NovelToon NovelToon
A DREAMER

A DREAMER

Status: tamat
Genre:Romantis / Cintapertama / Cintamanis / Tamat
Popularitas:5.2M
Nilai: 4.9
Nama Author: SkySal

Zendaya atau yang biasa di panggil Zee (22), seorang gadis biasa yang memiliki cita cita setinggi langit baik dalam karir maupun kisah asmara.

Berbagai cibiran ia dapatkan, entah karena penampilannya yang sederhana dan terkesan kampungan maupun karena tempat asal nya yang memang dari kota kecil.
Kecerdasan nya tak di lirik di karenakan penampilan nya yang tak menarik.
Hingga ia memilih mengubah takdir hidup nya, dengan menjadi apa yang paling di puja dalam sebuah penampilan. Yaitu menjadi seorang model...!!!
Dan semua itu Zee lakukan berkat motivasi dan inspirasi yang ia dapatkan dari Iblis tampan yang bernama Kenzo Alvian (29), iblis tampan yang menjadi pujaan hati seorang Zendaya.

Penasaran kisah nya?

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon SkySal, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Episode 19 - Di Bela

Zee mendapatkan undangan pesta ulang tahun Nyonya Celine, ulang tahun nya yang ke 50. Pesta itu akan di rayakan dengan meriah di salah satu hotel bintang lima.

"Bagus engga, Ma?" tanya Zee sembari memutar badan nya di depan Mama nya. Zee memakai gaun berwarna peach, dengan potongan simple dan berbahan satin. Gaun itu Zee beli sendiri dan harga nya masih cukup mahal untuk seorang Zendaya, namun Zee ingin tampil cantik dan Mama nya pun mendukungnya. Apa lagi di pesta itu pasti yang hadir jugaorang orang kaya dan berkelas, jadi tentu Zee harus tahu cara menempatkan diri.

"Bagus kok, Zee" jawab sang Mama "Kamu cantik sekali, anggun" lanjut nya.

"Terus make up aku bagaimana?" tanya Zee lagi ingin mematikan, Zee sudah bisa menggunakan make up namun masih belum mahir.

"Cantik, engga terlalu menor. Mama suka dandanan kamu yang sederhana tapi elegan begini..." kata sang Mama yang membuat Zee bernafas lega.

"Zee, taksi nya sudah datang!" seru sang Ayah dari luar. Zee menyambar handbag nya dan sebuah paper bag, kemudian ia bergegas keluar. orangY tua nya mengantar Zee sampai Zee masuk ke dalam taksi.

"Aku pergi dulu, Ma, Pa" seru Zee

"Hati hati, jaga diri di sana ya" seru sang Ibu dan Zee tersenyum sambil menganggukan kepala nya

....

Di sebuah hotel yang cukup mewah, Nyonya Celine melangsungkan acara ulang tahun nya yang ke 50. Tak ada kue tart apa lagi lilin, kata Nyonya Celine itu memalukan dengan angka 5 dan 0. Ini hanya semacam syukuran karena ia telah hidup di dunia ini selama setengah abad dan ia masih sangat sehat dan bahkan awet muda.

"Tante..." sapa Sabina yang baru saja datang, ia langsung memeluk Tante nya itu. Sabina tampil cantik dan seksi seperti biasa, membuat ia selalu mampu menarik perhatian orang orang di sekitar nya.

"Happy birthday ya, Tante" ucap Sabina sambil tersenyum manis.

"Terima kasih, Dear" ucap Nyonya Celine.

Sementara Ken saat ini sedang mengobrol bersama Arun, awal nya mereka membicarakan bisnis namun entah bagaimana tiba tiba topik pembicaraan mulai menjurus pada mantan pembantu Ken.

"Kata nya Zee di undang, Ken. Tapi kenapa belum datang?"

"Mana aku tahu, aku bukan manager nya" jawab Ken dingin.

"Tapi kan kamu mantan boss nya, memang nya kamu tidak berkomonikasi sama dia gitu?" tanya Arun penasaran.

"Ada banyak yang harus aku lakukan dari pada berkomonikasi dengan wanita asing" jawab Ken lagi.

'Ah, kamu yakin? Padahal kamu beruntung lho, dapat pembantu secantik dia. Apa lagi sekarang dia sudah jadi model, kencani saja, Ken. Kalau kamu tidak mau, bisa kasih ke aku" goda Arun yang membuat Ken langsung melemparkan tatapan tajam nya pada Arun.

Sementara itu, Zee kini sudah sampai dan ia tercengang saat melihat ada banyak tamu dan orang orang penting di sana. Zee hanya tercengang di pintu masuk tanpa tahu harus pergi pada siapa dan kemana, dan bersamaan dengan itu, Ken melihat kedatangan Zee.

Melihat Zee yang tampak kebingungan Ken pun langsung menghampiri Zee tanpa memperdulikan Arun.

"Mau kemana, Ken?" tanya Arun namun Ken enggan menjawab nya, Arun pun mengekori Ken dan ia tercengang melihat Zee yang berdiri dengan begitu cantik dan anggun.

"Zee..." seru Ken.

"Hai, Zee..." Arun berjalan mendahului Ken dan ia langsung melemparkan senyum manis nya pada Zee.

"Hai, Tuan Arun..."

"Tuan Kenzo" Zee menyapa dua tuan muda itu dengan ramah.

"Come on, Zee. Kamu bukan lagi seorang pembantu, jadi berhenti memanggil kami Tuan. Panggil saja Arun dan Ken..." ucap Arun yang membuat Ken mendelik, sementara Zee hanya tersenyum kaku.

"Ayo, Zee. Temui Mama, kamu tamu nya Mama di sini. Bukan tamu nya Arun..." tukas Ken dengan dingin nya dan kemudian ia menarik tangan Zee untuk menemui Mama nya. Arun merasa heran melihat tingkah Ken yang tampak tak biasa di mata nya itu, dan ia pun menaruh curiga pada sahabat nya itu.

"Jangan jangan dia menyukai Zee..."

Zee menemui Nyonya Celine dan ia pun langsung memberikan pelukan hangat untuk wanita yang sangat berjasa dalam hidup nya itu.

"Selamat ulang tahun ya, Nyonya" ucap Zee kemudian ia melerai pelukan nya "Semoga Nyonya semakin sukses, sehat selalu, bahagia selalu"

"Aamiin" ucap Nyonya Celine.

"Oh ya, Ma. Aku punya hadian buat Mama" tukas Ken kemudian ia memberikan sebuah amplop berwarna cokelat.

"Hadiah mu surat apa, Ken? Surat tanah atau warisan" gurau Nyonya Celine yang membuat semua orang terkekeh, sementara Ken hanya tersenyum samar yang bahkan hampir tak terlihat. Nyonya Celine membuka amplop itu dan isi nya adalah foto foto sebuah rumah di pinggir danau beserta surat rumah nya. Nyonya Celine langsung menatap putra nya itu dengan tatapan tak percaya, pasal nya memiliki rumah di tepi danau memang impian nya bersama mendiang suami nya dulu, mereka ingin menghabiskan masa tua mereka di rumah yang tenang dan sejuk. Namun semenjak suami nya meninggal, Nyonya Celine mengubur impian itu dan ia selalu menyibukkan diri dengan karir nya.

"Papa boleh engga ada, tapi cinta Mama dan Papa akan abadi begitu juga dengan apa yang pernah kalian impikan" tukas Ken yang membuat Mama nya langsung terharu, tak menyangka ternyata Ken bisa memberikan kejutan seperti ini. Padahal selama ini Ken seolah hanya sibuk dengan dunia nya sendiri

"Terima kasih ya, Ken. Love you, my boy" ucap Nyonya Celine kemudian memeluk putra semata wayang nya itu.

"Love you more, Ma" jawab Ken lirih

"Tante, aku juga punya hadiah untuk Tante.." kata Sabina kemudian yang membuat Nyonya Celine langsung melerai pelukan nya dengan Ken.

Sabina memberikan sebuah kotak yang di ikat pita merah muda, dan setelah di buka ternyata isi nya sepasang sepatu dengan brand ternama di dunia dan tentu saja dengan harga yang langit.

"Tante suka, kan?" tanya Sabina antusias.

"Iya, terima kasih, Dear" kata Nyonya Celine kemudian ia memeluk Sabina. Arun, Nyonya Urmila dan berapa tamu lain nya juga memberikan hadiah dengan harga yang sangat fantastis untuk Nyonya Celine. Zee yang melihat itu justru merasa minder, sejak tadi ia memegang sebuah paper bag yang isi nya hadiah untuk Nyonya Celine. Namun sekarang ia malu untuk memberikan hadiah nya yang pasti tak ada apa-apanya di bandingkan hadiah yang di berikan oleh orang orang di sana.

"Zee..." seru Nyonya Celine karena sejak tadi ia melihat Zee hanya terdiam.

"Eh, iya. Kenapa, Nyonya?" tanya Zee gelagapan.

"Kamu tidak membawa hadiah untuk ku?" tanya Nyonya Celine sembari menadahkan tangan nya pada Zee, membuat Zee merasa malu jika tak memberikan hadiah tapi ia juga malu jika sampai hadiah nya di buka di sini.

"Emm itu, Nyonya... Eh, Tuan Kenzo" pekik Zee saat tiba tiba Ken menarik paper bag yang di tenteng Zee, Ken memberikan paper bag itu pada Mama nya. Nyonya Celine tersenyum sembari mengeluarkan isi paper bag itu yang rupa nya sebuah bantal untuk di mobil.

"Hehe, cuma itu hadiah yang bisa saya berikan, Nyonya. Soal nya saya pernah beberapa kali melihat Nyonya tertidur di mobil, biar leher nya tidak sakit" cicit Zee yang ternyata berhasil membuat Nyonya Celine senang dan ia pun langsung memeluk Zee.

"Terima kasih lho, Zee. Kamu benar benar perhatian bahkan dengan hal hal kecil seperti ini" ucap nya penuh haru yang membuat Zee juga tersenyum senang.

Sabina yang melihat keakraban Zee dan Tante nya pun kembali merasa kesal, apa lagi hal itu membuat Sabina semakin yakin bahwa Ken dan Zee itu pacaran.

Karena di butakan oleh cemburu, Sabina pun melakukan sesuatu. Ia mengambil foto foto Zee saat sebelum menjadi model yang tersebar di sosial media, dan kemudian ia menampilkan nya di layar monitor.

Orang orang yang melihat itu ada yang terkejut, ada yang merasa tak menyangka karena Zee sangat berubah namun juga ada yang mencibir nya karena Zee ternyata dulu sangat jelek.

Mendengar cibiran orang itu membuat Zee hampir menangis, apa lagi ketika ada yang menertawakan nya.

Namun tiba tiba Ken berdiri di samping Zee, merangkul pundak Zee dan berkata dengan lantang.

"Apa ada yang salah dengan foto Zee yang dulu?" tentu semua orang langsung terdiam setelah mendengar sang Tuan muda angkat bicara, Nyonya Celine pun merasa geram karena acara ulang tahun nya terganggu namun sayang nya ia tidak tahu siapa di balik semua ini.

"Memang nya kenapa kalau seseorang berubah?" seru Ken lagi sementara Zee hanya menundukkan kepala nya.

"Angkat wajah mu, Zee!" tegas Ken yang secara spontan membuat Zee langsung mengangkat wajah nya.

"Semua orang berhak berubah, dari yang jelek menjadi cantik. Dari yang miskin menjadi kaya. Seharusnya perubahan itu di apresiasi karena itu berubah pada hal yang lebih baik, itu dinamakan sebuah kemajuan dalam hidup" tegas Ken lagi yang membuat semua orang bungkam, begitu juga dengan Sabina yang kini semakin terbakar api cemburu.

"Jika ada yang ingin menertawakan seseorang yang berubah, maka tertawakan lah Eyang ku yang bernama Ayunda Shafira, gadis biasa, miskin namun berhasil mendirikan perusahaan yang besar. Pendiri perusahaan yang sekarang aku pimpinan dengan ratusan bahkan ribuan karyawan!" tegas Ken lagi yang semakin membungkam semua orang.

"Tidak ada yang mau menertawakan nya?" tanya Ken lagi "Baiklah, nikmati pesta nya dan jangan ada yang berani mengacaukan pesta Mama ku!"

1
lia rahma
Luar biasa
Siti Sholikhah
mampir thoor
cecla9
udah...tamat Gini aja...
Puji Ngramut
ceritanya kog gk sampai akhir trs kok langsung ke bab berikutnya
Ucii
kenapa panggilan nya bukan sayang aja sih
Patrish
😯😯😯Arun????.. Kayla.... pinter juga kalian menyimpan rahasia..
Patrish
maaf pak sudah berubah total... 🙏🏻🙏🏻🙏🏻🙏🏻
Patrish
waaa... banyak yang kebakaran....
Patrish
si iblis tampan kalo lagi cemburu menakutkan... 😀😀
Patrish
ojo dibanding bandingke Ken.... dengan ukuranmu... ini elastis.. pasti muat... 👍🏻👍🏻
Patrish
padahal aku nunggu conferensi pers tentang gosip,... eehhh malah dapat surprise cincin pertunangan
Patrish
masookk pak ekoooo....👍🏻👍🏻👍🏻👍🏻
Patrish
ayoookkk... part berikut... pengen lihat ada yang bonyok... 😠😠😠
Patrish
Sabina... menikah dengan sepupu itu tidak baik... karena masih ada hubungan darah...
Patrish
aku cari. pasti.. ttg neneknya Ken ya?
debby harahap
lanjutannya mana ya?
Baiq Hariana
astagaaaa
Haloooww: Halo Kak! Mampir juga yuk ke novel My cool Duda 😍 mohon dukungannya ya💗💗
total 1 replies
RR242424
astaga bikin ngakak dan senyum senyum sendiri jadinya
Pinka 77
Pengantin baru asyiiik.
Pinka 77
emang penganten berjinta halal
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!