NovelToon NovelToon
Mengejar Cinta Anak Konglomerat

Mengejar Cinta Anak Konglomerat

Status: sedang berlangsung
Genre:Romantis / CEO / Percintaan Konglomerat / Kehidupan di Sekolah/Kampus
Popularitas:146k
Nilai: 4.9
Nama Author: Kumala Pundarika

Audri, seorang gadis manis yang jatuh cinta dengan Eric yang merupakan anak seorang konglomerat terkenal.

Apakah Audri akan mampu untuk mendapatkan hati Eric? Atau ia akan mendapat kebencian?

Apakah Audri mampu bertahan dengan status sosial yang dimiliki Eric? Atau ia akan terhalang restu dari kedua orang tua Eric?

Atau mungkin ia harus melupakan cinta pertamanya? Dan memilih orang lain?

Ikuti terus kisahnya jika ingin mengetahui lebih lanjut. Terima kasih.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Kumala Pundarika, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Rencana Mendekati Audri

Setelah Eric bertemu dengan detective tersebut dan sudah mengetahui mengenai Audri, Eric semakin ingin untuk mendekati dia. Tapi pertama-tama yang harus dilakukan adalah membuat pertemuan gabungan melalui group whatsapp tersebut. Ya, tidak harus pertemuan biasa setidaknya kita bisa jalan-jalan ke mall atau pergi ke mana saja yang penting Audri bisa ikut. Di sana barulah Eric bisa mendekati Audri secara perlahan-lahan.

“Tidak perlu untuk terburu-buru dan tergesa-gesa saat ingin ngedeketin Audri. Nanti yang ada Audri merasa tidak nyaman jika seperti itu,” batin Eric.

Eric segera memutuskan untuk kembali ke kampusnya dikarenakan sebentar lagi Agnes akan segera pulang kuliah.

Sesampainya di kampus ternyata Agnes sudah marah-marah karena kelasnya sudah selesai dari 30 menit yang lalu. Sedangkan Eric masih bertemu dengan detective suruhannya.

“Kak lama banget sih,” ketus Agnes.

“Iya maaf dek. Soalnya tadi ada sesuatu hal yang perlu disampaikan oleh detective itu ke kakak, dek,” ucap Kak Eric.

“Emang sekarang udah selesai kak urusannya,” ucap Agnes.

“Udah kok. Sekarang mau pulang atau gimana dek?” tanya Kak Eric.

“Kak kita jangan pulang dulu ya,” ucap Agnes.

“Kenapa dek?” tanya Kak Eric.

“Iya gara-gara kakak sih Audri jadi nungguin adek di sini. Tapi sekarang dia lagi di toilet kak,” jawab Agnes.

“Ooohh gitu ya dek,” ujar Kak Eric.

“Iya kak. Sekalian aja mau gak kak untuk anterin Audri pulang,” sahut Agnes.

“Boleh dek,” ujar Kak Eric.

Tak lama kemudian Audri kembali dari toilet.

“Loh Kak Eric kapan balik?” tanya Audri dengan rasa penasaran.

“Barusan Dri,” jawab Kak Eric.

“Kirain aku Kak Eric masih lama,” sahut Audri.

“Gak gitu lama sih. Tadi cuma ada urusan sebentar kok,” ujar Kak Eric.

“Ya udah Nes kan kakak loe udah ada nih. Gue balik ke rumah ya soalnya udah di tanyain sih pulang jam berapa sama Kak Desi,” ucap Audri.

“Dri lebih baik loe ikut kita pulang gimana?” tanya Agnes.

“Iya Dri nanti aku anterin kamu pulang,” sahut Kak Eric.

“Tapi nanti jadi ngerepotin kalian gak,” ucap Audri.

“Gak ngerepotin kok,” sahut Kak Eric.

“Bener Dri loe kaga ngerepotin kita kok,” sahut Agnes.

“Ya udah kalau gak ngerepotin kalian gue ikut pulang bareng sama kalian,” ucap Audri.

“Yuk sekarang jalan ke tempat parkir,” ujar Agnes.

Setelah Audri menyetujui untuk ikut pulang diantar oleh Agnes dan Eric, mereka semua langsung bergegas ke tempat parkir.

Sesampainya di tempat parkir mereka langsung segera masuk ke mobil dan mengantarkan Audri untuk pulang ke rumahnya. Selama di perjalanan menuju ke rumah Audri, Eric berbincang singkat dengan Agnes dan Audri untuk pergi jalan-jalan atau sekedar nongkrong di hari weekend besok.

“Gimana kalau weekend besok kita nongkrong di café atau jalan-jalan ke mall?” tanya Kak Eric.

“Aku setuju kak,” jawab Agnes.

“Audri gimana?” tanya Kak Eric.

“Kita bertiga aja atau gimana kak,” jawab Audri.

“Gak kita bertiga. Tapi semua sahabat-sahabat Agnes dan kakak,” sahut Kak Eric.

“Aku minta ijin dulu ya kak sama orang tua,” ucap Audri.

“Emangnya kenapa kalau loe gak minta ijin ke orang tua?” tanya Agnes.

“Iya soalnya gue udah terbiasa dari dulu untuk minta ijin ke orang tua sebelum pergi ke mana-mana,” jawab Audri.

“Gila nih cewek bener-bener langkah banget ya,” batin Kak Eric.

“Orang yang jadi pendamping nih cewek pasti bener-bener bangga banget deh,” batin Eric kembali sambil memuji Audri.

“Kak kok diem aja sih,” sahut Agnes.

“Gak apa-apa kok dek,” ujar Kak Eric.

“Dri nanti kalau udah ijin dan boleh langsung whatsapp gue ya,” ujar Agnes.

“Ok deh Nes,” sahut Audri.

“Iya soalnya nanti gue yang bakalan umumin kalau kita mau ada rencana nongkrong di weekend besok,” sahut Agnes kembali.

“Ooohhh gitu ya Nes,” ujar Audri.

"Iya Dri. Makanya kalau loe bisa kan enak Dri. Kita juga kan bisa sekalian jalan-jalan bareng," ucap Agnes.

Setelah pembicaraan tersebut gak lama ternyata sampai juga di komplek perumahan Audri.

“Dri ini beneran kan daerah perumahan loe?” tanya Agnes.

“Iya bener kok Nes,” jawab Audri.

“Kak Eric di depan belok kanan ya. Rumah aku ada di tengah-tengah bagian kanan,” sahut Audri sambil memberitaukan ke Kak Eric mengenai posisi rumahnya.

“Ok Dri,” sahut Kak Eric.

Tak butuh waktu 5 menit akhirnya mereka telah sampai di rumah Audri. Audri menawarkan Agnes dan Kak Eric untuk masuk dulu ke dalam rumahnya.

“Nes, Kak Eric makasih ya udah anterin aku sampai ke rumah,” ucap Audri.

“Sama-sama Dri,” sahut Agnes.

“Kalian pada mau main ke rumah dulu gak?” tanya Audri.

“Gue sih pengen main Dri ke rumah loe. Cuma takut dicariin sama nyokap dan bokap aja,” sahut Agnes.

“Gak apa-apa dek kita pulang agak larut. Semoga aja nanti papa dan mama gak cariin kita ya dek,” ucap Kak Eric.

“Iya udah deh kita mampir sebentar ke rumah loe Dri,” sahut Agnes.

“Yok turun dulu Nes, Kak Eric,” ujar Audri.

Setelah mereka turun dari mobil, Audri segera mempersilahkan Agnes dan Kak Eric untuk masuk ke dalam rumah yang sederhana tersebut.

Visual rumah Audri

“Pa, Ma, Kak Eko, Kak Desi, Raka,” panggil Audri.

“Anak mama ternyata sudah pulang kuliah,” sahut Mama Audri.

“Iya Ma. Aku baru pulang kuliah,” ucap Audri.

“Ma kenalin ini sahabat aku namanya Agnes dan yang disamping Agnes adalah kakaknya yang bernama Eric,” sahut Audri sambil memperkenalkan Agnes dan Kak Eric ke mamanya.

“Sore tante. Saya Agnes sahabat barunya Audri di kampus dan ini kakak saya namanya Eric,” ujar Agnes sambil mengulurkan tangannya kepada mama Audri.

“Sore tante. Saya Eric kakaknya Agnes,” sahut Eric sambil memperkenalkan dirinya.

“Sore juga Nak. Kalian berdua silahkan masuk ke dalam rumah ya,” ucap Mama Audri.

Setelah Audri memperkenalkan Agnes dan Kak Eric ke mamanya, sang mama pun menyuruh untuk sahabat Audri segera masuk ke dalam rumah. Di dalam rumah juga sudah ada kedua kakak dan adiknya Audri. Sedangkan untuk papa Audri masih di dalam kamar mandi.

“Kak aku udah pulang,” salam Audri.

“Welcome home dek,” sahut Kak Desi.

“Kak ada sahabat aku yang datang bersama dengan kakaknya,” ucap Audri.

“Wah tumben kak bawa sahabat baru main ke rumah,” ujar Raka.

“Iya dek. Tadi kakak lagi nungguin sahabat kakak tapi karena udah kesorean mereka anterin kakak pulang,” sahut Audri.

“Kenalin ini Agnes dan ini kakaknya Agnes namanya Eric,” ucap Audri sambil memperkenalkan Agnes dan Eric ke Kak Eko, Kak Desi dan Raka.

“Sore semuanya. Aku Agnes dan ini kakak aku namanya Eric,” ucap Agnes sambil mengulurkan tangan ke keluarganya Audri.

“Sore semuanya. Aku Eric kakaknya Agnes,” ucap Eric sambil mengulurkan tangan dan tersenyum ramah.

“Saya Eko kakak pertamanya Audri,” ucap Kak Eko.

“Saya Desi kakak keduanya Audri,” ucap Kak Desi.

“Saya Raka adiknya Kak Audri,” ucap Raka.

“Silahkan duduk dulu di sini ya sambil nungguin papanya Audri yang sedang mandi,” ucap Mama Audri.

“Baik tante,” ujar Agnes.

Visual ruang tamu dan ruang makan keluarga Audri

“Maaf ya rumah kami sederhana sekali,” ucap Mama Audri.

“Gak apa-apa kok tante. Yang penting masih nyaman untuk menjadi tempat berlindung di kala kepanasan dan kehujanan tante,” ucap Eric.

“Baru kali ini saya bertemu dengan orang yang sepertinya berasal dari kalangan menengah keatas yang tidak sombong seperti mereka berdua,” batin Mama Audri.

“Agnes, Kak Eric kalian mau minum apa?” tanya Audri.

“Apa aja Dri yang ada di rumah loe,” jawab Agnes.

“Biasanya di rumah cuma ada air putih, kopi, sama teh aja," ujar Audri.

“Ya udah kita pilih air putih aja ya kak,” sahut Agnes.

“Iya dek pilih air putih aja,” sahut Kak Eric.

“Sebentar ya gue ambilkan dulu air putih buat kalian,” ucap Audri.

“Ok Dri,” ujar Agnes.

Tak lama kemudian Audri pun membawa nampan yang berisikan gelas air putih untuk 2 orang dan tak lupa membawakan camilan yang ada di dapur. Begitu ingin menyediakan air minum papa Audri ternyata baru selesai mandi.

“Nak itu kamu bawa nampan dan camilan buat siapa?” tanya Papa Audri.

“Ada sahabat aku dan kakaknya Pa,” jawab Audri.

“Ayo Nak kita temuin sahabat kamu sama kakaknya,” ujar Papa Audri.

“Iya Pa,” sahut Agnes.

Audri keluar bersama papanya dengan membawakan nampan yang berisi 2 gelas air putih dan camilan.

“Pa kenalin ini sahabat aku namanya Agnes dan yang disebelah adalah kakaknya namanya Eric,” ujar Audri sambil memperkenalkan Agnes dan Eric,

“Sore om. Saya sahabatnya Audri namanya Agnes dan ini kakak saya namanya Eric,” sahut Agnes sambil mengulurkan tangannya.

“Sore juga. Kalian duduk saja,” sahut Papa Audri.

“Baik om,” sahut Eric.

Setelah bertemu dengan keluarga dari Audri mereka semua berbincang-bincang hingga hampir 2 jam lamanya. Tak terasa hari juga sudah berganti dengan gelap yang menandakan sudah berganti malam. Agnes dan Eric juga ditawarkan untuk makan malam bersama dengan keluarga Audri.

Bersambung 🌺🌺🌺🌺🌺

Happy reading untuk semua para pembaca yang sudah bersedia untuk mampir. Terima kasih sudah bersedia membaca cerita receh ini. Mohon maaf apabila ada kata-kata yang kurang pas untuk dibaca dikarenakan author masih belajar untuk merangkai kata-kata yang bagus.

Jangan lupa di favorite, like, koment, gift dan votenya ya 💕💕💕💕💕

Terima kasih atas dukungannya 💕💕💕💕💕

1
⍣⃝𝑴𝒊𝒔𝒔 𝑵𝒂𝒚𝒍𝒂 𝑨𝒊𝒔
bintang 5 juga
༄༅⃟𝐐Vee_hiatus☂⃝⃞⃟ᶜᶠ
Eric baru ketemu langsung kesemsem sama audry
༄༅⃟𝐐Vee_hiatus☂⃝⃞⃟ᶜᶠ
sungguh sahabat yang baik tak memandang status aku suka
㊍㊍ ⍣⃝𝑴𝒊𝒔𝒔 CᷠIͦNͮTͤAᷝ❣️
salut ama perjuangan Audri ... disaat banyak anak seusia mereka banyak main nya tapi Audri berjuang utk masa depan 🤗next kak 👍👍
Zhou Zhi lou
alhamdulillah kalau audri lulus. smpu bapaknya sng utik memasak yg enak
Zhou Zhi lou
jangan menyerah audri, yakinkah bs
Zhou Zhi lou
wah audri penuh perjuanfan agar bs masuk kuliah
Kas sie mien
jatuh cinta yg blm terlalu kuat bikin eric mrh2 gk jelas
Kas sie mien
verdi teman baik dan sekat jd tahu apa yg dialami eric skrg
Kas sie mien
wah, semua mempunyai kamar masing2. eric kaya bgt punya villa
Kas sie mien
delvin pria baik mau melindungi aundri, tp syg gk kesampaian
Kas sie mien
senang lihatnya pd kompak dan antusias mau liburan
remahan off
Wah Eric bener bener jatuh pada pandangan pertama nih👀
remahan off
Bersyukur banget dapet temen yang gak mandang status. 🤗
remahan off
Moga aja temen temenan Audri tulus dan mau ada ketika susah ataupun senang
remahan off
Ayo semangat Audri ingat perjuanganmu untuk memasuki kuliah ini😁
l⍣⃝ 𝖔𝖋𝖋 𝖉𝖚𝖑𝖚
untuk mendekati seseorang pria di dekati lewat perut nya dulu ia 🤔🤣🤣🤣 di buatkan makanan dulu dan tunjukan sikap yang baik pasti dah tuh nanti pada nempel kaya perangko 😉
🎯™ Zie ⍣⃝కꫝ 🎸
semangat belajar ya audri.. beruntung kamu dan retha udah kenalan dari awal ya jd udah ada teman deket lah
🎯™ Zie ⍣⃝కꫝ 🎸
udah biasa ya klo hari pertama telat dateng nya ayo semangat walau lelah tapi memyenangkan ya
🎯™ Zie ⍣⃝కꫝ 🎸
g usah minder lah audri pede aj dulu kan kamu pintar nanti juga bakalan ada teman yang deket sama kamu mungkin retha salah satunya
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!