NovelToon NovelToon
Iparku MANTAN Kekasihku

Iparku MANTAN Kekasihku

Status: sedang berlangsung
Genre:Dosen / Cinta Seiring Waktu / Kehidupan di Sekolah/Kampus / Romansa
Popularitas:31k
Nilai: 5
Nama Author: aiiwa

Grace Eloise seorang wanita lulusan mahasiswi tingkat atas yang sekarang sudah menjadi seorang dosen jurusan kedokteran di suatu kampus terbilang cukup elit tidak kalah terkenal dari kampus lainnya.

Wanita satu ini tidak kenal lelah karena hidupnya sangat keras sehingga dia menjadi orang yang mampu berdiri di kakinya sendiri.

Dikatakan keluarganya juga tidak terlalu mewah karena ayahnya bekerja di suatu bar kecil ibunya telah tiada dan sekarang hidup mereka sudah terbilang cukup lumayan akan tetapi sang ayah hanya menghabiskan uangnya hanya untuk berjudi dan mabukan.

Grace pernah melarikan diri dari rumah karena begitu marahnya terhadap sang ayah sebab dia sangat tidak di hargai sebagai seorang anak.

Bukankah anak perempuan sangat bermanja dengan ayah mereka?

Namun tidak untuk Grace, dia hanya tahu mencari uang untuk melanjutkan kehidupan mereka.

Sampai suatu ketika dia bertemu lagi dengan mantannya di sebuah cafe brsma seorang wanita.

Yuk ikuti kisahnya... 😍

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon aiiwa, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Cake Berlapis Permata?

...『⇒Bab 18⇐』...

Sebelum Grace pulang dia sempat di ajak oleh Gibran pergi ke sebuah taman walau sedikit cara memaksa akhirnya Grace mau menerima tawaran dari Gibran tersebut.

Hanya taman itulah yang dekat dari arah jembatan tempat mereka menemukan Grace dan bukan taman yang biasa saja sebab taman itu memilki sebuah pondok yang tepat berada di pinggiran pantai sehingga suasananya menjadi lebih nyaman untuk bersantai di tambah pula banyaknya lampu berwarna-warni melingkar di bagian pohon yang sengaja di buat oleh pemiliknya.

Pantai yang di permak menjadi sebuah taman terletak di pinggirannya membuat orang-orang begitu antusias berada di sekitaran taman tersebut apalagi kalau sudah waktu malam hari angin sejuk berhembus seperti beban yang di pikul dalam diri terbawa bersama hembusan angin itupula bahkan tempat sebagus itu selama ini Grace tak pernah tahu jika saja dia mengetahuinya mungkin ia sudah sering pergi ke tempat yang di bawa oleh Gibran sekarang.

Saat ini Grace tampak sedang berdiri seorang diri tepat di pinggiran pantai dengan memejam kedua matanya sehingga ia benar-benar merasa nyaman ketika angin menyapa tubuhnya itu.

Ibu, apa kau di sana bahagia? aku sungguh rindu padamu bu, kenapa kau begitu cepatnya meninggalkan aku sendiri di sini? masih banyak yang ingin aku tanyakan padamu, aku sangat butuh sentuhan tanganmu bu! aku juga merasa iri dengan mereka yang mendapat kasih sayang orangtuanya sementara aku hanya bisa melihat tanpa bisa merasakannya bu. Batin Grace terus berbicara lewat benaknya dengan mendongakkan wajah ke arah langit namun matanya masih saja terpejam.

Greep

Sebuah sentuhan tangan yang terasa hangat sedang memegang semua jemari lentik tangan Grace lalu ia membuka matanya karena kaget ternyata Gibran yang baru saja datang berdiri di sampingnya melontarkan senyuman yang begitu manis berbeda dari biasanya.

"Apa kau suka tempat ini?" tanya Gibran secara lembut namun semua jemari tangan kanannya ia lekatkan di jemari lentik tangan kiri Grace.

Tentu saja Grace merasakan malu hingga meronalah kedua pipinya bahkan ia hanya tertunduk serta anggukan kepala tanpa membuka suaranya.

"Grace apa kau tahu, kau lah wanita yang pertama kali aku cintai."

Gibran berkata demikian dengan kesungguhan hatinya sebab tampak jelas dari sorotan matanya pula.

Lagi-lagi Grace hanya memalingkan wajahnya sebenarnya dia cukup tersentuh mendengar ucapan barusan namun ia tak ingin membuat Gibran mengetahui kalau dirinya menahan rasa malu.

"Yuk ikut aku karena masih banyak yang ingin aku ceritakan padamu dan masih ada pula yang ingin aku tanyakan dengan mu," ajak Gibran perlahan ia menarik tangan Grace untuk mengikutinya.

Gibran sudah memilih sebuah pondok untuk mereka bersantai dan saat ini Gibran sedang membawa Grace mengarah ke pondok tersebut.

Sampailah keduanya di tempat tujuan lalu Gibran menggeser sebuah kursi untuk Grace duduki tepat berhadapan dengannya pula dan kini keduanya sudah duduk saling bertatapan mata.

Tampak sudah tersedia makanan yang tersaji di atas meja, dua buah gelas, satu botol minuman wine non alkohol, sebuah lilin, juga sebuah cake berukuran kecil terukir nama Grace Eloise di atasnya sehingga Grace melebarkan matanya menatap semua yang sudah di siapkan oleh Gibran seorang diri serasa Grace tak percaya bahwa Gibran melakukan semua itu hanya untuknya.

"Ka -kau..."

Grace tak bisa banyak bicara lagi karena ia juga tak tahu harus mengatakan apa.

"Maaf jika semuanya tak sesuai keinginan mu karena aku sudah berusaha untuk menyiapkan segala sesuatunya di tempat yang sudah aku rencanakan sebelumnya namun kau tak datang dan berakhir bertemu di jembatan jadi hanya inilah yang bisa aku berikan Grace," lirih Gibran tertunduk lesu memang awalnya ia sudah persiapkan semuanya di cafe tempat ia menunggu Grace makanya kencannya tak sesuai keinginan dirinya.

"Akulah yang seharusnya meminta maaf padamu, kau tidak ada salah apapun sekali lagi aku minta maaf sudah membuatmu menunggu lama," imbuh Grace terlihat merasa bersalah pada Gibran sehingga ia pun tampak mengatupkan semua jemari tangannya.

"Sudah lah kau tak perlu seperti itu Grace yang berlalu biarkan saja tidak usah kita bahas lagi," turut Gibran dengan menurunkan tangan Grace pula. "Sekarang kita makan saja lebih dulu bicaranya kita lanjut nanti," titah Gibran dengan wajah tampannya itu ia tersenyum ramah di depan Grace.

Anggukan kepala yang bisa di tunjukkan oleh Grace sebab Gibran begitu membuat hatinya berdebar sedari tadi namun Grace berusaha tetap tenang makanya ia mulai menuangkan minuman ke dalam gelas untuknya juga Gibran.

Keduanya pun mulai menikmati makanan mereka masing-masing dengan di temani angin yang selalu berhembus bahkan sesekali Gibran merapikan bagian rambut di kepala Grace yang terkena hembusan angin sampai Grace seolah canggung dengan semua perhatian yang diberikan Gibran padanya.

Setelah beberapa menit berlalu mereka sudah selesai makan lalu Gibran mendekatkan cake yang telah tersedia sebelumnya mengarah pada Grace.

"Di makan cakenya karena aku dengar cake di sini sangat enak dan kau harus coba," ucap Gibran dengan tersenyum kecil.

"Kau tidak mau?" tanya Grace membalas senyuman itu pula.

"Tidak, aku memang memesan hanya untukmu jadi makanlah!" jawabnya lagi.

Gibran menyimpulkan senyuman di balik bibirnya ketika Grace sedang ingin memakan cake tersebut lalu ia pura-pura memalingkan wajah melihat ke arah pantai sementara Grace sedang mengunyah cake itupula.

Sedikit demi sedikit cake itu sudah hampir habis dan ini menjadi suapan terakhir Grace serasa ia menikmati cake tersebut, memang benar yang dikatakan Gibran terasa begitu enak seakan lupa bahwa Grace memiliki sedikit kegundahan di hatinya.

"Mmmh," sejenak Grace merasakan hal aneh di dalam mulutnya.

Grace meraih tisu dan mengeluarkan benda tersebut dari dalam mulutnya.

"Ah, ini..."

Lontaran mata Grace mengarah pada Gibran pula dan saat ini Gibran langsung menunjukkan tawanya yang begitu bahagia ketika Grace menyadari kalau di dalam cake tersebut ia letakkan sebuah cincin permata putih begitu terlihat berkilau sehingga Grace merasa heran awalnya namun karena dia melihat reaksi Gibran sekarang barulah dia percaya Gibran merencanakan semuanya serta memberikan kejutan seindah itu.

"Grace, apa kau mau bertunangan dengan ku?" ia meraih salah satu tangan Grace hingga memegangnya secara erat pula.

Dag

Dig

Dug

Yeap, siapa yang tidak berdebar jika semuanya menjadi seromantis ini hingga Grace tak bisa mengeluarkan suaranya dan hanya menatap Gibran yang tampak menunggu jawabannya.

"Tunangan hanya kau dan aku, resminya kita setelah menyelesaikan study kita Grace. Bagaimana? apa kau menerimanya?" lanjut Gibran lagi yang masih sabar menunggu jawaban dari Grace sementara Grace hanya bengong hingga tak mengedipkan mata sama sekali.

^^^To be continued^^^

^^^🍁 aiiWa 🍁^^^

...Kutipan :...

Cinta adalah perbuatan, kata-kata dan tulisan indah adalah omong kosong belaka. ~ Grace Eloise.

1
🅽🅸🅳🅰
ceritanya menarik sih tp ada yang bkin kesel loh udah sebagai papa nya tp tidak pernah berlaku adil dah gtu kalo selalu ada keributan bukannya diberhentikan mlah di diemin eh emak tiri nya kan mlah makin menjadi
Adinda Mahers
cerita dan kisah yg penuh inspirasi, bisa di ambil hikmahnya, ketabahan seorang gadis yg sungguh luar biasa kuat, sukses terus onel
👙⃝ʀɪsᴍᴀ 𝐙⃝🦜
Keren ceritanya grace yang punya kehidupan keras dari kecil semoga dia bisa menemukan kebahagiaan yang tidak terbatas semangat berkarya thor 😍😍
seorang ayah yang tega tidak mempedulikan darah daging nya sendiri, tapi syukur grace adalah wanita kuat wanita mandiri yg bisa berdiri tanpa dukungan ayah nya👍🏻👍🏻
ᄂ⃟ᙚRahma💋🅚🅙🅢👻ᴸᴷ
semoga mereka tak Mandang martabat nantiiinya, semoga orang tua Gibran benar benar orang yang terbaik
𝐊𝐈𝐌💋𝐇𝐖𝐀①④🆁&🆉👻ᴸᴷ
KEREEEEENN ceritanya. SUKSES untuk semua karya kk. Semangat.💪💪💪🔥🔥🔥
💋MILA⁴💋
grace adalah wanita hebatt wanita mandiri gak seperti wanita pada umumnya, semoga grace tetap bahagia dengan kekasih nya👍🏻
𝐇⃟⃝ᵧꕥ_α↳
bagus ceritanya ka, wah dari pertama baca grace sepertinya gadis cantk
💞しÏA ĸArιиɑ͜͡✦
Karya yang luar biasa Thor Aiiwa...
kisah perjuangan seorang Grace wanita hebat dan tangguh yang menjalani kehidupannya dg ayahnya dg kekuatannya sendiri...
sangat suka dg cerita seorang wanita tangguh yg sll di suguhkan author u para readers dg jalur cerita yg sangat menarik u di baca...
semangat ya thor u semua karya2 mu yg luar biasa. God bless always.
☠ᵏᵋᶜᶟNida
sungguh miris hidupnya Grace dia hidup dengan keluarga yang tidak pernah memperlakukan nya dengan adil. apa lagi ayah nya lebih percaya sama istri keduanya 😏 . ayahnya laki² yang kurang ajar padahal msih punya istri tp diem² mlah menikah lagi sampe istrinya pun tau
🍃⃝⃟𝟰ˢ🫦🐝⃞⃟⃝𝕾𝕳ɳҽ𝐀⃝🥀ˢ⍣⃟ₛ♉
pengorbanan anak perempuan demi sebuah keluarga
ᄂ⃟ᙚRahma💋🅚🅙🅢👻ᴸᴷ
semoga apa yang barusan kamu ucapkan sungguh sungguh ya Gibran
Sedang mengetik...
anak yang sungguh berbakti kepada orang tua nya, meski orang tua nya memperlakukan dia dengan tidak adil

anak tiri di sayang sayang anak kandung di sia sia kan... sungguh ayah yg tidak bertanggung jawab terhadap anaknya
༄༅⃟𝐐Vita Shafira𝆯⃟ ଓε💞🌏
ceritanya bagus , menarik untuk di baca 🥰 seorang Grace wanita yg kuat, sering mendapatkan hinaan dr ibu tiri nya, semangat update nya 😍
༄༅⃟𝐐Vita Shafira𝆯⃟ ଓε💞🌏
lanjut
༄༅⃟𝐐Vita Shafira𝆯⃟ ଓε💞🌏
ternyata ocha gk bisa renang,ayo boy selamatkan dia
❥␠⃝ ͭ🍁RY-🅨🅤🅛🅘🅐🅝🅣🅨👻ᴸᴷ
semangat up up nya ya beb😘
ᶥⁱᵒⁿ⚔️⃠QUEN_LION🦁👑🤺: maacih bnyk beb dah sllu stay di gerai aiiwa😍
total 1 replies
❥␠⃝ ͭ🍁RY-🅨🅤🅛🅘🅐🅝🅣🅨👻ᴸᴷ
wahhh ngasih nafas buatan.. klo ocha tau dia dpet nafas buatan dari boy, ocha bakalan marah ato terima kasih ya..😅

ngakak aq beb boy dpet baju ocha, warna apa sih.. jan bilang pink boy🤣🤣
❥␠⃝ ͭ🍁RY-🅨🅤🅛🅘🅐🅝🅣🅨👻ᴸᴷ: slalu setia menunggu klnjutannya beb😉🫠
total 2 replies
ngeselin bngt boy🤣🤣, tpi seru juga liatnya,
untung aja OCHA msh selamat, bhya gk bisa renang
kadang bgtu dah boy, pasti ada sesuatu itu di balik senyumnya bram🤣🤣
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!