Mamanya sedang kritis, Liana menjual rumahnya untuk membayar biaya pengobatan mamanya.
Suatu ketika saat Liana baru saja selesai mentransfer uang hasil penjualan rumahnya di bank tiba-tiba dia dibius oleh seseorang , kemudian dia diikat dan dijadikan tumbal untuk menebus dosa besar yang dibuat papanya dimasalalu.
Dia dilempar kedalam pelukan pria kejam dan kasar ! pria itu memiliki status tinggi dan bukanlah seseorang yang mudah untuk dicitrakan.
Kemudian Liana disiksa perlahan dan dilecehkan atas dosa yang tidak pernah ia lakukan.
.
.
.
.
SIMAK KESERUAN CERITANYA YUK !
Jangan lupa klik favorit , like dan komen ya ♥️
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Renii, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Hari bertemu mama
BOS MILYADER: Balas dendam
Keesokan harinya tubuh Liana sudah mulai membaik, Liana tidak memerlukan perawatan khusus seperti kemarin.
Saat ini Liana sedang berdiri didepan cermin besar yang ada dikamar Lucas Anggara . Hari ini Liana hendak bersiap pergi kerumah sakit sesuai janji yang diberikan Lucas Anggara padanya kemarin. Akan tetapi Liana harus diikuti beberapa bawahan Lucas Anggara di dekatnya. Ya, benar sekali Liana nantinya akan terlihat seperti seorang tahanan saja, kemanapun dia berada dia akan diikuti bawahan Lucas Anggara yang menemaninya disisinya.
Kemudian Liana menatap wajahnya tanpa berkedip didepan cermin besar, ditepuknya pelan kedua pipinya dengan tangannya.
“ Ugh, wajahku terlihat pucat luka dileherku juga terlihat jelas bagaimana aku bisa menutupinya ? jika aku keluar seperti ini pasti akan sangat menonjol. ” gumam Liana lirih sembari menurunkan tangannya keleher menyentuh lukanya yang sudah dibaluti perban.
Kemudian Liana berbalik badan, dia melihat kearah almari yang ada diruangan itu. Liana berjalan semakin dekat kearah almari itu dan membuka almari milik Lucas Anggara secara perlahan.
Walaupun terkesan tidak sopan membuka lemari orang lain tanpa izin akan tetapi Liana tidak memiliki pilihan lain , disekap seperti ini juga bukanlah kemauannya semua ini adalah penahanan ilegal tapi Liana bahkan tidak bisa melaporkan kejahatan Lucas Anggara hanya karena status dan kedudukan yang dimiliki Lucas . Jangankan polisi kecil itu , semua yang memiliki kedudukan tinggi pasti juga akan tunduk padanya.
Dunia orang kaya memang berbeda ! pikir Liana dalam hati menggerutu . Kemudian Liana mulai mencari syal yang pernah ia lihat sebelumnya.
“ Jika tidak salah lihat aku pernah melihat syal itu disini, semoga saja masih ada. ” ucap Liana sembari mencari dan mencari syal yang diinginkan Liana untuk menutupi bekas luka dilehernya.
Tanpa disadari Liana baru saja tersadar ternyata didalam almari itu dipenuhi barang-barang kelas atas semua, mungkin karena waktu itu Liana buru-buru jadi ia tak sempat memperhatikan barang berharga yang ada di dalam almari itu, yang ada difikirannya waktu itu hanyalah mencari baju untuk dipakai kemudian pergi kabur secepatnya.
Kemudian Liana dengan cepat menggeleng-gelengkan kepalanya supaya tersadar dari ketakjubannya dan melanjutkan mencari syal tersebut kembali . Tak lama kemudian syal itu akhirnya ketemu.
“ Fyuh akhirnya ketemu. ” Liana menghela nafas panjang saat Liana menemukan syal yang dicarinya , kemudian Liana menutup kembali almari itu dan mulai mengalungkan syal tersebut dilehernya untuk menutupi luka lehernya.
“ Meminjam syal satu tidak mungkin dia akan perhitungan kan ? lagipula dia punya banyak uang tidak mungkin dia begitu pelit dan memperhitungkan syal yang kupinjam ini kan. Syal ini tidak sebanding dengan kerusakan mental yang disebabkan olehnya untukku ! ” dengus Liana kesal sembari membenarkan posisi syalnya senyaman mungkin.
“ Huh akhirnya selesai juga , begini akan menutupi luka dileherku. Mama tunggu Liana, Liana akan segera datang menemui mama. ” gumam Liana gembira karena hari ini dirinya akan pergi kerumah sakit menengok keadaan mamanya.
Kemudian Liana berjalan kearah pintu, kali ini pintu kamar Lucas tidak dikunci jadi Liana bisa keluar dari kamar itu dengan mudah. Saat Liana baru saja membuka pintu Liana dikejutkan dengan bawahan Lucas Anggara yang menyambutnya didepan pintu.
Saking terkejutnya Liana hanya bisa terpaku.
“ Selamat pagi nona, sarapan pagi sudah siap tuan muda Lucas sudah menunggu anda sejak tadi mohon anda segera turun dan makan bersamanya. ” ucap bawahan Lucas Anggara menyampaikan pesan dari tuannya , menyuruh agar Liana segera turun dari kamar setelah selesai bersiap diri.
“ Baik saya akan segera turun. ” jawab Liana tanpa ekspresi sedangkan salah satu tangannya memegangi gagang pintu , sebenarnya Liana sangat enggan sarapan pagi apalagi dirinya harus melihat wajah pria brengsek Lucas Anggara saat makan , sungguh membuat jengkel saja jika teringat wajahnya, gumam Liana dengan cepat dalam hatinya memaki apa yang bisa di maki.
“ Kalau begitu saya permisi dahulu nona. ” pamit bawahan Lucas dengan sopan sembari menundukkan kepalanya kemudian bergegas pergi setelah selesai menyampaikan pesannya pada Liana.
“ Turun dulu saja deh, nanti fikirkan cara lain lagi untuk menolak ajakan sarapan pagi bersamanya. Makan bersama dengannya bisa-bisa aku kenyang makan hati haisss . ” gumam Liana mengernyit kesal sembari berjalan menuju ruang makan.
Setibanya diruang makan Liana melihat Lucas Anggara duduk seorang diri di ruang makan. Lucas yang berpakaian serba hitam dan memegang koran itu terlihat sangat tenang.
Saat ini Liana berdiri dibelakang Lucas Anggara yang fokus membaca koran. Akan tetapi langkah kaki Liana justru terdengar jelas ditelinga Lucas . Kemudian Lucas Anggara membuka mulut tanpa berpaling kebelakang.
“ Apa kau mati mengapa bersiap diri membutuhkan waktu sangat lama . ” tanya Lucas Anggara langsung membuka mulut saat Liana baru saja menghentikan langkah kakinya tepat di belakangnya. Sekitar jarak dua meter antara Lucas duduk dan Liana berada saat ini.
Nada bicara Lucas Anggara terdengar kesal. Bahkan Liana hampir sudah terbiasa dengan kata-kata pedasnya itu.
“ Lama atau tidak memangnya apa ada hubungannya anda mau makan atau tidak ? tidak ada hubungannya sama sekali kan. Oh, atau ada yang perlu anda bicarakan denganku tuan Lucas Anggara yang terhormat ? ” jawab Liana tak bersahabat sembari mengernyitkan dahinya, Liana masih tetap berdiri diposisinya saat ini tidak berkutik maupun berjalan, hanya memandangi Lucas Anggara dengan tatapan kesal saja.
“ Kau sudah membuatku menunggumu, aku adalah orang yang paling tidak suka menunggu. Apa alasan itu saja tidak cukup menjelaskan ? sudah-sudah aku tidak mau berdebat cepat duduk dan makan aku tidak ingin berdebat di pagi hari, peliharaanku tidak boleh mati kelaparan. ” ucap Lucas Anggara tak berbobot, terlihat ia masih fokus membaca koran yang dipegangnya itu.
Liana sangat marah akan tetapi dirinya berusaha mengendalikan emosinya, siapa juga yang tidak marah jika dirinya disebut sebagai peliharaan, memangnya dia anjing hah?
“ Jika anda menungguku untuk sarapan pagi bersama itu bukan kesalahan saya, jika anda lapar anda bisa langsung makan tanpa harus menunggu saya . Sekarang saya tidak lapar , tuan muda Lucas Anggara lebih baik makan sendiri saja saya tidak bisa menemani anda , maaf ! ” dengus kesal Liana penuh percaya diri saat mengatakan hal itu.
Mendengar perkataan Liana Lucas Anggara langsung membanting koran yang dipegangnya keatas meja makan dengan keras. Liana pun terkejut.
Lucas menghela nafas panjang, “ sudah kubilang aku tidak mau berdebat, menurut atau tidak itu terserah kamu . Jika tidak makan aku berubah fikiran untuk mengizinkanmu pergi kerumah sakit menemui nyonya modigit. ” ucap Lucas Anggara berusaha menahan amarah, lagipula Lucas Anggara tidak akan berdebat dengan orang sakit.
“ Kau mengancamku !? ” teriak Liana dengan nada tinggi saat Lucas Anggara berkata seperti itu untuk mengancamnya.
“ Tidak, aku tidak mengancammu semua itu terserah padamu karena kamu yang memilihnya. ” jawab Lucas Anggara dengan santainya sembari menyeringai.
“ Kau memang licik Lucas Anggara, kau sudah berjanji padaku bahwa kau akan membiarkanku pergi menemui mama . Kenapa kamu malah mengancamku hah ? ” teriak Liana sangat marah.
“ Jangan biarkan aku mengulangi perkataanku untuk yang kedua kalinya, cepat duduk kemari dan makan, kamu juga boleh menolaknya jika kamu benar-benar tidak ingin menemui mama tercintamu yang sedang sekarat itu. ” jawab Lucas Anggara dingin , nada bicaranya terdengar cukup serius. Sedangkan Liana hanya bisa menggertakkan giginya karena kesal dan langsung menurut .
Liana berjalan mendekat kearah meja makan dan duduk disamping Lucas Anggara sesuai perintah.
“ Sudah puas ? ” ucap Liana mengernyit kesal tidak iklas harus makan bersama dengan pria brengsek disampingnya.
“ Wanita penurut jika kau terus menurut seperti itu aku tidak perlu susah-susah untuk menyulitkanmu. ” Lucas Anggara tersenyum puas, kemudian menoleh kearah Liana . Saat dirinya menoleh kearah Liana dia benar-benar terkejut mengapa syal miliknya bisa dikenakan oleh Liana tanpa seizinnya.
Seketika raut wajah Lucas Anggara nampak dingin , ekspresinya terlihat sangat menakutkan.
“ Wanita, siapa yang memberimu izin untuk menyentuh barang milikku, cepat lepaskan syal itu dari lehermu ! ” pinta Andrian dingin, namun Liana dengan cepatnya menolak.
“ Tidak mau, tuan muda Lucas Anggara mengapa kau begitu pelit ? ini hanya satu syal saja kan, jangan khawatir aku hanya meminjamnya aku tidak mungkin pergi kerumah sakit dengan kondisi menyedihkan untuk dilihat orang kan. Jangan khawatir aku akan mencucinya dengan bersih lalu mengembalikannya padamu . ” ucap Liana sembari mengambil secangkir teh susu yang ada dimeja.
Baru saja menyeruput tiba-tiba Lucas Anggara berdiri dari duduknya dan menepis cangkir kecil yang dipegang Liana sampai jatuh pecah.
“ Lancang! siapa yang memberimu izin menyentuh barangku cepat lepaskan syal milikku dari lehermu , jangan paksa aku untuk melepasnya sendiri . Wanita jangan menguji kesabaranku ! ” jawab Lucas Anggara sangat marah meneriaki Liana.
to be continue....
AUTHOR
selamat membaca, semoga kalian suka ya teman teman❤️❤️
jangan lupa LIKE nya , komen dan sarannya ya supaya autornya bisa memperbaiki dari saran saran kalian semuanya hehe.
JIKA KALIAN SUKA JANGAN LUPA BERI AKU
komentar 💬
Like 👍
Favorit ❤️
Tip ⭐
JANGAN LUPA LIKE DAN KOMEN YA TEMAN-TEMAN ❤️ !!! Like dan komen kalian adalah bentuk dukungan kalian pada author☺️
udah
makasih kak, sehat terus yaa biar biasa up
amin