Desi adalah seorang guru di sebuah sekolah negeri, saat ini ia memiliki 3 orang anak. Si sulung bernama Bagas, adiknya Rafi dan si bungsu bernama Aqilla. Jarak umur mereka rata-rata 2 tahun. Kehidupan rumah tangga Desi awalnya baik-baik saja. Namun, kebutuhan ekonomi yang kian mendesak membuat suami Desi mencoba mencari pekerjaan di luar kota. Suami Desi bekerja di luar kota demi untuk memenuhi kebutuhan keluarga. Namun, siapa sangka ternyata Ridwan menikah lagi diam-diam tanpa sepengetahuan Desi. Akibatnya, Ridwan menjadi abai dengan nafkah untuk anak-anaknya. Bahkan seringkali tidak memberi nafkah sama sekali, sehingga Desi harus berjuang seorang diri untuk memenuhi kebutuhan anak-anaknya. Ya, anak-anaknya memiliki ayah tapi nasib mereka tak jauh berbeda dari anak yatim yang tidak memiliki ayah. Bahkan terkadang untuk makan pun Desi harus berhutang. Sungguh menyedihkan kehidupannya. Pernikahannya bagai tergantung.
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon yayuk riyani, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Bab 29. Post Test
Tahapan PPG Desi masih terus berlanjut. Desi masih dalam tahap mempelajari modul. Saat ini Desi sudah memasuki modul ke 2. Alhamdulillah, Desi masih semangat mengikuti kegiatan PPG. Desi selalu berdo'a agar dia dipermudah dalam menjalani kegiatan PPG ini. Desi pantang menyerah menghadapi badai kehidupan yang terus menerpanya. Baginya segala permasalahan pasti ada jalan keluarnya. Tidak ada yang tidak mungkin. Allah memberikan ujian kepada hamba-Nya karena Allah tau hambanya itu sanggup menanggung nya. Tidak mungkin Allah memberikan ujian di luar batas kemampuan hamba-Nya.
Desi menjalani hari-hari selama PPG dengan semaksimal mungkin. Dia selalu berusaha dengan penuh tanggung jawab. Desi selalu mengerjakan soal-soal modul dengan sebaik mungkin mulai dari pree test sampai post test. Saat ini dia sudah sampai tahap modul 2. Dan hari ini adalah saatnya mengerjakan Post Test Modul 2.
Sebelum mengerjakan post test, Desi kembali membaca-baca modul 2. Desi mempelajari soal-soal pree test diawal modul. Pukul 7 malam, post test dimulai. Waktu untuk mengerjakan post test dibatasi hanya 1 jam berarti sampai pukul 8 malam. Lewat dari pukul 8 malam sudah tidak bisa mengerjakan soal post test lagi. Karena sudah tersistem jadi tidak bisa sembarangan waktu untuk mengerjakannya. Desi berusaha setenang mungkin mengerjakan soal-soal Post Test.
Sore hari, Desi sengaja menyuruh anak-anaknya makan dulu karena nanti malam dia akan mengerjakan soal post test. Syukurnya, anak-anak Desi semua nurut. Bagas, Rafi dan Aqilla semua menuruti perkataan Desi. Mereka adalah anak-anak yang baik.
Selesai makan, anak-anak Desi belajar. Desi mengecek jadwal mereka untuk besok, ada PR atau tidak. Menjelang maghrib, anak-anak selesai belajar. Kemudian, Desi dan anak-anaknya solat maghrib. Setelah itu, Desi memberitahu anak-anaknya kalau mamanya mau ujian online di laptop. Bagas disuruh menjaga adek-adek nya. Mereka semua menurut.
Tepat jam 7 malam, Desi mulai mengikuti ujian Post Test nya. Alhamdulillah, Desi bisa menjawa soal-soal yang ada. Desi bersyukur sekali, semua soal yang keluar sudah dia pelajari. Akhirnya, Desi selesai mengerjakan soal-soal post test nya. Dan Desi mendapatkan nilai 100 untuk post test kali ini.
'Alhamdulillah mendapatkan nilai 100' , ujar Desi.
Kemudian, selesai modul 2, Desi bersiap-siap memasuki modul 3. Selesai mengerjakan post test, Desi beristirahat. Desi mengajak anak-anaknya untuk segera tidur.
"Ayok anak-anak, kita tidur dulu sudah malam." , ujar Desi.
"Iya ma. Mama sudah selesai ya ujiannya?" , tanya Bagas.
"Sudah sayang." , ujar Desi.
"Sekarang sudah malam, kalian harus tidur dulu ya." , jawab Desi.
"Iya ma." , jawab Rafi.
Kemudian, Desi dan anak-anaknya tidur.
Keesokkan harinya, Desi melakukan aktifitas seperti biasa. Sesampainya di sekolah, Desi disambut pertanyaan dari sahabat terbaiknya Mila.
"Des, gimana PPG nya? Sudah sampai modul berapa?" , tanya Mila.
"Semalam post test modul 2 Mil. Hari ini mulai masuk ke modul 3." , jawab Desi.
"O iya, selamat ya." , ucap Mila lagi.
"Makasih banyak ya Mil." , jawab Desi.
"Sama-sama Des. Do'ain ya biar aku cepet nyusul." , jawab Mila.
"Pasti itu Mil." , jawab Desi lagi.
Kemudian, mereka melanjutkan pekerjaannya masing-masing. Desi masuk ke kelasnya yaitu kelas 3.
Pulang sekolah, sebelum menjemput Aqilla, Desi mampir ke toko kue. Hari ini adalah hari ulang tahun Aqilla. Desi ingin membelikan kue ulang tahun untuk Aqilla yang hari ini genap berusia 6 tahun.
Desi memilih kue yang sederhana saja supaya tidak terlalu mahal harganya.
"Ma, aku yang pilih ya kue ulang tahun untuk Aqilla." , tanya Bagas.
"Iya sayang, abang Bagas aja yang pilih. Cari warna kesukaan Aqilla ya." , ujar Desi.
"Iya ma. Aqilla suka warna pink. Ayok dek, kita cari kue warna pink." , ajak Bagas pada adeknya.
N̈"Ini abang kue nya warna pink. Bagus nggak? " , ucap Rafi.
"O iya, bagus banget dek." , ucap Bagas.
"Mama yang ini aja kue nya ya?" , ujar Bagas.
"Iya sayang, boleh." , jawab Desi.
Kemudian, Desi membeli kue ulang tahun yang sudah dipilih oleh anak-anaknya. Untunglah harganya masih standar, tidak terlalu mahal. Setelah itu, mereka segera ke rumah mbok Muna. Rencananya, Desi mau do'a di rumah mbok Muna aja. Lagian di rumah juga nggak ada ayah mereka.
Sesampainya di rumah mbok Muna, Aqilla menyambut drngan gembira.
"Mama, mama bawa apa itu?" , tanya Aqilla.
"Coba tebak, mama beli apa ya?" , ucap Desi pada anaknya.
"Kue ulang tahun. " , ucap Rafi.
"Biar Qilla yang jawab abang." , ucap Desi.
"Iya dek. " , ucap Bagas pada adeknya.
"Iya ma." , Rafi menurut.
Kemudian, Desi ijin pada mbok Muna mau numpang Do'a di rumh mbok Muna. Mbok Muna pun mengizinkan.
"Alhamdulilah, makasih bnyak mbok Muna." , ucap Desi.
"Sama-sama buk. " , jawab mbok Muna.
Kemudian, mereka semua masuk ke dalam rumah mbok Muna. Desi segera membuka kotak kuenya dengan hati-hati.
"Tara....kue ulang tahun siapa ini ya?" , ucap Desi.
"Kue aku...kue aku..." , ucap Aqilla.
"Iya sayang, ini kue Aqilla." , jawab Desi.
Kemudian, Desi pimpin do'a untuk berdo'a.
"Assalamu'alaikum, hari ini adalah hari ulang tahun Aqilla yang ke 6. Aqilla sudah besar sekarang. Semoga kelak, Aqilla menjadi anak yang soleha, nurut sama orang tua, semakin cantik budi pekertinya. Dan tercapai apa yang dicita-citakan. Aamiin ya rabbal alamiin." , ujar Desi panjang lebar.
Kemudian, mereka menyayikan lagu selamat ulang tahun. Dipimpin oleh Bagas.
"Selamat ulang tahun, kami ucapkan.
Selamat panjang umur. Kita kan doakan. Selamat sejahtera sehat sentosa. Selama ulang tahun dan bahagia." , ucap Desi lirih.
Setelah itu, Aqilla meniup lilin. Semua orang mengucapkan selamat satu persatu. Dimulai dari Desi yang mengucapkan.
"Selamat ulang tahun ya sayang. Anak gadis mama sudah 6 tahun sekarang. Sudah besar sekali anak mama." , ucap Desi.
"Makasih banyak mama." , ucap Desi.
Kemudian, mbok Muna member selamat pada Aqilla.
"Selamat ulang tahun sayang. Semoga ke depan nya Aqilla jadi lebih baik lagi." , ucap mbok Muna.
"Makasih banyak mbok." , ucap Aqilla.
Lalu, Bagas dan Rafi juga memberi ucapan selamat pada Aqilla.
"Selamat ya sayang." , ucap Bagas.
"Iya dek, semoga Aqilla jadi anak yang pintar." , ucap Rafi.
"Makasih banyak abang Bagas, abang Rafi." , ucap Aqilla.
Setelah itu, Desi memotong kue ulang tahunnya. Dan membagikannya sebelum pulang. Aqilla dan Rafi paling semangat memakan kue nya. Mereka memakan kue itu.
Selesai acara do'a bersama, akhirnya Desi pulang. Tidak lupa, Desi menyisakan kuenya untuk mbok Muna.
"Mama, makasih banyak ya ma. Udah mau do'ain ulang tahun Aqilla." , ucap Aqilla.
"Iya sayang, sama-sama." , jawab Desi.
Kemudian, mereka semua pun pulang. Aqilla pulang dengan hati riang gembira.
wanita bucin laki pulang cm nyelup gk ngasih uang masih di terima ya mungkin terong nya mantab mkne desi masih mau laki bekasan gundik. 🤣🤣🤣
kl istri ke 2 rizwan pasti lbih cetar, Dan Pinter. gk mau cari duit hidup bagai princes uang Dr rizwan. 🤣. sdng desi wanita bodoh gk di kasih duit saja diam 🤣.
laki nikah lagi gk nuntut cerai alasan laki marah. mbelgedes gk percaya. yg Ada desi bucin ma rizwan. jd walau burung rizwan dah di bagi ma gundik masih mau dia. 😄🤣
cm alasan takut ma suami walau gk di nafkahi. yg aslinya Desi bucin ma rizwan. walau gk di kasih duit Dan hrs Banting tulang masih Cinta asal rizwan pulang Dan kelon ma dia 🤣.
jd biar saja smpe tua Banting tulang sendiri.
kl wanita berkelas mah ogah mnding janda toh sama sama nyari duit sendiri urus anak sendiri.
tp kl wanita kampung gk berkelas ya kayak desi jd babu, keset, ngurus anak masih nyari duit pun mau 🤣🔥 mang gk berharga juga.
kl wanita cerdas berkelas pasti dah cerai tu sm laki model bgitu.
tp desi kn wanita kampung, bucin ma ridwan. mau ridwan gk ngasih duit pun masih mau 😄.