The Queen of Mafia Love Stories
Sebuah kisah yang menceritakan tentang pembalasan dendam seorang gadis cantik untuk Mommy nya yang mengalami koma selama bertahun tahun yang membuat nya tidak bisa tinggal bersama orang tua kandung nya.
Yang akhirnya jatuh cinta pada sosok lelaki yang ternyata adalah putra dari orang yang menyebabkan Mommy nya koma.
Seperti apa kelanjutan nya?apakah mereka akan bersatu atau gadis itu akan bersama lelaki lain?atau apa Mommy nya bisa sembuh?
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Meli Andriyani, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
EPISODE 17
Waktu semakin larut, malam semakin menunjukkan gelap nya dan dingin pun semakin terasa merobek kulit - kulit mulus mereka.
Yunira sudah terlihat sangat lelas dan mengantuk, karna nya ia memutuskan untuk pamit pulang lebih awal bersama anak - anak kecil yang lain, Yunira tak seperti Mell yang bahkan bisa tidak tidur semalaman hanya untuk memeriksa berkas - berkas nya.
Mell merasa lebih aman jika ia menjalankan peran ganda nya saat malam hari ketika banyak orang telah terbuai dalam mimpi indah mereka masing - masing.
🍒🍒🍒🍒🍒🍒🍒🍒🍒🍒🍒🍒
Tanpa sepengetahuan kedua orang tua dan adik - adik nya, Mell telah membuat sebuah ruang rahasia dalan kamar nya.
Ruangan itu terlihat cukup luas dengan sebuah komputer super canggih menghiasinya, dengan casual dan tak banyak warna menambah kesan kewibawaan sang pemilik nya, ruangan dengan gaya modern yang di design langsung oleh perancang dekorasi terkenal dari jerman itu terlihat sangat indah dan mampu menyejukkan mata siapa pun yang melihat nya.
Tumpukan berkas terlihat sudah tersusun sangat rapi di atas meja kerja Mell menunggu untuk segera di selesaikan.
🍒🍒🍒🍒🍒🍒🍒🍒🍒🍒🍒🍒
Pagi yang cerah Mell sudah bangun dari tidur nya aah tidak lebih tepat nya ia tidak tidur semalaman karna tupukan berkas dalam ruang rahasia nya.
Mell berjalan dengan sangat anggun menunjukkan jiwa kebangsawanan nya, sekeras apapun usaha Mel untuk menutupi nya tetap saja masih bisa di lihat dari cara bicara, cara jalan dan cara nya berfikir.
Bagi orang yang tidak tau pasti berfikir mungkin itu hanya karna Mell bertubuh indah dan cantik sehingga ia ingin menunjukkan ke molekan nya namun sebenar nya tidak menurut Mell.
"Pagi Mah, Pah, boys" sapa nya sambil berjalan lalu mencium pipih Mamah Nuri.
"Pagi sayang, eh adik kamu mana" ucap Mamah Nuri karna tidak melihat Yunira bersama Mell, sedangkan ketiga anak laki - laki nya sudah berkumpul.
"Aku gatau Mah, semalem abis pulang latihan dia langsung masuk kamar kata nya ngantuk" jawab Mell jujur.
"Hmm emng semalem kalian pulang jam berapa kok ga bangunin Mamah" tanya Mamah Nuri.
"Oh kita pulang jam 12 malem Mah, dan kalo soal itu aku cuma gak mau ganggu tidur Mamah aja" jawab Mell lagi.
Setelah mendapat jawaban dari putri sulung nya Mamah Nuri bergegas pergi ke kamar Yunira sedangkan yang lain sedang menikmati sarapan mereka bersama sang Papah.
Beberapa kali Mamah Nuri mengetuk kamar Yunira namun hasil nya nihil, ia tak mendapat jawaban apapun dari dalam kamar putri nya.
Merasa lebih khawatir Mamah Nuri mengeraskan suara dan ketukan pintu kamar Yunira namun tetap tak ada jawaban dari Yunira.
Semua orang di meja makan bahkan bisa mendengar dengan jelas suara Mamah Nuri yang terdengar khawatir memanggil - manggil Yunira, Mell bersama sang Papah akhirnya memutuskan untuk menghampiri Mamah Nuri sedangkan triples boy harus berangkat karna bus sekolah mereka sudah datang.
"Ada apa Mah" tanya Papah.
"Ini loh pah, Mamah kan dari tadi manggil - manggil Yunira bahkan sampe Mamah gedor - gedor pintu kamar nya tapi gada jawaban dari dalem" ucap nya dengan cemas.
"Mamah takut terjadi sesuatu sama Yunira Pah" lanjut nya semakin cemas.
"Kak kamu simpen kunci cadangan kamar adek mu ngga" tanya sang Papah.
"Oh iya ada pah, bentar aku cariin dulu yah" jawab Mell lalu berlari ke kamar nya untuk mencari kunci kamar Yunira.
Setelah pintu terbuka mereka langsung masuk dan melihat Yunira tidak ada di kamar nya, lalu memeriksan ke dalam kamar mandi tapi sayang pintu nya juga terkunci.
Mell pun langsung mencari kunci cadangan kamar mandi Yunira di laci - laci kamar Yunira dan berhasil menemukan nya.
Mereka langsung membuka pintu dan mengedarkan pandangan mereka mencari sosok seseorang.