NovelToon NovelToon
Pilihan Terakhir

Pilihan Terakhir

Status: sedang berlangsung
Genre:Perjodohan / Crazy Rich/Konglomerat / Cinta Seiring Waktu
Popularitas:2.2k
Nilai: 5
Nama Author: empat semanggi

Alya, wanita cantik yang sudah lelah dengan kisah kehidupannya, mencoba untuk membuka hatinya kembali untuk seorang pria yang dijodohkan oleh bos di kantornya. Ia berharap itu yang menjadi cinta terakhirnya. Namun, siapa sangka ternyata pria itu menyimpan sebuah masa lalu yang membuat Alya, kembali berpikir apakah ia harus hidup tanpa cinta untuk selamanya.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon empat semanggi, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Setelah menikah

setelah menikah Alya dan Raka kembali disibukan oleh pekerjaan mereka masing-masing. Tak seperti pasangan lainnya yang langsung pergi berbulan madu, pasangan suami isteri itu justru menunda bulan madu mereka.

keduanya telah sepakat dan tak masalah dengan hal itu, karena baik Raka maupun Alya, sama-sama ingin fokus dulu dengan pekerjaan mereka, sehingga saat bulan madu nanti, keduanya tak diganggu oleh pekerjaan itu.

awalnya Raka berniat membawa Alya ke rumahnya dan tinggal bersama bu Rany. Tapi, karena sering di goda oleh ayahnya, maka pria itu memilih untuk membawa Alya ke apartemennya.

pak Max sudah tak kembali ke luar negeri karena ia telah mengalihkan pekerjaan perusahaan itu pada puteranya.

umurnya yang sudah cukup tua, membuat pak Max tak ingin jauh dari isterinya, dan masalah kesehatan juga menjadi salah satu keputusannya.

sedangkan kakek dan nenek Raka telah pulang lebih dahulu, setelah menghabiskan waktu dua minggu di kota Deo.

kakek Aaron dan nenek Carol, merupakan orang tua dari pak Max yang memang sedari muda sudah merantau keluar negeri hingga akhirnya mereka bisa mendirikan perusahan yang cukup besar dinegera orang itu.

bisa dibilang, pak Max merupakan anak yang sudah kaya sejak lahir. Berbeda dengan bu Rany yang berasal dari keluarga sederhana. kehidupan bu Rany. hampir mirip seperti Alya.

ibunya meninggal saat ia masih berusia dua puluh tahun, dan tak lama kemudian ayahnya juga menyusul itulah yang membuat bu Rany bekerja keras, dan akhirnya ia bisa mendirikan perusahannya sendiri walau harus jatuh bangun. karena itulah, bu Rany sangat berat harus meninggalkan perusahaannya dan ikut suaminya keluar negeri.

Namun, setelah sekian lama menjalani LDR, akhirnya, suaminya akan tinggal bersamanya di kota Deo, dan tugas suaminya akan diambil alih oleh puternya.

Awalnya, bu Rany sedikit tak enak pada Alya karena harus ikut suaminya ke luar negeri, namun karena Alya tak keberatan dengan hal itu, membuat bu Rany, sangat berterima kasih pada wanita cantik itu.

^^

waktu baru menunjukan pukul enam kurang, tapi Alya telah sibuk di dapur. yaa,,hari ini ia ada penerbangan pagi ke kota Neira. mulai hari ini, dan satu minggu ke depan, Alya akan berada di kota Neira, untuk melakukan proyek yang telah direncanakan.

karena itu, sebagai seorang isteri Alya menyempatkan diri untuk menyiapkan makan pagi untuk ia dan suaminya.

Alya pergi sendiri, karena Raka juga ada beberapa pekerjaan yang tak bisa ia abaikan. pria itu akan menyusul isterinya, setelah pekerjaannya selesai.

awalnya, Raka meminta Alya untuk menunggunya. Namun, karena proyek itu harus cepat diselesaikan, karena sudah sempat ditunda oleh pernikahan mereka, jadi Alya memutuskan untuk pergi sendiri dan akan disusul oleh Raka.

"ka,,ayo sarapan" ucap Alya.

"yapss,,sebentar lagi" balas Raka sambil, menutup koper Alya. karena Alya telah sibuk didapur saat bangun, akhirnya Raka'lah yang mempersiapkan kembali kebutuhan Alya.

padahal Alya sudah mempersiapkannya sejak beberapa minggu lalu, sebelum mereka menikah. Namun Raka tetap khawatir, pria itu takut, ada hal-hal penting yang lupa disimpan oleh isterinya.

Raka sudah sering melakukan perjalanan dinas, jadi ia cukup tahu apa yang perlu dibawa, apalagi Alya pergi cukup lama. Walaupun ia tahu, kebutuhan wanita dan pria berbeda, tapi Raka tetap ingin memastikan bahwa semua kebutuhan isterinya sudah lengkap.

"sarapan apa kita,," tanya Raka lalu duduk dibalik meja makan.

"sarapan pagi yang sedikit berat," jawab Alya, sambil menyendokan seporsi nasi goreng pada Raka, wanita cantik itu juga menambahkan telur ceplok kedalam piring suaminya.

"hmm,,sangat lezat" puji Raka setelah satu sendok nasi goreng masuk ke dalam mulutnya.

"terimakasih kasiiihh,," ucap Alya, sambil ikut makan nasi goreng buatannya.

Alya menutup matanya, ternyata benar pujian Raka, nasi gorengnya sangat lezat.

Terbiasa hidup mandiri sejak kecil, Alya sudah terbiasa dengan pekerjaan rumah tangga. Ibunya, selalu mengajarkan hal-hal kecil padanya sebelum ibunya mulai jatuh sakit. Alya bersyukur, walaupun ibunya tak menemaninya hingga dewasa, setidaknya ajaran ibunya masih terus membekas dalam ingatan Alya.

selesai sarapan, Raka membantu Alya membersihkan meja makan. Karena Alya yang sudah memasak, kini bagian Raka yang mencuci piring. Alya awalnya menolak, karena baginya itu bukan pekerjaan yang sulit, tapi Raka tetap menolak, dan akhirnya Alya membiarkan pria itu melakukan pekerjaan itu.

Setelah memastikan semuanya bersih dan Rapi, akhirnya Raka dan Alya menuju bandara. Raka akan mengantar Alya, dan setelah itu ia kembali ke perusahaan.

Alya pergi bersama salah satu teman divisinya, untuk membantu Alya disana. Sebelumnya, beberapa karyawan telah lebih dulu pergi.

"hubungi aku, jika sudah tiba" pesan Raka.

"hmm,,baiklah" jawab Alya

Raka kemudian memeluk Alya, dan mencium kening isterinya.

setelah berpamitan Raka kemudian meninggalkan Alya bersama karyawan itu. ia tak menunggu Alya hingga naik pesawat karena ia ada metting penting pagi ini.

"sudah sejak tadi Nadia?" tanya Alya pada Nadia yang ternyata telah tiba lebih dulu.

"baru bu, ini tiketnya " ucap Nadia, sambil menyodorkan tiket Alya dengan sopan.

sikap Nadia sedikit berubah, wanita itu terlihat canggung dengan Alya setelah Alya menikah dengan Raka. padahal sebelumnya, hubungan mereka tak secanggung itu.

"nggak usah secanggung itu, Nad,," tegur Alya yang menyadari kecangguan Nadia.

"anggap biasa aja ya,," tambah Alya lagi.

"baik bu, saya ak,,,"

"nggak usah panggil bu, Nad,,ngomongnya kayak biasa aja,," potong Alya.

"santai aja ok,,?" ucap Alya membuat Nadia menganggukan kepalanya mengerti.

"baiklah, jika begitu" ucap Nadia tersenyum lembut.

Nadia pikir, sifat dan sikap Alya akan berubah setelah ia menikah, apalagi suami Alya bukan orang sembarangan. Namun, ternyata ia salah, karena Alya tetap seperti dulu, bahkan wanita itu jauh lebih ramah sesudah menikah.

sebelumnya, Alya hanya menyapa biasa dan jarang ajak mengobrol, tapi setelah menikah wanita itu yang cantik itu yang justru ajak berbicara. setidaknya, pernikahan membuat Alya sedikit berubah, berubah lebih baik tentunya.

..

Akhirnya, Alya dan Nadia tiba di kota Neira setelah satu setengah jam berada di atas udara. Meraka langsung di bawah ke tempat penginapan yang sudah disediakan oleh perusahaan.

karena mereka tiba hampir jam makan siang, akhirnya Alya mengajak Nadia makan siang lebih dahulu. sedangkan para pekerja yang lain sedang berada di lokasi kerja.

sebelumnya Alya telah menghubungi Raka bahwa ia telah tiba.

mereka akan melakukan pekerjaan besok. karena hari ini, Alya akan meninjau terlebih dahulu lokasi kerja mereka.

^^^^

Di tempat lain.

Raka dan Dave baru saja menyelesaikan metting mereka. Mereka cukup lama diruang metting, karena Raka ingin agar mereka langsung menyelesaikan pembahasan proyek mereka agar waktu penyelesaiannya juga segera dilakukan.

Baru berpisah beberapa jam dari Alya, sudah membuat Raka merindukan isterinya itu. Ia bertekad menyelesaikan proyeknya lebih cepat dari waktu yang telah ditentukan untuk secepatnya bisa menyusul isterinya.

Raka juga yakin, Alya pasti akan membutuhkan bantuan darinya, karena ini merupakan pengalaman pertama Alya dalam menjalankan sebuah proyek. walaupun proyek kecil, tapi Raka yakin, setidaknya sedikit bantuan darinya pasti dibutuhkan oleh Alya.

Raka telah membaca salinan proposal proyek itu dari ibunya. Pria tampan itu cukup kagum dengan ide Alya. Ia tak menyangka dibalik diamnya Alya ada ide secemerlang itu di otaknya. Jarang-jarang, ia mendapat sekertaris yang memiliki kemampuan lebih dari di atas rata-rata.

setidaknya, masa depan anak-anak mereka akan tertata baik karena ia tak salah memilih isteri.

Raka dan Alya juga belum memutuskan apakah Alya akan tetap bekerja atau menjadi ibu rumah tangga nantinya. Raka juga tak akan memaksa Alya karena semua tergantung dengan pilihan wanita itu.

mengingat tak mudah bagi Alya untuk bisa sampai di tahap ini, sehingga Raka tak akan memaksa Alya untuk berhenti bekerja. Semua keputusan ia serahkan pada Alya. wanita yang kini telah menjadi isterinya.

1
Uthie
Lagiiiiii👍👍👍👍👍
Uthie
enaknya si nenek lampir itu di apain yaaa😡😡
Indah Lestari
luar biasa...semakin penasaran..up yg byk Thor hehehe
Uthie
ternyata Bu Rany mengorbankan Alya pada nenek tukang marah itu 😡
Uthie
Semoga segera pindah dehhhh.. dan harusnya Kakek didiik tuhhh istri peyotnya tukang marah2 itu 😡
Uthie
lagiii yg banyak 🙏🙏🙏🤗
Uthie
Dasar nenek-nenek peyot tukang marah2 😡
biar cepet koit tuhhhh marah-marah melulu 😤
Uthie
semoga langgeng terus 👍👍👍🤗
Uthie
Sukkkkaaa BANGETTT....
lanjuuttttt 💪💪💪🤩🤩
Uthie
Sukkkkaaa 👍👍👍👍👍
semoga langgeng dan harmonis terus rumah tangga nya 👍👍🤗🤗🤗
Uthie
lanjutttt 💪
Uthie
Semoga dikemudian hari Cinta Raka pada Alya tetap sama yaaa🤗
gak tergoda yg lain, atau menyakiti hati Alya 👍👍🤗
Uthie
Harusnya jangan dimaafkan 😡
en green
sekretaris punya tugas untuk menangani proyek?
Uthie
Berbahagialah selalu 👍🤗🤗
Uthie
Sukkkaaaa bangett... lanjutttt terusssss😆😆😆💪
Uthie
romansa cinta yg bikin baper
Uthie
Sukkkkaaa 💞💞
Uthie
Semoga banyak yg Like 👍👍👍👍
Uthie
Menarik 👍👍👍
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!