NovelToon NovelToon
TRUE LOVE For MAYA

TRUE LOVE For MAYA

Status: tamat
Genre:Teen / Romantis / Fantasi / Tamat
Popularitas:2.5M
Nilai: 4.9
Nama Author: non esee

Mohon bijak dalam membaca.

Maya Mawanda harus menerima kenyataan bahwa suaminya tak mampu lagi menafkahinya lahir dan batin. Menjadi menantu yang pertama dengan ekonomi terendah di banding menantu yang lainnya.

Kesetiaan, di remehkan, perselingkuhan, dan hubungan terlarang akan mewarnai perjalanannya hidupnya.

Pertemuannya dengan seorang pria. Membuatnya sadar akan cinta yang sesungguhnya. Akankah berahir bahagia??

Ikuti kisahnya yaaa..

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon non esee, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

THANK YOU BRO

Belum mengisi perutnya dari mulai meninggalkan rumah, Maya membeli sebungkus nasi uduk saat turun dari angkutan umum. Menu sarapan pagi yang menjadi pavoritnya selain bubur ayam langganannya.

Sudah terbiasa sarapan, perutnya akan berontak berteriak minta di isi saat waktu makan pagi sudah melewati angka 8. Membeli dari seorang Ibu yang menggelar meja dagangannya di sisi jalan.

Dan sebelum jarum jam sampai di pukul sembilan, Maya sudah sampai di butiq dengan langkah panjang.

"May, aku pikir kamu tidak masuk kerja."

Dina sudah sampai lebih dulu, duduk di undakan lantai depan ruko. Dengan rollingdoor yang masih tertutup rapat karena Maya yang membawa kunci gemboknya.

"Maaf, ya sayy …aku kesiangan." Maya beralasan

"Untung bukan jemuran."

"Emang kenapa kalau jemuran?"

"Aku sudah kering terkena sinar matahari pagi." Dina menjawab sambil menggerutu dengan bibir yang maju melewati batas hidungnya.

"Siap di setrika donkk.." Maya menggodanya

"Lihat.., bedakku sampai luntur karena keringat." dengan jari telunjuk di arahkan ke wajahnya.

"Belum lagi perutku yang sudah berbunyi, seperti gendang di tabuh minta segera di isi." wanita itu terus mengomel kepada Maya yang sedang membuka gembok berukuran jumbo.

"Iya, iya.. Maaf dehh, lagian kalau sudah lapar kenapa gak makan aja sih sambil nunggu aku datang?"

"Yaelahh Mayy.. Tega bener sih nyuruh wanita cantik ini makan di emperan ruko! Apa kata dunia coba?"

"Apa katanya?" entah kenapa, tiba-tiba, Maya senang sekali menggoda temannya yang belum berhenti ngedumel.

"Ya, turunlah pamorku sebagai idola para kaum adam seantereo jagad raya khususnya sepanjang jalan kenangan ini."

"Hahaha..." Maya tertawa lepas, mendengar ucapan Dina.

"Kaya-kaya-nyahhh nih anak lagi seneng? Datang-datang udah bisa ketawa, terus puas banget liat temen kesiksa?" Dina memindai Maya, dari ujung rambut sampai ujung kaki seperti yang biasa ia lakukan dengan bertolak pinggang.

"Silahkan masuk Mbak Dina nan cantik jelitahhh.." Maya mempersilahkan Dina masuk, setelah ia mendorong rollingdoor dan membuka pintu kaca sebagai pintu kedua.

Selesai merapihkan, menyusun ulang semua pakaian yang akan di pajang. Maya dan Dina menyempatkan sarapan sebelum ada pelanggan yang datang.

Berada di ruang belakang, keduanya duduk di lantai dengan menggelar nasi uduk yang di bungkus untuk di nikmati, sambil sesekali matanya melihat layar cctv, saat kedua pegawai itu tidak berada di depan.

"Din, mulai besok kamu yang bawa kunci ruko ya?" Maya bicara saat sebungkus nasi uduk itu sudah berpindah ke dalam perutnya.

"Jangan bilang kamu mau keluar ya May?" Dina menghentikan suapan terakhirnya dengan wajah menegang.

"Ishh... Kamu tuhh, ya enggak lah Din, aku masih butuh uang."

"Terus? Kenapa kuncinya kamu serahin ke aku?"

Ahirnya mau tidak mau, Maya harus menjeleskan alasannya kenapa ia menyerahkan kunci agar Dina yang membawanya.

"Jangan sampai kejadian tadi terulang lagi, kamu harus menunggu aku datang untuk bisa masuk ke dalam. Belum lagi kalau aku sampai telat? Jangan sampai sudah jam 9 butiq ini belum juga buka."

"Karena untuk sementara, aku akan menjalani dua pekerjaan yang aku lakukan di pagi hari sebelum aku tiba di Ros Butiq.."

"Yang penting kamu sanggup menjalaninya May, jangan lupakan kesehatanmu.. Kita memang butuh uang, tapi jangan sampai kamu mengabaikan kondisi fisikmu.. Aku akan mendukung apapun yang kamu lakukan."

"Tetep semangat!!" Dina mengangkat lengan dengan mengepalkan telapak tangannya.

°°°°°

Hanya berjarak sekitar 10 menit dari tibanya Maya di Ros Butiq. Audi yang di kendarai Lingga melintas melewati jalan kenangan, menuju Ling’s Caffe yang berada dua blok dari tempat Maya bekerja. Pria itu sudah memiliki janji dengan seseorang tepat pukul 10. Lingga sengaja tiba lebih cepat satu jam dari waktu yang di janjikan.

Sebagai pemilik Ling's Caffe, ia ingin memantau perkembangan bisnis sampingannya yang di kelola oleh Lendra.

"Selamat pagi, Pak Lingga." salah satu karyawan pria yang sedang mengelap seluruh meja menyambut kedatangannya.

"Pagi. Nang." Lingga membalas sapaan karyawannya.

Lingga masuk ke dalam ruangan berukuran sedang yang di gunakan sebagai ruang kerja dan tempat beristirahat. Duduk di sofa, Lingga mengeluarkan ponselnya dan menghubungi Lendra. Sekali tekan, panggilannya langsung terjawab.

"Kamu dimana?"

Setelah bertanya, Lingga mendengarkan jawaban yang di sampaikan.

"Abang ada Caffe."

"Ok, lanjutkan tugasmu dulu." Lingga memutuskan panggilan setelah pembicaraannya dengan Lendra selesai.

30 menit berada dalam ruangan, karyawan yang bernama Nanang memberitahukan Lingga bahwa ada seorang pria yang sudah menunggunya

"Nang, buatkan kopi 2."

"Baik, pak.."

"Hai Bro.." Lingga menyapa pria yang sudah di tunggunya. Kedua berjabat tangan dan berpelukan khas pria.

"Sudah lama?" Pria itu balik bertanya kepada Lingga.

"Kurang lebih 30 menit, It’s ok.. Gua sengaja datang lebih awal." Keduanya duduk di sofa bulat, sebagai fasilitas tempat duduk yang di miliki Ling's Caffe.

"Gimana Han?" Lingga bertanya kepada pria yang menjadi orang suruhannya sekaligus sahabatnya.

Pria yang di kenalnya dari semasa ia kuliah di Jakarta, saat ia mengambil jurusan jurnalistik sebelum Cjokro mengirimnya berangkat ke Jerman untuk belajar ilmu bisnis. Pria yang menjadi teman nongkrong saat kuliah, pria yang pernah bekerja di club malam demi mewujudkan segala impiannya.

Dan pria gagah di hadapannya saat ini tengah memiliki karir yang cemerlang sebagai lawyer di firma hukum milik Hadi Darma. Dia adalah Johan prawira, pria yang berasal dari panti asuhan delima.

"Akan sulit meminta bukti rekaman kepada pihak penyidik Ling." Johan mulai bicara. "Gua sudah telusuri kasus yang menjerat bini lo dengan pria itu.

"Keterlibatan istri lo sebenarnya sangat membahayakan poisinya. Tapi lo gak usah khawatir, tim gua akan bekerja lebih keras supaya kasus yang menimpa Alisa hanya sebatas pemakai, bukan pengedar."

"Dan untuk masalah rekaman yang lo minta sebelum penangkapan. Lo harus ikut turun tangan, karena cuma lo yang bisa mendapatkannya."

"Maksudnya ? Lingga memperjelas

"Lo harus bisa ketemu dan bicara dengan Dirgantara Damar Wijaya. Pengusaha yang sudah lo kenal dengan baik. Infomarsi yang gua dapat, penangkapan Steven ada campur tangan dari Tuan Dirga.."

Johan menyampaikan dengan detail kasus yang menimpa Steven hingga penembakan yang di lakukannya terhadap Bayu Lesmana orang kepercayaan Dirga saat berada di Negara Singapura.

"Gua saranin lo atur pertemuan dengan Bayu Lesmana secepatnya. Karena saat ini Tuan Dirga tengah berada di Negara Eropa. Gua yakin mereka memiliki salinan rekamannya. Mereka memiliki orang-orang yang kuat baik di dalam maupun di luar. Gua yakin lo udah paham, apa yang gua maksud."

"Ya, gua paham.. Thank you Bro.. Info yang lo sampaikan sangat berarti buat langkah yang akan gua ambil."

"Gua harap lo siap saat mengetahui kebenarannya Ling."

Pembicaraan mereka terhenti saat Nanang datang membawakan dua cangkir kopi dan roti bakar sebagai kudapan. "Silahkan, di nikmati Pak."

"Terimkasaih, Nang.."

Johan dan Lingga melanjutkan lagi obrolannya sambil menyeruput kopi panas yang telah di sediakan, dan membuat Lingga teringat akan Maya.

Kopi yang di buatkan Maya tadi pagi sungguh berbeda rasanya.

"Sedang apa kamu May?"

Lingga bertanya dalam hatinya.

****

Bersambung ❤️

Mohon dukungannya ya.. Terimakasih 😘

1
Dodoi Memey
bener2 bagus nih Novel ga bisa ketebak ..lucu keren author aku suka banget
Rani ani
emang bisa liat status orang yang ga nyimpan no kita,?
Maya Ratnasari
woman
Mariana Silfia
di tunggu karya selanjutnya kak
Siti Naimah
lhoh haris gak jadi berobat ke Guangzhou ternyata?
Saya Sayekti
bagus dan menarik,tp ngambang siih
Saya Sayekti
kembar 4 Thor biar rame
Zuli Lestary
gokil. si daeng Lexus,,, sat set wat wet 😁
Umi Syafaah
baru ketemu novel ini tahun 2025,ceritanya sangat bagus Thor ,aku udah jatuh cinta sama cerita anindira, sekarang baca lagi karyamu Thor,sukses terus Thor tulisannya sangat bagus
Alyanceyoumee: Assalamualaikum. Thor permisi, ikut promo ya🙏.

Kaka, Jika ada waktu luang, boleh coba baca karya ku yang berjudul "PARTING SMILE" ya, siapa tau Kaka suka.

Berkisah tentang penyanyi religi yang terjerat pernikahan kontrak dan cinta masa lalunya yang sangat rumit. Ditambah dia tipe yang gengsian dan menyebalkan, hiih dah lah.

Insyaallah seru ka... xixi
di tunggu ya ☺️🙏
total 1 replies
Umi Syafaah
Thor ditunggu cerita dari anak2 anindira sama Maya yaa
Umi Syafaah
kak,,bikin cerita anaknya anindira sama Dirga dong
Umi Syafaah
seperti nya bakalan maraton bacanya seperti anindira,karyamu the best thor/Kiss/
Tutik Karlos
kang Ucup sama kang oleh
Ari Sawitri
ga sia sia aku 2 hari maraton baca novel ini. setelah baca anindirra Dirga maraton jg 😁🤭
sayang banget baru nemu novel ini tp lebih baik terlambat drpd tdk baca sama sekali 😁😁
Ari Sawitri
bagus ceritanya sebagus cerita anindirra dan Dirga. cuma sayang ga sampai punya pengganti Magada ya .. pengennya ganti nya kembar gt 😁🤭 tp bagus ceritanya .. ditunggu karya yang lainnya ya kakak author 🙏🤗
Ari Sawitri
bukannya buat buka puasa ya?? malam mungkin ya salah ketik 😁
Ari Sawitri
iya lingga terlalu baik .. masih aja dibantu dg uang. klu aku ogah .. wanita licik itu sdh memisahkan ayah anak dan ibunya .. hhhuufff 😮‍💨😒
Ari Sawitri
lingga ngeyel sih disuruh bapaknya jangan tinggal di situ takut Alisa datang. kejadian kan??😓😟
Ari Sawitri
mantap Maya ... pergi jauh dr suami dan keluarga nya yg toxic itu .. bikin hati ga sehat. mulai hidup baru kamu jauh dr Harris yg ga tau diri itu
Ari Sawitri
istri dh ketahuan selingkuh dan pakai narkoba kok masih di pelihara. kenapa tdk langsung di talak. dapat barang bekas gt ngebayangin aja jijik banget 😏🤨
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!