NovelToon NovelToon
SELAMATKAN AKU

SELAMATKAN AKU

Status: sedang berlangsung
Genre:Diam-Diam Cinta / Romantis / Selingkuh / Cintamanis / Pengantin Pengganti / Nikah Kontrak
Popularitas:1.8k
Nilai: 5
Nama Author: Gurania Zee

Acara perayaan ulang tahun Rachel, Sang Keponakan yang berusia empat tahun, keponakan dari si kembar Seza dan Sazi. Yang seharusnya menjadi hari paling menyenangkan dan membuat happy semua orang tapi tidak untuk Sazi adik dari Seza. Dunianya seolah runtuh karena tragedi tenggelam saat itu.
Antara hidup dan mati yang ia rasakan saat itu, keduanya tenggelam bersamaan. Namun cara diselamatkan oleh kedua pria berbeda usia itu yang jauh berbeda juga dari adegan romantis seperti drama film pada umumnya. hal itu yang dirasakan oleh Sazi adik dari Seza.
jika Seza ditolong dengan cara digendong ala bridal seperti ala drama romantis, tapi berbwda dengan pria ngeselin yang bikin kesal Sazi sepanjang sejarah ia baru ditolong dengan cara menyebalkan yaitu dengan cara dijambak dan diseret.
dan yang lebih memalukan lagi sazi hampir saja diberi nafas buatan oleh pria itu. namun saat bibir itu sudah mulai mendekat ia langsung memaksakan diri untuk sadar. dari situ ia sadar akan satu hal, apa itu?

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Gurania Zee, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Chapter 18

"Lihat kelakuan anakmu Fatma!." ucap ayah Fadli di dalam kamar. "Dan kau tau dia pergi kemana sekarang ini hah?!, pasti saat ini sedang sama si Kuntilanak satu itu, yang enggak ada capeknya buat kejar pria beristri, dimana harga diri si kuntilanak itu, haish."

"Sudah susah yah, sudahlah dia sudah dewasa kita tidak harus terlalu ikut campur yah?."

"Apa maksudmu Fatma?., yang dia nikahi itu anak sahabatku Fatma, dan dia juga yang sudah menolong nyawaku dan nyawa papa kau ingat tidak, saat waktu itu kita menyelidiki bersama sama."

"Iya iya saya faham yah, sudah tenangkan diri ayah dulu, inget ayah tuh punya darah tinggi yah, jangan sampai kambuh lagi."

Mendengar percakapan kedua mertuanya sudah cukup bagi Sazi saat itu. Ia hanya berjalan santai menuju kamarnya lagi, dan meraih ponselnya.

Mengklik dan scroll ke akun sosial medianya, ada tanda live ia pun. Melakukan live streaming pertamanya setelah menikah.

"Hello hello guys, hari ini Sazi lagi ada diligar, kalian bisa lihat kan view-nya keren banget, Oia enaknya kalo lagi gabut ngapain ya, buat seru seruan siang ini, lama juga aku enggak ngobrol di live ini sama kalian,. Widih yuhuu terimakasih yang sudah kasih giftnya jangan lupa puasnya heheh."

Dilive streaming itu , meski followernya belum banyak tapi cukup untuk Sazi melepas penat. "setalah berbincang seru dengan para followernya ia pun mengakhiri livenya saat itu. Dan mengecek saldo yang tertera di akunnya. "Alhamdulillah, lumayanlah dapet segini, kalo dikumpulinkan lama lama bisa jadi bukti." ucap Sazi dengan senyum sumringahnya.

jam bergeser ke angka 12 malam lagi dan lagi Fadli pulang larut, Sazi menunggunya di ruang tamu, sebentar sebentar dia menoleh ke jendela tapi belum datang juga hingga lelah rasanya mondar mandir dan bolak balik terus menerus, pada akhirnya ia malah terlelap tidur di bangku sofa ruang tengah dan buku cara sukses menjadi affiliate terpampang jelas dipelukannya saat itu.

saat baru saja Fadli sampai, ia pun menaiki anak tangga namun ia dikejutkan dengan sosok Sazi yang sedang tertidur di sofa karena menunggunya.

Fadli pun kembali turun dan mendekat ke arah Sazi saat itu. Dia langsung menggendong ala bridal dan membaringkannya ke kasur dan menyelimutinya saat itu.

Di atas meja kamarnya ada menu masakan yang sudah dingin Sazi persiapkan untuk Fadli saat itu, dan secarik kertas yang bertuliskan "Kalau sudah pulang dimakan ya bang."

namun tidak biasanya tulisannya panjang lebar diiringi Omelan, dan semakin hari tulisannya pun semakin singkat saja membuat Fadli sedikit tidak nyaman.

"Tumben." hanya itu yang ia ucap. Masih dengan sikap keras kepala dan egonya yang begitu tinggi pada diri Fadli saat itu.

Bahkan semakin hari malah semakin sensitif jika kaitannya mengenai Nadia. Ia tak segan mengomeli Sazi dan bersikap ketus.

Sazi cukup tau, posisinya dirumah itu hanyalah anak kecil kemarin sore, ia tak berhak melawan dan banyak hal yang Sazi fikirkan saat itu.

Namun ia lebih memilih menghibur keduanorang tua Fadli dan juga kakek nya. "Kek kakek tau nggak kalo bang Fadli lagi ngomel itu gayanya kayak gini kek."

"SAZI, INGAT TIDAK BOLEH MAKAN INI, INI KUALITAS MINYAKNYA TIDAK BAGUS, SAZI KAMU TUH YA DIBILANGIN MASA INI DI KALI INI DI BAGI SEKIAN PERSEN KAMU ENGGAK TAU."

Dan kakek mau tau jawaban Sazi apa kek?."

"Banyak bang, jawabannya banyak." seketika semua pecah pada tertawa terbahak melihat tingkah Sazi yang meniru saat Fadli mengajarinya matematika dengan galaknya.

"Sazi kamu disini saja temani mama ya, semenjak kamu tinggal disini tuh rumah jadi terasa hangat dan ramai."

"iya nak, enggak usah lah kalian pindah dari rumah ini." ucap ayah Sazi menimpali

"Pokoknya kalo kalian sampe nekat pindah pun kita bakal jemput paksa cucu kita hehe, ayo lanjut lagi main caturmya."

"oke sekarang giliran Sazi ya, yeh Sazi menang."

"Wah akhirnya kamu bisa kalahkan kakek Sazi hahah."

"Wah masa aku kalah, tidak bisa diterima."

"Oh tidak bisa kakek harus ngalah sama Sazi wlee."

semua pun tertawa.

hal itulah yang Sazi lakukan saat tidak ada Fadli, dan semenjak Fadli lebih sering pulang larut malam kadang juga tidak pulang sama sekali. Sazi tidak mau ambil pusing meski hatinya sudah terluka. Namun ia tetap diam seperti biasanya.

Ibu Fadli yang memperhatikan dari jauh, sesekali ia menyeka air matanya yang terjatuh, miris melihat kelakuan anaknya yang begitu membuat kecewa keluarganya.

"Fadli, kamu anak mama kenapa kamu bisa bisanya melakukan ini pada gadis sebaik dan setukus Sazi?."

Hari hari Sazi sibukkan dengan membantu ketiga paruh baya dirumah itu, tak ada rasa lelah sama sekali. Ia malah begitu senang melakukannya.

Namun tak sekali dua kali ia menatap ayah dan kakek Fadli, seakan mengingatkannya pada ayah kandungnya sendiri.

didalam kamar Sazi memeluk dirinya sendiri dari udara malam yang menusuk sampai ke tulang, menatap langit malam dan memandang pemandangan yang membuatnya selalu mengingat suatu moment saat melihat banyaknya bintang yang bertaburan.

"Jadi kangen moment itu sekarang kamu dimana ya?."

Dia pria di jaman Sazi sekolah saat menengah tingkat pertama, seseorang yang selalu ada tapi tak pernah mengaku jika dia perduli. Tapi selalu nempel terus kemanapun Sazi pergi. meskipun kadang endingnya keduanya selalu bertengkar bagai musuh bebuyutan.

"Semoga kamu masih mengingat moment itu Wa."

Pria itu bernama Kenneth Sadewa Smith, dia berdarah campuran Bali dan Swiss. Pernah satu sekolah saat dirinya tinggal bersama sang Tante yang berada di jakarta.

Dalam kesendirian Sazi tak lupa menulis sesyoada buku dirinya. Yang kerap kali saat iseng ia suka membuat lirik lagu. Dan mengaransement sesuai musik yang dia ingin kan lewat sebuah aplikasi yang begitu canggih. dengan proses singkat dapat menciptakan ratusan lagu dalam sekejap.

Dan itu sudah menjadi hobi terbarunya saat ini, meskipun hobi membuat lirik sudah dari dulu. Hanya saja dulu tidak secanggih saat ini dan dulu pun hanya sebatas menulis diatas lembaran buku. Bukan di ponsel ataupun laptop karena jaman dulu ia belum memegang ponsel sama sekali.

"Taraataa dupidada bum barana." Sazi melantunkan nada nada dari melody yang sudah ia buat. Dan sudah jadi ia pun langsung melompat kesenengan dan lagu itu ia nyanyikan berkali kali.

Dan disaat lagu sedih yang ia ciptakan malah membuatnya menjadi terbawa suasana. Hingga airmatanya tak terasa mengalir begitu saja.

"Ayah,.. Sazi kangen sama ayah, ayah dimana, ayah kapan pulang?, Sazi pengen ikut ayah aja."

Berkali kali ia menyeka airmatanya saat itu, sedangkan Fadli masih sibuk dengan urusannya sendiri.

Ditempat lain,

"Sezaa, bangun Za!."

Ada apa dengan Seza?

1
Anto D Cotto
menarik
Anto D Cotto
lanjut crazy up Thor
Anto D Cotto: sama2 👌👍
total 2 replies
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!