NovelToon NovelToon
Lord Of The Gods

Lord Of The Gods

Status: tamat
Genre:Reinkarnasi / Mengubah Takdir / Epik Petualangan / Tamat
Popularitas:52k
Nilai: 5
Nama Author: Sang_Imajinasi

Setelah mengorbankan wujud fananya untuk menyelamatkan jiwa Su Qingyue, Lin Chen hancur oleh cakar Kaisar Langit dari Ras Naga Sejati.

Sisa jiwanya yang nyaris sirna diselamatkan oleh pengorbanan umur Tian Yu yang memanggil Esensi Phoenix Abadi, mengubahnya menjadi sebuah kepompong api. Atas kehendak Tuan Istana Ujung Takdir, kepompong itu dibuang ke dunia fana murni Kerajaan Chen tempat di mana hukum kultivasi, Qi spiritual, dan ancaman dewa tidak pernah ada.

Ratusan tahun berlalu dalam keheningan, menunggu sang Penantang Langit untuk menetas kembali. Tanpa kultivasi, tanpa tombak dewa di tangannya, namun membawa fondasi fisik gabungan dari Naga, Kekacauan, dan Phoenix Abadi, Lin Chen memulai kehidupan keduanya bukan sebagai monster kehancuran, melainkan sebagai seorang pangeran fana.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Sang_Imajinasi, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

BAB 18: Pesona Mata Kuno

Udara di dalam Aula Bunga Persik terasa setebal lumpur beracun. Niat Membunuh Lin Chen telah mendidih hingga ke titik di mana Domain Keheningan-nya nyaris meledak keluar dari lautan jiwanya. Ia sudah menghitung jarak. Dalam sepersepuluh kedipan mata, ia bisa membekukan waktu di dalam ruangan ini, memenggal kepala Xue Tu beserta seluruh pengawalnya, dan kembali ke pelukan ibunya sebelum ada satu pun orang yang menyadari kematian mereka.

Namun, tepat saat jari mungil Lin Chen hendak mengembunkan Hawa Dingin...

"Tamu tak diundang memang selalu tidak tahu tata krama. Memaksa tuan rumah berlutut di hari perayaan adalah perilaku anjing liar, bukan perilaku seorang bangsawan, bukan begitu?"

Sebuah suara wanita yang luar biasa merdu, mengalun layaknya melodi kecapi surgawi, membelah ketegangan di dalam aula.

Xue Tu menoleh dengan marah, bersiap merobek mulut siapa pun yang berani menginterupsinya. Namun, amarah di wajah jenius Klan Iblis Darah itu seketika membeku.

Dari ambang pintu yang hancur, melangkah masuk rombongan baru. Para pengawal kerajaan yang ketakutan tanpa sadar membelah jalan. Pemimpin rombongan itu adalah seorang wanita muda yang mengenakan gaun sutra ungu yang sangat elegan. Wajahnya tertutup cadar tipis, namun lekuk tubuhnya yang sempurna dan sepasang matanya yang bersinar seperti permata kecubung memancarkan pesona yang menentang akal sehat.

"Utusan dari Kekaisaran Bunga Malam, datang untuk memberikan selamat kepada Pangeran Ketiga," ucap salah satu pengawal lapis baja perak yang berdiri di belakang wanita itu, meski suaranya memancarkan aura Foundation Establishment Puncak yang tidak ditutup-tutupi.

Mendengar nama kekaisaran itu, Lin Chen menyipitkan matanya. Bohong, batinnya dingin.

Lin Chen menatap lurus ke arah mata wanita bercadar tersebut. Tepat pada detik tatapan mereka bertemu, dunia di sekitar Lin Chen seolah berputar.

Sebuah kabut berwarna merah jambu yang tidak kasat mata tiba-tiba menembus pertahanan jiwanya. Jantung Lin Chen berdegup kencang, aliran darah di nadinya mendidih dengan cara yang tidak pernah ia rasakan. Aroma harum yang luar biasa memabukkan merasuki pikirannya, membangkitkan gairah asing dan ilusi keindahan yang nyaris merampas akal sehatnya sebagai seorang pria.

Pesona ini bukan teknik ilusi biasa; ini adalah dominasi fisik yang menyerang insting paling dasar dari setiap makhluk hidup!

Beraninya kau mencoba menundukkanku!

Lautan jiwa Lin Chen meraung. Hawa Kekacauan di dalam Dantian-nya yang selama ini tertidur lelap, langsung terbangun. Pusaran hitam legam menelan kabut merah jambu itu dalam sepersejuta detik, menghancurkan pesona tersebut tanpa sisa.

Mata keemasan Lin Chen kembali menjadi danau es yang sangat dalam dan mematikan. Ia menatap wanita itu dengan kewaspadaan tingkat tinggi. Tubuh Istimewa tingkat surgawi... pesona bawaan yang bisa menundukkan bahkan seorang petapa tua, batin Lin Chen. Jika ia tidak memiliki fondasi Hawa Kekacauan, di usianya yang menginjak tujuh belas tahun ini, darah mudanya pasti sudah mendidih hingga ia kehilangan kewarasan.

Di seberang ruangan, wanita bercadar itu mengedipkan matanya. Sedikit keterkejutan melintas di balik matanya saat menyadari pangeran fana itu mampu menepis pesona alaminya hanya dalam satu tarikan napas.

Namun, ia mengalihkan pandangannya kembali pada Xue Tu.

"Kau..." Xue Tu menunjuk wanita itu, jari-jarinya yang pucat sedikit bergetar. Keringat dingin sebesar biji jagung meluncur di pelipis sang jenius Klan Iblis Darah.

Xue Tu mengabaikan kedok 'Kekaisaran Bunga Malam' yang digunakan wanita itu. Ia mengenali fluktuasi aura mengerikan di balik cadar tersebut. Di seluruh Alam Abadi, hanya ada satu klan yang memiliki garis keturunan dengan pesona sememabukkan itu.

"Xiao Mei..." desis Xue Tu, giginya bergemeretak. "Dari Klan Kuno Xiao... Kau membawa Tubuh Iblis Penakluk Surga-mu ke dunia sampah ini?!"

Mendengar nama Klan Kuno Xiao, seluruh pengawal Iblis Darah di belakang Xue Tu langsung memucat dan mundur selangkah. Itu adalah klan monster yang bahkan Master Sekte mereka sendiri enggan mencari masalah dengannya.

Xiao Mei tersenyum tipis di balik cadarnya. "Telingamu sangat tajam, Tuan Muda Xue. Karena kau tahu siapa aku, mengapa kita tidak membuat keadaan ini lebih... beradab? Membantai semut fana tidak akan memberikanmu kehormatan di Turnamen Seratus Tahun ini."

Xiao Mei melangkah maju dengan anggun. "Alangkah baiknya kita mengadakan pertandingan duel persahabatan. Utusanku melawan utusanmu, atau petarung dari kerajaan ini melawan petarungmu. Pihak yang kalah harus menyerahkan seratus ribu Batu Spiritual Tingkat Menengah dan mundur dari wilayah ini. Bagaimana?"

Xue Tu mengepalkan tangannya hingga kuku-kukunya menusuk telapak tangannya sendiri. Duel memperebutkan batu spiritual adalah bahasa umum di Alam Abadi untuk menyelesaikan sengketa wilayah tanpa perang antar sekte. Ia sangat ingin merobek wajah wanita itu, namun ia tahu batasannya. Melawan Klan Xiao Kuno di dunia yang membatasi kultivasinya ini adalah tindakan bunuh diri.

"Baik!" geram Xue Tu, matanya menyala penuh amarah. Ia menunjuk ke arah keluarga kerajaan Chen. "Tapi aku tidak akan bertarung melawan anjing-anjing pengawalmu, Xiao Mei! Jika dunia ini adalah wilayah perburuan, maka biarkan penguasa fana ini yang mempertahankan kedaulatannya sendiri! Jika mereka tidak bisa mengirimkan satu pun petarung untuk melawanku, maka nyawa mereka dan kerajaan ini adalah milikku!"

Xiao Mei menoleh ke arah Raja Chen dan Lin Feng, tatapannya menyiratkan rasa iba yang dingin. Ia tahu, tidak ada fana yang bisa menahan satu pun serangan dari Xue Tu. Ia hanya mencoba mencegah pembantaian massal yang merusak pemandangan, namun jika keluarga kerajaan ini terlalu lemah, itu adalah takdir mereka.

Di tengah ketegangan yang memuncak itu, Lin Feng mencabut pedang bajanya sepenuhnya. Pangeran Pertama itu melangkah ke depan, menempatkan tubuhnya di antara Xue Tu dan keluarganya.

"Aku adalah Jenderal Tertinggi Kerajaan Chen! Aku yang akan melawanmu!" teriak Lin Feng, siap mati demi melindungi ayah, ibu, dan adik-adiknya.

Namun, tepat sebelum Lin Chen diam-diam mengumpulkan Qi ke ujung jarinya untuk membantu kakaknya dari belakang... sebuah gerakan yang luar biasa halus terjadi di sampingnya.

Permaisuri Lin Yue, yang sejak tadi memeluk Lin Chen dengan tubuh gemetar, perlahan menarik putranya ke belakang punggungnya.

Namun, bukan tindakan protektif itu yang membuat jantung Lin Chen nyaris berhenti berdetak. Saat Lin Yue menarik tangannya, jari telunjuk dan jari tengah wanita cantik itu secara presisi menekan titik akupunktur Shenmen di pergelangan tangan Lin Chen.

Itu bukanlah sentuhan ibu yang panik. Itu adalah teknik penyegelan meridian!

Sebuah bisikan yang sangat pelan, lebih pelan dari embusan angin, masuk ke telinga Lin Chen. Suara ibunya terdengar tegas, kehilangan semua nada kepanikan fananya.

"Jangan biarkan setetes pun Qi-mu bocor, Chen'er. Tekan pusaran di Dantian-mu. Mereka bukan manusia."

Mata keemasan Lin Chen terbelalak sempurna. Napasnya tercekat.

Selama tujuh belas tahun ia hidup di dunia ini, menyembunyikan identitasnya, berpura-pura menjadi pangeran lugu untuk melindungi keluarganya. Ia mengira ibunya hanyalah seorang permaisuri fana yang lembut, rapuh, dan penuh kasih sayang.

Namun detik ini, sentuhan di titik meridiannya dan pemahaman ibunya tentang Qi serta Dantian... membongkar sebuah realitas yang membuat Lin Chen merinding.

Ibunya tahu tentang kultivasi. Ibunya tahu tentang Qi. Ibunya tahu bagaimana menekan aura! Siapa sebenarnya Permaisuri Lin Yue?! Rahasia apa yang disembunyikan wanita ini dari ayahanda dan seluruh kerajaan fana ini?!

Di tengah keterkejutan Lin Chen, Xue Tu tertawa terbahak-bahak melihat Lin Feng yang menghunus pedang.

"Semut ini ingin menantang naga?!" tawa Xue Tu menggelegar, aura darah meledak dari tubuhnya, siap merobek Lin Feng menjadi serpihan daging dalam satu kedipan mata.

1
Indah Hidayat
kaisar naga beladirinya kok tiba2 dihapus ?
Raden
luar biasa mantap thor
Raden
mantap💪 lanjut kan 💪
Raden
mantap ratu💪
Raden
hajar bro, mulut kok ga dijaga💪
Raden
seru lagi, mantap💪
Rhaka Kelana
Dan akhirnya, yang diinginkan oleh seorang pria adalah rumah yang penuh dengan kehangatan....😍
Budi Wahyono
kaisar naga nya kok gak ada thor ?
Sang_Imajinasi: ada mas bud, ngulang lgi, karena hilang semua bab
total 1 replies
ㅤㅤ ㅤㅤ ㅤㅤ
keren
Puragabaya
KOPLAK
Su Qingyue ikut Lin Chen dan Tua hitam ke alam Abadi.
Kenapa ana Qingyue lagi di alam Fana 🤣🤣
Rinaldi Sigar
lanjut
Rinaldi Sigar
lnjut
DIFAN2: Novel 'SULUNG' hadir dengan keseruan kisah petualangannya, yuk kak merapat.
total 1 replies
Rinaldi Sigar
lanjut
Edy Amran. MM
Lanjut.. ceritanya bagus
Rinaldi Sigar
lanjut
EKO BUDI PRASETYO: lha bukannya qingyue di alam abadi SM Lincen, kok BS di alam fana
total 1 replies
Rinaldi Sigar
lnjut
Rinaldi Sigar
lanjut
Rinaldi Sigar
lnjut
Boo Ceng Li
🔥🔥🔥💪💪💪👌👌👌
Tosari Agung
sangat keren imajinasi thor🌹🌹🌹
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!