NovelToon NovelToon
Lima Anak Kembar Milik CEO Kejam, Lumpuh Dan Buta

Lima Anak Kembar Milik CEO Kejam, Lumpuh Dan Buta

Status: sedang berlangsung
Genre:Balas Dendam / CEO / Anak Genius
Popularitas:13.9k
Nilai: 5
Nama Author: Yayuk Triatmaja

Kimberly kembali ke negaranya bersama ke empat anak kembarnya untuk membawa anak sulungnya yang terpaksa dititipkan oleh seorang pria. Di mana pria tersebut adalah seorang CEO yang terkenal dengan kekejamannya dan super dingin.

Kimberly hamil di luar nikah karena melakukan hubungan satu malam dengan seorang pria. Di mana saat itu Kimberly di jebak oleh Ibu tirinya dan adik tirinya demi mendapatkan warisan yang ditinggalkan oleh Ibunya.

Selain ingin membawa putra sulungnya, Kimberly berniat membalaskan dendam terhadap Ibu tirinya dan juga adik tirinya dengan cara menikah dengan pria yang membuat dirinya hamil.

Akankah rencananya berjalan lancar? Apakah pernikahan Kimberly berakhir bahagia atau bercerai? Mengingat banyak orang yang ingin memisahkan hubungan mereka. Ikuti yuk novel terbaruku.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Yayuk Triatmaja, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Sangat Tampan

"Mommy." Jawab Alma sambil tersenyum ke arah Diego.

Diego yang melihat wajah Alma sangat terkejut karena wajahnya berpanduan antara wajah dirinya dengan Kimberly. Hidung dan bibirnya serta senyumannya mirip Kimberly sedangkan matanya yang tajam mirip dengan dirinya.

("Kimberly ternyata punya anak sebesar ini. Apa jangan-jangan Dia anakku juga? Tapi kenapa Kimberly tidak memberitahuku?" Tanya Diego sambil menatap ke arah Kimberly.

"Sayang, apa kamu salah orang?" Tanya Kimberly sambil membungkukkan tubuhnya dan memegang ke dua bahu Alma.

"Mana mungkin anak sebesar ini salah orang?" Tanya Diego sambil melirik ke arah Kimberly yang sedang menatap ke arah Amanda.

Amanda yang mendengar pertanyaan Diego langsung berjalan ke arah Diego dengan senyuman manis.

"Paman, paman sangat tampan sekali! Mau jadi Daddy Aku tidak?" Tanya Amanda penuh harap.

Entah kenapa Diego tidak tega menepisnya dan ingin memegang serta memeluknya namun Kimberly langsung menarik tangan Amanda.

"Sayang, kamu tidak boleh sembarangan memanggil orang dengan sebutan Daddy atau Mommy." Ucap Kimberly sambil menatap ke arah Amanda dengan menundukkan tubuhnya agar bisa sejajar.

"Lihat, Paman jadi salah paham." Sambung Kimberly sambil menatap dan menunjuk ke arah Diego.

"Amanda, kamu ada di mana?" Tanya seorang pria tiba-tiba sambil berjalan ke arah ruang keluarga.

"Aku ada di sini." Jawab Amanda.

Tidak berapa lama datang seorang pria tampan namun lebih tampan Diego. Pria tampan tersebut bernama Ronald yang merupakan sahabat dan sekaligus orang kepercayaannya.

Flash Back On

Waktu Alma ingin ikut untuk menemui Kimberly dan Diego, Amanda langsung menghubungi Ronald untuk pergi ke tempat kediaman Baskoro.

Amanda kuatir dengan sifat Alma yang selalu berbicara jujur dan tidak suka berbohong jika di tanya oleh Diego. Karena itu untuk berjaga-jaga Amanda langsung menghubungi Ronald agar segera pergi dengan menggunakan motor sportnya.

Setelah Ronald sudah sampai di tempat kediaman Keluarga Baskoro, Ronald akan masuk ke ruang keluarga setelah mendapat instruksi dari Amanda.

Kimberly yang awalnya pucat pasi kini menghembuskan nafasnya dengan lega ketika melihat kedatangan Ronald. Kemudian Kimberly memberikan kode ke arah Ronald, Ronald yang mengerti langsung menatap ke arah Diego sambil berpikir.

Sedangkan Diego yang melihat kedatangan Ronald hanya menatapnya sambil menunggu kalimat yang akan diucapkan oleh Ronald.

"Emmm ... (sambil berpikir) ... Alma, kenapa kamu lari-lari meninggalkan Daddy?" Tanya Ronald yang tiba-tiba mempunyai ide brilliant.

"Daddy, sudah mencarimu lama sekali." Sambung Ronald sambil jongkok agar sejajar dengan Alma.

Alma hanya terdiam sambil menatap Ronald dan tidak menjawab pertanyaan Ronald. Kemudian Ronald berdiri sambil menatap ke arah Kimberly yang hanya menganggukkan kepalanya.

"Putriku ini .... (menjeda kalimatnya sambil berpikir dengan keras untuk mencari kata yang tepat) ... Putriku ini .... Kalau lihat orang cantik atau tampan maka putriku akan memanggil mereka Daddy atau Mommy." Ucap Ronald yang tiba-tiba seperti ada lampu di atas kepalanya menyala terang benderang.

Selesai mengatakan hal itu Ronald menghembuskan nafasnya dengan lega sambil mengusap keningnya yang sejak tadi keluar butir-butir keringat sebesar jagung.

Kimberly yang mendengar perkataan Ronald juga menghembuskan nafas dengan lega berbeda dengan Diego. Hal ini dikarenakan Diego mengetahui kalau Kimberly dan Ronald sedang berbohong.

"Oh, begitu rupanya. Kalau begitu, tolong cepat bawa putrimu pulang dan jangan sampai hilang lagi." Ucap Kimberly sambil menatap ke arah Ronald.

Sambil berbicara Kimberly memberikan kode agar Ronald segera pergi bersama Alma agar tidak ketahuan rahasia yang selama ini disembunyikannya.

"Ah iya. Kalau begitu kami permisi dulu." Pamit Ronald yang mengerti kode dari Kimberly.

Kemudian Ronald menundukkan kepalanya lalu menggendong Alma setelah itu pergi dengan langkah tergesa-gesa.

"Diego, kamu bisa melihat sendiri kalau ini hanya salah paham." Ucap Kimberly sambil menatap ke arah Diego yang masih menatap dirinya.

("Sepertinya Aku berpikir terlalu jauh kalau Alma adalah putri keduaku." Ucap Diego namun dalam hati kecilnya merasa yakin kalau Alma adalah putri keduanya).

"Arnold, ayo kita pulang." Ajak Diego sambil menatap ke arah Alexander yang sedang berdiri di sampingnya.

Alexander hanya menganggukkan kepalanya kemudian Diego memutar kursi rodanya dengan menggunakan tombol untuk berputar ke arah belakang namun tiba-tiba Cintya berteriak.

"Tuan Muda Roberto, dulu wanita itu memang hamil anak haram!" Teriak Cintya tiba-tiba sambil berdiri.

"Dia sama sekali tidak pantas menjadi Nyonya Muda Keluarga Roberto!" Teriak Cintya kembali sambil menunjuk ke arah wajah Kimberly.

Kimberly yang sejak tadi menahan amarah dan dendam terhadap Cintya di tambah ke lima anak kembarnya dikatakan anak haram membuat Kimberly berjalan ke arah Cintya.

Setelah di depan Cintya, Kimberly mengangkat tangan kanannya lalu menamparnya dengan sangat keras. Hal itu membuat Cintya memalingkan wajahnya ke arah samping kiri dan sudut bibirnya mengeluarkan darah segar.

"Apa Aku terlalu baik padamu selama ini? Berani-beraninya kamu menyebarkan fitnah seperti ini!" Bentak Kimberly.

Ibu Bela yang melihat putri kesayangannya di tampar Kimberly langsung berdiri sambil menatap tajam ke arah Kimberly.

"Apa yang dikatakan Cintya memang benar adanya. Dulu kamu memang begitu ..." Ucapan Ibu Bela terputus ketika Kimberly menampar pipinya dengan sekuat tenaga.

"Akhhh!" Teriak Ibu Bela kesakitan sambil memegangi pipinya yang terasa perih.

"Sebenarnya apa yang terjadi dengan kebakaran waktu itu, orang lain mungkin tidak tahu. Tapi kamu dan Cintya sudah tahu, bukan?!" Tanya Kimberly dengan nada satu oktaf meluapkan emosi yang selama ini dipendamnya.

Hal ini dikarenakan dirinya dan kelima anak kembarnya yang masih ada diperutnya nyaris merenggut nyawa mereka jika sahabatnya tidak menolong Kimberly.

"Kamu ..." Ucap Ayah Kevin sambil mengangkat tangannya untuk menampar pipi Kimberly.

Namun dirinya langsung teringat jika Diego masih ada di situ. Di mana Diego hanya terdiam karena ingin mengetahui apa yang terjadi selama ini terhadap Kimberly. Selain Diego akan membantu Kimberly jika Kimberly membutuhkan pertolongan.

"Ayah, apakah Ayah mau menamparku di depan suamiku?" Tanya Kimberly dengan nada menantang sambil menatap ke arah Ayah Kevin yang menurunkan tangan kanannya.

"Mana mungkin Ayah melakukannya. Karena bagaimana pun kamu itu putri kandungku jadi mana mungkin Ayah menamparmu.". Jawab Ayah Kevin sambil memaksakan untuk tersenyum dengan menahan amarahnya.

Kimberly hanya terdiam sambil menghembuskan nafasnya dengan perlahan untuk mengurangi amarahnya. Setelah tenang Kimberly berjalan ke arah Diego dan berdiri di sampingnya.

"Diego, maaf atas kejadian memalukan ini. Lebih baik kita pergi dari sini." Ucap Kimberly yang tidak nyaman tinggal di rumah Ayahnya.

"Hmm ..." Jawab Diego sambil menganggukkan kepalanya dan menatap ke arah Kimberly yang terlihat sedang menahan amarah dan kebencian terhadap Ayah Kevin dan kedua wanita itu.

Kemudian mereka pergi meninggalkan ruangan tersebut dan diikuti oleh para bodyguardnya. Sedangkan Ayah Kevin, Ibu Bela dan Cintya hanya bisa menatap kepergian mereka dengan menahan amarahnya.

("Sial. Kalau tahu Diego sangat tampan, Aku tidak akan menolaknya untuk menikah. Bagaimana caranya Aku harus merebut Diego dan bisa menikah dengannya agar Aku bisa menginjak-injak Kimberly." Ucap Cintya yang selalu ingin memiliki apa yang dimiliki oleh Kimberly).

1
Sumawita
org yg menculik cari mati
Yayuk Triatmaja
Ada yang komplikasi makanya author ganti
Fanny Puspita
nama kok ganti thir🤣
Andrea Ann
🤣🤣nama ya ampun thor🤭
Yayuk Triatmaja: hehehehe
total 1 replies
Sumawita
sebenarnya apa sih yg ada di pikiran Kimberly, dan jg Diego ko percaya aja ga curiga apa klo Kimberly ga jujur
Sumawita: ya kak, semangat kak😍😍😍😍😍
total 2 replies
Nadira ST
namanya kok ganti Senin Selasa Rabu kms jmt thor🤦🤦🤦
Yayuk Triatmaja: Awalnya senin, selasa, rabu, kamis dan jumat terus sama author di ganti tapi belum semuanya
total 1 replies
Amalia Putri
lanjut thor💪💪💪
Sumawita
mantap kak
Anto D Cotto
menarik
Anto D Cotto: sama2 👌👍
total 2 replies
Anto D Cotto
lanjut crazy up Thor
Yayuk Triatmaja: siap. hari ini dobel up
total 1 replies
Rainie Mahadun
nama ibu,keren sekali kimberly,sekali nama anak²nya..haduhhh thor baik tukar nama anak²nya..pelik²
Yayuk Triatmaja: Hehehehe .... Kali ini author bikin nama2nya agak lain. Kalau kurang suka, mohon maaf untuk ke depannya tidak akan bikin nama2 nya yang seperti ini🙏
total 1 replies
Yayuk Triatmaja
betul sekali
Sumawita
sepasang suami-istri yg cerdik🤣🤣🤣
Sumawita
lanjut kak,
Yayuk Triatmaja: Siap hari ini up lagi
total 1 replies
Isabela Devi
wah Diego baru di obati Rabu Uda bisa liat, ajaib memang akupuntur itu
Yayuk Triatmaja: Terima kasih atas komentarnya.
total 1 replies
Yayuk Triatmaja
Hehehehe ... 😄
Yayuk Triatmaja
Betul sekali
Yayuk Triatmaja
Siap. Terima kasih banyak atas komentarnya.
Yayuk Triatmaja
Siap. Terima kasih atas komentarnya
Isabela Devi
bagus juga kasih nama anak hari Senin sampai jumat🙏
Yayuk Triatmaja: Terima kasih banyak
total 1 replies
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!