NovelToon NovelToon
MY BODYGUARD PANJI

MY BODYGUARD PANJI

Status: tamat
Genre:Romantis / Tamat
Popularitas:1.5M
Nilai: 5
Nama Author: cutewizzhy

menceritakan tentang gadis kaya mencintai bodyguard nya,namun sang bodyguard punya rahasia yang tidak di ketahui keluarga sang gadis,mari sama-sama kita ikuti alur cerita nya sampai ending.

bila ada salah kata dalam penulisan,penyusunan kata,tolong kasih saran ya reader.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon cutewizzhy, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

MENEKAN GENGSI DEMI ANAK

Panji kaget bukan kepalang,bukan karena teriakan Art Agnes tapi mendengar bahwa Agnes hamil,Sikap Panji tadi yang kasar,membuat Panji memegang tangan Agnes cukup kuat agar tidak terjatuh ke lantai.

Begitu juga dengan ekspresi Agnes yang tidak kalah kaget nya seperti Panji,tubuh nya perlahan merosot ke lantai walau masih perpegangana cukup kuat dengan tangan Panji.

Agnes pun menoleh ke arah Art nya.

"Apa maksud bibik berkata seperti itu"ucap Agnes dan Panji masih berdiri seperti tadi sambil melihat ke arah Agnes.

"Ma'af kan bibik non,bibik gak ada maksud untuk mengatakan nya di depan orang lain,bibik hanya kaget sa'at Panji bersikap kasar kepada non,seharus nya bibik memberi tahu non pada sa'at yang tepat,sungguh ma'af kan bibik" ucap Art Agnes menyesali ucapan nya sehingga di dengar oleh orang lain.

"bukan itu maksud Agnes bik,dari mana bibik mendapat kabar kalau Agnes hamil,Agnes baiak-baik saja bik,Agnes cuma kecapean."ucap Agnes dengan muka putus asa nya.

"Sa'at non pingsan,bibik memanggil dokter pribadi non,dan dokter bilang kalau non ha...mil,dan bibik barusan keluar dari rumah untuk membelikan testpack untuk non,untuk memastikan yang sebenara nya" ucap Art menjelas kan Panjang lebar.

Panji yang tadi nya hanya berdiri,sekarang mengulurkan tangan kepada Agnes,untuk membantunya berdiri.

Agnes hanya diam tanpa memperdulikan uluran tangan Panji.

,dan tiba-tiba saja.

"Ahhhkkk"pekik Agnes sa'at dia sadar sudah berada di gendongan Panji dan Panji mulai berjalan ke arah sopa terdekat.

"turun kan aku Panji,aku tidak BUTUH kamu gendong"ucap Agnes menaikkan nada bicara nya dan sedikit berontak di gendongan Panji.

Panji tidak peduli dengan teriakan pergerakan Agnes,dia tetap membawa Agnes di gendongan nya dan menurun kan agnes dengan hati-hati untuk duduk di sopa

Agnes memaling kan pandangan nya dan tidak ingin melihat ke arah Panji dan mengeserkan tempat duduk nya cukup jauh dari Panji.

"Kesini bik,jelas kan dengan benar apa yang bibik ketahui"ucap Panji yang memanggil Art Agnes agar menjelas kan semua yang Art Agnes ketahui.

Art Agnes mendekat tapi hanya diam dan menatap Agnes dengan muka senduh nya.

"jelas kan saja bik,apa yang kamu ketahui,biar kan dia mengetahui semua nya,jangan tutupi semua sebelum kita keluar dari rumah ini." ucap Agnes Sedih.

Panji pun sedikit merasa iba akan kondisi Agnes tapi dia tetap tidak memperlihatkan di depan Agnes.

"Iya non...memang tadi dokter mengatakan bahwa non sedang hamil dan bibik tidak terlalu mempercayainya non,karena tidak mungkin non Agnes melakukan hal seperti itu,dan setau bibik non Agnes juga tidak punya pasangan,dan yang bibik tau Hanya Panji yang menemani non kemana-mana,ma'af non kalau bibik lancang berbicara seperti itu" ucap bibik dengan sedikit takut.

Mendengar ucapan Art Agnes,muka Panji dan Agnes sedikit memerah,karena yang di ucapkan Artnya adalah kebenaran nya.

"Non,untuk memastikan kebenaran nya,apa setidak nya kita test saja non,"ucap Art Agnes.

"Tidak perlu bik,kalau memang Agnes hamil biarkan saja,toh kita juga tidak akan tinggal di rumah ini lagi,dan tidak akan ada yang mengetahui tentang kehamilan ku,dan kita akan pergi jauh bik dan Agnes Yakin bisa membesarkan bayi ini sendiri"ucap Agnes dengan tatapan senduh nya.

Panji yang mendengar itu merasa dada nya sesak akan ucapan Agnes, dan dia menatap Agnes lekat.

"Sebaiknya kamu gunakan dulu testpack itu Agnes,agar meyakinkan kamu hamil atau tidak"ucap Panji yang penasaran akan hasil test itu.

"Aku hamil atau tidak,tidak ada hubungan nya dengan mu,cukup kamu Ambil yang perlu kamu Ambil,selesai dengan itu kita tidak punya hubungan apa-apa lagi"ucap Agnes tanpa menoleh sedikit pun kepada Panji.

"Bik mari kita mulai berkemas,Tuan rumah sudah sangat lama menunggu kita untuk keluar dari rumah ini"Agnes langsung berdiri dari sopa dan di bantu oleh Art nya menuju kamar.

Panji sedikit susah menelan slavina nya,dia ingin mengatakan sesuatu,tapi gengsi nya terlalu tinggi.samapi dia mengucapkan

"Aku tidak keberatan untuk sementara waktu kamu masih tinggal di rumah ini"ucap Panji sambil memejam kan matanya karena menekan gengsi nya untuk mengungkap kan kata-kata itu.

"heeee..."dengus Agnes dengan senyum pahit nya.

"Trimakasih tuan,sudah berbaik hati menawarkan tumpangan kepada kami,Tapi ma'af saya tidak bisa menerima niat baik anda,kami sudah cukup menumpang selama ini di rumah Anda"ucap Agnes dengan hati nya yang sudah di penuhi amarah.

"Tapi Agnes kamu sedang hamil dan butuh banyak istrahat,"ucap Panji yang mulai menampakkan kepedulian nya kepada Agnes.

"Hamil atau tidak nya,bukan urusan Anda tuan,sebaiknya anda urus saja urusan anda sendiri" lalu Agnes ingin melanjutkan langka nya menuju kamar.

Belum sempat Agnes melangkah,Panji kembali bersuara karena tidak suka dengan sikap Agnes yang acuh terhadap nya.

"Tapi kalau kamu hamil,itu adalah anak Agnes...!!!!!ucap Panji dengan suara lantang nya.

Agnes cukup lama terdiam dan menoleh kepada Art nya yang kaget akan ucapan Panji.

"Ayo bik...kita harus cepat berkemas agar lebih cepat keluar dari rumah ini.

"Ta....tapi non.. apa benar yang di ucapkan Panji,bahwa ayah dari bayi yang non kandung adalah Panji,??"

"Tidak usah hiraukan bik"

"Iya aku ayah dari bayi yang di kandung Agnes bik" jawab Panji dengan menggebu.

Lalu Agnes pun menoleh dengan bengis nya kearah Panji.

"Bukan nya Sudah banyak laki-laki yang sudah berada di atas tubuh ku,bagaimana mungkin anda bisa menyebut bahwa bayi ini anak anda,jangan Bercanda tuan,Candaan anda tidak lah lucu"ucap Agnes lalu melanjutkan jalan nya.

"Apa perlu aku menjelas kan dengan benar kejadian nya Agnes,"ucap Panji yang kembali berteriak karena melihat Agnes yang tidak menghiraukan ucapan nya.

Lalu Panji kembali duduk di sopa dan mengucap wajah nya kasar penuh emosi.

Tidak berselang lama Agnes dan Art pun sudah keluar dari kamar nya sambil membawa koper kecil,dan langsung Agnes pun menarok beberapa kunci di rumah nya di hadapan Panji dan beranjak.

"Kamu akan menyesal Agnes karena tidak menghiraukan ucapan ku"ucap panji menatap langka Agnes yang menjauh.

Panji tidak menahan lagi langka Agnes dan ingin melihat sebatas mana Agnes bisa bertahan hidup tanpa uang.

Panji memang berniat untuk melihat kehidupan Agnes hancur,tapi dia tidak menyangka kalau Agnes sampai hamil anak nya,dan itu yang membuat Panji mengizinkan Agnes untuk bertahan sementara di rumah itu.

Panji memang ingin menyakiti Agnes,Tapi tidak dengan anak yang di kandungnya,Panji tidak ingin anak nya hidup seperti diri nya,yang kekurangan kasih sayang orang tua,karena tanpa kasih sayang orang tua,hidup terasa tidak lah lengkap.

Panji mengeluarkan Hp dan menelpon anak buah nya,"Kalian buntuti kemana Agnes pergi dan jaga dia dari jauh,kalian harus kasih kabar kepada ku setiap jam ucap Panji kepada anak buah nya dan menutup telpon nya.

1
Sulaiman Efendy
ADITYA MSH BRHARAPKN AGNES ISTRINYA.
Sulaiman Efendy
RASAKN LO PANJI. PULUHN TAHUN LO HNY TRPAKU DGN BUKTI PALSU, LOGIKANYA ADAKH PNJAHAT MAU TUNJUKIN BUKTI2 KTRLIBATANNYA.. SMA SAJA BOHONG.. TPI KRN LO SDH DIKUASAI DENDAM, LO TDK BRPIKIR JERNIH, AKHIRNYA LO MMBUNUH DN MNGHANCURKN ORG YG TDK BRSALAH
Sulaiman Efendy
NAHHH, BNR KCURIGAANKU, TUH MAHESA JDI KAMBING HITAM, HRSNYA LO SELIDIKI LBH LNJUT.. LO GK MIKIR, TK MNGKIN PELAKU ATAU MAHESA MLETAKKN BUKTI2 KLO DIA YG TRLIBAT, DASAR PANJI BODOH, LO UDH BUNUH ORG YG TDK BRSALAH..
Sulaiman Efendy
SEMOGA BKN MAHESA YG HABISI KLUARGA PANJI, BIAR MNYESAL SEUMUR HIDUP..
Sulaiman Efendy
Luar biasa
👍🏻👍🏻👍🏻👍🏻👍🏻👍🏻👍🏻👍🏻👍🏻👍🏻👍🏻👍🏻👍🏻👍🏻👍🏻👍🏻👍🏻🥰🥰🥰🥰🥰🥰🥰🥰🥰🥰🥰🥰🥰🥰🥰🥰🥰💖💖💖💖💖💖💖💖💖💖💖💖💖💖💖💖💖🌹🌹🌹🌹🌹🌹🌹🌹🌹🌹🌹🌹🌹🌹🌹🌹🌹
Sulaiman Efendy
PANTAS STIGMA PANJI KE KLUARGA MAHESA SMAKIN BURUK, SIAGNES JUGA TRLALU LIAR, PADAHAL BLM JUGA 20 UMURNYA, TPI KLAKUANNYA KYK UDH PRO..
Sulaiman Efendy
KLO SAMPE LO SAKITI AGNES YG HNYA WANITA LEMAH, LO TRLALU KEJAM...
Sulaiman Efendy
CURIGA BKN MAHESA YG HNCURKN KLUARGA PANJI, TPI ORG LAIN, DN MAHESA JDI KAMBING HITAM
Sulaiman Efendy
TERNYATA PANJI MUSUH DLM SELIMUT, DENDAM APA DIA SMA KLUARGA MAHESA..
Sulaiman Efendy
TERNYATA KECELAKAAN YG DI SABOTASE...
Widi Nugriati
aku dah mampir baca juga ya novelku "ku jual bayiku seharga motor baru" jangan lupa like dan komen yaa
Ivon Pramesti Syahnanda
aku dah mampir yaaa
Siti Fatimah
Lanjut dan tetap semangat terus kak maaf hanya bisa bagi bunga saja 💪💪💪💪
Eky Tama
penasaran dengan cerita kelanjutannya 😊
Eky Tama
Hadir di sini untuk membaca cerita kakak. Salam hangat dan salam kenal selalu 🤗
Cimai (IG : cimai_author)
Semangat terus ya Kak 💪
Lee
Mmpir thor penuhi undangann..
tpi bcanya nyicil ya..
semangat💪💪🤗
Rini Antika
oke siap, makasih Kak senior..🙏 aku hadir ya nanti nyicil lg bacanya..
Rini Antika: sama" semangat jg Kak..🤗
total 2 replies
Rini Antika
Aku suka Salfok kalau lihat cowok ganteng..🙈
Damar Pawitra
mantab kak
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!