NovelToon NovelToon
MAMAKU RATU MAFIA

MAMAKU RATU MAFIA

Status: tamat
Genre:Mafia / Single Mom / Identitas Tersembunyi / Tamat
Popularitas:123.9k
Nilai: 5
Nama Author: less22

Alya adalah Ratu mafia yang memimpin sebuah organisasi Order Tabir Hitam dengan nama First Order.

Tapi sayangnya ia mencintai pria kantor biasa saat ia sering menjelajahi tempat yang akan menjadi misinya.

Dan saat itulah ia memutuskan untuk keluar dari dunia hitam dan membuang mahkotanya ke dalam lumpur demi bisa menjalani hidup bahagia bersama sang suami.

Sayangnya pernikahan itu tidak berlangsung lama, mertua tidak menyukainya, dan suaminya menikah dengan manager di tempat kerjanya.

Pembalasan di mulai, Alya kembali mengambil mahkotanya dan menjadi Ratu Mafia kembali dan membawa putri kecilnya menjadi orang ternama.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon less22, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

18

"Buku Alisya ada pada Ibu. Alasan Ibu memberi buku Alisya terakhir karena..."

"Tugas Alisya jelek kan buk?" celetuk Raya.

"Raya, kamu nggak boleh gitu, mau tugasnya jelek tau bagus, yang penting dia sudah usaha. Kamu tidak boleh menghina tema sekelas mu. Bisa jari orang yang kamu ejek mendapatkan nilai sempurna," kata Buk Ratna membuat Raya terdiam.

"Baiklah. Langsung saja. Tugas Alisya sangat bagus dan menjadi contoh untuk murid-murid semua! Kali ini Alisya mendapatkan bintang sembilan!" kata Bu Guru dengan nada bangga.

Suasana kelas seketika hening. Mata Raya membulat sempurna, mulutnya menganga tak percaya.

"Apa?! Bintang sembilan?! Tidak mungkin!" teriak Raya tak percaya, melompat dari kursinya karena kaget. "Mana ada bintang sembilan, Bu?! Bintang kan paling banyak cuma lima!"

"Ada dong, Raya," sahut Bu Guru ramah seraya mengangkat buku gambar Alisya tinggi-tinggi agar bisa dilihat oleh seluruh isi kelas. "Bintang lima itu untuk tugas yang sangat baik. Tapi untuk karya yang luar biasa indah dan penuh kreasi, Ibu berikan stiker bintang sembilan khusus!"

Saat diperlihatkan, tugas gambar Alisya memang sangat bagus.

Gambar rumah dan pemandangannya diwarnai dengan gradasi yang sangat halus, tulisannya sangat rapi, dan di pinggir kertasnya, Alisya memberi hiasan gambar bunga-bunga kecil yang dilukis dengan sangat detail dan cantik.

"Tugas Alisya sangat kreatif sekali! Warnanya rapi, tidak ada yang keluar garis, dan hiasan bunganya indah sekali," kata Bu Guru menambahkan, memberikan tepuk tangan yang langsung diikuti oleh murid-murid lainnya.

"Wah, gambarnya Alisya bagus banget!" puji Gio dari meja belakang.

"Iya, bunganya kayak beneran!" tambah Mira bertepuk tangan riang.

​Alisya yang tadinya hampir menangis, kini mendongak. Senyuman manis hingga terlihat lesung pipitnya. Pipi gembilnya merona merah karena bahagia.

​"Terima kasih, Bu Guru..." kata Alisya malu-malu seraya menerima bukunya yang penuh dengan deretan stiker bintang emas bernomor sembilan.

​"Sama-sama, Alisya," kata Bu Ratna lembut mengelus kepala anak polos itu.

​"Oh ya, Ibu ingin memberitahu, bintang lima sama dengan mendapatkan nilai seratus, tapi karena Alisya mendapatkan bintang sembilan, nilainya sama dengan 190, dan sudah termasuk mencapai nilai sempurna," kata Bu Ratna menyapu pandangan ke seluruh murid di kelas.

​Seluruh isi kelas langsung bertepuk tangan riuh. Teman-teman di sekitar Alisya memandangnya dengan takjub.

​"Wah, Alisya hebat banget!" seru Gio dari bangku belakang.

​"Nanti ajarin aku nggambar bunga kayak gitu ya, Alisya!" sahut Mira berbinar-binar.

​Alisya hanya mengangguk pelan sambil tersenyum malu. "Iya, nanti kita belajar bareng-bareng ya."

​Sementara itu, di sudut lain, Raya membanting pensilnya ke atas meja hingga patah menjadi dua.

Wajahnya memerah padam karena malu dan cemburu. Ia meremas bukunya sendiri hingga agak melengkung.

"Ini nggak adil! Pasti ibunya yang gambarin!" jerit Raya dalam hati dengan penuh prasangka buruk. "Awas ya Alisya, nanti pas pulang sekolah aku aduin ke Mama!"

Alisya tidak memedulikan tatapan benci Raya. Ia mengelus stiker bintang sembilan di bukunya dengan penuh rasa syukur.

Di dalam hati kecilnya, Alisya membatin riang: "Nanti pulang sekolah, Alisya mau pamerin bintang sembilan ini ke Mama! Mama pasti bangga banget sama Alisya!"

...⛹️‍♂️⛹️‍♂️⛹️‍♂️⛹️‍♂️⛹️‍♂️⛹️‍♂️...

1
Inisial M
next...di tunggu kelanjutannya...
Alra
anjay mafia
Maria Mariati
hehhhh bodoh masa quen macua anak nya ga di jaga malah jagain bodyguard labil itu 😁😁😁😁, kan kan di bawa pergi
Maria Mariati
kira kira di apain si bapak tua yakk
Maria Mariati
helleh anak siapa ituuuu, siap2 papa nya bangkrut😁😁😁
Maria Lina
msk vk ada 1 pyn sih thor jodoh klo kn mau nengok romantis nya hade
less22: besok lah, masih jauh perjalanannya🤣
total 1 replies
Maria Lina
msk vk ada 1 pyn sih thor jodoh klo kn mau nengok romantis nya hadeh
Maria Mariati
meskipun sakit hati dia tetep bapak nya anak kamu alya, ga mau bantu langusng liwat orang aja, mungkin itu bisa jdi jalan mereka bertobat di kemudian hari, kasihan amat yakk
Les Tary
Emang ga ada adab Julian waktu sekarat ditolong Alya eh malah ngacam lwt anaknya
Maria Mariati
iyuuuuu 1 queen mafia 3 jendral perang wouuuu
Maria Lina
klo blh tau siapa jodoh nya alya ya thor ksh. ocoran donk thor ya
less22: masih lama🤣🤣
total 1 replies
Maria Mariati
yang satu menjaga keselamatan bukan untuk. cari perhatian, yang satu terlihat jelas hanya untuk cari perhatian
Queen AL
masa meninggalkan dunia mafianya hartanya juga habis... gak ada gitu tabungannya. gak masuk akal banget
Les Tary
ed dah setelah jadi gembel baru inget Alya sama anaknya
Les Tary
lanjut thor
Les Tary
keren Alya😍😍
Ambu Rinddiany Thea
udahlah andi mening cari tambang aja buat gantung diri d poon toge
Ambu Rinddiany Thea
s julian mah nyari mati , orang mah nyari aman dia mah malah nyari mati , mampus aja kou lah Julian ga guna juga sekalian ma s Andi
Les Tary
dimana kesombonganmu Andi
Les Tary
Julian kyknya ga ada etikat baik pdhl pernah ditolong Alya pas saat sekarat
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!