NovelToon NovelToon
The Secret Of My Secretary

The Secret Of My Secretary

Status: sedang berlangsung
Genre:Bullying di Tempat Kerja / Crazy Rich/Konglomerat / Cintapertama
Popularitas:1.9k
Nilai: 5
Nama Author: Yourbee Lebah

Menceritakan tentang Davidson Mahendra seorang pria dengan sikap dingin dan perfeksionis yang tak sengaja di hadapkan dengan Nindi, gadis biasa yang pernah menjadi bagian dari masalalunya.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Yourbee Lebah, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab 17 : Bukan Sarah

Nindi bersama David tengah duduk berdua di sofa yang tersedia di ruang inap ayahnya, David sudah membayar ruangan mahal untuk ayah nindi.

"Makasih ya?" Nindi membuka suara.

"Buat apa?"

"Semuanya, kamu udah bayarin operasi ayah dan sekarang kamu kasih ayah aku ruang VIP" Katanya.

"Wajar dong, aku kan juga mau yang terbaik buat ayah aku"

Nindi melirik ke arah David, senyumnya tertahan, pipinya terasa panas mendengar bagaimana bosnya ini menyebut sang ayah sebagai ayahnya.

"Ayah aku" Jawab nindi.

"Kan bentar lagi juga jadi ayah aku"

"Ck! kaya iya aja" Nindi berlagak ketus.

"Nikah yuk!" Ajak David tanpa basa basi.

"Apaan sih!" Nindi mendorong lengan teman seperkuliahannya itu, tidak kah David sadar dirinya sedang sangat malu sekarang.

"Aku serius"

"Kita baru 2 jam jadian ya!" Peringat nindi dengan jari telunjuk.

"Emang normalnya harus berapa jam baru boleh ngajak nikah?"

Nindi mendengus walau dalam sedang keadaan hati yang gembira, ia hanya berpura pura jengah dengan sikap David.

"Dahlah aku males ngomong sama kamu" Katanya.

Bukannya takut David justru tertawa kecil dengan sikap nindi, gadis itu terlihat berlipat lipat kali lebih cantik ketika merasa kesal.

"Lucu banget sih!"

Nindi tersenyum Samar, hampir tak terlihat, hatinya menghangat dengan interaksi baru yang terjadi antara dirinya dan David.

"Aku boleh minta sesuatu?" Kata nindi.

"Apa?"

"Aku minta kamu sembunyiin hubungan kita dari orang orang, aku cuma takut sarah ngerasa aku ngerebut kamu dari dia" Ucap nindi.

"Kamu gak pernah ngerebut siapapun nin, aku gak pernah jadi milik dia"

"Aku tau"

David diam, menunggu si cantik membuka suaranya.

"Kita sama sama gak tau gimana sarah berharap sama hubungan ini, alangkah lebih baik kita jaga perasaan dia dulu, yang penting aku sama kamu, aku gak pergi kemana mana, tapi kamu juga harus ngelakuin ini, buat aku, ya?"

Kalau boleh jujur sebenarnya David merasa tak setuju, ia ingin seluruh dunia tahu bahwa nindi sudah menjadi miliknya, namun yang di katakan nindi ada benarnya, mungkin nanti bukan hanya sarah yang kecewa, tapi ayahnya juga, jadilah ia memilih menyetujui permintaan sang kekasih.

"Oke, tapi aku janji ini gak akan lama, aku mau semua orang tau kalo kamu punya aku" Katanya.

Nindi tersipu malu, semua kata kata manis yang keluar dari mulut David tak henti membuatnya merasa salah tingkah.

"I love you sayang" Ucap David.

Nindi tak menjawab, wanita itu hanya tersenyum, senyum yang sangat manis.

David mengangkat tangannya, membelai helaian rambut nindi dengan gerakan lembut, matanya tertuju pada bibir merah muda milik nindi.

David semakin merapatkan tubuhnya, tangannya merambat ke belakang kepala, mendorong kepala nindi untuk semakin mendekati wajahnya hingga kedua belah bibir mereka bertemu, tak ada lumatan, hanya ciuman sekilas.

"Nindi?" Panggil sang ayah

Baik nindi maupun David sama sama terkejut, mereka menoleh pada ranjang dimana lelaki tua itu tampak berbaring dan menoleh menatap keduanya.

Ingin sekali nindi membungkus wajahnya dengan kardus, ia malu, ayahnya baru saja memergokinya berciuman dengan seorang pria.

Sementara itu David meringis kaku, apakah ayah nindi akan marah?

"Ayah mau minum air" Katanya.

...****************...

"Papa!" Teriak sarah kuat.

Ia baru saja sampai di kediamannya dan langsung berteriak memanggil sang ayah.

"Sarah kenapa sih harus teriak teriak?" Tanyanya.

"Kenapa pa?" Seorang wanita lain datang menghampiri keduanya.

"Hari ini david gak dateng ke kantor!" Ucapnya marah.

"Terus apa masalahnya?"

"Aku yakin dia nemuin nindi! dia pasti ngejar tuh cewek! aku gak mau! aku gak terima!" Sarah mulai menangis marah.

Rudi bersama istrinya menggeleng pelan dengan keegoisan putrinya, "Kenapa David mau ngejar dia? Kamu kan bilang nindi udah resign? apa pentingnya cewek itu?" Tanya sang ibu heran.

"Pasti David kena pelet! dia di guna guna! gak mungkin enggak! pokoknya papa harus ngomong ke om surya buat mempercepat tunangan kita!" Tegas Sarah.

"Sarah? emang kamu yakin David suka sama kamu?" Tanya ibunya.

"Sarah gak mau tau! masak papa sama mama rela ngeliat aku di kalahin sama cewek kampung yang gak jelas status sosialnya, apa kata orang pa?! lagian papa sendiri yang bilang aku harus nikah sama David, tunggu apa?!"

"Kamu tau tujuan om surya memperkerjakan kamu di sana untuk apa? supaya kalian bisa dekat, Memangnya kamu yakin David sudah menerima kamu?"

Sarah semakin jengkel mendengar pernyataan kedua orang tuanya, itu semua karena ia tahu bahwa David tak pernah membuka hati untuknya, namun Sarah tetaplah Sarah, dia egois dan juga gila reputasi, apa yang akan orang lain katakan jika dirinya sampai kalah dengan gadis yang terlampau biasa seperti nindi.

"Aku yakin kalau aja nindi gak pernah dateng kami bakalan deket, kami bakalan saling mencintai! tapi nindi udah ngerubah David! dia pasti udah ngehasut David buat jauhin aku pa, aku gak Terima!"

Rudi mencerna ucapan Sarah, jika benar itu terjadi maka ia harus bertindak.

"Papa akan ngomong ini ke om surya" Finalnya.

Sarah mengangguk setuju, begitupun dengan sang istri.

...****************...

David berjalan pasti dan masuk ke dalam rumahnya, mungkin ayahnya akan bertanya mengapa dirinya tidak pulang semalam, tapi ia sudah memiliki jawaban pasti untuk itu.

"Malam pa" sapa David.

"Udah pulang?" Tanyanya basa basi.

David mengangguk, mendudukkan dirinya di samping sang ayah yang tampak sedang membaca buku, namun laki laki tua itu meletakkan buku tebal itu di meja dan beralih pada sang anak.

"Semalam kamu kemana? kok gak pulang?" Tanyanya.

"Habis melakukan penebusan dosa"

"Ngomong apasih kamu?"

Tanpa menjawab apa maksud nya lelaki berusia 28 tahun itu tersenyum penuh arti.

"Kok keliatannya girang banget?" Tanya sang ayah.

"Emang keliatan ya?"

"Keliatan banget, kaya habis menang lotre" Katanya.

"Ini semua karena David berhasil melakukan apa yang David mau, papa seneng kan david girang bahagia begini?"

"Ya seneng lah, orang tua mana yang gak seneng anaknya seneng?" Tanyanya.

"Itu yang pengen aku denger!" Ujarnya.

"Kenapa sih? kamu gak pengen membagi kebahagiaan kamu sama papa?"

"David mau nikah pa" Katanya.

Surya terkejut, namun ia senang, bahagia mendengar bagaimana putranya berbicara tentang pernikahan.

Lelaki setengah tua itu tertawa dan merentangkan tangannya, meminta sang anak memeluknya.

"Ini papa gak salah denger kan?" Tawanya.

"Enggak dong" David memeluk ayahnya erat, ia ingin sekali menyalurkan kebahagiaan yang ia rasakan

"Kamu sudah melamar?" Tanya surya.

"Tapi belum serius, tapi David udah nunjukkin keseriusan David, David yakin pasti bakalan di Terima nanti" Katanya.

"Apa kata sarah?"

deg

Jantungnya terasa terhantam batu kuat saat ayahnya menyebut nama sarah.

"Bukan sarah pa" Jawabnya.

"Siapa?"

1
Rian Moontero
lanjooot👍😍
Yourbee Lebah
Ayo baca
falea sezi
David keterlaluan sih ini
falea sezi
cinta di tolak. kok dendam. laki cemen
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!