NovelToon NovelToon
Just My Ex Husband

Just My Ex Husband

Status: sedang berlangsung
Genre:Romantis
Popularitas:1.1M
Nilai: 4.9
Nama Author: Miss Viona

Bahtera rumah tangga Jenny yang sudah dijalani selama lima tahun bersama Frans harus kandas, hanya karena Jenny tak mampu memberikan seorang anak untuk Frans.

Sampai akhirnya, Jenny harus mengetahui kenyataan pahit bahwa Frans telah mengkhianati cintanya bersama Alea yang tidak lain adalah sekertaris di kantor Frans .

Pedih, hancur, kecewa itu yang dirasakan Jenny.

Bahkan pesta pernikahan yang akan meresmikan Alea untuk menjadi istri sah Frans, tanpa sadar Jenny yang mengurusnya.

"Apa kamu kenal calon pengantin prianya Jenn?"

Pertanyaan itu membuyarkan lamunan Jenny saat dirinya mengetahui foto prewedding yang terpasang di pintu masuk aula hotel, tempat dimana resepsi pernikahan Frans dengan Alea berlangsung.

Sesaat Jenny menghela nafasnya dalam, lalu menjawab pertanyaan tersebut dengan nada yang sangat lirih .


"He just my ex husband."

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Miss Viona, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Part 19 - Pernikahan kedua

Hari ini Jenny tampak sibuk mempersiapkan pesta pernikahan klien. Jenny memilih lokasi di salah satu hotel ternama di Jakarta. Entah kenapa sepertinya terasa ada yang aneh selama mengurus pesta pernikahan klien atasnama Lina. Apalagi Jenny belum pernah bertemu kedua mempelai, baik pengantin pria maupun wanitanya.

Biasanya pengantin akan sering datang ke William Wedding untuk membahas semua yang dibutuhkan oleh kedua mempelai, tapi kali ini tidak ada satupun yang datang.

Semuanya dipasrahkan pada pihak wedding organizer. Kliennya tidak pernah sekalipun bertemu dengan Jenny, hanya sesekali saja datang untuk mengecek semua keperluan. Itupun yang menemui beberapa bawahan Jenny.

"Franda, tolong cek di bagian dekor dan pelaminan untuk klien atasnama Lina." Jenny menyuruh Franda memastikan lagi semua dekorasi yang akan dipasang di lokasi pesta.

"Sudah siap semua Mba Jenny, hanya saja dari pihak pengantin pria meminta untuk mengganti hiasan bunga mawar putih dengan menggunakan bunga melati saja." terasa aneh mendengar penjelasan Franda barusan.

Kenapa mawar putihnya harus diganti?

Padahal itu hiasan favorit semua kalangan, bahkan salah satu bunga favorit Jenny.

"Kenapa mesti diganti?" tanya Jenny.

"Padahal awalnya mereka minta dua varian bunga nuansa putih." tegas Jenny lagi.

Jenny penasaran akan alasan yang diinformasikan oleh Franda.

"Saya tidak tahu Mba, hanya saja informasi terakhir dari nyonya Lina meminta tidak memakai mawar putih." jelas Franda.

Sangat aneh rasanya, seperti ada pertentangan tersendiri dari pihak Lina.

"Oke baiklah, nanti kamu ganti saja semuanya dengan rangkaian bunga melati. Saya akan menyusul ke lokasi. Franda jalan duluan saja sama supir." titah Jenny untuk Franda, lalu bawahan Jenny itu tersenyum dengan satu anggukkan.

Akhirnya, Franda pamit untuk bersiap pergi menuju lokasi pesta pernikahan.

Jenny terlihat sibuk dengan segala persiapan lain sebelum menyusul tim Franda. Tiba-tiba muncul William yang turun dari ruangannya di lantai dua.

"Sibuk sekali Jenn." sapa William yang melihat Jenny begitu gesit memasukkan perlengkapan kostum pengiring pengantin, sementara untuk make up pengantin sudah menggunakan jasa lain, tidak dari William wedding.

"Iya Pak William, soalnya resepsi pernikahan untuk klien atasnama Lina sudah deadline besok pagi." jawab Jenny tanpa menatap ke arah William, masih sibuk dengan aktivitasnya.

"Apa sekarang kamu mau pergi ke lokasi Jenn?" tanya William memastikan. Sepertinya dia akan ikut mengantar Jenny.

"Iya Pak, saya harus memastikan semua dekorasi sudah sesuai atau belum. Sepertinya kita akan lembur sampai malam." tutur Jenny.

Bagi Jenny selama bekerja di kantor William, pulang malam itu sudah biasa. Kalau projeknya belum selesai, Jenny tidak akan membiarkan dirinya bersama timnya pulang lebih awal. Sebelum semuanya selesai sesuai target.

"Saya antar ya Jenn, kebetulan saya senggang. Sekalian ingin lihat resepsi klien kita yang ini, kabarnya ini adalah pernikahan kedua mereka."

Wowww!

Pernikahan kedua?

Kenapa menggelar pesta semewah ini?

Apalagi harus menyewa jasa wedding organizer milik William, pastinya dia bukan dari kalangan biasa.

"Hebat ya Pak, pernikahan kedua bisa seheboh ini persiapan pestanya." ujar Jenny yang masih membereskan barang bawaannya.

"Kamu juga bisa Jenn kalau menikah denganku, bahkan bisa lebih mewah dari mereka." goda William di depan Jenny. Sementara Jenny hanya terkekeh mendengar celotehan Willliam barusan.

"Kenapa tertawa Jenn?"

Sesaat Jenny menghentikan aktivitasnya.

"Mana ada pria yang mau sama aku Pak? Apalagi membuatkan pesta yang meriah." tanya Jenny pesimis. Jenny memang selalu pesimis jika membahas soal pernikahan.

"Aku mau Jenn." potong William dengan menatap Jenny lekat, walau sesaat.

"Ah sudah Pak,  jangan bercanda terus. Ayo kita berangkat." ucap Jenny mengalihkan topik pembicaraan dari William.

Jenny tak ingin mendapat rayuan dari William lebih jauh lagi, kemudian William membantu Jenny mengangkat koper berisi make up, pakaian, serta pernak-pernik lain. Merekapun bergegas menuju lokasi.

•••

Sekitar pukul lima sore akhirnya Jenny sampai di lokasi pesta. Jenny menyuruh karyawan pria untuk mengangkut dua koper yang ada di dalam mobil William. Kemudian dia mulai melihat-lihat konsep dekorasi pesta.

Tujuan Jenny datang ke lokasi untuk memastikan semuanya harus sudah terpasang. Minimalnya persiapan sudah delapan puluh persen selesai, karena akad nikah akan diselenggarakan besok pagi pukul sembilan, dengan mengusung tema romantis dalam nuansa putih.

Pandangan Jenny menyapu ke bagian pelaminan, menurut Jenny pelaminan sudah dirasa cukup. Langkah Jenny kini menuju meja yang akan digunakan untuk prosesi akad.

Jenny memastikan sound sistem terpasang sempurna, agar tim William Wedding tidak terlalu keteteran di pagi hari.

Jenny merapikan meja yang bertaplak putih beserta kursi yang berbalut bahan putih berpita, kemudian tangannya meraih microphone untuk mengecek sambungan kabel, memastikan sudah terpasang dengan benar atau tidak.

"Tes, tes, tes." ucap Jenny mendekatkan microphone tersebut di bibirnya, lalu Jenny meletakkannya kembali.

Tinggal satu microphone lagi yang harus Jenny pastikan.

"Tes, tes, tes." kembali Jenny mencoba seperti microphone pertama.

Baru saja Jenny meletakkan microphone tersebut di standmic, tiba-tiba sosok pria berlari ke arahnya setelah mendengar sumber suara yang mengetes microphone.

Jenny terkejut melihat pria tersebut, pria yang pernah Jenny kenal, pria yang pernah Jenny cintai, juga pria yang pernah menyakiti.

"Jenny, aku merindukanmu." bisik pria tersebut.

Rupanya Frans yang datang menemui Jenny. Awalnya Frans hanya ingin melihat persiapan pesta pernikahannya bersama Alea, tapi saat mendengar suara yang pernah dikenalnya, dia mencari sumber suara tersebut.

Benar saja suara itu adalah Jenny, sang mantan istri yang hampir dua bulan ini Frans rindukan di tiap malam.

Jenny tertegun melihat Frans muncul di hadapannya.

Kenapa harus seperti ini?

Sungguh sangat menyesakkan hati Jenny.

Andai Jenny tahu kalau ini pesta pernikahan Frans, mungkin Jenny akan lebih memilih mundur dalam projek ini.

Jenny segera melirik foto prewedding yang terletak di samping altar. Ternyata benar saja, ada foto Frans yang sedang memeluk Alea.

Mata Jenny terasa panas, kerongkongannya pun terasa sesak, seperti menelan duri.

Jenny mencoba menahan buliran bening yang siap jatuh di pipinya, namun tetap saja sulit Jenny tahan.

Betapa mirisnya nasib Jenny yang tidak menyadari kalau klien yang bernama Lina adalah mantan ibu mertuanya.

Pantas saja kalau Lina tidak mau menggunakan mawar putih dalam dekorasi ini, itu semua hanya akan mengingatkan putranya pada mantan istrinya, saat pesta pernikahan pertamanya dulu.

Setelah suaminya direbut, kini pesta kebahagiaan itu justru Jenny yang mengurusnya. Betapa bertubinya sakit hati Jenny sekarang.

"Maafkan aku Frans, aku tidak tahu kalau ini pestamu. Aku hanya bekerja di sini."

Ucap Jenny dengan nada tersendat, agar Frans mengerti kalau Jenny tidak sengaja mengurus semua pesta pernikahan Frans bersama Alea.

Jenny segera pergi berlari meninggalkan Frans yang sudah siap menarik lengannya, namun segera Jenny tepiskan tangan Frans. Jenny tidak ingin tersentuh sedikitpun oleh Frans lagi.

"Jenny tunggu!" teriak Frans yang berusaha mengejar Jenny.

Jenny tidak menggubris teriakan Frans, dia terus berusaha pergi jauh dari aula hotel.

Jenny tidak sanggup melihat wajah Frans yang sudah membuatnya sesak, bahkan seribu kali lebih sesak dibandingkan saat Jenny memohon cerai pada Frans.

Frans masih menggedor pintu mobil yang dinaiki oleh Jenny, berharap Jenny akan membukanya.

"Jalan Pak." ucap Jenny pada supir. Supir pun menuruti perintah Jenny untuk melajukan kendaraannya.

Hati Jenny terlalu sesak, hingga dia lupa untuk bersikap tetap profesional di hadapan Frans. Membuat Jenny tanpa sadar meninggalkan tanggung jawabnya sebagai Wedding Organizer.

•••

Nyesek gak sih? 😥😅

1
Lienda nasution
capek capek baca cuma begini akhirnya gak jelas amat Thor mengecewakan
Nimas Bin Udin
tamat ini teh g jls banget ceritanya
Nimas Bin Udin
terus gimana ath
Nimas Bin Udin
aduh kenapa JD begini ceritanya ini MH bakalan menguras air mata athoor. kenapa Jenni harus selalu tertindas tersakiti baru aja bahagia Uda harus sedih kembali
Nimas Bin Udin
lanjutin
Nimas Bin Udin
beneran jebakanya c mark. terus gimna Doong.
Nimas Bin Udin
pastis undangan dari mark akal akalanya c mark
Nimas Bin Udin
lanju
Nimas Bin Udin
pasti c frass ato mark
Nimas Bin Udin
pasti c frass
Nimas Bin Udin
amiiin
Nimas Bin Udin
ayo kompakkan Doong klo sahabat untuksaling melindungi satu sama yg lainnya
Nimas Bin Udin
ngeri banget tu ancamanya
Nimas Bin Udin
jangan d bikin mewek lgj Doong masa mau d pisahkan kembali sih Arjun sama jenni
Nimas Bin Udin
ko d tinggal sih g takut d maark ganguin jeenni
Nimas Bin Udin
jangan jangan orang yg berniat jahat
Nimas Bin Udin
😭😭😭😭
Nimas Bin Udin
aduh athoor bikin kita panas dingin ini mh
Nimas Bin Udin
waduh itu sebuah ancaman athoor ...
Nimas Bin Udin
😁😁😁😁😁😁
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!