sequel: terpaksa menikah adik tiri × bayi rahasia idola kampus
Axelle Aididev Atharic adalah definisi masalah berjalan di SMA Galaksi. Nakal, keras kepala, dan anti diatur. Hidupnya yang bebas mendadak jungkir balik saat sebuah kecelakaan konyol memaksanya terjebak dalam nikah kilat dengan Rea Zelene Xavandra, cewek paling ambisius dan kaku di sekolah.
Dua kutub utara dan selatan harus tinggal di bawah satu atap yang sama. Bagi Axelle Aididev Atharic, ini adalah penjara. Tapi bagi sang istri, Rea Zelene Xavandra, Axelle adalah rahasia terbesar yang harus ia sembunyikan rapat-rapat demi reputasinya.
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Jee Jee, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
18
..
...
Malam semakin larut, namun lampu di ruang kerja kediaman utama Atharic masih menyala terang. Elgard duduk di kursi kebesarannya, namun matanya tidak tertuju pada dokumen di atas meja. Pikirannya melayang pada sosok putra semata wayangnya yang baru saja ia jemput dari kantor polisi.
Di sisi lain, Anya berdiri di depan pintu kamar Elsa yang tertutup rapat. Ia baru saja membujuk adik bungsunya itu untuk tidur setelah sesi terapi yang melelahkan. Elsa, gadis yang seharusnya mekar di usianya, justru masih terjebak dalam memori kelam malam kecelakaan yang merenggut orang tua merekamereka dan merenggut keceriaannya
jauh di lubuk hati anya, dia merasa terjebak dengan perasaan nya sendiri antara anak dan tidak mau kehilangan adek nya
"Maafin Mommy, Boy..." batin Anya lirih sambil menyandarkan kepalanya di pintu kamar Elsa.
Anya menarik napas panjang. Ia tahu Axelle merasa dianaktirikan. Ia tahu putranya membenci perhatian berlebih yang ia berikan pada Elsa. Tapi Axelle tidak pernah tahu bagaimana rasanya berada di posisi Anya. ibu mana yang tega meninggalkan anak nya di usia itu? ibu mana yang tega membiarkan anak nya tumbuh remaja pada usia yang masih labil?
gak ada, gak ada ibu yang benar benar tega meninggalkan anaknya, kalau bukan semua nya di paksa oleh keadaan.
Elsa bukan sekadar adik bagi Anya. Dia adalah "bayi" yang lahir saat Anya dan Elgard baru saja merasakan indahnya punya keluarga lengkap. Saat Anya berumur 6 tahun, mamanya menikah dengan papa kandung El. Tiga tahun kemudian, Elsa lahir sebagai pengikat kasih sayang mereka.
Dan di malam nahas itu... Elsa ada di sana. Dia duduk di kursi belakang, melihat dengan mata kepalanya sendiri bagaimana orang tua mereka mengembuskan napas terakhir. Elsa selamat secara fisik, tapi jiwanya hancur. Trauma itu membuatnya sering merasa tak punya siapa-siapa di dunia ini.
Elsa tumbuh dengan berlimpah kasih sayang, dia di manjakan mama papa dan juga bang El nya yang selalu menuruti keinginannya, juga kasih sayang anya sebagai kakak perempuan yang sering menjahilinya waktu kecil.
"Bagaimana Mommy bisa membiarkan dia sendirian, Axelle?" bisik Anya dalam hati. "Setiap kali Els menangis ketakutan di tengah malam, Mommy melihat bayangan Mama dan Papa menitipkan dia pada Mommy. Mommy takut, jika Mommy lengah sedikit saja, oty ELs akan benar-benar menyerah pada hidupnya."
Anya menangis tanpa suara. Ia merasa menjadi ibu yang gagal karena tidak bisa membagi waktu. Ia terlalu takut kehilangan adiknya, sampai ia lupa kalau ia juga sedang kehilangan putranya secara perlahan. Kasih sayang Anya pada Elsa bukan karena Elsa lebih berharga dari Axelle, tapi karena Elsa adalah "pasien" yang butuh oksigen terus-menerus agar tetap bernapas.
anya mengerti rasanya jadi ELs, kehilangan mama papa dalam semalam di depan mata itu gak mudah. anya juga hancur tapi dia sadar, kalau bukan dia siapa lagi? anya yang dulu nya copy paste els versi dewasa yang manja nya gak ketolong ke absurd-an nya yang aneh, dia yang biasanya di ratukan mama papa dan El juga kehilangan kasih sayang bahkan kehilangan waktu buat keluarga.
sekarang? si manja ini terpaksa mendewasakan diri oleh keadaan. kalau saja mama papa masih ada, mungkin anya akan tetap seperti anak manja yang selalu berpikir kritis yang beda dari yang lain. karena selama itu semenjak dia kenal El dia selalu di ratukan, dia selalu di lindungin. tapi kali ini anya satu satunya tumpuan ELs yang bisa mendampinginya, melindunginya, memeluknya, anya tak bisa lagi kehilangan untuk kesekian kalinya
...----------------...
sedang kan di sisi lain ada hati Sang Robot yang Hancur di Dalam
Elgard Atharic memijat pangkal hidungnya yang terasa berdenyut. Ia baru saja mendarat dari Singapura, hatinya lelah, namun ia harus tetap tampil kuat di depan Axelle.
"Kau pikir Daddy tidak ingin memelukmu, Boy?" gumam Elgard menatap foto masa kecil Axelle di atas meja.
Elgard tahu dia dijuluki robot oleh anaknya sendiri. Dia tahu Axelle membencinya karena selalu datang hanya untuk "membeli" masalah dengan uang. Tapi Elgard terjebak dalam tanggung jawab yang sangat besar.
Setelah kecelakaan itu, perusahaan sang ayah berada di ambang kehancuran karena korupsi bawahan terpercaya. Elgard tidak punya pilihan. Jika ia tidak menjadi "robot" yang gila kerja, maka warisan ayahnya akan musnah, dan ia tidak akan mampu membiayai pengobatan Elsa di Australia yang nominalnya gila-gilaan.
"Daddy jahat, ya?" Elgard tersenyum pahit.
"Daddy meluangkan waktu untuk Els agar dia tidak kembali trauma, tapi Daddy malah memberikan trauma baru untukmu lewat ketidakhadiran Daddy. Daddy ingin marah padamu, tapi setiap kali melihat matamu yang dingin, Daddy melihat cerminan diri Daddy sendiri. Daddy yang kesepian, Daddy yang tidak tahu cara bicara tanpa harus terlihat seperti ini.
Elgard yang dulu tengil juga ikut mati bersama kepergian papa nya, dia benar benar jadi yatim piatu. kehilangan orang tua begitu berat hingga dia tak tau cara nya bernapas dengan benar. kalau bukan demi adek nya, demi anya pundak yang di paksakan kuat ini mungkin memilih menyerah demi keadaan.
Elgard gak mau kelihatan lemah di depan semuanya, depan anya, depan ELs dan di depan axelle meski anaknya itu membenci karakter nya
Elgard merasa seperti pecundang kasta tertinggi. Dia bisa menaklukkan pasar saham Asia, tapi dia tidak bisa menaklukkan hati anaknya sendiri. Dia menjaga Elsa agar tidak merasa kesepian, tapi dia membiarkan putranya tenggelam dalam kesepian yang sama. Dia takut Elsa merasa tak punya siapa-siapa, padahal kenyataannya, Axelle-lah yang sekarang merasa tidak punya siapa-siapa di dunia ini.
Malam yang Sama, Nasib yang Berbeda
Di keluarga yang sempurna di mata orang itu, ada empat jiwa sedang terluka dengan cara yang berbeda. Elsa yang terlelap dengan bantuan obat penenang, Elgard dan Anya yang memikul beban tanggung jawab dan penyesalan, serta Axelle yang menangis dalam diam di kamarnya.
Elgard berdiri, ia berjalan menuju kamar Axelle. Ia memegang gagang pintu, berniat masuk dan setidaknya mengucapkan selamat tidur seperti dulu. Namun, ia ragu. Ia takut kehadirannya justru akan memicu amarah Axelle yang lebih besar.
Akhirnya, Elgard hanya menyentuh pintu itu dengan tangannya. "Maafin Daddy, Boy. Daddy cuma nggak mau kehilangan siapa-siapa lagi, tapi ternyata Daddy justru kehilangan mu."
Elgard berbalik, kembali ke ruang kerjanya. Langkahnya terdengar tegas di lorong, namun hatinya bener-bener hancur. Dia tahu dia adalah ayah yang buruk, dan dia tidak tahu bagaimana cara memperbaikinya tanpa harus mengorbankan Elsa.
valery di lawan singa betina nya xander lo 🤣🤣🤣🤣
gemes jadi nya🤣🤣🤣🤣
rea keceplosan 🤣🤣🤣
semngat thor
tapi aku suka terimakasih kk author 😘😘
ceritanya hampir mirim kyk kisah hidup ku , axelle adalah aku si manusia kesepian yang terabaykan😭😭😭😭
jd curhat kan aku , btw makasih kk author 😘😘😘
kasian bgt my bad boy
cepet sadar ready
cepet bucin
cepet ada junior kalian
wkwkwkwkww
biar author pusing🥳🥳
tapi percaya sih , semua di bawah kendali kk author, ya ikuti alur nya aja , walau baca nya sambil nangis😭😭
rea pinter ngeles nye yeee🤣🤣
kak up 2 dong kepo sama yg ini😁😁😁