NovelToon NovelToon
Aku Bukan Perusak ( Membawa Benih Kakak Ipar )

Aku Bukan Perusak ( Membawa Benih Kakak Ipar )

Status: sedang berlangsung
Genre:Cinta Seiring Waktu / Single Mom / Penyelamat
Popularitas:1.6k
Nilai: 5
Nama Author: R-kha

Mengandung benih calon kakak ipar membuat Rahma terusir dari rumah nya sendiri meski Rahma sudah menjelaskan kenapa semua itu terjadi tapi ibu dan kakaknya lebih percaya pada calon kakak iparnya.

Sebenarnya apa yang terjadi sampai Rahma harus mengandung benih calon kakak iparnya ?

Apa mungkin Rahma dan calon kakak iparnya memang saling mencintai sampai sampai Rahma tega merusak kebahagiaan kakaknya sendiri ataukah ada sebab lain sampai hal itu bisa terjadi ?

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon R-kha, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Izin Menikah

Pagi pagi sekali pak Candra pergi ke kota yang tak jauh dari rumahnya hingga saat jam baru saja menunjukan pukul sembilan pagi pak Candra sudah sampai di sebuah percetakan yang Rahma katakan tapi ternyata toko percetakan itu masih tutup.

" apa aku telpon Rahma dan memberitahu jika aku sudah sampai ?"

" ya aku rasa aku harus menghubungi Rahma agar aku bisa bercerita banyak dengan Rahma" ucap pak Candra yang memang sangat menyayangi Rahma di banding Via anaknya bersama Bu Hana.

Pak Candra pun mulai menghubungi Rahma dan sampai panggilan ke tiga Rahma baru saja mengangkatnya.

" halo yah "

" ayah sudah mau berangkat ?" tanya Rahma yang malah menduga jika pak Candra baru saja akan berangkat kerja.

" ayah sudah di depan percetakan yang kamu katakan tapi percetakan itu masih tutup, apa ayah terlalu pagi datang nya ?" tanya pak Candra yang terdengar sedih.

" ayah sudah di depan percetakan ?" tanya Rahma sambil menatap ke arah Kahfi yang berada tak jauh darinya.

" biar aku yang berbicara dengan ayah mu " ucap pak Kahfi sambil mengulurkan tangannya ke arah Rahma dan langsung di berikan oleh Rahma handphone miliknya.

" halo pak, saya Kahfi " ucap Kahfi sambil berjalan keluar dari rumahnya dengan membawa kunci mobil miliknya.

" bapak sudah sampai di depan percetakan ?" tanya Kahfi yang baru saja menghidupkan mobilnya sedangkan Rahma hanya berdiri di luar tak jauh dari mobil Kahfi.

"iya nak Kahfi, bapak baru saja sampai di percetakan "

" apa bapak terlalu pagi datang ke sini ?" tanya pak Kahfi.

" tidak pak, tunggu sebentar saya langsung ke sana " ucap Kahfi sambil menyerahkan handphone Rahma ke tangan Rahma.

" aku pergi jemput pak Candra " ucap Kahfi yang langsung meninggalkan rumahnya menuju percetakan yang berada tak jauh dari rumahnya.

" yah tunggu sebentar ya, mas Kahfi sedang dalam perjalanan ke sana " ucap Rahma yang langsung menutup sambungan teleponnya setelah mendapat jawaban dari ayahnya.

" siapa yang akan datang Tante ?" tanya Caca yang kebetulan sedang libur sekolah.

" ayahnya Tante " ucap Rahma yang tak bisa menutupi rasa bahagianya saat tau pak Candra datang menemuinya.

" kakek ?" tanya Caca yang langsung mendapat anggukan dari Rahma.

" kalo Tante menikah dengan ayah, Tante jadi bunda Caca jadi Caca juga punya kakek " celoteh Caca yang langsung mendapat anggukan dari Rahma.

" apa Caca bahagia ?" tanya Rahma sambil menatap wajah Caca yang sebentar lagi akan menjadi anak sambungnya.

" tentu saja Caca bahagia " ucap Caca dengan senyum yang mengembang di bibirnya.

Kahfi menghentikan mobilnya tepat di depan percetakan miliknya dimana seorang laki laki paruh baya sedang berdiri tak jauh dari mobilnya.

" pak Candra ?" panggil Kahfi yang langsung mendapat anggukan dari laki laki itu yang memang pak Candra.

" nak Kahfi ?" tanya pak Candra memastikan, Kahfi langsung menghampiri pak Candra dan menyalaminya.

" maaf membuat bapak menunggu lama " ucap Kahfi sambil mengajak pak Candra ke dekat mobilnya.

" tidak apa apa " ucap pak Candra yang memang tak mempermasalahkan jika hanya menunggu sepuluh menit dibanding penantiannya saat menunggu kabar Rahma yang menghilang selama hampir dua bulan.

" kita mau kemana ?" tanya pak Candra saat Kahfi membuka pintu mobil untuk dirinya.

" kita akan ke rumah karena ada yang harus saya bicarakan dengan bapak selain bapak juga bisa lebih leluasa berbicara dengan Rahma " jelas Kahfi panjang lebar.

" baiklah " ucap pak Candra yang langsung masuk ke dalam mobil Kahfi tanpa banyak bertanya lagi begitu juga dengan Kahfi yang juga langsung masuk ke dalam mobil nya dan keduanya pun langsung meninggalkan percetakan menuju rumah Kahfi yang tak terlalu jauh dari tempat mereka saat ini.

" bagaimana nak Kahfi dan Rahma bisa bertemu ?"

" apa kalian memang saling kenal sebelumnya ?" tanya pak Candra yang terlihat tak sabar mendengar cerita awal kedekatan Rahma dengan Kahfi apalagi saat datang ke rumah Kahfi langsung meminta izin untuk menikahi Rahma.

" saya dan Rahma baru bertemu saat Rahma datang ke kota ini dimana di hari itu dia terusir dari rumah nya " ucap Kahfi apa adanya.

" dan jujur awalnya saya mengizinkan Rahma tinggal di rumah saya sebagai pengasuh Caca anak tunggal saya "

" tapi suatu peristiwa membuat saya mengambil keputusan untuk menikahi Rahma " jelas Kahfi tanpa ada yang di tutupi lagi.

" peristiwa ?"

" peristiwa apa ? Tanya pak Candra penasaran.

" biar nanti Rahma yang jelaskan semuanya "

" tapi apapun yang terjadi saya sangat tulus menerima Rahma sebagai istri saya " ucap Kahfi yang ingin Rahma yang menjelaskan secara langsung pada pak Candra bagaimana kondisi dirinya saat ini.

" baiklah " ucap pak Candra yang tak bisa memaksa Kahfi bercerita.

Dan tak terasa mobil yang Kahfi kemudikan pun telah sampai di depan sebuah rumah dimana ada Rahma dan anak kecil yang pak Candra tebak jika itu anak nya Kahfi.

" itu Rahma dan yang di samping Rahma itu Caca anak saya " ucap Kahfi sebelum turun dari mobilnya.

" mari kita turun pak " ajak Kahfi yang baru saja membuka pintu mobilnya di susul pak Candra yang juga sudah turun dari mobil Candra.

" ayah " panggil Rahma yang langsung menghampiri, menyalami dan memeluk pak Candra yang jauh lebih sehat dan lebih bugar dari kemarin.

" anak ayah yang hebat" ucap pak Candra yang membalas pelukan Rahma tak kalah erat, dalam hati pak Candra sangat bangga pada putrinya yang satu ini meski mendapat banyak ketidak Adilan tapi Rahma bisa membuktikan jika dirinya survive dan juga masih baik baik saja sampai saat ini.

" bagaimana kabarmu nak ?" tanya pak Candra.

" Rahma sangat baik ayah " ucap Rahma yang kini malah berkaca-kaca karena Rahma tak pernah menyangka akhirnya bisa kembali memeluk ayahnya setelah sekian lama.

" Rahma, ajak ayah masuk " ucap Kahfi yang tak mungkin membiarkan pak Candra hanya berdiri di luar rumahnya.

" terima kasih nak Kahfi " ucap pak Candra yang tak bisa berhenti bersyukur setelah melihat Rahma baik-baik saja dan bersama dengan orang yang baik dan tulus seperti Kahfi.

Rahma pun mengajak ayahnya masuk ke dalam rumah Kahfi begitu juga dengan Kahfi dan juga Caca yang sudah masuk lebih dulu ke dalam rumah dimana Rahma sudah menyiapkan beberapa camilan dan juga minuman untuk pak Candra dan juga mereka.

" kenalkan ini Caca anak saya dari pernikahan saya sebelumnya " ucap Kahfi yang baru saja mengenalkan Caca pada pak Candra.

" caca, panggil saja kakek ya" ucap pak Candra sambil tersenyum manis ke arah Caca begitu juga Caca yang merasa senang karena kini dirinya memiliki seorang kakek.

" oh ya selagi bapak di sini saya ingin bisa segera menikahi Rahma dan jujur saya sudah menyiapkan semuanya " ucap Kahfi yang tak ingin menunda lebih lama lagi untuk bisa menikahi Rahma.

" maksudnya ?" tanya pak Candra bingung.

" saya ingin bapak menjadi wali nikah Rahma dan rencananya saya dan Rahma akan menikah hari ini juga" ucap Kahfi seperti yang iya jelaskan pada Rahma semalam.

" hari ini ?" tanya pak Candra yang benar benar terkejut dengan keinginan Kahfi yang terasa terlalu terburu buru.

" ya, tapi sebelum itu Rahma akan menjelaskan semuanya kenapa saya ingin menikahi Rahma" Ucap Kahfi yang tak ingin menutupi apapun dari pak Candra dan apapun hasilnya nanti akan Kahfi terima dengan lapang dada.

" nak, apa sebenarnya yang terjadi ?"

" pasti ada alasan besar kenapa ayah merasa nak Kahfi seperti terburu buru menikahi mu ?"

tanya pak Candra penasaran.

✍🏻✍🏻✍🏻 akan kah pak Candra membiarkan Kahfi mengambil tanggung jawab yang seharusnya di pikul Aslan ? Atau kah pernikahan itu akan benar benar terjadi dan juga berjalan lancar ?

Pantengin terus ya ceritanya biar R-kha lebih semangat lagi update nya

Jangan lupa like dan tinggalkan jejak biar R-kha lebih semangat lagi update nya

Love you moreee 😘 😘 😘

1
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!