kancir...
kaisar xiaolin..
seorang kaisar yang kejam dan dingin
harus memilih sang selir yang dulu sangat ia
benci atau kah selir kesayangan nya yang bernama xiao meng yang tak lain adalah adik kandung dari xiao pong..
apakah kaisar akan berubah mencintai xiaopong ketika xiaopong mulai berubah..
karya ini diterbitkan atas izin noveltoon
isi konten hanya pandangan pribadi pembuatnya,tidak mewakili noveltoon sendiri.
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Gita mayda pratiwi, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Selir Xiao Pong Berburu Ke Hutan
Pagi kini menjelang Selir Xiao Pong dan Nu Sudah Terbangun.
"Nu Ayo kita segera bangun. Nu tolong kau Siapkan air hangat. Aku ingin segera mandi." Ucap Xiao Pong
"Baik Nona. Hamba pamit ingin menyiapkan Air Hangat untuk Nona mandi." ucap Nu
Nu pun menyiapkan perlengkapan mandi Selir Xiao Pong
"Silahkan Nona. Air hangatnya sudah siap. Dengan Aroma bunga lily. Kalau begitu saya pamit undur Diri Nona." ucap Nu
"Terimakasih banyak Nu. Akhirnya aku bisa Bersantai juga." ucap Xiao Pong
Xiao Pong berendam sambil bernyani. Nyanyian Yang di dendangkan Xiao Pong sangat indah. Xiao Pong berendam kurang lebih satu jam setengah.
Setelah selesai berendam kini Xiao Pong pun Merias wajahnya dengan makeup senanutral Mungkin. dan Xiao Pong merias rambutnya Dengan kepangan diatas kepalanya. Ia menaruh Bunga Lili asli diatas kepangan rambutnya.
"Nu segeralah kau mandi. Setelah kau mandi Segeralah kita sarapan. Kau ikut aku ke luar Istana. Ayo kita berburu ke hutan. Gimana kalau kita Berburu ke hutan terlarang? Sepertinya sangat Seru Nu. Hitung-hitung memecah Aldenarin kita." Ucap Xiao Pong
"Baik Nona. Saya pamit undur diri untuk pergi Mandi." ucap Nu
Setelah selesai mandi. Nu menyiapkan hidangan Untuk Jungjungannya. Setelah itu kini mereka pun Sarapan bersama dengan sangat lahapnya.
"Silahkan Nona, Hidangan nya sudah matang." Ucap Nu
"Terimakasih banyak Nu. Nu Ayo kita makan Sama-sama. Sangat lezat Nu hidangan yang Kau Hidangkan."
Setelah selesai makan merekapun pergi ke Hutan Terlarang. Sebelum pergi meninggalkan Paviliunnya Xiao Pong menulis sebuah Surat.
Kurang lebih isi suratnya seperti ini.
#Teruntuk Suami ku.#
Aku beserta Nu pergi berburu ke Hutan Telarang. Kau tidak perlu cemas dan mengkhawatirkan ku. Aku bisa menjaga diriku sendiri. Kau tidak perlu Mencari ku. Aku berburu karena sangat ingin Sekali memakan Jantung Musang.
Xiao Pong beserta Nu. meninggalkan Istana Dengan kuda putih mereka. Setelah perjalanan Kurang lebih tiga jam. merekapun tiba di Hutan Terlarang tersebut. Kini mereka berduapun Memasuki hutan Terlarang tersebut.
Pada saat menelusuri hutan tersebut. Xiao Pong Dan Nu diserang oleh Bandit. Bandit tersebut Terkenal sangat kejam. Pemimpin Bandit tersebut Memakai Topeng berwarna hitam. Pemimpin Bandit tersebut memiliki luka bakar di wajahnya.
Akan tetapi dia tidak ikut menyerang Selir Xiao Pong dan Nu.
Kini Bandit tersebut, Mengancam mereka dengan Menodongkan Pedang ke arah Xiao Pong dan Nu. Xiao Pong tidak tinggal diam. Xiao Pong kini Mengeluarkan jurus Karate dan Tekwondo yang Ia Pelajari sewaktu menempuh pendidikan Polwan.
"Kau itu jangan kurang ajar, Kepada kami berdua, Kami berdua sebenarnya tidak mau Cari ribut Dengan kalian. Karena kalian tidak selevel dengan Kami." ucap Xiao Pong
Tampak disangka. Ketua bandit mereka. Melihat Xiao Pong dari kejauhan. Dan dia sangat terkesima Akan kecantikan Selir Xiao Pong.
"Wah menarik sekali. Ada gadis sangat cantik Ditengah hutan. Sungguh menggoda." ucap Ketua Bandit tersebut
"Ampun Nona. Jangan pukul wajah ku. Wajah ku Sudah sangat babak belur." ucap Bandit tersebut
"Baiklah sekarang bawa aku menemui Ketua Kamu. Aku akan buat perhitungan dengan Ketua Kamu." ucap Xiao Pong
"Kau sudah tidak sabar rupanya ingin menemuiku. Aku disini Nona cantik." ucap Ketua bandit Tersebut
Bersambung.
Jangan lupa like.
Coment vote.
Beserta dukungannya.
sekarang karna dah cantik baru sayang sayang!!
sayang kepala bapak ko sayang!!!