NovelToon NovelToon
KIAMAT TIBA: BAWA KRISTAL INTI UNTUK SEWA KAMAR (APOCALYPSE LANDLORD SYSTEM)

KIAMAT TIBA: BAWA KRISTAL INTI UNTUK SEWA KAMAR (APOCALYPSE LANDLORD SYSTEM)

Status: sedang berlangsung
Genre:Sistem / Hari Kiamat / Fantasi Wanita
Popularitas:1k
Nilai: 5
Nama Author: Amanda Shakira

Dibuang dan dijadikan pelayan oleh keluarga angkatnya, Lin Yue tidak menyangka bahwa seminggu sebelum kiamat ia mengaktifkan Sistem Suaka di rumah tua neneknya.

​Saat Virus Genesis meletus, manusia, hewan, dan tumbuhan bermutasi menjadi monster berelemen. Di tengah kiamat yang mengerikan, rumah tua Lin Yue diubah oleh Sistem menjadi zona aman mutlak!

​Aturan Lin Yue sangat sederhana: "Mau makanan hangat, listrik, dan perlindungan? Bayar sewa pakai Kristal Inti di kepala zombie!"

​Dari kos-kosan 4 kamar sederhana, Lin Yue membangun perumahan elit hingga kota suaka terbesar di dunia, memaksa keluarga angkat yang dulu menyiksanya berlutut memohon perlindungan!

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Amanda Shakira, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

BAB 17: KAMAR KOS TERISI PENUH

BAB 17: Kamar Kos Terisi Penuh

Kabar mengenai meletusnya gelombang evolusi massal Zombie Level 1 Tipe Runner menyebar sangat cepat bagaikan wabah mematikan yang merayap di seluruh penjuru Distrik Jiangcheng. Dalam kurun waktu kurang dari empat puluh delapan jam, koridor-koridor jalanan utama yang dulunya kerap dilintasi oleh para pemungut barang bekas dan penyintas liar secara mendadak berubah menjadi zona pembantaian massal yang sangat berdarah.

Jeritan-jeritan histeris, raungan putus asa, dan suara patahan tulang dari para penyintas yang terkejar lalu dicabik-cabik oleh kecepatan monster-monster mutasi baru itu bergema saban malam dari balik kegelapan lorong-lorong gang tua.

Di tengah situasi luar yang kian hari kian mencekam, mengerikan, dan tak bersahabat, tingkat keselamatan mutlak serta kenyamanan tiada tanding di dalam perimeter benteng Suaka milik Lin Yue telah menjelma menjadi sebuah komoditas berharga murni yang dicari oleh siapa saja dengan harga berapa pun.

Pagi itu, atmosfer udara di depan pintu gerbang pagar besi Suaka tampak dipenuhi oleh ketegangan dingin yang membeku.

Seorang wanita muda dengan pakaian taktis serba hitam yang bernoda lapisan darah kehitaman yang mengering berdiri tegak seraya menatap lurus ke arah papan pengumuman berlarik tulisan emas di dekat pintu gerbang. Wajahnya yang tegas dan simetris tampak tertutup oleh debu kiamat serta kelelahan fisik yang teramat ekstrem, namun sepasang matanya yang jernih memancarkan ketangkasan, kewaspadaan, dan pengalaman bertarung seorang penyintas tingkat atas.

Di samping pinggang kirinya, tergantung sepasang belati baja bergerigi ganda, sementara di balik punggungnya, terikat kokoh sebuah senapan tembak panah (crossbow) taktis bermaterial serat karbon modern.

Namanya adalah Gu Ning—seorang mantan anggota tim evakuasi darurat taktis yang telah bertarung sendirian selama berminggu-minggu di tengah zona pertempuran kota mati.

"Jadi... rumor ajaib yang beredar di antara para penyintas jalanan itu memang benar adanya..." gumam Gu Ning dengan nada suara yang sangat pelan seraya mengamati sirkuit Barrier Listrik Level 1 yang berdesir halus memancarkan pendaran cahaya biru di sekeliling jeruji besi, serta empat unit kamar kos beton tebal bercat abu-abu gelap yang berderet rapi di halaman timur.

"Sama sekali tidak ada hawa kebusukan, tidak ada ancaman atau sergapan dari Zombie Tipe Runner, dan ada pasokan aliran listrik mandiri yang menyala stabil..."

Gu Ning menelan air liurnya yang terasa sangat kering dan getir di tenggorokan. Selama tiga hari terakhir tanpa henti, ia terus-menerus diburu dan dikejar oleh kawanan Zombie Tipe Runner di lorong-lorong sempit, hingga pasokan air minum dan stamina fisiknya kini berada di ambang batas krisis yang sangat mematikan. Ia sangat membutuhkan area perlindungan mutlak untuk memulihkan kembali vitalitas energinya sebelum melanjutkan perjalanan panjang menuju ke zona aman pusat pemerintah.

Cklek.

Pintu kayu utama rumah tua dua lantai itu terbuka secara perlahan dari dalam.

Lin Yue melangkah keluar ke arah teras dengan gerakan tubuh yang amat tenang, anggun, dan penuh dominasi. Sepasang matanya yang tajam dan jernih langsung mengunci sosok Gu Ning yang berdiri tegap di luar garis pagar besi.

"Kamu adalah penyintas terakhir yang melangkahkan kaki ke tempat ini pagi hari ini," ujar Lin Yue dengan suara datar namun dipenuhi oleh wibawa Otoritas yang tak tergoyahkan.

"Tiga unit kamar kos awal milikku di Kamar 101, Kamar 102, dan Kamar 103 telah resmi ditempati oleh penyewa lain. Saat ini, hanya tersisa unit Kamar 104 sebagai unit terakhir di bangunan kos tahap pertama ini."

Gu Ning sama sekali tidak membuang waktu untuk melakukan tindakan tawar-menawar yang sia-sia atau menunjukkan keraguan konyol bagaikan seorang penyintas pemula di jalanan. Sebagai seorang petarung veteran, ia tahu persis betapa tak ternilainya sebuah jaminan perlindungan mutlak di era kiamat baru ini.

Dengan gerakan jemari tangan yang sangat cepat dan cekatan, Gu Ning merogoh kantong taktis berresleting di bagian dadanya. Dari dalam kantong tersebut, ia mengeluarkan empat buah batu Kristal Inti—dua di antaranya adalah batu yang memancarkan pendaran cahaya biru pekat yang menyilaukan mata serta memancarkan kerapatan energi yang sangat tinggi: Kristal Inti Level 1 yang ia ekstrak dari tengkorak Zombie Tipe Runner!

Gu Ning melangkah satu tapak ke depan, lalu menyodorkan batu-batu kristal berharga tersebut melintasi garis batas pelindung dengan kedua belah tangannya.

"Saya ingin menyewa unit Kamar 104 untuk masa tinggal dua minggu penuh sekarang juga, Saudari," tegas Gu Ning dengan nada suara yang mantap, lugas, dan tanpa ada sedikit pun keraguan di dalamnya.

Bip!

Pendaran layar antarmuka transparan Sistem di dalam kesadaran Lin Yue seketika berkedip terang, menganalisis dan memproses nilai konversi energi dari batu-batu Kristal Inti yang disodorkan secara instan.

[Sistem Memulai Otentikasi Transaksi Sewa Unit Kamar 104:]

2 Buah Kristal Inti Keruh Level 0: Setara 2 Poin Energi Sistem.

2 Buah Kristal Inti Murni Level 1 (Varian Tipe Runner): Tingkat Kadar Energi Murni Sangat Tinggi! Setara 10 Poin Energi Sistem!

[Total Konversi Transaksi Sewa Gu Ning: +12 Poin Energi Utama Sistem!] [Status Hak Sewa Unit Kamar 104: Resmi Tersewa atas Nama Gu Ning untuk Masa Tinggal 14 Hari ke Depan!]

Lin Yue mengibaskan pergelangan tangan kanannya secara perlahan. Keempat batu kristal di telapak tangan Gu Ning seketika menguap menjadi pendaran partikel cahaya biru yang langsung terserap masuk ke dalam ruang Inventaris Sistem miliknya.

Brak! Cklek!

Panel Kunci Digital di samping pintu besi tebal Kamar 104 mendadak memancarkan pendaran cahaya hijau terang, berbunyi nyaring, dan pintunya terdorong terbuka secara otomatis dari dalam.

"Satu aturan mutlak yang wajib kamu ingat selama berada di propertiku," ujar Lin Yue dingin seraya menatap lurus ke dalam sepasang mata Gu Ning.

"Dilarang bertengkar, dilarang mencuri, dan taati penuh seluruh Otoritas Tuan Tanah. Selama kamu mematuhi seluruh hukum di dalam kompleks Suaka ini, tidak akan ada satu pun monster mutan atau manusia jahat di luar sana yang sanggup menyentuh satu helai rambutmu saat kamu berada di dalam kamar itu."

"Saya memahami dan menghormati aturan tersebut sepenuhnya, Saudari," jawab Gu Ning dengan sikap yang dipenuhi oleh rasa hormat yang mendalam.

Ia melangkah dan merangkak masuk ke dalam kehangatan Kamar 104, dan dalam sekejap mata, pintu besi hitam yang tebal dan padat itu tertutup rapat secara otomatis, menguncinya dengan sangat aman di dalam surga barunya.

Dengan resmi terisinya Kamar 104 oleh Gu Ning pagi hari ini, seluruh 4 unit kamar kos awal di dalam kompleks Suaka milik Lin Yue resmi terisi penuh seratus persen!

[Panel Status Okupansi Bangunan Kos-kosan Suaka Level 1:]

Kamar 101: Tersewa (Penyewa Terdaftar: Xiao Chen) — Masa Sewa Berhasil Diperpanjang.

Kamar 102: Tersewa (Penyewa Terdaftar: Pasangan Suami Istri Paruh Baya).

Kamar 103: Tersewa (Penyewa Terdaftar: Lu Yan - Instruktur Beladiri Takstis).

Kamar 104: Tersewa (Penyewa Terdaftar: Gu Ning - Petarung Evakuasi Taktis).

[Tingkat Okupansi Bangunan Kos Awal: 100% (Sempurna & Terisi Penuh)]

Lin Yue membalikkan badannya secara santai, melangkah menaiki anak tangga kayu menuju ke arah ruang kerjanya di lantai dua rumah tua utama.

Ia duduk bersandar dengan sangat nyaman di kursi kayunya, lalu memanggil panel manajemen keuangan dan akumulasi saldo energi dari Sistem Suaka miliknya.

Wuuuush!

Sebuah grafik proyeksi digital berwarna keemasan yang sangat megah merekah luas di depan sepasang matanya, menampilkan rincian kalkulasi modal energi yang telah berhasil ia kumpulkan dari hasil pembayaran sewa mingguan, konversi bahan pangan berharga, serta penyerahan batu-batu kristal tingkat tinggi dari para penyewanya.

[Ringkasan Laporan Keuangan & Saldo Energi Utama Suaka:]

Total Tabungan Saldo Energi Saat Ini: 35 Poin Energi Murni!

Arus Kas Masuk Mingguan Pasif (Passive Cashflow): Minimal 8-16 Poin Energi per Minggu dari 4 Unit Kamar Tersewa.

Status Persyaratan Upgrade Kompleks Suaka ke Level 2: Seluruh Persyaratan Poin Energi Terpenuhi secara Sempurna (Membutuhkan 30 Poin Energi).

Lin Yue memperhatikan deretan angka 35 Poin Energi yang memancar terang di layarnya, lalu menyunggingkan sebuah senyuman tipis yang amat dingin, misterius, dan penuh kepuasan strategis.

Di saat seluruh faksi penyintas liar dan manusia mutan di luar sana harus bercucuran darah, bertaruh nyawa setiap detik, dan kehilangan anggota tim mereka hanya demi berebut sebutir Kristal Inti di koridor jalanan yang kini dipenuhi oleh kemunculan Zombie Tipe Runner, Lin Yue kini telah berhasil membangun sebuah mesin pencetak modal otomatis yang bekerja secara mandiri dua puluh empat jam penuh untuknya.

Empat unit kamar kos pertamanya telah resmi menjelma menjadi fondasi bisnis imperium Landlord yang sangat kokoh, stabil, adidaya, dan tak tergoyahkan oleh apa pun.

"Modal Kristal Inti dan poin energi Sistem sudah lebih dari cukup..." bisik Lin Yue dengan nada suara yang tenang namun dipenuhi oleh ambisi dominasi wilayah yang sangat besar.

Ia mengangkat jari tangannya, lalu mengetuk ikon emas bersinar yang berdenyut di tengah-tengah layar antarmuka Sistemnya.

"Sistem... siapkan dan mulai proses Upgrade Kompleks Suaka ke Level 2 sekarang juga!"

Bersambung.....

.

.

.

...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...

1
Alvaro Sebastian
overall ceritanya udah bagus banget ,menurut ku pribadi
masijacoke021205: Halo kak Alvaro, terima kasih banyak ya buat penilaian dan bintang 5-nya! ❤️ Glad to know kamu suka sama jalan ceritanya. Dukungan kaya gini bikin makin semangat lanjutin petualangan Lin Yue! Pantau terus kelanjutannya yaaa~ ✨
total 1 replies
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!