NovelToon NovelToon
Urus Saja Mantanmu Dan Anaknya Itu

Urus Saja Mantanmu Dan Anaknya Itu

Status: tamat
Genre:Perjodohan / Anak Genius / Penyesalan Suami / Tamat
Popularitas:192k
Nilai: 5
Nama Author: Byiaaps

“Iya, jadi aku dengar Karina baru saja bercerai belum lama ini. Dia sibuk jadi ibu dan pemilik toko roti Aura Bakery sekarang. Usia anaknya sepertinya hampir sama dengan usia anakku, kira-kira 1 tahunan lah,” ujar Benny, seorang lelaki berusia 33 tahun.
“Jujur saja, kamu masih ada rasa ‘kan dengan Karina? 9 tahun loh, tidak mungkin selesai begitu saja. Aku tahu, lelaki memang hanya jatuh cinta sekali saja, setelahnya hanya melanjutkan hidup,” lanjut Beni, teman baik Khale.
Diam-diam dari luar ruangan, Syafira yang tengah mengandung mendengar ucapan sang suami dengan temannya itu.
Bahkan, Syafira pun tahu suaminya langsung menuju ke toko kue milik Karina tak lama setelah itu.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Byiaaps, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab 18

“Khayra tidak mau berangkat sekolah diantar Om Putra!” Bocah cantik nan lucu itu menyilangkan kedua tangannya.

Terus membujuk, Syafira akan meminta Putra meminta maaf pada anak gadisnya itu. Ia juga menjelaskan bahwa Putra melakukannya karena begitu menyayangi kembar. “Om Putra tidak sengaja, Sayang.”

Ria yang selama ini selalu berusaha membujuk kembar saat sedang marah pun kini hanya terdiam, begitu juga Khanza yang biasanya bisa bersikap dewasa saat adiknya sedang cemberut.

“Ayok, Khayra, nanti kamu telat. Sebentar lagi Om Putra datang.” Syafira tak berhenti membujuknya.

“Mau Om Khale aja yang antar?” Tak ada angin tak ada hujan Khale tiba-tiba mendatangi rumah mereka.

Seketika Syafira shock karena Khale semakin berani menemui mereka, berbeda dengan kembar terutama Khayra yang tiba-tiba langsung menghampiri Khale dengan raut wajah bahagia.

“Bunda, kita berangkat sama Om ya,” ucap Khayra manja.

Anehnya, Syafira yang tak terima Khale menemui kembar, justru terdiam melihat kebahagiaan kembar saat bersama Khale.

“Ibu, kami berangkat ya,” pamit Ria bersama Khanza menyusul Khayra yang sudah lebih dulu digandeng Khale menuju mobil.

Tak lama, mobil Putra datang.

“Anak-anak sudah berangkat. Ayahnya yang jemput,” ujar Syafira datar.

Mengepalkan tangannya, Putra seakan tak terima Khale masih berani melakukan ini apalagi sampai datang ke rumah.

“Kenapa kamu tak melarangnya? Bodoh!” bentak Putra.

Dengan mata nanar Syafira menatap lelaki di hadapannya itu yang kini tampak terlihat kasar. Masih dalam keadaan emosional, Syafira berbalik menyalahkannya karena telah berani membentak Khayra hingga anak gadisnya itu tak mau berangkat diantar oleh Putra. “Dan sekarang kamu juga berani membentakku! Kamu berubah, aku tidak pernah melihatmu seperti ini selama bertahun-tahun kita saling kenal. Atau memang aku yang hanya belum tahu aslimu?”

Tanpa berucap lagi Syafira masuk ke dalam rumah dan membanting pintu.

“Bukan begitu maksudku, Syaf.” Putra mengejar dan mengetuk pintu berkali-kali memohon Syafira mau keluar.

***

Selesai berurusan dengan Putra, Syafira menelepon Khale untuk memperingatkannya agar segera pergi setelah menurunkan anak-anaknya di depan gerbang sekolah dan tak menjemput kembar sepulang sekolah nanti.

Namun, bukan Khale namanya jika tak menentang, justru ia memang akan melakukannya. Ia bahkan tak masalah jika Syafira ikut menjemput kembar, dengan begitu mereka bisa kembali bertemu.

“Siapa yang menjemput lebih dulu saja,” ujarnya santai.

“Sebentar, nanti kita lanjutkan. Ada kerikil yang mengganggu,” lanjutnya lalu mematikan telepon.

Setelah memasukkan ponselnya ke dalam saku celana, dengan wajah tegak dan penuh percaya diri ia menatap Putra yang baru saja menghampirinya di depan gerbang sekolah.

“Penculik! Padahal Syafira sudah melarangmu, benar-benar tak tahu malu! Sudah tidak bertanggungjawab, sekarang anak-anak sudah besar ingin diambil alih begitu saja. Bagaimana bila karyawan-karyawanmu tahu kelakuan bosnya seperti ini?” Putra membuka percakapan.

“Kalau tidak tahu kebenarannya jangan sok tau. Anda yang seharusnya meminta izin padaku. Mereka sepenuhnya milikku, aku berkewajiban penuh atas mereka. Tenang saja, akan aku kembalikan seluruh biaya yang sudah Anda keluarkan untuk mereka. Setelah ini, menyingkir lah,” jawab Khale tak gentar.

Putra pun berkelit, bagaimana bisa ia akan pergi dari kembar jika ia saja akan menjadi ayah sambung dan suami sah Syafira. “Move on, dong.”

Tersenyum geli mendengar ucapan Putra, Khale percaya Syafira tak benar-benar mau menikah dengan lelaki di hadapannya itu. Ia menduga mantan istrinya mau dekat dengan Putra karena ingin kembar punya sosok ayah. Namun, kini ia sudah kembali dan tentu, kembar tak perlu sosok ayah baru lagi.

“Sebelum bertemu denganmu, mereka lebih dulu bertemu denganku dan sudah nyaman dengan kehidupan yang aku berikan. Aku tak butuh uangmu, simpan saja untuk membiayai mantanmu dan anaknya itu,” ketus Putra.

Di tengah perdebatan mereka, datanglah Syafira yang sedari awal sudah memiliki firasat tak enak.

“Jangan pernah memperebutkan anak-anakku! Kamu, aku sudah bilang jangan pernah lagi datang di kehidupan kami. Kami sudah bahagia!” cetus Syafira menatap tajam Khale.

Tersenyum puas, Putra menimpali ucapan Syafira dengan mengatakan mereka akan segera menikah, jadi tak ada alasan Khale untuk menjadi sosok ayah bagi kembar.

“Tidak! Aku juga tak akan sudi anak-anakku memiliki ayah sepertimu!” sahut Syafira membuat Khale yang kini giliran tersenyum.

Tersenyum sengit, Putra mengatai Syafira wanita tak tahu diri, setelah apa yang selama ini ia lakukan padanya.

“Kalau bukan karena Helena, aku tidak mungkin mau menerimamu. Secara background dan skill, masih banyak yang lebih darimu. Kalau bukan pula karena aku menyukaimu, aku tidak mungkin mau menahan perasaanku selama ini. Setelah kesabaranku bertahun-tahun dan pengorbananku untuk kalian, kamu dengan mudahnya mengkhianatiku. Padahal, kemarin kamu bilang akan menikah denganku. Jangan jadi kacang yang lupa kulitnya, Syaf,” ujar Putra tak terima.

Ucapan Putra seakan membuat ia terlihat benar-benar sedang menunjukkan watak aslinya. Mendengar nama Helena disebut, Khale seakan langsung teringat pada kuasa hukum yang menangani perceraiannya kala itu, yang ia rasa familiar saat melihatnya di acara peresmian cabang baru Putra. Tak gentar, Syafira mengucapkan terima kasihnya atas bantuan Putra selama ini. Ia berjanji akan mengembalikan seluruh biaya yang telah Putra keluarkan untuk kembar. Ia juga telah membuat surat pengunduran diri yang akan disampaikan segera pada pihak personalia kantor Putra tempat ia bekerja.

“Termasuk kamu siap jika harus angkat kaki dari rumah yang aku pinjamkan untuk kamu tinggali?” sahut Putra.

“Mengundurkan diri? Dengan cara apa kamu bisa mengembalikan uangku? Lagi pula kontrakmu masih panjang. Tentu, ada denda yang harus kamu bayar jika ingin resign,” lanjut Putra penuh percaya diri.

Terdiam, Syafira pun seakan tak tahu harus membalas bagaimana lagi karena sejujurnya ia tak menyangka akan berani berbicara demikian pada Putra. Di satu sisi, sungguh ia menyesal karena tak teliti membaca surat kontrak kerjanya saat diangkat menjadi kepala cabang. Tak pernah ia kira Putra akan menerapkan peraturan mengikat seperti ini. Mengingat, ia bukan lah karyawan baru.

Melihat Syafira yang terdiam, Putra merasa telah menang.

“Kerja saja tanpa aku bayar, sampai kamu bisa membayar hutangmu,” tutur Putra mendekat ke arah bunda kembar itu.

Semakin mendekatkan wajahnya, Putra kembali membuka mulut. “Kecuali jika kamu mau menikah denganku, kamu akan kembali mendapatkan fasilitas yang sekarang kamu miliki. Hidupmu dan anak-anakmu akan terjamin, dan aku bisa pastikan pria busuk ini tak akan berani menampakkan dirinya di depan kalian.”

Menatap kedua bola mata Putra, raut wajah Syafira seakan sedang ingin berubah pikiran.

...****************...

1
Lisna Wati
lanjut
Feri Setyawati
khale termasuk laki laki bodoh. jadi klop lah dengan Safira. yang laki di cundangi karina. yang perempuan di cundangi putra.
Feri Setyawati
shafira jadi perempuan tidak punya prinsip. gampang di rayu. kelewat tolol sih.
Feri Setyawati
syafirah bodoh. plin plan.
Niza Neza
terlalu muter2 kayak gasingan
Niza Neza
katanya waktu sklh berprestasi dpt biasiswa tp otak di taro lutut. udah tau putra sprt apa tetap di ladenin. disuruh buka hijab di ladenin. itu di ngangkang jg oke x. dasar goblog kelewat
Niza Neza
gampang banget si fira ini di ombang ambingkn hanya dngn sebuah ucapan. katanya anak berprestasi waktu sklh. ...
tp ko.....kenyata'an tak sesuai
Kembarr Kembaarr
ternyata karina ini sosok wanita kranjingan yaaa... dn si khale pria bodoh yg dngn mudah di bohongi oleh si kranjingan
Memyr 67
kalau suami saya modelan khale, saya juga langsung kabur menghilang. nggak mau muncul sekalipun di depannya. apaan? yg jadi istrinya siapa yg jadi prioritas mantan pacar. istri disuruh mengalah ke mantan pacar? lupakan
ayu cantik
suka
Memyr 67
𝗆𝖺𝗄𝖺𝗇 𝗆𝖺𝗅𝖺𝗆 𝖽𝗂 𝗋𝖾𝗌𝗍𝗈𝗋𝖺𝗇 𝗁𝗈𝗍𝖾𝗅. 𝗌𝗅𝖾𝗌𝖺𝗂 𝗆𝖺𝗄𝖺𝗇 𝗆𝖺𝗅𝖺𝗆 𝗌𝗒𝖺𝖿𝗂𝗋𝖺 𝖽𝗂𝗉𝖺𝗉𝖺𝗁 𝗄𝖾 𝗄𝖺𝗆𝖺𝗋 𝗁𝗈𝗍𝖾𝗅 𝖻𝗎𝖺𝗍 𝖽𝗂𝗉𝗋𝖾𝗍𝖾𝗅𝗂
Memyr 67
𝗂𝗇𝗂 𝗇𝗈𝗏𝖾𝗅 𝖻𝖺𝗇𝗒𝖺𝗄 𝗍𝗈𝗄𝗈𝗁 𝗒𝗀 𝖻𝖾𝗀𝗈 𝗒𝖺? 𝗌𝗒𝖺𝖿𝗂𝗋𝖺 𝗆𝖾𝗋𝖺𝗌𝖺 𝖽𝗂𝖺 𝗆𝖺𝗆𝗉𝗎 𝖻𝖾𝗋𝗄𝗈𝗋𝖻𝖺𝗇 𝗌𝖺𝗄𝗂𝗍 𝗁𝖺𝗍𝗂 𝖺𝗀𝖺𝗋 𝖺𝗇𝖺𝗄 𝖺𝗇𝖺𝗄𝗇𝗒𝖺 𝖻𝗂𝗌𝖺 𝖻𝖾𝗋𝗌𝖺𝗆𝖺 𝖺𝗒𝖺𝗁𝗇𝗒𝖺. 𝗆𝖾𝗆𝖺𝗇𝗀𝗇𝗒𝖺 𝖺𝗇𝖺𝗄 𝖺𝗇𝖺𝗄𝗇𝗒𝖺 𝗍𝗂𝖽𝖺𝗄 𝖺𝗄𝖺𝗇 𝗌𝖺𝗄𝗂𝗍 𝗁𝖺𝗍𝗂 𝗄𝖾𝗍𝗂𝗄𝖺 𝖺𝗒𝖺𝗁𝗇𝗒𝖺 𝗅𝖾𝖻𝗂𝗁 𝗆𝖾𝗆𝗂𝗅𝗂𝗁 𝗆𝖾𝗇𝗂𝗇𝗀𝗀𝖺𝗅𝗄𝖺𝗇 𝗆𝖾𝗋𝖾𝗄𝖺 𝖽𝖾𝗆𝗂 𝗆𝖾𝗆𝖻𝖺𝗁𝖺𝗀𝗂𝖺𝗄𝖺𝗇 𝖺𝗇𝖺𝗄 𝗈𝗋𝖺𝗇𝗀 𝗅𝖺𝗂𝗇? 𝗄𝗁𝖺𝗅𝖾 𝗌𝖾𝗇𝖽𝗂𝗋𝗂 𝗍𝗂𝖽𝖺𝗄 𝗉𝖾𝗋𝗇𝖺𝗁 𝗍𝖾𝗀𝖺𝗌 𝗄𝖾 𝗆𝖺𝗇𝗍𝖺𝗇 𝗉𝖺𝖼𝖺𝗋𝗇𝗒𝖺. 𝗍𝗂𝖺𝗉 𝗄𝖺𝗅𝗂 𝖽𝗂𝗍𝖾𝗅𝖾𝗉𝗈𝗇, 𝗅𝖺𝗇𝗀𝗌𝗎𝗇𝗀 𝗆𝗅𝗎𝗇𝖼𝗎𝗋. 𝗌𝖾𝗈𝗅𝖺𝗁 𝗉𝗋𝗂𝗈𝗋𝗂𝗍𝖺𝗌 𝗁𝗂𝖿𝗎𝗉𝗇𝗒𝖺 𝗆𝖺𝗇𝗍𝖺𝗇 𝗉𝖺𝖼𝖺𝗋 𝖽𝖺𝗇 𝖺𝗇𝖺𝗄𝗇𝗒𝖺.
Memyr 67
𝗆𝖺𝗎 𝗆𝖾𝗇𝗃𝖾𝗅𝖺𝗌𝗄𝖺𝗇 𝗄𝖾 𝗆𝖺𝗇𝗍𝖺𝗇 𝗂𝗌𝗍𝗋𝗂 𝗍𝖺𝗉𝗂 𝗆𝖾𝗉𝖾𝗍 𝗍𝖾𝗋𝗎𝗌 𝗄𝖾 𝗆𝖺𝗇𝗍𝖺𝗇 𝗉𝖺𝖼𝖺𝗋 𝖽𝖺𝗇 𝖺𝗇𝖺𝗄𝗇𝗒𝖺. 𝖽𝖺𝗌𝖺𝗋 𝗉𝗎𝗍𝗋𝖺 𝗅𝗈𝗀𝗂𝗄𝖺𝗇𝗒𝖺 𝖾𝗋𝗋𝗈𝗋
Memyr 67
𝗄𝗁𝖺𝗒𝗋𝖺 𝖽𝖺𝗇 𝗄𝗁𝖺𝗅𝖾? 𝗆𝗎𝗅𝖺𝗂 𝗍𝗒𝗉𝗈
Dede Bleher
Thor hebaat.
bikin peran utama tangguh
Dede Bleher
pergilah sebelum tambah sakit!
Rosita Tumbelaka
Aq juga akan lakukan hal spt Syafira...
Dara Sari
maaf yaa Thor sedikit koreksi....cerita nya berbelit-belit dan muter muter...kurang penegasan dlm cerita nya Syafira juga lembek...ga ada sifat tegas nya...mohon maaf ya Thor kl dikritik 🙏🙏
Rezi Linda
putra nggak tulus. ..jgn. sampe nikah sm syafira...balikan aja sm khale...khale nggak nikah jg sm karina...jgn di buat berteletele lah critanya 😄
Nina Rochaeny
ehhh..endingnya gmn ini
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!