Hay readers....Assalamualaikum ketemu lagi di karya Author yang terbaru, cerita ini sequel dari karya Author yang berjudul PESONA PENJUAL KERIPIK PISANG.
JUDUL awal aku ganti ya readers katanya terlalu panjang. dari PUTRA MAHKOTA YANG HILANG VS PUTRI MAHKOTA YANG TERSINGKIRKAN.
sekarang menjadi GADIS CANTIK ISTRI DOKTER DESA.
GALAKSI ALFARISKI MANGGALA putra Zayyandra Manggala yang hilang saat masih kecil, kini gala sudah tumbuh besar dengan nama GALA RESPATI, Kini ia menjadi seorang dokter di sebuah desa yang terpencil.
ZOYA ZALENA DEWANTARA putri seorang pengusaha besar si ibu kota, harus meregang nyawa di tangan calon suaminya di saat hari pernikahannya.
ikuti kisah keduanya yang penuh haru ya...
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon S. Mia. t, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
MISi GAGAL
Mobil kemal terus mengikuti mobil Gala dari jarak yang aman, Zayn terus mengawasi mobil Gala.
Sedangkan Ghina dan Ghani terus melihat keluar jendela, ia terkejut saat melihat jalan yang di lalui kakaknya kalau pulang kerja.
" Apa kakak nggak takut ya kalau pulang malam, lihatlah Ghani di sisi kiri kanan kita adalah hutan semuanya, dan aku lihat di sepanjang jalan tak ada lampu jalannya " kata Ghina pada saudara kembarnya.
" Apa di dalam sana ada binatang buasnya ya Ghan, apa ada ular anacondanya ya " tanya Ghina pada Ghani sambil terus memperhatikan hutan yang di lalui mobilnya.
" Sepetinya tidak ada Ghin" sahut Ghani.
Sedangkan Ghani hanya diam dan terus melihat jalanan yang dilewati mobilnya.
Ghani merasa tersentuh, ia membayangkan bagaimana kehidupan kakaknya dulu.
" Apa Kakak bahagia tinggal di pelosok seperti ini, jauh dari keramaian, apa kakak punya teman, apa benar kakak hilang ingatan, kenapa ia tidak mengenali papa kemarin " guma Ghani dalam hati.
Banyak sekali pertanyaan di dalam pikiran Ghani tentang kakaknya, dan bagaimana kehidupan kakaknya yang hidup di pelosok.
Apa lagi saat mata keduanya saling bertatapan kemarin, Ghani yakin, jika kakaknya tidak hilang ingatan ia pasti tahu kalau dia adalah adiknya.
" Mal, jangan dekat-dekat nanti ketahuan, jaga jaraknya " kata Zayn sedari tadi yang terus ribut agar Kemal menjaga jarak aman mobilnya.
" Iya aku tahu Zainal abidin, jangan berisik, atau aku turunkan kamu di tengah hutan ini, diam saja dan duduk manis, kepalaku rasanya mau pecah mendengar kamu ngomel terus " Kata Kemal kesal, karena sedari tadi Zayn selalu berisik yang menyuruhnya cepat nanti kehilangan jejak dan terkadang suruh menjaga jarak jangan terlalu dekat yang takut ketahuan lah, Kemal sampai pusing mendengar ocehan Zayn.
" Ghani setelah ini kamu gantiin uncle, kepala uncle rasanya pingin meledak mendengar ocehan papamu "
" Siap uncle "
" Jangan sekarang nanti saja kalau di rest area, nanti kita akan ketinggalan jejak mereka " seru Zayn.
" kalau begitu diamlah, kalau perlu tidur sana biar nggak berisik " kata Kemal kesal.
" Iya aku diam, cepatlah.. itu kita sudah ketinggalan jauh " seru Zayn sambil menunjuk ke depan.
" Tadi suruh jaga jarak, sekarang suruh cepat menyusul, Emboh lah sak karepmu Zainal abidin " ucap Kemal dan langsung menancap Gasnya.
" Jangan dekat-dekat mal "
" Zayn diamlah, atau benar-benar aku turunin kamu di sini ya " seru Kemal kesal .
Ghani dan Ghina tersenyum lebar di belakang.
" Istirahatlah pa, biar aku sama uncle yang mengawasi kakak, dari semalam papa belum tidur " kata Ghani yang melihat papanya nampak pucat.
" Kamu pindah saja ke belakang dengan Ghina, biar Ghani di depan bersamaku " ucap Kemal.
" Tidak usah, aku nggak ngantuk, kalian berdua istirahatlah, ini masih jauh " kata Zayn yang sudah nampak tenang tapi tatapan matanya tak lepas dari mobil Gala yang ada di depannya.
Jalanan yang di lalui mereka memang banyak melalui hutan dan jalannya juga naik turun, tak banyak kendaraan yang lewat di jalanan itu, tapi tidak sepi juga, terlihat banyak juga pengendara motor dan mobil yang melewati jalur ini, tapi mungkin jika malam hari akan berbeda.
Mobil Zayn yang di kendara in oleh Kemal terus melaju mengikuti mobil Gala yang melaju tak begitu kencang.
Sedangkan Gala dan Emir tak menyadari kalau mobilnya di ikuti oleh mobil Zayn karena saat ini Gala sedang tidur dari setelah ia meminum obat sakit kepala tadi, sedangkan Emir terus fokus berkendara.
Hingga hampir tiga jam mereka menempuh perjalanan, setelah, melewati hutan jati kini mobil Emir memasuki sebuah gapura yang tertulis nama selamat datang di desa Margosari.
( Readers mungkin ingat apa author pernah nyebutin nama desa di mana Gala tinggal ya, tolong komen y).
" Apa kita sudah sampai Mal.." kata Zayn yang melihat beberapa rumah penduduk di sisi kiri kanannya, walaupun jarak antar rumah terlihat agak jauh, tapi sudah terlihat banyak bangunan rumah,dan terlihat beberapa orang yang berjalan dan ada juga yang naik sepeda kayuh.
" sepertinya sudah Zayn, tapi mobil Gala masih terus melaju " Kata Kemal.
" Pa...Ghina pingin pipis " kata Ghina tiba-tiba.
" ck...tunggu sebentar lagi, tahan " kata Zayn kesal.
" Aku sudah menahannya sejak tadi Pa, ini sudah pingin keluar"
" Sebentar lagi, mal cari musolah atau masjid " kata Zayn kesal
" Sudah di bilang jangan ikut, sekarang jadi repotkan " gerutu Zayn kesal.
Setelah melewati beberapa pematang sawah dan beberapa kebun akhirnya mobil Gala keluar dari desa margosari dan kini mobil Gala memasuki kembali sebuah gapura kecil yang tertuliskan desa Mulya sari, setelah memasuki gapura dan berjalan beberapa meter mobil Gala belok ke sebuah klinik sederhana yang berpagar kayu.
Zayn terkejut saat membaca nama klinik yang terpampang di papan kayu berukuran satu meter itu.
" Klinik Insan Mulia " gumam Zayn.
" Namanya seperti rumah sakit Anin Zayn, ini kebetulan atau gimana, ini semakin jelas Zayn kalau pria itu adalah galaksi putramu " kata Kemal yang sudah menghentikan mobilnya tak jauh dari klinik, keduanya memperhatikan Gala dan Emir yang turun dari mobilnya hingga tiga pria yang ada di mobil itu terkejut saat mobilnya tertutup dari luar.
" Braak,,," suara pintu mobil di tutup dengan keras.
Ketiganya langsung terkejut saat melihat Ghina yang berlari cepat menuju ke arah klinik sambil memegangi pangkal pahanya.
" Zayn...Ghina !!!!" seru Kemal yang terkejut.
Zayn menatap nyalang ke arah Ghina yang berlari menuju ke arah klinik.
" Sepertinya gagal pengintaian kita Mal " ucap Zayn sambil menghela nafas berat.
". Sudah ku bilang kirim Mereka pulang, kamu tahu anak satumu itu pasti akan membuat gagal semuanya " gumam Kemal.
Ghani yang duduk di belakang hanya menepuk jidatnya, melihat kerandoman kakaknya .
" Kakak Gala..!!! di mana toiletnya, aku kebelet pipis " seru Ghina dari belakang Gala.
Gala yang mendengar itu langsung menoleh ke belakang dan betapa terkejutnya dia saat ia melihat gadis yang memanggilnya kakak kemarin di rumah sakit kini berdiri di belakangnya, Gala masih terpaku di tempatnya begitu juga Emir yang hendak membuka pintu klinik.
" kakak cepetan, aku sudah tidak tahan lagi " kata Ghina sambil menggerakkan tubuhnya menahan agar i tidak ngompol.
" kakak jangan bengong, mana toiletnya " Seru Ghina kembali dengan tubuh yang terus bergerak tak karuan.
Gala langsung tersadar dan kemudian menoleh ke arah Emir.
" Mir buka pintu " seru Gala.
Mendengar itu Emir langsung berusaha membuka pintunya dengan cepat, saat pintu sudah terbuka lebar Ghina malah diam di tempatnya dan tak bergerak.
" Toiletnya di belakang " Kata Gala yang nampak heran melihat Ghina yang terdiam di tempatnya.
" katanya kebelet pipis, sana... toiletnya ada di belakang " kata Gala.
" Sudah keluar kak " kata Ghina pelan sambil melihat ke arah celana jeans-nya yang basah.
Gala juga langsung melihat ke arah celana Ghina yang basah.
Zayn, Kemal dan Ghani yang melihat itu langsung keluar mobil dan berlari kearah Ghina.
" Ghina " seru Zayn saat sudah dekat dengan tubuh Ghina, Ghina menoleh kearah papanya.
" Pa, Ghina ngompol"
########
Assalamualaikum readers HAPPY READING salam sehat selalu.
semoga gala segera mengingat keluarga kandung nya.........🤲
naaah Loch .... pak Hasani ketar ketir kn kalau tamu nya Gala mirip semua wajah nya dg Gala 🤣🤣
aku lg serius baca STP Bab nya. 🤭🤭🤭
hadeeeeww .... si Ghina mmg sllu bikin masalah ,, niat mengintai tp mlh blak-blakan bgni dN akhir nya mlh ngompol Krn nahan pipis terlalu lama. 🤣🤣🤣🤣
Benar2 tidak adil kalau Gala masih trmerpisah dengan keluarga besarnya padahal sudah di smdepan mata...
Semoga Bapak Hasani mau menceritakan semua kisah masa lalu Gala hingga terdampar di pelosok terpencil... 😥😥😥
saatnya Gala dan keluarga beamsarnya berkumpul dan menikmati kebahagiaan yang sesungguhnya... 😥😥😥💙💛💙😘😘😘
Dasar keturunan keluarga Manggala emang benar² Random... 😍😍😍😍
Semoga dengan kelonyolan Ghina si Bocah Gemblung semua bisa terungkap dan Gala bisa berkumpul dengan keluarga besarnya... 💙💛💙😘😘😘
the real gen Zayn ini...
konyol 🤣🤣🤣🤣
Karena Zayn adalah ayah kandung yang perlu Gala ketahui. Tak mungkin juga Gala tidak mengingat orang tua angkatnya nanti karena telah bertemu orang tua kandung nya...
jadi penasaran.....kenapa ga bisa terpisah dari keluarga kandung nya....