Tiga tahun lalu, Ye Chen, pewaris tunggal klan misterius terkuat di Yanjing sekaligus penguasa Kuil Naga Langit (Tianlong Dian)—organisasi militer, finansial, dan medis paling ditakuti di dunia—diserang oleh pengkhianat internal hingga mengalami luka dalam yang melumpuhkan meridiannya. Dalam kondisi sekarat dan hilang ingatan sementara di pinggiran Kota Jiangcheng, ia diselamatkan oleh seorang gadis berhati lembut bernama Su Qingxue.
Demi membalas budi sekaligus memulihkan kekuatannya secara diam-diam sesuai petunjuk mendiang kakeknya, Ye Chen bersedia masuk ke Keluarga Su (keluarga kelas tiga di Jiangcheng) sebagai menantu numpang hidup. Selama tiga tahun pernikahan di atas kertas, Ye Chen menyembunyikan taringnya: ia memasak, mencuci pakaian, dan menerima segala hinaan dari ibu mertua yang matre, ipar yang sombong, serta kerabat Keluarga Su yang memandangnya tak lebih dari sampah.
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Syahriandi Purba, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Bab 17: Berlutut di Depan Rumah & Tiga Syarat Mutlak Ye Chen
Satu jam kemudian, di depan rumah kontrakan tua keluarga Su Qingxue.
Mobil Porsche Cayenne Turbo GT putih yang baru dibeli pagi tadi terparkir dengan gagah di halaman depan. Di dalam ruang tamu, Liu Lanfang dan Su Dahai baru saja mendengar cerita dari Su Qingxue tentang bagaimana Nyonya Besar Su dan Su Haoran merampas posisi direktur proyek secara paksa di kantor tadi.
"Apa?! Dasar tua bangka tak punya hati dan Su Haoran si serigala bermata putih!" maki Liu Lanfang sambil menangis dan memukul pahanya dengan marah. "Waktu butuh kontrak seratus juta yuan, mereka memohon-mohon pada Qingxue! Begitu uang tiga puluh juta yuan cair, mereka langsung menendang putriku keluar! Habislah sudah harapan kita untuk kaya raya!"
Ye Chen yang sedang menyeduh teh hangat di meja makan berkata dengan tenang, "Bu, tidak perlu menangis. Uang tiga puluh juta yuan Grup Shengshi itu terlalu panas untuk disentuh oleh tangan Su Haoran. Sekarang, Nyonya Besar Su dan rombongannya sudah sampai di depan pagar rumah kita untuk mengemis."
"Mengemis apanya? Mana mungkin Nyonya Besar yang gengsinya setinggi langit itu mau datang ke rumah kontrakan kita untuk meminta maaf!" dengus Liu Lanfang tidak percaya.
Namun detik berikutnya, terdengar suara rem mendadak dari tiga buah mobil sedan hitam di depan pagar rumah!
Pintu pagar besi didorong terbuka dengan tergesa-gesa. Nyonya Besar Su yang dipapah oleh Su Guoliang dan Su Meimei, diikuti oleh Su Haoran yang wajahnya penuh memar dan perban, berlari masuk ke halaman rumah dengan napas terengah-engah dan wajah penuh keputusasaan!
Begitu melihat Su Qingxue, Ye Chen, dan Liu Lanfang di ruang tamu yang pintunya terbuka, Nyonya Besar Su langsung menendang bagian belakang lutut Su Haoran sekuat tenaga!
Brukk!
Su Haoran langsung terjatuh berlutut di atas lantai batu halaman depan tepat di ambang pintu ruang tamu!
"Qingxue! Dahai! Lanfang! Dan... dan Ye Chen!" suara Nyonya Besar Su bergetar hebat sambil menangis sesenggukan, sama sekali tidak ada lagi wibawa kepala keluarga yang angkuh seperti tadi siang. "Nenek yang sudah tua dan pikun! Nenek yang salah karena mendengarkan hasutan binatang kecil Su Haoran ini! Sekarang seluruh rekening perusahaan kita dibekukan dan Grup Shengshi menuntut denda lima ratus juta yuan! Nenek mohon... kembalilah menjadi Direktur Utama Proyek dan telepon Presiden Qin Wan'er untuk menyelamatkan Keluarga Su!"
Liu Lanfang dan Su Dahai yang melihat pemandangan itu langsung melongo tak percaya!
Benar-benar datang! Dan Su Haoran benar-benar berlutut di depan pintu rumah mereka persis seperti yang dikatakan Ye Chen!
Melihat Nyonya Besar Su dan kakak iparnya yang selama puluhan tahun selalu menindas mereka kini menangis mengemis di depan pintu, rasa sesak di dada Liu Lanfang langsung berubah menjadi kepuasan yang luar biasa!
"Hmph! Tadi waktu merampas jabatan putriku di kantor, bukankah kalian gagah sekali?!" sindir Liu Lanfang sambil melipat tangan di dada dan mengangkat dagunya tinggi-tinggi. "Sekarang setelah kena denda lima ratus juta yuan, baru kalian ingat kalau Qingxue itu cucu kalian?!"
"Bibi Kedua! Adik Qingxue! Adik ipar Ye Chen! Aku salah! Aku benar-benar binatang yang tak tahu diri!" Su Haoran merangkak maju sambil berlutut, lalu langsung menampar wajahnya sendiri yang masih diperban dengan keras!
Plak! Plak! Plak!
"Aku mengembalikan jabatan Direktur Utama dan seluruh dokumennya! Tolong telepon Presiden Qin sekarang juga sebelum pengadilan menyita rumah kami!" mohon Su Haoran sambil menangis bercampur darah dari sudut bibirnya.
Melihat neneknya yang sudah berusia tujuh puluh tahun menangis hingga hampir pingsan dan Su Haoran yang berlutut menampar wajahnya sendiri, hati Su Qingxue yang dasarnya lembut mulai merasa tidak tega. Bagaimanapun juga, perusahaan itu adalah hasil jerih payah mendiang kakeknya dulu.
Su Qingxue menoleh ke arah Ye Chen untuk meminta pendapat.
Ye Chen meletakkan cangkir tehnya, lalu melangkah mendekati pintu dan menatap Nyonya Besar Su serta Su Guoliang dari atas ke bawah dengan tatapan dingin yang tak terbantahkan.
"Di Hotel Grand Royal kemarin aku sudah memberi kalian kesempatan pertama, tapi kalian membuangnya dalam waktu kurang dari sehari," ucap Ye Chen dengan suara tenang namun mengandung tekanan yang membuat Nyonya Besar Su menunduk tak berani menatap matanya. "Kali ini, jika kalian ingin istriku kembali memegang proyek Kota Baru Jiangnan dan mencabut tuntutan lima ratus juta yuan dari Grup Shengshi, tiga syarat kemarin sudah tidak berlaku lagi."
"K-katakan, Ye Chen! Apa pun syaratmu, Nenek akan menyetujuinya sekarang juga!" seru Nyonya Besar Su cepat.
Ye Chen mengangkat tiga jarinya:
"Syarat pertama: Proyek Kota Baru Jiangnan senilai seratus juta yuan beserta seluruh keuntungannya akan dipisahkan dari perusahaan induk Keluarga Su menjadi anak perusahaan independen di bawah kendali mutlak Su Qingxue, di mana Su Qingxue memegang tujuh puluh persen saham secara pribadi, dan Keluarga Su hanya mendapatkan tiga puluh persen sebagai dividen pasif tanpa hak suara!"
Wajah Su Guoliang langsung pucat mendengar pembagian 70% saham itu, namun di bawah pelototan tajam Nyonya Besar Su, ia tidak berani membuka mulut sedikit pun!
"Syarat kedua," lanjut Ye Chen dingin. "Su Haoran dan Su Meimei harus dicopot dari seluruh jabatan manajerial di perusahaan Keluarga Su dan diturunkan menjadi staf gudang logistik selama tiga tahun tanpa boleh menginjakkan kaki ke gedung kantor utama!"
"A-apa?! Staf gudang?!" Su Meimei hendak menjerit protes, namun langsung dibungkam oleh tangan ayahnya sendiri.
"Dan syarat ketiga," Ye Chen mengeluarkan selembar kertas perjanjian pengalihan wewenang yang sudah ia siapkan di atas meja. "Nyonya Besar Su dan seluruh direksi harus menandatangani surat perjanjian hukum ini dengan cap jempol darah sekarang juga. Jika di kemudian hari ada satu orang pun dari Keluarga Su yang berani lagi mengganggu pekerjaan atau menghina istriku, maka seluruh tiga puluh persen saham kalian akan otomatis hangus menjadi nol!"
"Setuju! Kami setuju semuanya!"
Tanpa berpikir dua kali demi menyelamatkan diri dari penjara dan denda lima ratus juta yuan, Nyonya Besar Su langsung menggigit ujung jarinya dan membubuhkan cap jempol serta tanda tangannya di atas surat perjanjian tersebut, diikuti oleh Su Guoliang!
Melihat surat perjanjian yang telah sah secara hukum itu berada di tangan Su Qingxue, Ye Chen tersenyum tipis, lalu mengeluarkan ponselnya dan mengirimkan satu pesan singkat kepada Qin Wan'er untuk membatalkan tuntutan pembekuan rekening.
Hanya dalam waktu dua menit, telepon dari Manajer Keuangan mengabarkan bahwa pembekuan rekening telah dicabut!
Nyonya Besar Su, Su Guoliang, dan Su Haoran menghela napas panjang bagaikan baru saja lolos dari gerbang neraka. Namun ketika mereka menatap kembali ke arah pemuda berkemeja sederhana yang berdiri di samping Su Qingxue itu, di dalam hati mereka kini tumbuh rasa gentar yang mendalam.
Sementara itu, di dalam mobil sedan yang terparkir jauh di ujung jalan, seorang mata-mata suruhan Zhao Tianhao yang mengamati kejadian tersebut langsung menelepon majikannya:
"Tuan Muda Zhao! Keluarga Su gagal menyingkirkan Su Qingxue! Jika kita ingin menghancurkan Ye Chen dan mendapatkan Su Qingxue, kita harus menggunakan rencana kedua di acara Reuni Alumni Universitas Jiangcheng di Klub Royal Gold besok malam!"