NovelToon NovelToon
Billionaire Twins Baby Boy

Billionaire Twins Baby Boy

Status: tamat
Genre:Romantis / Tamat
Popularitas:231.2k
Nilai: 5
Nama Author: Wina

Hana gadis belia harus mengalami depresi dan dianggap gila karena telah di ceraikan suaminya tanpa alasan yang jelas. Tiba tiba Hana menghilang dan di temukan dalam keadaan buruk dan hamil.

Di tengah masalah yang harus ia hadapi bersama orang tuanya. Sang Ayah harus mendekam di penjara karena melindungi putrinya.

Belum usai penderitaannya, Hana harus membesarkan putra kembarnya di tengah tengah ketidakwarasannya.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Wina, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Terharunya seorang ibu.

"Ibuuuu!!!

Teriak Kafi dan Kafa berlari menghampiri Hana yang sedang melamun di teras rumah.

Hana tertawa kecil melihat keduanya dan membalas pelukan mereka berdua.

"Ibu, adek dapat uang dali

om!" Kata Kafa menunjukkan uangnya pada Hana.

"Kakak juga dapet bu.." Kafi menunjukan uangnya juga.

Hana mengambil uang di tangan Kafi dan Kafa, lalu melemparkannya.

"Ibu jangan ya.." kata Kafi mengambil kembali uang yang dibuang lalu di masukin ke saku bajunya.

"Kakak, kasih ke nenek!" Kata Kafa.

"Ada apa sayang?"

Kafi dan Kafa menoleh ke arah bu Sakiyah yang baru saja datang berjualan. Kemudian Kafi dan Kafa menceritakannya dengan antusias.

"Ini uangnya!" Kafi memberikan uang itu pada bu Sakiyah.

'Alhamdullilah ya nak..nenek simpan."

Bu Sakiyah kemudian masuk ke dalam rumah di ikuti Kafi dan Kafa. Tak lama kemudian si kembar kembali menemani ibunya di teras. Bersamaan dengan seorang tetangga yang baik hati memberikan sepiring singkong goreng.

"Hana, buat anakmu." Kata bu Lena.

Hana mengambil piring di tangan bu Lena.

"Makasih bu!" Kafi mengucapkan terima kasih mewakili ibunya.

"Anak baik.." katanya, dan setelah itu beranjak pergi.

"Ibu..makan singkongnya.." kata Kafi.

Namun yang terjadi, Hana menyuapi kedua anaknya sampai kekenyangan. Tinggal tersisa tiga, lalu ia beranjak masuk ke dalam rumah.

"Hana..ada apa nak?" Tanya bu Sakiyah.

Hana tidak menjawab, ia menyuapi bu Sakiyah.

Bu Sakiyah terharu, di tengah keterbatasan Hana. Ia masih ada kesadaran di waktu waktu tertentu. Air mata mengalir di pipinya.

"Ibu jangan menangis.." ucap Hana pelan.

Bu Sakiyah langsung memeluk erat tubuh Hana.

"Cepat sembuh nak...kasian anak anakmu."

Kafi dan Kafa berdiri diambang pintu memperhatikan mereka berdua.

"Kakak..ibu sama nenek kenapa?" Tanya Kafa.

"Nggak tau, dek.." jawabnya pelan.

Sementara di kediaman Abraham.

Palu dan Obeng baru saja datang dan langsung menemui Sagara.

"Maaf tuan, pak Solihin tidak ada di sekolah. Menurut guru di sekolah, pak Solihin sudah pulang ke kampungnya." Jelas Palu.

Sagara diam membisu, ia memperhatikan noda kotoran di baju Obeng dan Palu.

"Dari mana kalian, kenapa baju kalian kotor?" Tanya Sagara.

Palu dan Obeng menunduk, memperhatikan pakaian mereka masing masing. Apa yang dikatakan Sagara benar, terdapat noda merah bekas bumbu rendang.

"Oh ini tuan, tadi kami peluk anak anak." Kata Obeng tersenyum lebar.

"Anak anak?" Tanya Sagara, kedua alisnya bertaut.

Obeng menceritakan pertemuannya dengan Kafi dan Kafa Arrayan sampai selesai.

"Arrayan?" Ucap Sagara mengulang.

Arrayan adalah nama marga keluarga Abraham Arrayan sekaligus nama perusahaan besar miliknya, Arrayan Company.

"Benar tuan, anaknya ganteng ganteng. Mirip foto tuan sewaktu kecil." Ungkap Obeng mengalir begitu saja dari mulutnya.

"Oya?"

Obeng dan Palu menganggukkan kepalanya.

"Benar tuan."

Sagara kembali diam membisu, entah apa yang di pikirkannya.

"Tuan, kami permisi dulu." Kata Palu.

Sagara tetap diam, tidak merespon apapun. Palu dan Obeng beranjak pergi dari hadapan Sagara.

"Bagaimana kondisi Hana, aku merasa sangat bersalah." Gumam Sagara.

"Semoga dia baik baik saja, aku rasa uang itu cukup buat biaya pengganti." Gumamnya lagi.

"Apa yang biaya pengganti?"

Sagara terkejut, ia menoleh ke arah Jasmin.

"Kau bisa ketuk pintu sebelum masuk ke ruanganku." Tegas Sagara.

"Aku calon istrimu, tentu aku bebas memasuki ruang pribadimu." Jawab Jasmin tersinggung.

"Hah, sudahlah.." Sagara berdiri, lalu melangkah keluar dari ruangan.

"Dia itu kenapa?" Tanya Jasmin pada dirinya sendiri.

1
Ica Warnita
Luar biasa
Wawa sakura Lavender
tak payahlah tulis tamat cerita belum habis mahu tahu endingnya sedih atau bahagia.
Wawa sakura Lavender
cerita belum habis tidak usah ditulis end cerita nya mahu tahu kelanjutannya siapa dapat Hana dan apakah Hana dan anak kembarnya bahagia ku harap jasmin yang jahat tu yang jadi gila atau masuk penjara.
Norayy_1
lanjut dong thorr, ceritanya bagus
Norayy_1
wkwkwk
Ayu Nugrahaningwidi Prastiwi
miris bgt nasib pak Salim, bu Sukiyah dan Hana..kasihan/Sob//Sob//Sob//Sob/
Devy Joice
lanjut thor
Nanik Lestari
Bodohnya Sagara
Sary Bhulank
kok ceritax sedih amat ya authoor😭😭😭
Sary Bhulank
cihh..kapan sih hana bisa sembuh...
Salmah
makasih Thor ...... ceritanya beda dari yang Laen.........
sefti bella
jangan lama" thor kasian anak-anak dn hana
G
cerita nya seru
lanjut trus donk thooorrrrrrr
Aisyah Putri Angel
dr awal bacanya nyesek di hati
Alya Yuni
CEO ko lembek bngat
Alya Yuni
Ko si Hana dah brthun thun ko blm smbuh
Alya Yuni
Lbih baik Thor mtikn si Hana biar aman dia hdup ju sma aja menyiksa
Alya Yuni
Mati aja kau Hana
Thor ko buat Hana trsiksa
Alya Yuni
Hadeh Hana kau prmpuan bodoh amat
Alya Yuni
Hhhhhh dah hmpir 6 thn sya bca novel in mlm bru bca novl ada nama Palu dan Obeng
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!