NovelToon NovelToon
Kalau Memang Serius Lamar Aku Pada Ayahku.

Kalau Memang Serius Lamar Aku Pada Ayahku.

Status: sedang berlangsung
Genre:Cintapertama / Cinta Murni
Popularitas:145
Nilai: 5
Nama Author: DP aja

perjuangan seorang gadis yang merantau ke kota,dan hampir di lecehkan oleh pacar sendiri,hingga akhirnya dia di selamatkan oleh seorang pemuda. apakah meraka bisa menjalin kasih?

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon DP aja, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

bab18

Sesampainya di rumah bu siti masih marah marah,dan ngomel sendiri,suami dan kedua anaknya heran karena bu siti pulang tidak bawa blanjaan.

"Loh bu,kok ndak bawa blanjaan?katanya mau blanja sayur?tapi kok ndak bawa sayur?apa yang jual tidak ada?" tanya pak joko suami bu siti.

bu Siti tampak berjalan dengan menghentakkan kakinya.

"Ndak jadi belanja!gara gara OKB itu,sok kaya pake mbayarin belanjaan semua orang lagi,trus asri bilang kamu kerja di perusahaan suaminya,ibu kan ndak terima."sontak bambang kaget akan perkataan ibunya.

"Apa bu!" kaget bambang mendengar perkataan ibunya bahkan perusahaan tempat ia kerja punya dani.

"Ndak mungkin bu bos aku namanya pradipta putra,sedang suami asri namanya dani,jauh lah.kalau mahar itu paling juga setingan." jawab Bambang yang masih tetap kekeh sama pendapatnya.

"Mas! bisa juga betul lo mas,mas harus mints maaf sama mbak asri dam suaminya." tutur dewi adik bambang yang masih kuliah.

"Sudah kalian ini masih pagi juga ribut aja,ibu belanjaanya mana?trus kita sarapan apa?"tanya pak joko.

"Hah,semua ini gara gara asri,yaudah sarapan sama telur dadar aja."kata bu siti sambil masuk ke rumah.

Mbang! sebenarnya kamu itu gimana sih?kamu kan tahu asri dari dulu ndak suka sama kamu,karna dia tau dulu kamu sering gonta ganti cewek,sekarang kamu malah ikut ikutan ibumu yang ngotot menjodohkan kamu sama asri,mau kamu tu gimana?asri udah punya suami,bahkan kalau benar suami asri yang punya perusahaan tempat kerja kamu,habis kamu." nasehat pak Joko.

"Suami asri itu cuma buat pelarian yah,wong dari dulu itu asri sukanya sama aku bukan dani itu."

"Itu kan dulu mas,sebelum mbak asri kerja di kota dan tau kalau mas pacarnya banyak dan gonta ganti,lagian dulu mbak asri cuma ngefans aja soalnya dulu di kampung mas bambang satu satunya yang kuliah,bukan cinta,makanya dulu pas tahu mbak asri ngefans mas bambang, seharusnya mas bambang segera seriusin mbak asri,sekarang nyesel kan."potong dewi adik bambang.

"Hus sok tahu kamu, dasar bocil."sahut bambang sembari pergi.

Asri sampai rumah langsung memasak bersama ibuknya di dapur,membuat pecel kesukaan dani dan tempe me doan,ini adalah salah satu menu sarapan favorit dani,yang asri tahu dari mbak aisyah.

"Sri,suamimu itu baik banget ya,kamu musti bersyukur,cintai dan layani dia dengan baik,turuti perintahnya selama tidak melanggar hukum." ujar bu sumi menasehati asri sembari membuat adonan mendoan.

"Iya buk,tadinya aku juga ragu melihat penampilannya,tapi semenjak aku di tolong aku merasa aman dan nyaman di sampingnya,dia itu sangat perhatian buk dam sederhana.menurut kak aisyah dulu ayahnya juga pengusaha,tapi karna di tipu orang akhirnya bangkrut,dan mulai saat itu kehidupan mereka berbalik,ayah mulai buka warung soto sama ibu,di depan rumah,sekarang di buat rumah makan cuman pindah di pinggir jalan besar,mbak aisyah yang lulus sma akhirnya pilih kerja.tanpa di ketahui keluarganya mas dani membeli motor yang waktu itu di bawa kemari,dan di pakai balap liar,dari situlah mas dani diam diam membuka usahanya sampai seperti sekarang,dan juga untuk biaya kuliah,mas dani itu lulusan S2 lulusan terbaik lagi,makanya buk aku kalau dengar mas dani di rendahin aku ndak terima mengingat perjuangannya seperti itu." jelas asri panjang lebar dan bu sumi terharu mendengar kisah perjalanan menantunya yang tidah mudah hingga sukses.

"Iya nduk, nasip orang itu tidak ada yang tahu,hidup itu laksana roda berputar,jadi jangan sombong kala di atas,dan jangan berkecil hati kala di bawah,yang penting kita selalu berdoa." nasehat bu sumi,dan tak terasa masakan nya sudah selesai dan sudah di siapkan di meja,dan asri pun memanggil suami ayah dan adiknya.

"Mas,yah,dek sarapan dulu yuk,dah mateng lo." ucap Asri memanggil para lelaki untuk sarapan.

"Oya,ayuk kita sarapan dulu." ajak pak arjo pada anak dan menantunya,dan mereka meninggalkan meja tempat ngopi tadi pagi.

"Wah menu spesial nih,tau aja kesukaanku." celetuk dani ketika melihat pecel dan tempe mendoan yang masih anget di meja.

"Iya dong,ni aku masakin spesial buat mas suami." sahut asri sambil menggoda dani dengan alisnya..

"Alah udah bucin mereka,yah,buk udah yuk kita makan di teras aja,dari pada jadi obat nyamuk." timpal rizal.

"Ha.ha.ha. sudah lah zal ayuk sarapan nanti segera berangkat ke acaranya pakde darmo," jawab pak arjo sambil terkekeh melihat anak dan menantunya,dan bu sumi cuma senyum melihatnya.

"Mas dani sebenarnya aku masih belum percaya kalau mas dani ini ustad di pondok kyai ilyas,secara penampilannya kurang mendukung." celetuk rizal saat selesai makan.

"Ya liat aja nanti kalau ragu,aku ini pentes ndak jadi ustad." jawab Dani santai.

"Masalahnya sekarang orang lebih melihat cover dari pada isi,sebenarnya aku dulu tidak ada niatan trus pas di tempat kakakku ada ustad berhalangan,akhirnya aku coba menggantikan akhirnya keterusan,tapi sekarang cuma menggantikan kak ilyas kalau berhalangan hadir di acara pengajian aja sih," jelas dani dan semua manggut manggut.

"Berati mas dani ini ustad gaul ya?" sontak semua tertawa dan acara sarapan pun selesai setelah beberes semua bersiap ke acara pakde darmo,dan dani berangkat lebih awal dari jadwal yang di rencanakan,karena sekalian kenalan dengan keluarga yang di sana.asri di buat melongo ketika melihat sosok dani versi lain,yang biasa pakai celana jeans,kaos dan jaket,sekali liat dani pakai setelan jas formal,sekarang lain lagi.dani memakai sarung atasan jas basovi dan surban juga peci hitam tak ketinggalan yang membuat dani terlihat makin berwibawa tampan dan gagah.

"Masya allah ganteng banget suamiku ini,suami siapa sih ini,ya allah mas,mas kamu mas dani kan?kok lain lagi modelnya?aku jadi bingung sebenarnya pekerjaan suamiku itu apa sih." pekik asri takjup melihat suaminya sambil membolak balikkan badan dani tak percaya,dia kira siapa yang sudah masuk ke kamarnya.

"Ya suamimu lah,baru juga sehari sah masak lupa,masih kerasa lo yang semalam," jawab dani sambil menggoda asri dan menaik turunkan alisnya.

"Trus kalau di tanya kerjaannya apa?" tanya asri lagi sembari memeluk dani dari belakang ,entah keberanian dari mana ternyata asri kalau di dalam kamar berdua dengan dani lebih berani menggoda,dan dani lebih suka.

"Udah bilang aja montir." jawab dani sembari berbalik badan dan mendaratkan ciuman di bibir asri dan sedikit melumatnya,asri pun terbawa suasana dan akhirnya keduanya kaget karena pintu di ketuk

Tok.tok.tok.

"Kak cepetan dah di tunggu." teriak rizal dari luar

"I.iya dek bentar dah selesai ini." sahut asri.

"Iss,mas gara gara mas ni lipstikku ilang,"

"Udah dek jangan terlalu cantik,nanti banyak yang naksir."

"Mas,apa aku datang pakai daster aja ya,biar kayak emak emak.dan mas itu jangan tebar pesona di sana ingat udah punya istri." ucap Asri tampak semakin posesif,

"Iya iya,dah yuk kita berangkat." dan akhirnya mereka berangkat ke acara pakde darmo di kampung sebelah.

1
Merpati Putih
jangan pernah memandang sesuatu dari luarnya,pasti tertipu
Merpati Putih
menerima kekurangan masing masing
Merpati Putih
lanjut tor
Merpati Putih
contoh cowok jentle,langsung datangi orang tuanya ,dan minta secara baik baik
Merpati Putih
👍
Merpati Putih
menginspirssi,kehidupan nyata
Merpati Putih
bagus
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!