NovelToon NovelToon
Partner Ranjang CEO

Partner Ranjang CEO

Status: tamat
Genre:Romantis / Badboy / Nikahkontrak / CEO / One Night Stand / Playboy / Crazy Rich/Konglomerat / Obsesi / Tamat
Popularitas:1.9M
Nilai: 4.9
Nama Author: Weny Hida

Rachel, harus merelakan tubuhnya menjadi taruhan dalam pesta lajang seorang teman dekatnya demi menyelamatkan nyawa ibunya yang membutuhkan biaya besar untuk operasi.
Namun ternyata pertemuannya malam itu dengan Milano Arkana Putra membawanya untuk hidup menjadi partner ranjang dari laki-laki itu yang ternyata adalah seorang CEO di kantornya tempat dia bekerja.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Weny Hida, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Cokelat London

Bella keluar dari pintu kedatangan dengan begitu tergesa-gesa, sesekali memeriksa sekeliling untuk memastikan tidak ada yang mengenalinya.

"Ini sudah pukul sembilan malam, pasti aman, tidak akan ada orang yang melihatku pulang. Sebaiknya beberapa hari ini aku menginap di hotel saja, aku yakin jika aku terus menerus membujuk Milan dia pasti bisa luluh lagi padaku." kata Bella sambil terus berjalan keluar dari bandara.

Namun ketika dia akan menaiki sebuah taksi tiba-tiba seseorang mencekal tangannya. Bella pun kemudian membalikkan tubuhnya dan melihat beberapa orang yang kini tampak berdiri di belakangnya.

"Ma.. Ma, Gi..bran, Vania." kata Bella dengan terbata-bata.

"Kenapa kau tidak bilang ke mama kalau kau pulang hari ini, Bella?" tanya Hana dengan tatapan mata tajam.

"Emh.. E.. Itu ma."

"Sekarang cepat ikut mama pulang ke rumah." kata Hana sambil menyeret Bella berjalan menuju ke mobilnya.

Sepanjang perjalanan pulang ke rumah, semua yang ada di mobil Hana terdiam, perasaan Bella pun semakin takut, apalagi saat ini mereka menatap Bella dengan tatapan sinis.

'Apa mereka sudah tahu semua yang telah terjadi antara aku dengan Milan?' kata Bella dalam hati.

Beberapa saat kemudian, mereka pun sampai di rumah. Bella yang baru saja turun dari mobil langsung saja ditarik oleh Hana masuk ke dalam rumah kemudian menghempaskan tubuhnya ke atas sofa.

"Mama, kenapa mama berbuat seperti ini pada Bella?"

"Seharusnya mama yang bertanya padamu, apa yang sebenarnya telah kau perbuat sampai rencana kita hancur berantakan?" tanya Hana pada Bella.

'Jadi mama sudah tahu yang terjadi antara aku dengan Milan? Siapa yang sudah memberitahu mereka? Bukankah saat itu hanya ada aku, Milan dan Arvin? Apakah Milan yang sudah memberitahu mereka?' kata Bella dalam hati.

"Jangan diam saja Bella, cepat katakan bagaimana bisa Milan tahu hubunganmu dengan Arvin?"

"Maaf ma, Bella juga tidak tahu karena saat itu Milan datang ke apartemen Bella tanpa memberitahukan kedatangannya ke London."

"Tidak memberitahu kedatangannya? Lalu bagaimana sebenarnya hubunganmu dengan Milan selama ini?" tanya Hana.

"Ba... Baik, hubungan Milan dengan Bella sebenarnya baik-baik saja." kata Bella dengan sedikit gugup.

"Jika hubunganmu dengan Milan baik-baik saja, bagaimana bisa kau tidak tahu saat Milan datang ke London?" tiba-tiba Gibran pun ikut menimpali.

"Mungkin Milan mau memberiku kejutan." jawab Bella.

"Bulls*it, aku yakin selama ini pasti komunikasimu dengan Milan sangatlah buruk, kau bahkan tidak curiga ponsel Milan tidak aktif selama enam belas jam penerbangan saat dia ke London kan? Jika kau masih berkomunikasi dengan baik dengan Milan tentu kau sudah curiga akan hal itu! Atau jangan-jangan kau jarang berkomunikasi dengan Milan?" bentak Gibran yang membuat Bella terdiam.

"Lihat Tante Hana, dia diam saja? Pasti selama ini Bella sudah mengabaikan nasehatku agar jangan terlena saat menjalin hubungan dengan Arvin, pasti dia selama ini sudah mengabaikan Milan. Kau pasti jarang berkomunikasi dan menjaga hubungan kalian berdua!" kata Gibran sambil menatap Bella dengan tatapan sengit. Hana pun ikut menatap Bella dengan tatapan tajam, dia lalu mendekat ke arah Bella.

PLAK PLAK PLAK

"Rasakan ini dasar anak bodoh!" bentak Hana sambil menampar Bella.

"Kau tahu Bella, Milan dari dulu sudah sangat tergila-gila padamu, sangat mudah bagimu untuk menguasai Milan, tapi dengan bodohnya kau melakukan kecerobohan hingga menghancurkan rencana kita semua!" bentak Gibran lagi.

"Hei anak bodoh, sekarang kuberi kau kesempatan untuk memperbaiki hubunganmu dengan, Milan! Dan ingat jangan sampai gagal jika tidak maka seluruh aset milkku akan kuberikan pada Gibran!" bentak Hana kemudian meninggalkan Bella yang masih menangis.

Gibran dan Vania yang terkejut dengan perkataan Hana pun kini sibuk dengan pikiran masing-masing.

'Apa? Tante Hana mau memberikan semua hartanya untukku? Ini benar-benar kesempatan bagus untuk bisa menguasai seluruh aset milik kakek.' kata Gibran dalam hati.

'Ini bagus sekali, akan kubuat Gibran menguasai seluruh harta milik keluarganya. Maaf Bella, sepertinya aku harus membuat dirimu gagal mendapatkan hati Milan kembali, mulai sekarang akan kulakukan berbagai cara agar rencanamu untuk mendapatkan hati Milan, GAGAL.' gumam Vania dalam hati sambil tersenyum kecut.

***

Sementara itu, Milan yang kini juga sudah sampai di apartemen langsung mendekat pada Rachel yang tampak sedang menonton televisi. Milan pun berjalan perlahan agar Rachel tidak mengetahui kedatangannya.

CUP

Bibir Milan yang mendarat di pipi Rachel pun membuat dirinya terkejut.

"Kau sudah pulang Milan? Cepat sekali." kata Rachel sambil tersenyum.

"Bukankah sudah kukatakan jika aku takkan pernah sanggup berlama-lama jauh darimu." kata Milan sambil memeluk Rachel.

"Hahahaha kita hanya berpisah tiga hari dua malam, Milan."

"Tapi rasanya seperti setahun." jawab Milan sambil terkekeh.

"Ini untukmu." kata Milan sambil memberikan beberapa buah paper bag berukuran besar.

Rachel pun kemudian membuka isi bungkusan itu.

"Teh, cokelat." kata Rachel sambil mengeluarkan teh dan cokelat yang begitu banyak.

Milan pun kemudian mengangguk. "Ini banyak sekali Milan, bisa-bisa aku jadi gemuk kalau makan cokelat sebanyak ini?" gerutu Rachel sambil memegang cokelat-cokelat itu.

"Bukankah itu bagus jika kau gemuk? Tidak ada lagi yang akan tertarik padamu kecuali aku." jawab Milan sambil terkekeh.

"MILAAAANNNNNNNNN."

"Ampun Rachel." jawab Milan sambil menutup telinganya.

Milan pun kemudian memeluk Rachel yang masih tampak memonyongkan bibirnya.

"Sayang, kamu cantik kalau marah." rayu Milan pada Rachel.

"Memang aku cantik." jawab Rachel dengan ketus.

"Ya, karena itulah berulang kali aku mengatakan padamu jika kau adalah milikku, tidak ada yang boleh dekat denganmu kecuali aku."

"Termasuk Adit? Kau bahkan sampai memindahkan dia ke Surabaya agar tidak mendekatiku?" kata Rachel kemudian tertawa.

Milan pun ikut tertawa melihat Rachel yang kini sudah tidak lagi marah padanya.

"Kau sudah tidak marah kan Rachel? Kau sangat cantik saat tertawa." kata Milan sambil membelai rambut Rachel.

"Asal kau tidak menyuruhku memakan cokelat sebanyak itu agar aku gendut." gerutu Rachel.

"Tentu tidak sayang, jika kau tidak bisa menghabiskan cokelat sebanyak itu kau bisa memberikan beberapa cokelat itu untuk teman-temanmu di kantor."

"Ide yang bagus Milan." jawab Rachel sambil tersenyum.

Di saat itulah tiba-tiba ponsel Milan berbunyi. Milan pun mengambil ponselnya kemudian melihat siapa yang sudah menghubunginya.

Melihat nama yang tertera di layar ponsel, Milan pun kemudian sibuk mengotak-atik layar di ponselnya.

"Siapa Milan?"

"Bella, tapi nomernya sudah kublokir, mengganggu saja." jawab Milan dengan begitu malas, Rachel pun hanya tersenyum melihat Milan yang masih menggerutu.

Sementara Bella di ujung sambungan telepon tampak begitu frustasi karena nomornya kini sudah diblokir oleh Milan.

"DASAR B*ENGSEK!!!!" umpat Bella sambil melemparkan ponselnya.

1
Rita Juwita
luar biasa...
Azmy
mungkin evan baku saudara sama vania
nadya_hime
Aaah beib othor juga suka nonton Conan
nadya_hime
Jadi kek judul sinetron, Istri sendiri berasa kek selingkuhan..
nadya_hime
Ckck... ngadi ngadi kalian, yg ada kalian yg bakalan gila krn beneran cinta sama target tapi udah ga bisa milikin apa yg udah lu buang dulu..😡
nadya_hime
Karma atas keserakahan lu Gibran..
nadya_hime
Njiiir ga jelas beud kelian, Bela ga tulus sm Milan krn cintanya sm Arvin, Arvin ga tulus sm Bela krn cintanya sm bininya Gibran..
eh Gibran cuma dimanfaatin sm bininya, krn bininya cintanya sm Arvin.
Milan lama² jatuh cinta beneran sm Rachel, untung Rachel jg cinta & nerima² aja gmn kampretnya Milan..
Smoga akhirnya kecurangan Bela & Gibran ketahuan sm Milan sih..
Milan sm Bela yg asal celap celup siih.. iiiyuuuh..
nadya_hime
Entah siapa yg bener disinih..??!
Aryck_Kuryck
Jeng jeng jeng💃💃💃makin seruuu
mahda ilvi
ngapain Sinta masih mau hhhhh GK punya harga diri udah mau dibunuh jga masih ngarep🤣🤣🤣🤭
Puji Rahayu
makasih kcritne bagus bgt thor...
cm penisirin aja..si evan tanggung jwb k sinta gk stlh keluar dr penjara?
ap ttp gk ya...po akoh yg gk mudeng...
lawong evan gk cinta sinta y gk mw.
cinta celine tp dy yg dh gk mw...
ya..akoh berharap aj mbok si evan mo tanggung jwb
Puji Rahayu
jgn bkn prasaan gk enak deh...sm milan...gk sanggup ya..kl milan mpe knp2...😢😢😢
Puji Rahayu
smoga ank buah milan nolongin sinta
Puji Rahayu
tuh kn...kok akoh curiga bukan indra wlw mngkn jg terlibat.
tp kok kyk sih sinta deh...
tp iyo po ora embuh...
Puji Rahayu
soale bella bisane mung dandan nyalon tok kok...
otak ke rodo kurang pinter sitik...😄😄
Puji Rahayu
syudhahlah thor ...
biarknlah para readersss yg gk mudeng...
kl akoh sih mudeng2 wae kok...😄😄😄
Puji Rahayu
pdhl sama2.. bkn tekdung adek masing2....
hahahaha ....musuh bebuyutan jd ipar ran....
Puji Rahayu
hamidun ank arvin...😄😄😄
hayoloh...milih sapak....
bpke kandung ank ke apa kekasih baru yg dh inuk2...😉
Puji Rahayu
bnyk ngira bella d penjara 8 thn...
soalna d judul bab pr1 ni dh ad tulisan 4thn
trs lnjt bawahnya 4 thn lg
jd ngiranya 8 thn.
ngungkapin pndpt.
hrse tulisane d atas judul aj yg 4 thn nya.
jd ben gk galfok....
mangap y thor...✌✌✌
Puji Rahayu
cory y thor..akoh gk koment2 hbs kebawa mlayu sm critanya....😄😄😄
tp tiap bab ttp ksh jempol kok....
rebes pokok ke...👍👍👍
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!